Sunday, 31 July 2016

Materai Roh Kudus

I AM BLESSED




MATERAI ROH KUDUS
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
July 31st 2016


Kita merasa senang bila dapat mengalami kebaikan, dan kita juga merasa kecewa, ketika mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan. Sehingga, ada jalan untuk melaporkan seseorang kepada aparat hukum, karena perbuatan yang tidak menyenangkan. Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi teruslah berbuat baik. [Mother Teresa]

I AM BLESSED. KARENA ADA ORANG YANG DIMETERAIKAN ROH KUDUS DISEKITAR KITA.

EFESUS 1:13-14
Apa yang kita dengar, terima? Menentukan apa yang memeteraikan kita. Kalau Firman Kebenaran, Injil Keselamatan yang kita dengar dan percaya; pasti Roh Kudus memeteraikan. Dan ini menjadi cikal bakal bagi kita untuk Berbuah, sebab kita punya jaminan bagian kita, sampai kita memperoleh seluruhnya.

Sampai kita sebagai milik Allah, bisa berbuah yang baik, untuk memuji kemuliaan-Nya. Hidup terasa berguna, ketika kita membuahkan hasil.

KEHIDUPAN KAIN
Kej 4:1-16
Aktivitas spiritual (ay. 3). Kain disebut lebih dulu mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada Tuhan sebagai korban persembahan. Didikan orang tua tentang Tuhan, berdampak bagi Kain, sehingga Kain punya inisyatif yang baik tentang menyampaikan persembahan. Ini suatu tindakan yang baik. Memang banyak orang yang suka melakukan perbuatan baik, dan belum teruji, dari hati yang bagaimana.

Perkembangan karakter (ay. 5). Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Ayat ini menjelaskan tentang hati Kain dan reaksinya. Setiap kebaikan kita pasti akan diuji kwalitasnya, apakah berasal dari hati yang murni mengasihi-menghormati Tuhan?

Mark 7:21-22; Mat 20:15, Kisah 7:9
Mau tahu tentang kemajuan diri Anda, cukup dengan melihat perubahan watak/karakter diri Anda, perkembangan kemurahan hati Anda. Itu kemajuan dan tingkat/level Anda yang sesungguhnya.
Ayat 7, Tuhan bertanya, apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip didepan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya. Kutuk, akibat dosa.

Ayat 11-12, usahamu tidak akan maksimal. “Terkutuklah engkau, engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”
Ayat 13-14. Ketakutannya: 'siapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.'

Sudah terkutuk, hidupnya cemas, menjadi ketakutan, kuatir, tidak pernah bisa tenang. Jaminan Tuhan melindungi Kain.
Ayat 15. Jawab Tuhan kepadaNya: Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat'. Kemudian Tuhan menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia. Tuhan tidak pernah salah dengan tindakanNya. Tuhan berhak penuh melakukan apapun yang terlihat seolah tidak adil dipemandangan kita.

Ada saatnya, Tuhan berpesan untuk memusnahkan suatu bangsa, tapi adakalanya Tuhan melindungi orang semacam Kain. Betapa bahagianya Kain, ketika mendengar kata-kata Tuhan untuk dirinya, bahkan Tuhan memberi 'tanda', supaya Kain tidak dibunuh. kita juga sudah mengalami itu, kesalahan kita tidak diperhitungkan, malah diberi 'tanda', sebagai Pilihan Tuhan. Dilayakkan untuk banyak hal yang mulia.

Yang kita sadari adalah: Tuhan itu penuh kemurahan. Tuhan suka memberi 'kesempatan' ke-2,3,4,5, dst, selama orang itu membutuhkan. Tidak ada orang yang sempurna, Tuhan sedang menuntun dan membentuk menuju kesempurnaan. Jaminan diberikan, sampai kita memperoleh seluruhnya, penebusan sempurna. Inilah wujud 'kebaikan hati' Tuhan.

