Tuesday, 31 January 2017

Source of Awakening

AWAKENING




Source of Awakening
Alfa Omega Church Sunday Service
January 29th 2017


INTRO:
Minggu ke 1 – Ritme dari Awakening: Terima – Respon – Mengulang Firman Tuhan
Minggu ke 2 – Waktu Awakening – Tuhan bisa singkirkan katak-katak dari hidup kita “sekarang”; jangan tunda “besok” untuk lihat mujizat Tuhan.

Hari ini kita membahas tentang Source of Awakening (Sumbernya Kebangunan).
Contoh: Cerita Letnan David Steeves.

Sumbernya kekuatan untuk menerobos, sumbernya kekuatan untuk bangkit dari kejatuhan, sumbernya kekuatan untuk melewati belantara salju kehidupan dimulai dari “DALAM KITA”.

Awakening begin from the INSIDE” - Kebangkitan/Kebangunan dimulai dari dalam kita

Apa yang Tuhan ajarkan sama kita tentang kebangkitan/kebangunan dimulai dari dalam kita ?

POINT:
FILIPI 2:13
Karena Allah lah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya.

Terjemahan lain lebih simpel:
Karena Allah sendirilah yang bekerja di dalam dirimu sehingga kamu berkehendak dan bertindak sesuai dengan maksud baik-Nya.

AWAKENING begin from the INSIDE” - Kebangkitan/Kebangunan dimulai dari dalam kita

Kalau Tuhan meletakkan kemauan yang hebat, maka tidak ada kesukaran hebat”

Daud: sebab cinta untuk rumahMu menghanguskan aku (Mazmur 69: 10). Terjemahan BIMK: Semangatku berkobar karena cinta kepada Rumah-Mu. “Cintanya untuk Tuhan dari dalam, lebih besar dari ketakutannya menghadapi Goliat”.

Kalau Tuhan meletakkan kemauan yang hebat, maka tidak ada kesukaran hebat”

Baca: Yeremia 20: 9

Kalau Tuhan meletakkan kemauan yang hebat, maka tidak ada kesukaran hebat”
(bagi bisnis, ekonomi, kreatifitas, keluarga, gereja, pelayanan, komsel)

Sumbernya Awakening darimana? Awakening begin from the Inside. Kebangkitan/Kebangunan dimulai dari dalam kita.

Contoh: Hagai. Hagai 2:5, “tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel demikianlah firman Tuhan; kuatkanlah hatimu, hati Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakat negeri, demikianlah firman Tuhan; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman Tuhan semesta alam.”

Kuatkan hatimu – firman Tuhan; kuatkan hatimu – firman Tuhan.

Hagai 2:16-20

You will never do anything historical without awakening from the inside”
Anda tidak bisa melakukan sesuatu yang diingat/bersejarah tanpa kebangunan/kebangkitan dari dalam

WHAT TO DO?
Minta TUHAN Kerjakan dalam diriku kemauan dan tindakan yang baik.

Baca dan Renungkan: Ibrani 13:20-21
Karena Allah sendirilah yang bekerja di dalam dirimu sehingga kamu berkehendak dan bertindak
sesuai dengan maksud baik-Nya

Kalau Tuhan meletakkan kemauan yang hebat, maka tidak ada kesukaran hebat


Contoh: Cerita Sir Walter Raleigh

Past Future Love Sound #2

AWAKENING





Past Future Love Sound
Awakening #4 – Vision Sunday Part 2
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elia Soetopo
January 29th 2017


INTRO:
Menarik sekali kalau kebanyakan lagu di dunia ini ditulis berbicara soal cinta. Jatuh cinta atau pun putus cinta. Lagu galau sempat booming di Indonesia. Bicara soal perasaan cinta yang tidak jelas. Mengapa? Karena seorang penulis menulis Kebutuhan apa yang membuat kita menjadi manusia:
1. Untuk mencintai
2. Untuk dicintai
3. Untuk diterima
4. dan Untuk dihargai

BODY:
EVERY SAINTS HAVE A PAST AND EVERY SINNERS HAVE A FUTURE
Setiap orang percaya mempunyai masa lalu dan
setiap orang berdosa mempunyai masa depan

A. PAST Story (Cerita Masa Lalu)
Cerita tentang Paulus ini mulai terdengar dari Kisah Para Rasul 7:60 bagian terakhir, dimana dia menyetujui dan terlihat ketika murid Yesus, yakni Stefanus dibunuh.

Kisah Para Rasul 8:1-3 (BIMK)
1Dan Saulus senang juga atas pembunuhan itu. Hari itu juga jemaat di Yerusalem mulai dikejar-kejar, sehingga semua orang beriman, kecuali rasul-rasul, terpencar-pencar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
2Orang-orang yang takut kepada Allah menguburkan Stefanus dan menangisi dia dengan sangat sedih.
3Tetapi Saulus terus saja berusaha menghancurkan jemaat. Ia pergi dari rumah ke rumah dan menyeret ke luar orang-orang percaya, lalu memasukkan mereka ke dalam penjara.

