Sunday, 30 September 2012
30 September 2012
30 September
Kalau kita diberi kesempatan untuk melayaniNya itu adalah
kasih karunia yang besar, anugerah, dan suatu kehormatan yang tak ternilai.
Matius 5:14, “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung
tidak mungkin tersembunyi.” Roma 1:14-17, “Aku berhutang baik kepada
orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar,
maupun kepada orang tidak terpelajar. Itulah sebabnya aku ingin untuk
memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai
keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang
menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga
orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman
dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: Orang benar akan hidup oleh
iman.” Seringkali kita sebagai anak-anakNya, kita tidak suka mengambil
bagian untuk melayaniNya! Mari ambil komitmen untuk kita mulai melayaniNya!
Saturday, 29 September 2012
29 September 2012
29 September
Suatu hari seorang sahabat menceritakan bahwa hari-hari ini
ia begitu khawatir akan masa depannya, keuangannya, keluarganya dan banyak hal
yang telah membuatnya seakan tidak ada lagi pengharapan! Apa yang harus kita
bagikan ketika mendengar cerita tersebut di atas? Janji Tuhan inilah yang saya
berikan kepada dia saat itu: Tidak berkesudahan KASIH SETIA Tuhan tak
habis-habisnya rahmatNya selalu baru tiap pagi, besar kesetiaanMu! (Ratapan
3:22-23). Saya kuatkan dia dengan janji-janjiNya bahwa DIA SELALU ADA bagi kita
yang senantiasa berharap kepadaNya, karena masa depan sungguh ada dan
pengharapanmu tidak akan hilang (Amsal 23:18).
Respon 1
Shalom Siu, pagi... Thank you.. Firmanmu hari ini klop
banget dengan suara hati udah 2 hari ini begitu bangun aku sudah nyanyi lagu
ini terus... Tiada berubah kuasa nama-MU, tidak ada berkesudahan kasih
setia-MU, apabila TUHAN sudah berfirman semuanya jadi...
Respon 2
Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita baik dalam keadaan
tenang seperti angin sepoi-sepoi maupun dalam keadaan goncang seperti angin
badai semuanya selalu ada KASIH TUHAN yang tidak pernah berhenti di dalam
kehidupan kita. Setiap pemberian baik dan anugrah yang sempurna datangnya dari
Allah (Yak 1:17). Percayalah apapun yang kita alami itu semua merupakan
pemberian yang terbaik dari Allah menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam
Kristus Yesus (Filipi 4:19). “Tetapi apabila kita tidak taat maka Allah juga
menghajar orang yang dikasihiNYA dan menyesah orang yang diakuiNYA sebagai anak.”
(Ibrani 12:6). “Kita harus tetap percaya Allah sangat dan sangat mengasihi kita
dan DIA turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi
mereka yang mengasihi DIA.” (Roma 8:28).Have a nice weekend. God bless you.
Friday, 28 September 2012
28 September 2012
28 September
Jika saudara sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, saudara pasti
rindu agar orang lain juga mengasihiNya. Markus 12:30, “Kasihilah Tuhan,
Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap
akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.” Benarkah saudara mengasihiNya??
Sudahkah saudara mengalami perjumpaan pribadi denganNya sehingga KASIH AGAPE
itu senantiasa mengalir di hati?? Mari kita membagikan KASIHNYA kepada setiap
orang yang kita jumpai minimal dengan senyum sukacita yang kita miliki :).
Thursday, 27 September 2012
27 September 2012
27 September
Your word is your heart. Lukas 6:45, “Orang yang baik
mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaannya hatinya yang baik dan
orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang
jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” Apa yang
diucapkan mulut, itu meluap dari hati... Mari saudaraku kita belajar
menggunakan kata-kata yang membangun, memberkati, dan meneguhkan
saudara-saudara kita yang lain, kata-kata yang diucapkan tepat waktu adalah
seperti buah apel emas di pinggan perak (Amsal 25:11). Amsal 15:23, “Seseorang
bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan
yang tepat pada waktunya!” Amin. Sudahkan kata-kata kita menjadi berkat
buat setiap yang mendengarnya?
Wednesday, 26 September 2012
26 September 2012
26 September
Kalau kita sudah mengalami “perjumpaan secara pribadi”
dengan Tuhan Yesus dan sudah mengalami jamahan kasihNya seperti Zakheus (Lukas
19:1-10), maka kita akan menjadi “penyalur” kasihNya di manapun kita berada!
Sudahkah saudara mengalami jamahan kasihNya? Sehingga kasihNya “mengalir
keluar”? Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)