Sebagai orang-orangnya Tuhan, wakil Tuhan di bumi ini, Tuhan ingin kita juga penuh kemurahan kepada siapa saja yang kita temui. Generosity harus terbaca dari tindakan kita sebagai orang yang dimeteraikan oleh Roh Kudus. Cikal bakal ini, yang membuat kita dapat memberi buah Roh:
Gal 5:22-24 – kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Siapa yang menjadi milik Kristus yang dimeteraikan Roh Kudus, menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, yang tercantum di ayat 19-21; khususnya yang bertentangan dengan buah Roh ini.

Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
The LORD is like a father to his children, tender and compassionate to those who fear him. For He knows how weak we are; He remembers we are only dust.” (Psalms 103:13-14 NLT)

A FUN HANGOUT

I AM BLESSED




A FUN HANGOUT
-I Am Blessed Series-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisha Soetopo
July 24th 2016


Intro:
Dalam hidup manusia itu ada keinginan untuk menolong orang dari kesusahan. Jika dari kesusahan kita mau menolong orang, apalagi ketika orang yang mengalami kehancuran, kematian, disiksa dengan siksaan yang tidak ada habisnya, sebenarnya kita memiliki keinginan untuk menolong mereka. Namun keinginan ini seringkali dibutakan oleh iblis.

Contoh: Jack Lesmana

The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.”
-- Ralph Waldo Emerson

BODY:
Yesus itu memberikan kita model bagaimana kita bisa berdampak. Ada begitu banyak cara unik: Mendoakan orang sakit, Mengajar, Membangkitkan orang mati, dll.

Lukas 19:1-10, perhatikan ayat 1-5.
  1. Dimulai dengan pandangan kita
Zakheus adalah orang yang pendek secara postur. Orang mengenal dia karena ukuran fisiknya. Mungkin Anda juga mengenal orang karena fisik mereka atau ciri-ciri karakter mereka. Zakheus adalah orang yang sangat menyebalkan. Tetapi, menariknya di cerita ini, Yesus memanggil Zakheus dengan namanya.
Yesus menunjukan kepada kita bagaimana kita perlu menganggap orang, menilai seseorang. Tidak peduli betapa buruknya orang menilai saudara, atau terlalu bagusnya bagaimana, Tuhan mencintai kita apa adanya kita.

  1. Kekosongan
Menarik sekali orang yang mendekat kepada Yesus kebanyakan di cerita Alkitab, mereka mendekat karena punya kebutuhan, entah sakit, kemiskinan, ketahuan berdosa, dll. Tapi berbeda dengan Zakheus, orang ini sebenarnya tidak punya kebutuhan apa. Bahkan dia sangat kaya. Tapi justru dia mencari Yesus, rasa ingin tahunya yang mendorong dia.
Ini bukan cuman terjadi kepada Zakheus, tapi juga terjadi dalam orang-orang di sekitar Anda: keluarga Anda, teman sekolah/kerja, teman hobby, dll. Karena kadang kekosongan ini manusia cari-cari, kadang bisa diisi dengan hal-hal yang benar.
Iblis tahu ada kekosongan ini, dan dia tidak diam, justru disasarin. Supaya tambah hancur. Tapi Tuhan ingin kita bisa tolong orang lain. Perhatikan Lukas 19:5-10

  1. Ada apa dibalik makanan?
Hal yang menarik sekali, hal yang kelihatannya cuman makan, tapi sadarkah Anda makan ini juga metode yang banyak digunakan orang untuk melakukan banyak hal: PDKT, bisnis, lamaran, nikahan, semua selalu ada hubungannya dengan Makan.
Menariknya Yesus juga sadar ada sesuatu yang menarik yang bisa dilakukan lewat makan. It seems unique. Di moment ini Yesus tidak mengajar, tidak menyembuhkan orang, tidak membangkitkan orang, tapi makan-makan, lalu perubahan hidup terjadi.

In a gentle way, you can shake the world.”
Mahatma Gandhi

AOC is a different kind of church. Di Surabaya banyak gereja, tapi kenapa ada AOC di Surabaya? Kenapa dunia perlu AOC?

