BILLIONAIRE
(Diambil dari Khotbah Ps. Elisa Soetopo,
21 September 2014)
Sadar atau tidak, Alkitab berbicara tentang prinsip
keuangan. Alkitab seperti buku manual tentang kehidupan, keuangan, pernikahan,
hubungan, pertumbuhan, dll. Melalui serial Billionaires, kita berdoa
agar gereja dipakai Tuhan untuk membantu setiap kita semakin baik dalam
keuangan.
Semua kita, termasuk pembicara pun antusias untuk bersama
seluruh Anda exploring dan belajar
bersama. Karena tidak ada satu pun kita yang master (sempurna) dalam hal keuangan. Tapi, belajar berjalan
bersama adalah salah 1 cara terbaik menjadi lebih baik dalam area ini.
Kalau Anda sudah baik dalam
area ini, topik ini akan jadi konfirmasi. Kalau masih banyak kekurangan, ini
akan membantu kita berubah. Doa kita, semua kita bukan hanya berhasil, tetapi
BERJAYA di dalam anugerah dan perkenanan Tuhan. Oleh sebab itu, kita berdoa
serial ini bisa menjadi perubahan hidup dan penuntun buat kita.
Ada 2500 ayat Alkitab yang berbicara tentang uang dan
kepemilikan dan konsep keuangan yang nyata.
5 Dasar Keuangan Menurut Alkitab.
- Miliki BUDGET (Perencanaan)
Lukas 14:28, “Sebab siapakah
di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu
membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan
pekerjaan itu?”
Lukas 14:31, “Atau, raja
manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan
sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua
puluh ribu orang?”
Secara simple, ayat ini
memberitahu kita, pentingnya budget /
planning. Ada pepatah: Setiap rupiah
punya misi, setiap rupiah punya nama. Saat kita beriman, hikmat kita menata
(budgeting) pun merupakan refleksi
dari iman kita. Ziglar: If you aim at nothing, you will get nothing
(Kalau Anda tidak punya target jelasm Anda tidak mendapat apa-apa). Maxwell: Budget is you tell money what to do instead of wandering where it went
(Perencanaan adalah Anda member-tahu uang Anda apa yang harus dia lakukan,
daripada Anda bingung ke mana perginya uang Anda). Ilustrasi:
Orang membangun rumah – blue
print.
- Keluar dari HUTANG dan sebisa mungkin jauh dari HUTANG
Amsal 22:7, “Orang kaya
menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.”
Tidak ada salahnya memiliki barang yang bagus / indah selama barang yang bagus
/ indah itu tidak memiliki Anda. Ini bukan keselamatan, dosa atau tidak, tetapi
soal perlu atau tidak perlu. Banyak orang Kristen kesaksian hidupnya rusak,
bukan karena hutang tapi karena tidak bayar hutang (contoh: 2 Raja-Raja 4:1-7).
- Quality Relationship (Hubungan yang berkualitas)
DAN KETIDAKNORMALAN. Perce-raian
memakan uang. Keterikatan alkohol memakan uang. Kecanduan apapun memakan uang.
Pornografi memakan uang.
Contoh: Anak yang mengeluh urusan keluarga karena ayah atau ibu
yang punya keterikatan. Atau, orang tua yang mengeluh karena anaknya punya
keterikatan.
Buku: Millionaire Mind. Mempelajari orang yang
punya uang lebih dari 10 Miliar Dollar. Selama beberapa dekade dipelajari, ada
39 karakteristik hubungan masuk di 5 teratas. Integritas, karakter, hubungan
yang berkualitas penting bagi keuangan kita. “Pergaulan yang buruk, merusak
kebiasaan yang baik.”
- Save (Menabung) & Invest (Menanam) Money
Amsal 21:20, “Harta yang
indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboros-kannya.”
Mengapa save (menabung) & invest (menanam)? Minyak = sesuatu yang
bisa dijual, mempunyai modal. Pertama, sedia paying sebelum hujan. Kedua, agar
pengeluaran kita terencana. Seorang money guru ber-kata: Jangan Anda pension
miskin. Artinya, gunakan waktu yang ada, pendapatan selama Anda mampu bekerja
untuk disimpan dan diinves-tasikan untuk hari tua dan masa pensiun.
- Memberi
MAU MENANG ATAS UANG? Anda tidak
akan menang atas uang sampai Anda member. Ketika Anda memberi, Anda menjadi
orang yang generous (murah hati). Spirit Anda berubah, karakter dan hidup
Anda akan berubah. Ketika
kita bersama
mencoba hal ini, saya yakin ada
transformasi kehidupan. Mari melihat 10-15 tahun ke depan, kita berjaya
bersama. Karena kita dibangun di atas prinsip Alkitab.
CONCLUSION:
Kita mulai mengerti rencana Tuhan ketika kita mempelajari
firman Tuhan. Firman Tuhan mampu mentransformasi hidup kita.