Kisah Para Rasul 9:13, 21
Saulus ini orang yang punya latar belakang yang tidak bagus, jelek, parah. Tapi ingat kata-kata ini EVERY SAINTS HAVE A PAST. Semua orang yang sekarang bisa jadi lebih baik, punya latar belakang yang buruk. CINTA TUHAN LEBIH HEBAT DARI SEGALANYA.

B. The LOVE Moment (Momen Kasih)
Kisah Para Rasul 9:1,3-9. Pasal 9 ini merupakan pasal dimana Saulus ketemu Tuhan secara pribadi. Oleh karena itu Paulus berkata: Kristus mati bagi kita selagi kita masih ada dalam dosa. Kisah Para Rasul 9:15, “Tetapi Tuhan berkata kepada Ananias: Pergilah saja! Sebab Aku sudah memilih dia untuk…” (NIV: CHOSEN INSTRUMENT!) (ERV: AN IMPORTANT WORK!)
*Ilustrasi tentang alat yang dipilih.
Alat yang dipilih itu diperhatikan, disayang, dimaksimalkan.

C. The FUTURE FX (Masa Depan)
Nama Saulus di rubah jadi Paulus. Saulus: pembunuh, perusak, Paulus: pembangun kehidupan. Separuh dari kitab perjanjian baru ditulis oleh Paulus. Hidupnya menjadi berkat buat ribuan tahun manusia di bumi ini. EVERY SAINTS HAVE A PAST but… EVERY SINNERS HAVE A FUTURE. Setiap orang berdosa punya masa depan dalam YESUS! Kalau kita terima anugerah Nya Tuhan, ada perkara besar yang Tuhan dapat kerjakan lewat kehidupan kita semua.

CONCLUSION:
KITA INI INSTRUMENT PILIHAN TUHAN. Maukah kita mengijinkan Tuhan memilih kita jadi INSTRUMEN PILIHANNYA? Alat itu cuman alat. Yang dapat kemuliaan itu pemainnya. Kalau Tuhan mau pakai kita itu sudah lebih dari cukup. Kita hanya alat, Biar TUHAN yang DIMULIAKAN melalui kehidupan kita

EVERY SAINTS HAVE A PAST AND EVERY SINNERS HAVE A FUTURE
Setiap orang percaya mempunyai masa lalu dan Setiap orang berdosa mempunyai masa depan


#iamloved #mychurchmyhome #alfaomegachurch #buildingabetteryou #I+

I'm Loved 2017

AWAKENING






I'm Loved 2017
Awakening #3 – Vision Sunday Part 1
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisheba Soetopo
January 15th 2017


Intro:
Kadang kita berpikir kita bisa mengukur kemampuan kita, ternyata ada hal-hal yang tidak bisa kita bayangkan, atau selami. Contoh: Seperti dinginnya musim salju, kalau kita tidak pernah tahu apa rasanya (-40), kita berpikir kita bisa mengatasinya, tetapi banyak orang mengetahui bahwa musim salju amat sangat amat -seperti kencangnya angin. Seperti kuatnya ombak. Sepertinya beratnya nafas di gunung saat kita mendaki. Seperti saat kita belajar menyelam dan tantangannya menyelam.

2017 = I AM LOVED!
Efesus 3:16-20

Tentang CINTA TUHAN kepada kita, faktanya:
  1. Tidak bisa diukur (walaupun dunia, scientist, suka mengukur segala sesuatu, tapi soal cinta Tuhan tidak bisa diukur dengan ukuran apapun di dunia ini, sebab tidak bisa dibandingkan dengan apapun di dunia ini).
  2. Tidak bisa disamakan dengan apapun di dunia ini.
  3. Hanya bisa diselami sedikit, walaupun tidak mungkin full.
  4. Hanya bisa coba dimengerti, walaupun tetap akan lebih besar dari yang kita pikirkan.


  1. BETAPA LEBAR KASIH TUHAN BAGI KITA
Untuk mengerti Lebarnya kasih Tuhan. Contoh: Coba kita pikirkan soal Barat, Timur, Utara, Selatan.

  1. BETAPA DALAM KASIH TUHAN BAGI KITA
Contoh: Manusia sudah pernah menginjakkan kaki di bulan. Sudah pernah menjelajahi Mars. Sudah bisa kirim spacecraft ke outer planets di solar system (galaxy) kita ini.

  1. BETAPA TINGGI KASIH TUHAN BAGI KITA
Contoh: Ada alat namanya Hubble Space Telescope. Sejauh Hubble Space Telescope bisa melihat, itu baru sebagian kecil dari jutaan galaxy yang ada di alam semesta ini. Artinya: jauh melebihi alam semesta, dalam kata lain (TIDAK TERUKUR).
Sehingga kalau jutaan galaxy, dan bumi hanya di dalam satu galaxy, itupun belum bisa menyamai dan dibandingkan dengan kasih Tuhan bagi kita, berarti tidak ada yang bisa dibandingkan atau menyamai kasih Tuhan kepada kita!

