Tuesday, 31 October 2017

Adventure

BILLIONAIRE






Adventure
-Billionaire Part 4-
Alfa Omega Church Sunday Service



Intro
Orang ikut Yesus bisnis kok bisa sepi? Sudah ikut Yesus kok musim-musim tertentu bisnis nggak sekencang musim-musim lainnya? Jawaban apa yang bisa membantu kita paham bagaimana perjalanan bisnis kita dan hubungannya dengan Iman di dalam Yesus?

APA YANG ALKITAB dapat bantu kita untuk bisnis/pribadi kita jadi lebih kreatif, lebih maju?

Point:
Yohanes 21: 3 Kata Simon Petrus kepada mereka: Aku pergi menangkap ikan. Ayat 3: Kata Tomas, dan Natanael, anak
-anak Zebedeus… kami pergi juga dengan engkau. Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
*terjemahan inggrisnya; that night they got nothing. Coba Anda renungkan: Petrus, Natanael, Thomas, Yohanes, Yakobus, mereka-mereka ini orang yang 3 tahun ikut Yesus. Mereka menyaksikan mujizat  Yesus. Tangan mereka itu saksi 5000 orang pria, belum termasuk wanita makan dari 5 roti dan 2 ikan. Tangan mereka sudah pernah juga menyaksikan orang buta melihat, orang sakit sembuh. Tapi waktu mereka kembali ke profesi mereka…that night they got nothing.

Ini kenyataannya, Yesus nggak pernah janji, kita akan selalu untung; tapi saat rugi pun Dia dapat menolong bahkan mengembalikannya bagi kita. Ikut Yesus, kadang bisnis bisa ada musim sepi, walaupun tidak akan selalu sepi. Bisnis kadang karena alam bisa alami kenyataan gangguan alam. Yang kerja hasil bumi, dll. Tapi bisakah Yesus ber karya melebihi musim dan alam? Pasti dan sangat bisa.

Perhatikan: Yohanes 21:4-6

APA YANG ALKITAB dapat bantu kita untuk bisnis/pribadi kita jadi lebih kreatif, lebih maju?
a.) Courage to Embrace The Unusual
(Keberanian untuk ___________________ hal-hal yang tidak “biasa”)
Waktu Yesus suruh murid-murid di Yohanes 21:5 Tebarkanlah jalamu…semua kita perlu tahu, ini dalam kondisi mereka tidak tahu kalau itu Yesus. Tebar jalan di siang hari? Susah dipahami. Bukankah sejak kecil kita semua juga sudah aplikasikan ini? Hanya makin usia courage to embrace the unusual makin menipis. Pemimpin tidak selalu orang yang pertama melihat kesempatan, tapi pemimpin adalah orang pertama yang mengeksekusi kesempatan.”

b.) Courage to Do The Unthinkable
(Keberanian ___________________ hal–hal yang di luar pikiran kita)
“1 hal merangkul sesuatu yang tidak biasanya, lain hal lagi MELAKUKAN hal yang di luar pikiran kita.” Murid-murid di Yohanes 21 bukan hanya mendengar ide tebarkan jalan mu, tapi mereka benar-benar menebarkan jala mereka. Kita paling nyaman lakuin yang kita tahu, yang kita paham, yang kita biasanya. Tapi moment itu, saat mereka menebar jalan, mereka melakukan yang unthinkable, yang di luar akal.

“Courage is not the absence of fear. Courage is the willingness to strap on your fear and move ahead.” – Andy Stanley.
(Dorongan bukan berarti tidak ada ketakutan. Tapi Dorongan adalah kemauan untuk mengikat ketakutan kita dan terus bergerak maju).

c.) Courage to Be Clear in Uncertainty.
(Keberanian untuk menjadi ______________ dalam ketidakpastian)
Ilustrasi: coba lihat veteran-veteran perang, waktu ditanya, tentang hidup mereka yang berani ambil resiko, rata-rata semua akan jawab: Perintahnya jelas, tujuannya jelas, bakal gimana medannya dan tantangannya nggak pernah tahu. Tapi mereka semua berani ambil resiko. Mereka tidak ijinkan ketakutan mereka menghalangi aspirasi mereka.

Aplikasinya juga sama buat kehidupan dan pekerjaan… Perjelas langkahnya, perjelas rencananya, hasilnya bagaimana? Kita nggak pernah tahu.

Dalam aspek-aspek hidup yang luas, “gairah kita lebih besar dari pada ketakutan kita.” Courage to be Clear in Uncertainty.

TAPI, di Yohanes 21:7 maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: Itu Tuhan.

WHAT CAN I DO? Apa yang harus aku lakukan?
Ask God to give us COURAGE.

Contoh: waktu Tuhan perintahkan Yosua untuk merebut tanah perjanjian… The unusual, the unthinkable, the uncertainty. Tuhan bilang apa? Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dalam bahasa Inggris: Be Courageous! Artinya Dia kasih Yosua COURAGE (kekuatan dan keteguhan hati).

