CULTURAL
MENGHADAPI KEKECEWAAN
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 10 Mei 2015)
Intro:
Kekecewaan =
ketidaksukaan disebabkan karena harapan yang tidak terpenuhi.
“As long as you
have expectancy, you might have disappointment!”
(Selama kita berharap, ada kemungkinan kita dapat kecewa)
Kemudian argumen kita: Apa aku tidak perlu mengharap apa-apa lagi?
“You don’t always get as what you expected, but without expectation you don’t get anywhere.”
(Anda tidak akan selalu mendapat apa yang anda harapkan, tapi tanpa harapan anda juga tidak akan kemana-mana).
“Saat bertindak belum tentu mendapat kebahagiaan,
namun tidak ada kebahagiaan tanpa tindakan” –
Benjamin Disraeli.
Apa harapan?
Harapan adalah SAUH yang kuat dan aman bagi jiwa kita (Ibrani 6:19)
Hati-hati dengan
KEKECEWAAN: Kekecewaan dapat membatasi masa depan kita. Jangan salah, antara
menjaga diri dari kesalahan yang sama vs membatasi diri dari kesempatan
yang ada.
How should we handle disappointment? (Bagaimana kita harus mengatasi kekecewaan dalam hidup kita?)
a)
Think positive – believing that you can always learn good lesson out of bad situation (Percaya bahwa kita selalu bisa ambil pelajaran baik dari situasi yang
buruk).
Roma 8:28
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,…” 2 Kor 4: 8 – 9,
dia menulis: “Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis
akal, namun kami tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan
sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.”
Ayat 7: “tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya
nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari
diri kami.”
b)
Give your burden
(disappointment) to God (Bawa kekecewaan kita
kepada Tuhan).
Mazmur
55:23, “Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau!
Tidak untuk selama lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”
Daud menambahkan, Mazmur 34:18; Mazmur 62:2, “Hanya dekat Allah saja aku tenang dari pada-Nyalah keselamatanku.”
Give your burden to God, Dia bisa beri
ketenangan, kedamaian kepada kita.
c)
Believing better things
coming ahead (Percaya sesuatu yang lebih baik akan
datang).
Tuhan pernah menyampaikan lewat Yeremia… Yer 29:11, “Sebab Aku
mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah
firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan,
untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Makanya, Expectation/Hope adalah sauh yang kuat dan aman bagi
jiwa kita.
CONCLUSION:
Kalau Anda mengalami kekecewaan, yang bisa anda lakukan adalah:
Kalau Anda mengalami kekecewaan, yang bisa anda lakukan adalah:
(a)
Think positive – believing you
can always learn good lesson out of bad situation.
(b)
Give your disappointment to God.
(c)
Believing better things coming
ahead.
Berapa banyak yang
mau meninggalkan kekecewaan hidup menuju masa depan yang lebih baik?
No comments:
Post a Comment