Friday, 15 May 2015

15 Mei 2015



CULTURAL



Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Amin. Kita diciptakan dengan satu tujuan yaitu untuk melakukan pekerjaan baik atau menjadikan kita Duta Kasih KaruniaNya. Oleh karenanya, apakah kita sudah melakukan PEKERJAAN sebagai IBADAH kita? J Kolose 3:23, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatanlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Dan pekerjaan baik itu tentunya memuliakan Allah. Matius 5:16, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Saat kita melakukan tugas dari Allah ini, kita melakukan sesuatu yang indah bagi Dia dan di dalam prosesnya kita juga dibuat indah. Amin J.

Respon 1
Syalom. Amin... “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan” (Ibrani 12:14). Terima kasih ibu Siu, selamat pagi dan selamat beraktivitas TUHAN YESUS selalu memberkati. Amin. (Bp. Oktavianus – Nabire)

Respon 2
Perayaan Pentakosta hari itu terasa berbeda. Sesuatu yang tidak pernah terjadi muncul di Yerusalem. Orang banyak menemukan sekelompok orang yang pembawaannya serupa orang mabuk, yang mengucapkan bahasa-bahasa yang mereka tahu mustahil bisa orang-orang itu ucapkan. Kisah Rasul 2 menceritakan pencurahan Roh Kudus ke muka bumi. Sesuatu yang dahsyat terjadi sebab sejak hari itu gereja atau jemaat Tuhan didirikan di muka bumi. Apa yang terjadi saat Roh Kudus melawat dengan tiba-tiba? -Secara umum, sesuatu yang ajaib terjadi. Tiupan angin yang sangat keras. Sesuatu serupa lidah-lidah api turun memenuhi murid-murid, membuat mereka berbicara dalam berbagai bahasa yang asing bagi mereka. Walau menggemparkan, tanda-tanda supranatural berupa peristiwa ajaib atau mujizat-mujizat ialah hal biasa bagi kehadiran Allah Roh Kudus yang supranatural pula. Justru aneh & tidak biasa apabila tanda-tanda yang ajaib tidak menyertai lawatan Tuhan sedangkan iblis beroperasi secara gaib secara bebas di antara anak-anak manusia. -Perubahan kerohanian yang pesat. Murid-murid yang semula dipenuhi pertanyaan, yang acap tidak mampu menangkap pesan-pesan Guru mereka - hari itu berubah secara drastis. Petrus menjadi fasih menjelaskan kitab suci. Mereka yang dulu penakut kini tampil dengan sangat berani memproklamirkan Kristus. Roh Kudus menjadikan realitas illahi kini lebih terang. Jika kita mau membuka sepenuhnya roh, jiwa & tubuh bagi pengaruh Roh Kudus maka hidup rohani kita tak akan pernah sama lagi. -Penempelakan kuat terhadap dosa & bangkitnya kesadaran untuk berhubungan dengan Tuhan. Hari itu 3000 orang bertobat dari khotbah Petrus yang tanpa persiapan. Dengan mengaku dosa ribuan orang dibaptis. Rasa bersalah kudus, kesadaran akan dosa, kerinduan akan Allah ialah tanda Roh Kudus melawat. Bukan saja kesembuhan-kesembuhan jasmani tapi pertama-tama pemulihan rohani! Lebih dari sekedar mengadakan konser atau festival pertunjukan rohani, Roh Kudus datang untuk membangun & memperlengkapi gereja untuk melaksanakan kehendak Bapa: menuai jiwa-jiwa! Rindukah Anda lawatan-Nya itu? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)


Respon 3
Mat 5:16 – Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang,supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Melalui Kebangkitan TUHAN YESUS kita semua terpanggil untuk menjadi sanksi KRISTUS baik melalui perbuatan, pekerjaan, rumah tangga, sekolah dan dimanapun kita berada untuk kemuliaan nama TUHAN. Amin. JESUS Bless Us. (Ibu Inggita – PKS CL 4)

No comments:

Post a Comment