Kalau Anda sadar Anda bisa menolong kehidupan orang, dan Anda berpikir Anda belum bisa:
  1. Doa mujizat kesembuhan
  2. Membangkitkan orang mati
  3. Mengajar
Anda pasti bisa : Makan-makan. Dan dengan gaya ini, Anda bebas berkreasi, apapun caranya.

Be who God meant you to be and you will set the world on fire.”
Catherine of Siena

Suatu hal untuk MENGETAHUI, tapi hal berikutnya adalah MENCOBA. Lalu level berikutnya adalah: mengulang terus sampai menjadikan GAYA HIDUP (karena dilakukan terus).

REPITITION - SAVE SOULS

I AM BLESSED




REPETITION – SAVE SOULS
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Lukas Soetopo
July 17th 2016


Intro:
Tahun 2008, orang yang bernama Malcolm Gladwell menulis buku OUTLIERS, yang bukunya menjadi salah SATU world best selling books. Dia menulis tentang “peraturan 10 ribu jam” (10 thousand hours rule).

Jadi kuncinya ada pada: repetition, repetition, repetition (pengulangan, pengulangan, pengulangan). Karena “Repetition brings Revelation”. Repetition is POWERFUL.

POINT:
MATIUS 27:1-3. Cerita ini banyak bicara tentang kehidupan kita: Sebagian kita berani kompromikan apa pun demi uang. Kalau bicara Yudas dia menukarkan kebenaran demi uang. Kita pun sering kompromikan integritas kita. Kita kompromikan karakter kita. Kita tukar kebenaran dengan keinginan hati kita.

Yang jadi tantangan adalah: Yudas punya siapa waktu dia menyesal? Semua orang bisa punya rasa penyesalan (narkoba, penyeleweng, penipu, koruptor, dll).

Perhatikan ayat 4 itu menjelaskan penyesalan Yudas… ”aku telah berdosa karena telah menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tapi dia curhat ke orang yang tidak peduli sama dia. Sehingga balasan yang dia dapat di ayat 4: apa urusan kami dengan itu? (Bahasa sekarang: bukan urusanku, itu urusanmu). Tapi yang saya ingin ajak kita semua pikirkan adalah: YUDAS PUNYA SIAPA WAKTU DIA MENYESAL? Sadarkah kita, penyesalan bukan hanya dialami Yudas, bukan hanya dialami Anda dan saya.

Suatu hari Yesus memberi cerita. LUKAS 14:21, “pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.”

Bawalah kemari…
Orang miskin = orang berdosa (miskin rohani)
Orang cacat = orang yang tidak sempurna
Orang buta = buta rohani (dianggap kafir, tidak kenal Allah)
Orang lumpuh = orang yang jalan hidupnya masi ngga benar

Kata Tuhan tentang yang berdosa, yang tidak sempurna, yang jalan hidupnya masih tidak benar – BAWALAH KEMARI. Karena “SETIAP HARI, SETIAP WAKTU, banyak orang DILUAR SANA yang menghadapai penyesalan.”

KITA HARUS TERUS JADI GEREJA YANG MENYAMPAIKAN KABAR PENGHARAPAN BUAT ORANG DI LUAR SANA.
KITA HARUS TERUS JADI GEREJA YANG CERITA BESARNYA ANUGRAH TUHAN BAGI ORANG DI LUAR SANA.

The church is not museum of good people, but hospital for the broken.”
Every saints has a past, and every sinners has future.”
You need some body and some body in the community needs you”

Kota ini perlu gereja yang bisa menerima orang-orang yang tidak sempurna. Maukah kita jadi suara pengharapan buat orang lain? Maukah kita bawa kabar ada Tuhan yang bisa mengampuni dosa buat mereka?