  1. BETAPA PANJANG (WAKTU) KASIH TUHAN BAGI KITA
Sejauh ini kita melihat 3 Dimensinya: Lebar, Dalam dan Tingginya. Dengan 3 Dimensi (3D) kita bisa mulai menggambar geometric object. Tapi, ternyata kasih Tuhan melebihi penjelasan 3 Dimensi, oleh karena ada 4 Dimensinya.
Waktu = melambangkan tidak terbatas (forever)
Tuhan sudah selalu ada, karena Tuhan tidak dibuat oleh apapun, tidak dibatasi oleh ruang,waktu, tapi waktu menjadi tidak terbatas, karena ada Tuhan. Oleh karena itu, di setiap waktu, atau masa, TUHAN selalu ada!
Dan TUHAN ITU ADALAH KASIH! Maka Ibrani 13:8 berkata, “Yesus Kristus tetap sama, dulu, sekarang dan selamanya.” Sehingga, kasih Tuhan, PANJANGNYA: Tak Terbatas!

Menarik sekali, Tuhan ingin supaya kita kokoh, teguh di dalam kasih Tuhan. Tuhan ingin kita mengerti dan memahami kasih Tuhan kepada kita – Yang Tak Berakhir, yang Lebih Dalam dari apapun, yang Tak Terukur dan yang Tak Terbatas.

MENGAPA?
Karena Tuhan ingin kita fokus mengasihi YESUS lebih dari segalanya. ORANG YANG MAU YESUS-NYA, Dia akan bertemu KASIH TUHAN. Orang yang tahu dirinya dicintai Tuhan, hidupnya tidak akan pernah sama lagi, dan dia akan mengasihi YESUS LEBIH DARI SEGALA-GALANYA!

WHAT TO DO:
-Terima Kasih Tuhan disertai rasa menghormati dan menghargai. Contoh: 1 Samuel 9:1; 1 Samuel 9:6-11, Cerita Keluarga.
-Menerima anugerah Tuhan dengan hormat/respect. Contoh Cerita: Because I’m Yours”.

Responi Kasih Tuhan dengan Pengorbanan hidup kita bagi Dia! Cintai firman Tuhan, cintai saat teduh. Cintai ibadah, melayani, fellowship di komsel dengan keluarga rohani. Makin excellent di keluarga, di pekerjaan, makin maju dan berkembang. Menabur secara keuangan untuk pekerjaan Tuhan. Responi kasih Tuhan dengan pengorbanan hidup kita bagi Dia! (HIDUP UNTUK MEMULIAKAN TUHAN). Live a life glorfying God.

KONKLUSI:

TIAP HARI, berkata: I AM LOVED! Dicintai dengan kasih yang Tak Berakhir, Yang Dalam, Yang Tak Terukur dan Tak Terbatas!

Past Future Love Sound

AWAKENING




Past Future Love Sound
Awakening #2 – Time of Awakening
Alfa Omega Church Sunday Service
January 08th 2017


Intro:
Memasuki tahun yang baru, banyak orang bikin resolusi tahun baru. Tapi tidak sedikit yang -baru saja mau mulai- sudah bilang “coba besok saja mungkin”.

Keluaran 8:1-14 (BIMK)

Pada waktu itu, sebuah bangsa yang memang dipilih oleh Tuhan, yaitu bangsa Israel, berada dalam perbudakan selama 430 tahun. Pada waktu itu, mereka berseru dan berdoa kepada Tuhan minta dibebaskan. Tuhan dengar mereka tetapi hari Raja Firaun (Raja Mesir yang menjajah Israel) dikeraskan. Jadi Tuhan kirim hukuman-hukuman yang disebut “Tulah-Tulah” untuk melunakkan hati Firaun, supaya dia mau membebaskan bangsa Israel.
Tuhan kirim 10 tulah dan semua aneh-aneh –ada nyamuk, lalat, belalang, penyakit sampar, barah, mengerikan sekali. Dan tulah-tulah yang Tuhan kirimkan ini benar-benar parah, di mana-mana di seluruh negeri, bukan hanya sebagian atau apa, tetapi benar-benar di semua tempat!
Nah, yang kita lihat ini, tulah katak. Tulah katak ini juga demikian. Firaun memohon untuk dihentikan. Musa bilang, “Oke, Firaun, sip!” Tuhan bisa menghilangkannya, Tuhan mau melenyapkan katak-kata ini. Oke deal ya. Jadi Raja Firaun, kapan kamu mau aku berdoa kepada Tuhan supaya tulah ini Dia hentikan? Kemudian Firaun menjawab –Kejadian 8:10, “BESOK!” Tuhan BISA menghilangkan katak-katak itu hari ini, Tuhan MAU menghilangkan katak-katak itu hari ini. Tapi Firaun bilang BESOK.
Tapi, seringkali disadari atau tidak... Kita ini seperti Firaun! Disadari atau tidak, ada hal-hal di dalam hidup kita, di masa lalu kita, di lubuh hati yang paling dalam atau di sekitar kita, ibarat tulah katak – yang “merantai” kita, menghambakan kita, membuat kita ketergantungan!!

Ilustrasi: Nike (brand)
Sebuah iklan dari merk ternama, NIKE, di tahun 2008 membuat campaign yang berkata: Yesterday you said tomorrow (kemarin kamu bilang besok). Dan kita sudah masuk HARI INI, yang adalah “besoknya” kemarin!

