31 Juli
Tuhan Yesus membayar hukuman
atas dosa-dosa kita melalui penderitaanNya atau kematianNya. Ketika kita
mengakui bahwa kita seorang pendosa dan mempercayakan iman kita hanya di dalam
DIA untuk pengampunan maka luka hati kita akan tersembuhkan dan kepedihan akan
terhiburkan. Lakukan semua ini dengan berkilas balik pada penderitaanNya maka
kita akan diperdamaikan dengan Allah. Lukas 22:19, “Lalu Ia mengambil roti,
mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya:
Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan
akan Aku.”
Respon
Amin, segala
puji bagi Tuhan
dengan segala kemuliaanNya!
Baik Ibu saya akan belajar
untuk berjalan bersama-sama dengan Tuhan di setiap saat dan waktu, karena saya
sadar hanya dengan begitu saya dapat belajar untuk peka terhadap penderitaan
Kristus yang telah menggantikan penderitaan saya di dalam kehidupan dunia. Dan
benar Ibu, saya mengakui kalau saya hanyalah manusia lemah dan berdosa, dan
juga sungguh tidak sanggup untuk hidup benar jika bukan karena Roh-Nya yang
sudah diberikan untuk menuntun saya, karena saya sadar Ibu bahwa kebenaran saya
sendiri itu hanyalah seperti kain kotor di hadapanNya! Maka dengan penderitaan
yang saya alami itulah Ibu, saya mau meremukkan hati saya untuk menyatu dengan
penderitaan Kristus, agar Dia berkenan melahirkan kemuliaanNya di setiap
langkah hidup ini! Terima kasih ya Ibu! Tuhan memberkati, Gbu