WHAT CAN I DO?
  1. Sengaja cerita tentang pengharapan
Kalau mau melihat sesuatu terjadi, bukan hanya menunggu kebetulan, tapi dibutuhkan kesengajaan. Kalau mau lihat orang mengalami YESUS, bukan hanya menunggu kebetulan, tapi dibutuhkan kesengajaan.
  1. Don’t Judge People(Jangan Menghakimi Orang)
Merangkul mereka, mengajak mereka dalam komunitas kita
  1. Sengaja mengundang orang bertemu dengan Anugerah Tuhan Allah
Kita bukan hanya mengajak orang ke gereja, tapi kita sedang mengajak orang bertemu Anugrah Tuhan.

You need somebody and somebody in the community needs you”

CONLUSION:
Berapa banyak yang mau berkata? Aku mau jadi orang mau memberi harapan bagi sekitar. Aku mau sengaja cerita tentang PENGHARAPAN. Aku tidak mau menghakimi orang.

ATMOSPHERE

I AM BLESSED




ATMOSPHERE
-I Am Blessed Series-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elijah Soetopo
July 10th 2016


INTRO:
Cerita pria bercocok tanam

Kejadian 1:1-3

Pada saat Tuhan menciptakan alam semesta ini, Tuhan tahu bahwa kondisinya masih belum kondusif untuk ditinggali manusia. Manusia tidak bisa hidup dengan kondisi atau ATMOSPHERE yang seperti itu. Sehingga, selama 5 hari, Tuhan menciptakan lingkungan yang sempurna di mana manusia bisa hidup di dalamnya. Supaya dengan atmosphere yang seperti ini, manusia bisa bermultiplikasi dan bertumbuh. SELALU ADA ATMOSPHERE DI DUNIA ANDA.

Ada sebuah atmosphere pada saat Anda berbicara, pada saat Anda bertindak, pada saat Anda memimpin, pada saat Anda bersikap – dan ini semua menentukan BERTUMBUH ATAU TIDAKNYA hidup Anda. Ini semua menentukan bertumbuh atau tidaknya keluarga Anda; bisnis Anda; divisi pekerjaan Anda; kantor Anda; sekolah Anda; komsel Anda; pelayanan Anda; hidup rohani Anda, dan semuanya.

KITA SEMUA SELALU MENGHEMBUSKAN SESUATU KEPADA ATMOSPHERE DIMANA KITA BERADA
(We always inject something to the atmosphere around us)
LUKAS 8:41-42
ATMOSPHERE seperti apakah yang Anda ciptakan?

KITA SEMUA SELALU MENGHEMBUSKAN SESUATU KEPADA ATMOSPHERE DIMANA KITA BERADA
(We always inject something to the atmosphere around us)

Apa yang bisa kita lakukan untuk menciptakan ATMOSPHERE yang baik?
  1. Berpikir & merasa seperti YESUS
LUKAS 8:49
Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seorang dari keluarga kepada rumah ibadat dan berkata: “Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!”

  1. Belajar mendengar YESUS
LUKAS 8:50
Fokus kepada Yesus, dengar Yesus, ini menentukan atmosphere hidup kita. Bagaimana fokus dan dengar Yesus? Melalui doa, baca firman, komsel, melalui kelas one to one, membahas buku Victorious Life, Glorious Life... Ini membantu kita men-channel-kan hati, telinga, pikiran, hidup kita kepada Yesus.

  1. Berkata-kata seperti YESUS
LUKAS 8:52-53
52Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: “Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur. 53Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati.”

LUKAS 8:54
BERSERULAH PADA ATMOSPHERE ANDA! Ganti dengan kata-kata yang positif! Saat kita belajar untuk berkomitmen untuk mengenal Yesus lebih lagi melalui firmanNya, melalui membaca firman, melalui komsel, melalui pemuridan, one to one, VL, GL... Kita mengisi hidup kita dengan Yesus, sehingga apa yang kita katakan juga adalah tentang Yesus dan apa yang Dia mampu lakukan dalam dan melalui hidup kita.

  1. Antusias seperti YESUS
NEHEMIA 8:5-7
Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu... Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang itu.