Sikap lain yang menjadi penghalang kita adalah:
We hold on to YESTERDAY (kita terlalu berpegangan pada hari yang lalu).

Banyak orang hidup HARI INI, tapi masih bawa KEMARIN bersama dia, sehingga tidak bisa maju ke BESOK dan Hari Depan penuh harapan yang Tuhan sediakan!
  • Berpegangan pada KESUKSESAN yang dulu
  • Berpegang pada KEPAHITAN yang dulu

If you don't start dealing with yesterday TODAY, you will never step into tomorrow!
Kalau kita tidak menyelesaikan urusan lalu-lalu HARI INI, kita nggak akan melangkah ke BESOK dan masa depan!

Banyak orang tidak melangkah dan melihat masa depan penuh harapan karena mereka menghidupi masa lalu sampai hari ini!

Don't hold on to yesterday!! Yesterday is over!
Hari yang lalu sudah LALU!! Sudah BERLALU! Yang ada adalah HARI INI!

Sekarang, apa yang harus kita lakukan?
  1. Putuskan (Decide)
Ulangan 30:11, 15-16, 19 – Kita harus memilih dan mengambil keputusan. Hidup ini tidak akan menunggu, kita ditinggal oleh kereta kehidupan. 10 tahun akan lewat dan hidup tidak akan ke mana-mana. Buatlah KEPUTUSAN HARI INI. Tidak ada lagi tunda-tunda, waktu Anda adalah SEKARANG! Most people never step into their tomorrow because they live in their past and they exist in today! Make a decision TODAY!
  1. Jangan Berhenti Hanya Karena Sulit
Galatia 6:9 BIMK. Don't stop! Kalau mau berhenti, tergoda untuk berhenti, gimana caranya?? Lakukan sesuatu yang bertentangan dengan itu.
  1. Ingatkan Diri Anda akan Tujuan dan Goal (di Hari Esok) yang Tuhan Sediakan

Yeremia 29:11. Waktu Anda menjalani perubahan, waktu Anda tergoda untuk berhenti. Ingatkan diri Anda terus akan BESOK (hari depan) penuh harapan yang Tuhan sediakan. Manusia bisa lupa kasih tahu diri kita. Kasih tahu diri kita dengan apa? FIRMAN. Dari mana bisa punya firman kalau tidak membaca? Jangan lewatkan gerakan #LovetheBible yang sedang berjalan di AOC.

I'm Loved

AWAKENING




I'm Loved
Awakening #1 – RHYTHM OF AWAKENING
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Lukas Soetopo
January 01st 2017





INTRO:
Pernah kita dengar tentang RHYTHM? Kita semua punya RHYTHM (ritme), setiap budaya punya ritme. Di Uganda, Kolombia, orang saat khotbah dan menyanyi punya ritme berbeda.

Point: Does God has rhytm?? What is God’s rhythm?

Yesasa 55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui, berserulah kepadaNYA selama Ia dekat!

Yesaya 55:7-13
Ritme Tuhan lebih baik dari ritme saya – God’s rhythm is better than my rhythm.

Yesaya dibagi 2:
1-39 Perkataan tentang Penghakiman atas beberapa bangsa dan hal yang tidak akan kita lihat.
40-66 Perkataan Damai dan Rencana Damai Tuhan

Ucapkan apa yang Tuhan ucapkan.
Lihat apa yang Tuhan lihat, berjalan dalam ritmeNya Tuhan.

Contoh: Cerita pohon.
Ritme Tuhan, rencana Tuhan, tujuan Tuhan seringkali berbeda dengan ritme hidupmu.

  1. Ritme Tuhan: Terima (Receiveng)
Yesaya 55:10-11. Apakah Anda mengijinkan ritme Tuhan menginterupsi hidupmu dan menerima hal tersebut? Kadang TUHAN member ayat untuk menghadapi Badai di masa yang akan datang, tidak harus untuk sekarang. Tapi TERIMA Firman tersebut!

  1. Merespon (Response)
Setelah Menerima lalu Merespon – ini ritmenya dari kebangkitan/awakening. Ritme dari kebangkitan ialah Respon. “Berbahagialah orang yang bukan hanya mendengar, tapi MELAKUKAN” (response).
When you RESPONSE, you are TRANSFORMED! Saat Anda merespon, Anda diubahkan/ditransformasi. Yesaya 55: 
Hujan – mengairi – membuat subur – menumbuhkan.
Hujan mengairi tanah = tanah hati RECEIVE.
Hujan membuat subur = tanah hati RESPONSE.
Cara hati kita meRESPON menentukan berbuah atau tidak. Itu ritme kebangkitan –RHYTHM AWAKENING.

  1. Mengulang (Repeat)
“Repetition brings Revelations” (Pengulangan menuju pada Pewahyuan). Ayat 10: Hujan – Mengairis – Membuat Subur – Menumbuhkan.
Hujan mengairi tanah = tanah hati RECEIVE.
Hujan membuat subur = tanah hati RESPONSE.
Terima + Respons + Pengulangan = Bertumbuh.

