MAN
IN THE MIRROR
Man
In the Mirror #4 “NOT ALONE”
Alfa Omega Church
Sunday Service
November
27th
2016
INTRO:
Amsal
27:19, “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia
mencerminkan manusia itu.”
Sangatlah berbeda ketika kita bercermin sendiri dan seluruh cermin itu buat kita, dibanding: ketika kita harus bercermin dengan orang lain. Yang lebih berbeda lagi ketika kita menolong orang di depan cermin, ini juga hal yang berbeda dibanding kita bercermin sendiri. Selain seringkali kita sendiri bercermin adalah kita tolong orang lain di depan cermin juga. Ini merupakan momen yang sedikit beda jika DILAKUKAN dan DIRASAKAN.
The
best feeling of happiness is when you’re happy because you’ve
made somebody else happy
Perasaan
terbaik kebahagiaan adalah ketika Anda senang karena Anda telah
membuat orang lain berbahagia
Make
up untuk sendiri, berbeda dengan make up untuk orang lain:
- Gambar alis sendiri, beda dengan gambar alis untuk orang lain
- Bikin dasi sendiri, beda dengan bikinin dasi untuk orang lain
- Bikin rambut sendiri, beda dengan bikin rambut untuk orang lain.
Dalam
hidup bergereja, kita belajar, bagaimana Tuhan merubahkan hidup kita
berulang kali. Tapi bagaimana
dengan kita merubah kehidupan orang lain? Bagaimana
dengan menolong orang lain untuk berubah?
The
best feeling of happiness is when you’re happy because you’ve
made somebody else happy
Perasaan kebahagiaan adalah ketika Anda senang karena Anda telah
membuat orang lain berbahagia
BODY:
Filipi
2:3-4 BIMK,
“Janganlah melakukan sesuatu karena didorong kepentingan diri
sendiri, atau untuk menyombongkan diri. Sebaliknya hendaklah kalian
masing-masing dengan rendah hati menganggap orang lain lebih baik
dari diri sendiri.”
Perhatikanlah
___________;
jangan hanya ___________.”
Ayat
ini menjelaskan efek positif dari “menjadi satu pikiran” termasuk
dalam kuasa memahami dan memperhatikan kepentingan orang lain –
tidak hanya apa yang disukai melainkan ide-ide dan perasaan orang
lain. Kata “memandang” di sini adalah lebih dari kata “mencari”
di kitab Filipi 2:21. Hal ini mengekspresikan untuk memperhatikan
pikiran, harapan dan aspirasi orang lain, dimana hanya orang yang
lupa mencintai dirinya sendiri dapat memberikan, serta
mempertimbangkan kesejahteraan dan kebahagaiaan orang lain. Rasul
Paulus menuliskan kata
“juga” tidak sama dengan roh transendentalisme – yang
mencela cinta akan diri sendiri adalah hal buruk atau “keegoisan”.
Manusia
adalah makhluk individu juga makhluk sosial yang dapat menempatkan
“kepentingannya sendiri” kepada “kepentingan orang lain”
namun
tidak dapat mengabaikan/mengesampingkan
kepentingan sendiri.
I
believe the world is one big family, and we need to help each other
(Jet Li)
Aku
percaya bahwa dunia ini adalah suatu keluarga yg besar, dan kita
perlu saling menolong terhadap sesama kita
Apa
yang harus kita lakukan untuk dapat memikirkan orang
lain?
1.
______
kawan/ keluarga Anda
Cerita
pribadi masing-masing, membangun
hubungan, lalu
mengundang
mereka, dan certia
tentang
uniknya AOC church for sinners.
2.
_____________
bersama
Bergerak
melalui tenaga kita,
terlibat bersama,
lewat pikiran,
bergerak melalui
keuangan bersama, baik untuk natal dan juga
untuk
pengembangan rumah Tuhan
Perhatikanlah
______________;
jangan hanya _________________.”
CONCLUSION:
Ibrani
6:10 (bis) – Allah bukannya Allah yang tidak adil. Ia tidak
melupakan apa yang kalian kerjakan bagi-Nya, dan kasih yang kalian
tunjukkan kepada-Nya sewaktu menolong saudara-saudara seiman, dahulu
dan sekarang.