Pada waktu ia membuka kitab itu semua orang bangkit berdiri. Lalu Ezra memuji Tuhan, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: “Amin, amin!”, sambil mengangkat tangan.

KITA SEMUA SELALU MENGHEMBUSKAN SESUATU KEPADA ATMOSPHERE DIMANA KITA BERADA
(We always inject something to the atmosphere around us)

Seringkali orang datang ke gereja, dan pendetanya, dan WL-nya yang mendorong atmosphere di sekitar mereka dan memfasilitasi Anda untuk pengalaman hari Minggu yang baik.

Tapi jika Anda, anggotanya, datang dengan hati yang siap, bersemangat, antusias, semangat untuk merespon... Anda akan jadi gereja terbaik di dunia!

Kok bisa?? Karena Anda charge ATMOSPHERE-nya!!!

Antusiasme yang mengubah atmosphere, mampu mengubah kehidupan!

KITA SEMUA SELALU MENGHEMBUSKAN SESUATU KEPADA ATMOSPHERE DIMANA KITA BERADA
(We always inject something to the atmosphere around us)

APA YANG AKAN KITA HEMBUSKAN???

DISCIPLESHIP

I AM BLESSED




DISCIPLESHIP
-I Am Blessed Series-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
July 03rd 2016


I Am Blessed – DISCIPLESHIP
(When you know better, you do better)

INTRODUCTION:
*Cerita menunggu di Restaurant
Proses itu bicara soal: Persimpangan jalan yang kita hadapi, keputusan yang tidak bisa tergesa- gesa,
proses bicara tentang menunggu,
proses bicara tentang pembentukan sesuatu,
proses bicara tentang menjalani prosedur,
proses bicara tentang mengambil langkah langkah.

Amsal 8:5, “…belajarlah untuk mempunyai pikiran yang tajam…” artinya: to grow harus melewati DISIPLIN PROSES.

WHEN WE KNOW BETTER, WE DO BETTER”

DISIPLIN PROSES adalah pemuridan yang membuat orang mengetahui yang baik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Contoh: Cerita Sean Foley, cerita Michael Phelps.

BODY:
Tuhan Yesus adalah orang yang fokus soal DISIPLIN PROSES.
LUKAS 14:27, “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi muridKu.”

Ada 3 hal yang Yesus bilang, untuk Anda menjadi lebih baik: Pikul Salib – Ikut Aku – Jadi Murid. 3 hal ini menjelaskan tentang setiap goal pasti perlu DISIPLIN PROSES.
Tujuan/Goal :“JADI MURID
Murid bahasa inggris :Disciple
Disciple berasal dari kata :Discipline
Jadi goal/tujuan berbicara tentang DISIPLIN PROSES SEUMUR HIDUP!!
IKUT AKU” – disiplin proses yang harus dijalani untuk bisa jadi orang Kristen berkualitas Murid Yesus.
PIKUL SALIB” – disiplin proses paling awal yang jadi gaya hidup kita untuk bisa ikut Yesus dan jadi Murid Yesus.
Jadi TUHAN YESUS sangat fokus pada Disiplin Proses yaitu PEMURIDAN, sebab ketika Anda mengetahui apa yang baik, Anda melakukan hal-hal yang baik.

SERINGKALI BAGAIMANA KITA MENDAKI GUNUNG LEBIH PENTING DARI PADA MENCAPAI PUNCAK GUNUNG.

SADARILAH, TUJUAN DARI DISIPLIN PROSES BUKAN HANYA HASIL, TAPI BAGAIMANA KITA JADI LEBIH BAIK, LEBIH MENGERTI, LEBIH DEWASA, LEBIH KUAT SAAT KITA MENJALANI PROSES.

Karena ketika Anda mengetahui apa yang baik, Anda melakukan hal-hal yang baik. WHEN YOU KNOW BETTER YOU DO BETTER

DISIPLIN PROSES adalah Pemuridan yang membuat orang Mengetahui yang baik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh sebab itu punyailah pandangan dan pengertian bahwa Tuhan memang ingin memproses hidup kita lewat memuridkan kita, supaya kita tahu lebih baik dan bisa menjadi pelaku firman Tuhan yang lebih baik!