Contoh dalam Yesaya 41:10, Jangan takut, jangan kuatir… Aku akan Aku akan…” Artinya: Tuhan bisa supply kita dengan kebranian iman, percaya yang melebihi ketakutan kita…

Konklusi
How many wants to ask God for COURAGE once again?
Berapa banyak dari kita meminta keberanian dari Tuhan?

Getting Process

BILLIONAIRE






Getting Process
-Billionaire Part 3-
Alfa Omega Church Sunday Service



INTRO:
Salah satu kemampuan industri adalah: membaca bukan hanya kebutuhan market, tapi juga keinginan market. Salah satu keinginan Market, hampir di seluruh dunia adalah INGIN CEPAT. Termasuk: ingin cepat kaya, ingin cepat berhasil, ingin cepat sukses. Sehingga, di musim limpah, atau di musim resesi ekonomi, menjual Headline dengan judul: Bagaimana Menjadi Kaya; Rahasia Sukses; Cara Tercepat dan Terbaik Menjadi Sukses, itu tetap laku untuk dijual.

Mengapa? Bukan karena itu kebutuhan market, tapi karena itu keinginan market. Sering muncul pertanyaan, Apa anak Tuhan boleh berhasil? Jawabnya bukan cuma berhasil, tapi bila perlu Berjaya!

 “IT IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”
(Sangat boleh kita sukses, selama kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri, kesukses harus untuk tujuan Tuhan).
Salah satu pertanyaan penting yang harus bisa kita jawab. Kenapa, kok Tuhan mau memberkati kita dengan keberhasilan keuangan? Supaya uang kerja untuk Anda, dan Anda me-nuankan Tuhan! Ini yang dimaksud Higher Purpose! (tujuan yang lebih tinggi dari diri kita)

Oleh karena itu, Alkitab penekanannya bukan hanya memberi, sangat banyak tentang mengatur dan mengelola, tapi juga, Alkitab membahas tentang proses mendapat dan proses berhasil secara keuangan!

Text:
Lukas 19:11-27 – Coba kita pahami text ini dengan illustrasi berikut ini:
Story : Comic Scrooge McDuck
Ketika kita memahami apa yang harus kita lakukan untuk mendapat keuangan, maka saat kita lihat orang lain, kita nggak perlu iri akan apa yang mereka punya atau apa yang mereka dapat. Tapi kita perlu ingat prinsip ini: “Be envy with the process, not the result”. Perhatikan benar-benar PROSES-nya, bukan hanya HASIL. Ketika Anda mengerjakan “Mina” Anda ada satu prinsip yang harus dipegang yaitu: Percayalah kepada Tuhan… bukan pada musuh-musuhNya.

Amsal 3:5 (bimk) Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri.

Apa artinya Percaya kepada Tuhan?

1. Menolak untuk ............. membuat .................... keuangan yang terburu-buru
Janganlah terus berpikir atau bahakan tergoda untuk menjadi kaya secara instan / cepat, atau bahkan membuat keputusan investment atau langkah-langkah tanpa informasi yang lengkap. Rencana orang rajin membawa kelimpahan; tindakan tergesa-gesa mengakibatkan kekurangan (Amsal 21:5 bimk)

IT IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”

(Sangat boleh kita sukses, selama kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri, kesukses harus untuk tujuan Tuhan)

2. Kejarlah ................. dalam segala yang Anda lakukan
Pasanglah standard yang tinggi untuk diri Anda dan tim Anda. Banyak orang salah persepsi, ketika mengerjakan pekerjaannya, standardnya nggak mau tinggi, karena tidak mau direpotkan dengan hal-hal detail. Kerendahan hati bukanlah berarti melakukan pekerjaan kelas 2 atau yang lebih jelek.
1 Kor 10:31 apapun yang saudara lakukan – saudara makan atau saudara minum, lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah. (bimk)

3. Temukan ............. (kecukupan) melalui hubungan dengan Tuhan.

Kepuasan merupakan hasil dari hubungan yang benar dengan Tuhan berdasarkan menerima gaya hidup yang Tuhan kerjakan untuk saat ini dalam hidup Anda.
Filipi 4:11 Saya mengemukakan ini bukan karena saya berkekurangan, sebab saya sudah belajar merasa puas dengan apa yang ada. (bimk)
“IT IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”
(Sangat boleh kita sukses, selama kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri, kesukses harus untuk tujuan Tuhan)

4. ............... kepada janji Tuhan bahwa Dia akan ..................kebutuhanmu.

Kadang Tuhan akan melakukan ini melalui kelebihan orang lain: bagaimanapun, Dia tidak pernah berjanji untuk menyediakan “sama rata” untuk semua orang. Sebagai seorang Kristen, kita perlu belajar untuk menerima PENYEDIAAN Tuhan untuk kita (disaat ini), karena jelas banget bahwa kita didesain untuk rencana Tuhan. Terimalah penyediaan Tuhan tanpa penolakan atau membandingkan diri.
2 Kor 8:14 maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.

Konklusi:

Tuhan menginginkan kita untuk mengerjakan “MINA” yang Tuhan percayakan kepada kita. Mengerjakan dengan baik, hati yang bersyukur, excellency, maka Tuhan akan mengerjakan perkara Nya dalam waktuNya, sesuai dengan rencanaNya.