  1. Melepas/Membebaskan (Release)
Contoh: Anda melepaskan pengampunan untuk menerima kebebasan. Contoh: Anak kecil dengan 5 roti dan 2 ikan. Yesaya 55:7-12 “God’s rhythm is better than my rhythm.”
When I release what’s within me. God will revive what’s surround me.
Ketika Tuhan melepaskan apa yang ada di dalamku. TUHAN akan menghidupkan kembali apa yang ada di sekitarku.

Release – received – response – repeat
Melepaskan – menerima – merespon – mengulangi

CONCLUSION:
“God’s rhythm is better than my rhythm.”
Ritme Tuhan lebih baik dari ritme saya.
Berjalan di dalam ritmeNya Tuhan (tujuan dan rencana Tuhan).

31 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 31 – Doa Berbicara kepada Allah dengan FirmanNya. Di tanggal terakhir dibulan pertama ditahun ini (31 Januari 2017), kita mau minta tuntunan Tuhan semakin nyata bagi hidup kita masing-masing ya . Supaya kita bisa melewati hari-hari didepan kita di sepanjang tahun ini, bahkan di sepanjang hidup kita . Amin. “Tunjukkanlah KehendakMu” kepadaku, ya Tuhan, nyatakanlah apa yang harus kulakukan, ajarilah dan bimbinglah aku untuk hidup menurut kehendakMu, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, aku selalu berharap kepadaMu (Mazmur 25:1,3 dan 5 BIS). Tuntunan Allah merupakan buah dari hubungan intim kita dengan Allah. Doa yang didasari hubungan intim tersebut bukan hanya bermaksud untuk mencari kehendak Allah, tetapi juga mencari wajahNya. Allah juga mengingatkan umatNya (kita semua) melalui nabi Yesaya: Yesaya 30:15, “Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: ‘Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.‘ Tetapi kamu enggan.” Kekuatan baru mengalir saat kita berdoa, berpuasa serta menantikan DIA dalam firmanNya (dalam pembacaan #LoveTheBible) tentunya . Gembala Agung kita menginginkan kita mendekat kepadaNya, terutama ketika kita tidak tahu harus kemana. DOA itulah yang akan menolong kita untuk lebih dekat kepadaNya.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#TeguhkanlahLangkahku
#SesuaiDenganJanjiMu
#JanganBiarkan
#kamiDikuasaiKejahatan
#BebaskanKami
#DAriOrang"yangMenidas
#SupayaKamiDapat
#MentaatiPeraturanMu
#BerkatilahKami
#DenganKehadiranMu
#AjarilahKamiKetetapanMu
#.....Maz119:129-130
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Keluaran 25,dan 26
PB: Matius 20:17-34

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
Salah prioritas membuat kita kandas sebelum mencapai ke atas.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 31 Januari 2017. PERTOBATAN RAJA NINIWE. “Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu” (Yunus 3:6). Sebuah pepatah mengatakan: “Ikan busuk mulai dari kepalanya”. Bila para pemimpin suatu bangsa berbuat dosa, dampaknya akan sangat dahsyat. Betapa tidak? Sekali pemimpin berulah, rakyat segera menirunya. Saat pemimpin korup, rakyat pun korup. Saat pemimpin berlaku sewenang-wenang, rakyat pun bermain hakim sendiri. Lebih parah, segala tindakan itu mudah menular ke banyak orang, di seluruh pelosok tanah air. Sangat jarang terjadi bahwa para diktaktor bengis atau pemimpin bangsa yang korup mau menghentikan kejahatannya. Sebab, menggunakan kekuasaan dengan sewenang-wenang memang menimbulkan kenikmatan. Walau sejarah mencatat bahwa akhirnya para pemimpin seperti itu akan mengalami kehancuran diri dan keluarga, juga memakan banyak korban yakni rakyatnya sendiri. Istimewanya, hari ini kita membaca sesuatu yang berbeda. Ketika Niniwe ditegur Tuhan, raja kota Niniwe merespons berita hukuman dari TUHAN secara positif. Ia menyerukan pertobatan! Dan, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan nyata. Ia turun dari singgasana, mencopot jubahnya, duduk di abu, menyerukan perkabungan, dan berpuasa. Ini adalah tindakan simbolik dari pertobatan yang sejati (ay. 6-8). Dan, ketika sang raja melakukan hal ini, seluruh rakyatnya pun mengikuti. Bahkan, ternak mereka pun ikut berpuasa. Mereka sepakat untuk tidak mempedulikan harta benda, dan hanya memohon belas kasihan Allah agar terhindar dari hukuman (ay. 9). Saudaraku, Anda juga adalah seorang pemimpin di rumah, di kantor, di gereja, atau di masyarakat. Maka, waspadalah! DOSA PEMIMPIN MENGHANCURKAN RAKYATNYA, PERTOBATANNYA MENYELAMATKAN BANGSANYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan Setahun: Keluaran 25,26 & Matius 20:17-34.