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
  1. RANGKULLAH PROSES
Penghalang dari merangkul proses hidup dan proses. Pemuridan itu apa? (Jangan) meremehkan.
  1. SUKAI PROSES
Penghalang dari menyukai proses itu apa? (Jangan) mengomel.
  1. BERI WAKTU UNTUK PROSES.
Beri waktu untuk diproses! Itu intinya. Supaya kita tidak menolak proses. Tahukah, penghalangnya Memberi Waktu untuk di proses itu apa? (Jangan suka) jalan pintas.
Tujuan dari disiplin proses bukan hanya hasil, tapi bagaimana kita jadi lebih baik, lebih mengerti, lebih dewasa, lebih kuat saat menjalani proses. WHEN YOU KNOW BETTER YOU DO BETTER.

31 Juli 2016

I AM BLESSED




Invite Invest (Lukas 19:1-10). Ayat 10: “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” Perhatikan apa yang sudah Yesus Lakukan? Lukas hanya mengatakan bahwa Yesus berjalan terus melintasi kota Yerikho (ayat 1). Ketika Yesus sedang melintas berjalan persis kebawah pohon itu & mengatakan kepada Zakheus bahwa DIA hendak berkunjung ke rumahnya. Pada hari itu keselamatan terjadi di dalam rumah Zakheus. Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (ayat 10). Amin. Apakah kita juga sedang mencari Zakheus? Ia ada dimana-mana & sangat membutuhkan “Yesus”. Bagaimana dengan kita? Adakah kita sudah membagikan Kasih kristus kepada Zakheus"? Mengundang (invite) dan menyampaikan (Invest) bahwa ada KESELAMATAN di dalam Yesus . Amin.

