Wednesday, 27 May 2015

27 Mei 2015



CULTURAL



IA yang MELAYANI. Matius 20:26-27, “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi BESAR di antara kamu, hendaklah ia menjadi PELAYANmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi HAMBAmu.” Dalam hidup ini seringkali kita menginginkan gaji yang terbaik, posisi dalam perusahaan yang terbaik, menjadi pemimpin yang tertinggi, apapun posisi kita, kita dapat belajar dari Juruselamat kita tentang pelayanan. Apapun peran kita, sudahkah kita bekerja & melakukan dengan sikap RELA MELAYANI? Miliki sikap hati seorang HAMBA yang RELA MELAYANI seperti DIA yang sudah MELAYANI kita. Amin.

Respon 1
“Mengajar yang paling menyenangkan adalah menganggap mahasiswa sama cerdasnya dengan dosennya.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
SAAT TEDUH. Rabu, 27 Mei 2015. Membaca dan Kerendahan Hati. Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci (Roma 15:4). Sebuah artikel menjelaskan bahwa manfaat membaca itu ternyata bukan sekadar membantu proses menghafalkan suatu informasi. Manfaat lain yang tidak kalah penting, membaca dapat melatih kita untuk membuka diri menjadi pribadi yang rendah hati. Membaca mendorong kita berinteraksi dengan pemikiran orang lain, yang dapat memperluas wawasan kita atau menantang pendapat yang selama ini kita percayai. Di situlah kerendahan hati kita diasah. Alkitab berisi firman Tuhan yang ditulis oleh sekitar 40 pengarang dengan latar belakang dan kebudayaan yang berbeda-beda. Harus kita akui, sebagai orang awam yang tidak belajar di sekolah Alkitab, kita sering kali mengalami kendala saat mencoba mengerti maknanya. Misalnya saja, bagaimana bisa memahami Kitab Bilangan, yang penuh dengan angka dan perhitungan memusingkan? Atau Kitab Kidung Agung, yang kadang-kadang dikomentari sebagai “bacaan untuk tujuh belas tahun ke atas”? Di sinilah pentingnya kita meminta pimpinan Roh Kudus. Kita perlu merendahkan hati dulu, agar Roh Kudus leluasa membimbing kita. Mungkin memang banyak bagian yang tidak dapat kita pahami dengan baik karena keterbatasan kita. Namun, Roh Kudus akan menuntun kita menemukan wawasan baru dan menantang pendapat kita yang tidak sesuai dengan kebenaran. Melalui Alkitab, Roh Kudus juga akan memperlihatkan betapa sejak semula sampai selama-lamanya Tuhan sangat mengasihi kita semua. Dan Tuhan mengundang kita untuk membaca “surat cinta-Nya”, agar kita semakin mengenal Dia —SLS. MEMBACA ALKITAB DENGAN KERENDAHAN HATI MEMBAWA KITA KEPADA PENGENALAN AKAN TUHAN. Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

Respon 3
Ketika harus menghadapi pergumulan dan persoalan, pandang dirimu sebagai pribadi yang lebih dari pada orang-orang yang MENANG. Roma 8:37, ‘Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.’ (GNCC)




Respon 4
Yer 17:7-8 – KEBERUNTUNGAN pasti milik orang yang mengandalkan YESUS, sekalipun saat ini mungkin belum terjadi, TETAPLAH PERCAYA! Mujizat pasti terjadi! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 5
Shalom rekan-rekan BBM terkasih, tak terasa hari ini telah 1 tahun penuh saya menulis dan membagikan renungan harian kepada rekan-rekan sekalian sebagaimana yang Tuhan perintahkan kepada saya tahun lalu. Diawali dengan 130 kontak kini hampir 1600 kontak. Dibroadcast dari satu pesawat android kini dibagikan melalui dua pesawat. Setiap hari tanpa jeda, tanpa pengulangan artikel yang sama atau mengutip artikel-artikel yang sudah ada. Ini semua karena kemurahan Tuhan yang besar. Renungan yang rekan-rekan terima telah dibaca dan dishare ulang melalui BBM, Facebook dan media sosial lainnya sehingga setiap hari telah dibaca ribuan orang. Semua oleh karena kasih karunia Tuhan. Tidak ada maksud apa-apa menyampaikan hal ini selain ucapan terima kasih yang begitu dalam kepada rekan-rekan sekalian yang telah antusias membaca & juga turut membagikan ulang atau mengajak rekan-rekan yang lain belajar firman Tuhan. Segala puji syukur bagi Tuhan Yesus Kristus. Dialah yang layak menerima segala hormat, pujian dan kemuliaan. Kini penulisannya telah memasuki tahun kedua (tahun terakhir untuk melayani dalam bidang renungan yang Tuhan tunjukkan kepada saya). Saya mengharapkan dukungan doa rekan-rekan sekalian supaya kepada saya Tuhan berikan apa yang perlu untuk melaksanakan ini. Kiranya Tuhan mencurahkan kasih karunia dan berkat-berkatNya lebih lagi. Tuhan memberkati rekan-rekan BBM terkasih senantiasa. Dalam kasih karunia-Nya, hamba sahaya di ladang Tuhan. (Bp. Peter – Worship Center Surabaya)

Tanggapan Saya
Pak Peter, mengapa kok hanya 2 tahun/ini tahun terakhir? Apakah mau study lanjut? J Sore Bu. Saya menulisnya memang berdasarkan apa yang Tuhan gerakkan dan suruh, Bu. Sebetulnya hanya satu tahun saja. Tapi karena ternyata banyak yang meminta terus setelah 6 bulan lalu, saya doa lagi. Tuhan ijinkan sampai dua tahun saja. Setelah itu ada pelayanan lain yang Tuhan siapkan. Nanti Ibu akan tahu juga. Menulisnya tetap dan juga tetap disebarluaskan secara gratis bu. Hanya bukan dalam bentuk renungan. Terima kasih untuk perhatian Bu Susanti pada tulisan-tulisan saya juga. Tuhan memberkati Ibu sekeluarga…



No comments:

Post a Comment