Monday, 30 January 2017

30 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 30 – Bertambah TEGUH didlam Kristus (3). Kolose 3:3-4, 3Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 4Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” Rasul Paulus memotivasi jemaat Kolose/kita semua untuk hidup secara berbeda, namun kita perlu mengubah cara berpikir kita. Jika kita ingin menjalani hidup yang beriman dan berbuah di bumi (SEMAKIN TEGUH), pikiran kita harus selalu terarah ke surga. Pada dasarnya Rasul Paulus menginginkan: pandanglah kepada Kristus, usahakanlah untuk menyenangkan hatiNya. Carilah upah yang telah dijanjikanNya. Mohon pengampunanNya ketika kita gagal dan minta kuasaNya di dalam setiap kelemahan kita. Adakalanya kita tidak merasa telah mati terhadap kehidupan lama kita & masuk ke dalam kehidupan yang sama sekali baru bersama Yesus. Terkadang penampilan, perasaan dan perilaku kita masih sama seperti dahulu. Namun jangan salah, hidup kita yang sejati TERSEMBUNYI bersama Kristus (ayat 3). Kita mungkin tidak selalu dapat merasakan hubungan kita dengan Kristus, tetapi kenyataannya adalah kita ini adalah milikNya. Dan suatu hari nanti setiap orang akan melihat identitas kita yang sejati dan mulia ketika Tuhan Yesus datang kembali. Sebelum saat itu tiba, kita perlu terus mengingatkan diri sendiri tentang siapa diri kita sebenarnya? Apa sajakah kebiasaan lama yang terasa sulit untuk kita lepaskan? Bagaimana pemahaman kita tentang karya Kristus bagi kita dan pengenalan akan identitas kita didalam DIA dapat membantu kita untuk berubah/bertumbuh bahkan berbuah?? Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#BertumbuDewasa
#BertambahTeguh
#DalamIman
#Bertumbuh
#DalamPemahaman
#TentangKebenaranInjil
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Keluaran 23,dan 24
PB: Matius 20:1-16

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Senin, 30 Januari 2017. Bacaan: 1 Samuel 8:1-21. Setahun: Keluaran 38-39. Nas: Tetapi bangsa itu menolak mendengarkan Samuel dan mereka berkata: “Tidak, harus ada raja atas kami; maka kami akan sama seperti bangsa-bangsa lain...” (1 Samuel 8:19-20). Tidak Perlu Memaksa. Seorang penjual telepon genggam menceritakan pengalamannya di media sosial. Ia merasa kesal dan sekaligus iba pada seorang ibu yang dirongrong anaknya. Ibu ini berpakaian lusuh, datang ke tokonya untuk membeli telepon genggam keluaran terbaru. Ibu yang sudah tua ini terpaksa menghabiskan uangnya untuk memenuhi permintaan anaknya. Jika tidak, si anak mengancam akan mengamuk dan menyakiti ibunya. Kisah ini menuai banyak respons, kebanyakan menyesalkan sikap si anak, yang terlalu memaksakan keinginannya tanpa menakar kemampuannya. Bangsa Israel pernah memaksakan keinginan mereka kepada Tuhan, yaitu meminta seorang raja. Mereka terpengaruh oleh bangsa-bangsa di sekitar mereka. Tuhan sudah memperingatkan umat-Nya melalui Samuel bahwa memiliki raja tidaklah semudah yang mereka pikirkan. Akan tetapi, mereka bersikeras memaksakan keinginan tersebut. Alhasil, terpilihlah Saul sebagai raja pertama Israel, persis seperti yang mereka kehendaki. Namun, tanpa mereka sadari, ketika mereka mendapatkan sesuatu menurut kehendak mereka, mereka melewatkan kehendak Tuhan bagi mereka. Hal yang sama bisa saja terjadi dalam hidup kita. Keinginan kita sangat banyak dan kita memintanya secara mendetail kepada Tuhan. Pertanyaannya, apakah keinginan kita itu sudah sesuai dengan kehendak Tuhan? Untuk itu, kita perlu memahami motivasi di balik keinginan tersebut. Untuk ikut-ikutan orang lain? Untuk menyenangkan dan memuaskan diri sendiri? Atau, untuk memuliakan Tuhan? --YS/Renungan Harian. KETIKA KITA MEMAKSAKAN KEINGINAN DIRI SENDIRI, KITA MALAH AKAN KEHILANGAN KEHENDAK ALLAH.

Xavier Quentin Pranata
Saat sikon baik-baik saja, bahkan luar biasa baiknya, kita justru perlu melekat kepada Tuhan agar tidak terlena.” Xavier Quentin Pranata.

Sunday, 29 January 2017

29 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 29 – Bertambah Teguh dalam KRISTUS (2). Lukas 15:7, “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” Hal ini sungguh benar, tetapi tidak berhenti sampai disitu, Allah peduli pada langkah pertobatan dan Iman kita & juga proses pengudusan diri kita yang berlangsung terus menerus. Dia menghendaki kita tetap mempercayai dan menyenangkan hatiNya dalam setiap perbuatan kita. Tuhan menghendaki para pelari yang sampai digaris akhir & menyelesaikan perlombaan iman dengan baik. Meski demikian ada banyak rintangan, tantangan di sepanjang perjalanan hidup kita, orang percaya: godaan, penderitaan dan penganiayaan. Ada pula mereka yang berusaha mengoyahkan keyakinan kita terhadap injil. Namun didalam Kristus/firmanNya memilki segala sumber yang dibutuhkan untuk bertambah teguh didalam DIA. Disinilah pentinngnya #LoveTheBible, kita semua dimotivasi dan ditantang untuk “terus bertumbuh dan bertambah dewasa” sebagai anak-anakNya. Kalau kita sudah mengawali tahun 2017 dengan membaca Alkitab secara teratur setiap hari, niscaya... kita boleh menyelesaikan sampai tuntas (akhir tahun) . Inilah DOA saya bagi kita semua supaya ketika kita bersama-sama membaca Alkitab/Firman Allah yang hidup, kita pun semakin TEGUH dalam DIA. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#BertumbuDewasa
#BertambahTeguh
#DalamIman
#Bertumbuh
#DalamPemahaman
#TentangKebenaranInjil
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Keluaran 21 dan 22
PB: Matius 19