Xavier Quentin Pranata
Ketimbang melirik jam terus kapan pulang, mending meneladaninya yang terus berdetak dari pagi, siang sampai petang.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 31 Juli 2016. Budaya Meneruskan Kebaikan. Kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami (2 Korintus 9:11). Suatu hari saat saya berulang tahun, seorang sahabat memberi saya ukiran nama yang dilukisnya di kertas, lalu dibentuk menjadi pembatas buku. “Maaf, laminating-nya tidak rapi,” ucapnya. Saya terharu. Teman saya itu untuk makan saja sudah cukup sulit. Namun, kesulitan ekonomi tidak merintanginya untuk memberikan kado sebaik mungkin. Saya pun tersadar bahwa saya sebenarnya tidak terlalu memerlukan hadiah mahal. Saya lebih menantikan kepedulian dan ketulusan. Sungguh bersyukur saya memiliki sahabat seperti dirinya. Sejak itu saya belajar mengembangkan kepekaan bahwa di mana pun kita berada, akan selalu ada orang-orang yang memerlukan perhatian dan ketulusan. Bisa jadi kita hanya mampu memberikan sesuatu yang tidak mahal, namun kita tidak akan pernah membayangkan betapa berharganya pemberian itu bagi mereka. Biarlah setiap pemberian, kebaikan hati dan keajaiban yang pernah kita alami, akan mendorong kita untuk meneruskan kebaikan itu kepada orang lain sehingga mereka pun dapat bersyukur atas berkat Allah (ay. 11). Sungguh baik jika kita tidak menggenggam sendiri berkat yang kita terima, melainkan meneruskannya agar semakin banyak orang yang bersukacita dan mengucap syukur kepada Allah. Gantilah kebiasaan mengharapkan pemberian gratis dengan memberi. Kiranya Tuhan semakin memberkati dan memercayakan lebih banyak pada kita. Bukankah—seperti berulang-ulang kita dengar—kita diberkati untuk memberkati?—SS. ALLAH MEMBERKATI KITA DENGAN MURAH HATI; KIRANYA KITA PUN BERMURAH HATI MENERUSKAN BERKAT-NYA PADA SESAMA. Selamat pagi. Selamat beribadah. Selamat melayani. Tuhan Yesus memberkati.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
Suatu ketika, Harvey Mackay (sang pembicara motivasi) sedang menunggu antrian taksi di sebuah bandara. Sebuah taksi mengkilap muncul & mendekatinya. Sang supir taksi pun keluar dengan berpakaian rapi & membukakan pintu penumpang, kemudian memberi Harvey sebuah kartu, “Nama saya Wally, silakan membaca Pernyataan Misi saya.” Harvey membaca kartu tersebut, “Misi Wally: Mengantar pelanggan ke tempat tujuan dengan cara tercepat, teraman, & termurah dalam lingkungan yang bersahabat.” Harvey terkejut, terutama setelah ia melihat bagian dalam taksi sangat bersih. “Apakah Anda ingin Kopi? Saya punya yang Biasa & tanpa Kafein.” Harvey berkata, “Tidak, saya ingin minuman ringan saja.” “Tak masalah, saya punya pendingin dengan Coke biasa & Diet Coke, air, serta jus jeruk.” Dengan terkagum-kagum, Harvey berkata, “Saya mau Diet Coke saja.” “Jika Anda ingin membaca, saya punya The Wall Street Journal, Time, Sports Illustrated & USA Today.” “Apakah kau selalu melayani pelanggan seperti ini, Wally?” Tanya Harvey. “Dulu saya suka mengeluh seperti kebanyakan supir taksi. Kemudian saya mendengar Wayne Dyer di radio yang mengatakan bahwa ia baru saja menulis buku berjudul ‘You’ll See It When You Believe It’. Ia mengatakan, ‘jika Anda bangun & mengharap hal buruk terjadi, maka itu hampir pasti terjadi. BERHENTI MENGELUH!!! Berbedalah dari pesaing Anda. Jangan menjadi BEBEK, tapi jadilah ELANG. BEBEK menguik & mengeluh, ELANG membumbung tinggi di Angkasa.‘” Kalau ada hal yang tak pernah membawa keuntungan, tapi terus dibuat orang adalah 'MENGELUH'. Cerita Wally sungguh inspiratif, ia melipat gandakan penghasilan, karena ia memilih untuk menjadi Elang, bukannya Bebek. MENGELUH TIDAK MERUBAH NASIB MENJADI BAIK, MALAH MENJADI TAMBAH SULIT!!! ”Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (1 Tesalonika 5:18). God bless you.

Saturday, 30 July 2016

30 Juli 2016

I AM BLESSED




BERTINDAK terlebih dahulu sebelum BERBICARA (Lukas 10:5-9). Tidak seorang pun ingin mendegarkan apa yang kita katakan tentang Kasih Yesus sampai mereka pernah melihat Kasih itu dalam kehidupan kita . Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah “menjadi berkat” terlebih dahulu sebelum kita “diberkati”? Apakah kita sudah menjadi SAHABAT bagi mereka? Apakah kita peduli akan pergumulan dan kebutuhan mereka? Memberitakan Injil akan menjadi mudah bila kita sudah “menerapkan Injil” itu terlebih dahulu

Friday, 29 July 2016

29 Juli 2016

I AM BLESSED




Rasul Paulus menjadi TELADAN dalam hidup sebagai “manusia biasa”. Ia bergumul dengan masalah kesehatan, ia juga tersangkut masalah hukum, ia juga harus menghadapi pergumulan dalam hubungan dengan orang lain. Namun dalam segala hal yang ia alami, Rasul Paulus tetap menjadi teladan bagi kita. Di dalam Filipi 3:17, “Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.” Orang-orang disekitar kita membutuhkan Injil, mereka membutuhkan Tuhan Yesus & mereka mencari sosok yang dapat dipercaya untuk membawa dan mengarahkan mereka kepada Juruselamat kita yang sempurna, untuk itulah kita dipanggil sebagai teladan yang hidup ditengah-tengah mereka . Terima kasih Tuhan Engkau yang Sempurna, mau datang menyambut kami yang tidak sempurna untuk menerima Keselamatan, tolong kami untuk bersikap tulus, apa adanya bahkan menjadi teladan dalam hal kami membawa orang lain untuk datang dan percaya kepadaMu.Amin .