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Minggu, 29 Januari 2017. Bacaan: Mazmur 15:1-5. Setahun: Keluaran 35-37. Nas: Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung- Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela... (Mazmur 15:1,2) Berintegritas. Seorang polantas menjalankan tugasnya dengan penuh integritas. Dalam setiap operasi, ia selalu bertindak tegas pada para pelanggar lalu lintas, tanpa pandang bulu. Siapa pun pelanggarnya, akan ia beri surat tilang tanpa rasa takut. Anggota KPK pun pernah ia tilang. Juga, istrinya sendiri! Ya, ia menilang istrinya yang menerabas lampu merah karena terburu-buru. Sampai-sampai, ketika ia pulang istrinya tak mau membukakan pintu untuknya. Itulah Aiptu Jaelani, Polantas Polres Gresik yang antikompromi. Forum Film Jambi telah membuatkan film pendek atas kisah ini, yang kemudian banyak tersebar melalui jejaring sosial. Sang pemazmur mengungkap gaya hidup berintegritas yang selayaknya menjadi cerminan orang percaya. Orang yang berintegritas akan menjalani hidup yang tidak bercela, selalu jujur dan adil (ay. 2). Terhadap temannya, ia tidak memfitnah, tidak berbuat jahat, atau menimpakan kesalahan (ay. 3). Terhadap janji, ia berjuang memenuhinya (ay. 4). Ia juga tidak mencari untung bagi diri sendiri dan selalu berpihak pada kebenaran (ay. 5). Dapatkah kita hidup seperti ini? Ronald dan Robert Beers-para penulis dan editor senior dari penerbit Tyndale dan David C. Cook-mengatakan, integritas adalah menyatunya karakter kita dengan karakter Kristus. Artinya, bukan hati, pikiran, dan tindakan kita sendiri yang mengemuka. Sebab, tentu itu tak cukup. Hidup berintegritas tak akan tercapai, tanpa kita bersekutu dengan-Nya, menjalin hubungan yang erat dengan-Nya dan bertumbuh menjadi seperti-Nya. Mari menyatu dengan Kristus, mari berintegritas! --AW/Renungan Harian. HIDUP BERINTEGRITAS TAKKAN TAMPAK MUSTAHIL BILA KITA IZINKAN KRISTUS MEMBUNGKUS KITA YANG KERDIL.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
CARA MENGATASI KETAKUTAN. Seorang prajurit sangat kagum dengan keberanian Jenderalnya. Dia ingin sekali memiliki keberanian seperti sang Jendral yang tidak pernah gentar menghadapi peperangan. Pada suatu peperangan, prajurit tersebut mengalami ketakutan yang luar biasa. Dia ragu untuk maju ke medan perang. Akhirnya sang prajurit memberanikan diri untuk menemui Sang Jendral, “Jendral aku sangat ingin berperang membela negeri ini, namun ketakutanku membuat aku ragu untuk maju ke medan perang. Mohon beri petunjuk...” Lalu sang Jendral bertanya kepada prajuritnya, “Apa yang membuatmu takut? Apakah kau takut kalah di medan perang?” ”Iya Jendral, itu yang membuat aku takut...” “Baik, jika itu yang kau takuti, aku mempunyai mantera yang sakti. Mantera ini hanya bisa digunakan sekali dalam hidupmu.” Lalu sang Jendral memberikan secarik kertas yang di dalamnya adalah mantera sakti tersebut. “Gunakan baik-baik mantera itu, jangan kau gunakan jika tidak terdesak.” Akhirnya prajurit itu menerima mantra itu lalu bersama sang Jendral pergi ke medan perang. Hampir di setiap medan perang ia ingin menggunakan mantera itu, namun ia selalu teringat perkataan sang jendral, akhirnya dia selalu mengurungkan niatnya. Singkat cerita, ternyata mantera itu tak pernah ia gunakan sekalipun, bahkan setelah melewati banyak pertempuran. Ia heran mengapa semenjak menerima mantra sakti ia selalu bisa mengatasi ketakutannya. Akhirnya suatu waktu, ia merasa sudah tidak membutuhkan mantra itu lagi. Sebelum membuangnya, ia mau tau isi mantera sakti tersebut. Setelah dibuka, ternyata isi mantera itu kosong. Jadi selama ini dia hanya membawa kertas kosong selama perang. Akhirnya ia membuang mantera itu, karena ia sadar bahwa: UNTUK MENGATASI KETAKUTAN ADALAH MENGHADAPI KETAKUTAN TERSEBUT!!! “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban” (2 Timotius 1:7). God bless you all.