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 103:3 – DIA yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu! Rohani dulu (diampuni), baru jasmani (disembuhkan). YESUS pertolonganku... DIA bisa mengampuni dan menyembuhkan baik sakit jasmani terlebih rohani! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
Kulit pisang yang seringkali menjungkalkan orang, bukan batang pohonnya.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 29 Juli 2016. Ciri Orang Hidup. Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara seiman kita. Siapa yang tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut (1 Yohanes 3:14). “Mau-maunya kamu berbaik hati menolongnya! Apakah kamu sudah lupa dengan penderitaan yang kamu alami ketika ia masih menjadi pengusaha sukses? Sudah lupa dengan perlakuannya yang kasar hingga membuat kamu telantar? Kamu juga difitnah habis-habisan hingga usahamu gulung tikar!” ujar seorang pria kepada tetangganya. Banyak orang menyatakan kasih hanya sebagai respon atas kebaikan dan kemurahan orang lain. Sebaliknya, kepada orang yang pernah melakukan kesalahan, menolak, atau menyakiti hati, mereka cenderung memperlakukannya secara negatif. Membenci dan melakukan balas dendam. Mereka merasa aneh melihat orang mau mengampuni, menerima, dan mengasihi orang lain. Kita bersyukur karena Kristus mau menyatakan kasih-Nya kepada manusia yang berdosa. Jika Kristus mengikuti hukum dunia, kita tidak akan pernah menerima anugerah keselamatan. Inilah keteladanan yang Dia berikan bagi kita. Menyadari, menerima, dan menghayati kasih Kristus akan menggugah kita untuk memancarkan kasih sejati kepada semua orang, termasuk mereka yang pernah melukai kita. Kita akan tetap mengasihi meskipun diperlakukan dengan kasar, dihina, ditolak, dan dianiaya. Menjadi Kristen berarti memiliki hubungan pribadi dengan Kristus. Hubungan inilah yang menjadi dasar kita dalam memperlakukan sesama. Karena menjadi Kristen berarti menerima anugerah keselamatan, sikap yang tampak dari diri kita bukanlah perbuatan dosa dan cemar, melainkan kasih yang tulus. Kasih menjadi tanda kalau kita benar-benar hidup secara rohani --Endang B. Lestari/Renungan Harian. KASIH KEPADA SESAMA ADALAH CIRI ORANG YANG SUNGGUH-SUNGGUH HIDUP SECARA ROHANI DALAM KEBENARAN TUHAN. Selamat pagi. Happy Friday. Tuhan Yesus memberkati.

Ibu Panca – PKS CL 5
Bukan hanya dengan kata-kata tapi dengan perbuatan. Filipi 3:17, ...ikutlah teladanku dan perhatikanlah mereka yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. Rasul Paulus mengajak orang Filipi untuk mengikuti teladannya, ia seorang Rasul yang dipakai Tuhan luar biasa untuk memberitakan Injil, mengajak orang berdosa untuk mengenal Kristus, teladannya membuat orang terinspirasi, dan membuat orang mempunyai harapan kembali. Ini membuat kita sadar dan mengerti, kiranya bukan hanya mengajak orang lain dengan perkataan-perkataan saja, tapi bagaimana sikap perbuatan kita, itu yang menentukan perbuatan-perbuatan kasih terhadap mereka, membantu/menolong mereka, dan tidak hanya perkataan-perkataan saja tp perbuatan-perbuatan kasih kita, itu yang membuat mereka lebih diperhatikan. Sekecil apapun yang kita lakukan kita sudah menunjukkan kepada dunia bahwa Tuhan yang hidup itu dipermuliakan. Sudahkah kita melakukannya? Selamat pagi, selamat beraktivitas. Gbu.