Saturday, 28 January 2017

28 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 28 – Bertambah Teguh didalam Kristus. Kolose 2:6-7, 6Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 7Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” Inti dari Surat Kolose ada didalam 2 ayat tersebut diatas, Rasul Paulus meringkas semua hal yang ingin ia katakan: orang percaya baik dimasa kini maupun dimasa itu, telah menerima Yesus didalam hati mereka harus hidup didalam jalan Tuhan sama seperti jemaat mula-mula (Kis 9:2). Bagaimana kita dapat “terus berjalan”? Kita harus berjalan dengan “berakar”. Kita melakukannya dengan membangun diri kita sendiri dan bertumbuh dewasa dalam Yesus, dengan bertambah teguh dalam Iman yang telah diajarkan kepada kita (ayat 7). Dengan kata lain kita perlu bertumbuh dalam pemahaman kita tentang kebenaran Injil yang pernah membawa kita mula-mula kepada Yesus. Ketika Yesus mengisi hati & pikiran kita, melalui pembacaan setiap pagi #LoveTheBible. Kita teguh & berakar didalam kebenaranNya maka mulut kita akan penuh dengan ucapan syukur. Amin. Pengajaran Kristus seperti apa yang selama ini mengisi pikiran kita?? Bagaimana Pengajaran itu menjaga kita TETAP TEGUH didalam IMAN dan BERTUMBUH menuju KEDEWASAAN IMAN?? Selamat berlibur, selamat menikmati kebersamaan dengan keluarga tercinta?

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#BertumbuDewasa
#BertambahTeguh
#DalamIman
#Bertumbuh
#DalamPemahaman
#TentangKebenaranInjil
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall?

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Keluaran 19,dan 20
PB: Matius 18:21-35

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 28 Januari 2017. ALICE HERZ-SOMMER. Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu (Lukas 11:34). Alice Herz-Sommer meninggal tanggal 23 Februari 2014 pada usia 110. Ia adalah seorang Yahudi dan adalah saksi hidup tertua atas kekejaman NAZI. Menurut pengakuannya, kunci kehidupannya adalah perspektif optimis, bahkan di tengah kekejaman penjara NAZI. Ia berkata, “Saya selalu melihat dari sisi baik. Ketika kita tenang, tubuh kita akan tenang. Ketika kita pesimis, tubuh kita akan bergerak dengan cara yang tidak natural. Terserah kepada kita apakah kita mau melihat dari sisi baik atau buruk.” Apa yang dikatakannya sungguh benar. Hidup kita sangat dipengaruhi oleh perspektif kita terhadap kehidupan ini. Inilah yang Yesus maksudkan ketika Dia mengajar tentang mata sebagai pelita tubuh. Dua orang yang melihat suatu hal yang sama dapat memiliki persepsi yang bertolak-belakang terhadap apa yang dilihatnya. Yesus mengajarkan bahwa kita harus memilih perspektif yang baik dan membangun, sebab persepsi tersebut akan membentuk kehidupan kita. Kalau kita terbiasa melihat hidup dari perspektif pengharapan dan optimisme berdasarkan iman kepada Allah, maka niscaya hidup kita akan terang dan ringan. Sebaliknya, kalau kita terbiasa melihat hidup dari perspektif negatif dan pesimis, seakan Allah tidak ada, maka akan gelaplah kehidupan kita. Perspektif mana yang lebih sering kita pakai dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari? Baik itu ketika di rumah, di jalan, di sekolah, di tempat kerja, di gereja, dan sebagainya. Pastikanlah bahwa perspektif tersebut adalah perspektif iman pengharapan supaya hidup kita menjadi terang dan indah. TERANG-GELAPNYA HIDUP KITA DIBENTUK OLEH PERSPEKTIF KITA TERHADAP KEHIDUPAN. Selamat pagi. Happy Chinese New Year. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan Setahun: Keluaran 19,20 & Matius 18:21-35.

Ibu Panca – PKS CL 5
Amin, ya suatu rangkaian yang indah untuk saya pribadi menemui Dia setiap pagi dan dengan berkomunikasi dengan firmanNya, saya belajar dan belajar lagi untuk komitmen di tahun 2017 ini pembacaan firman Tuhan selesai, bersyukur kalau diadakan untuk Love God, Love People, Love The Blble, I'm Love, Citraland 5 sangat-sangat diberkati satu sama lain saling sama mengingatkan dan bisa disharingkan di dalam komsel jika menemukan kata-kata yang tidak mengerti, puji Tuhan hari Kamis kita komsel kemari di rumah Pak Edy terberkati oleh pembacaan firman Tuhan tiap-tiap pagi dan bisa dijawab di dalam komsel mengenai terafim yang dibawa Rahel. Amin. Thanks. Tuhan memberkati semua.

Xavier Quentin Pranata
Merayakan Imlek terbaik adalah saat kita melek terhadap dosa dan berbalik dari jalan-jalan kita yang meledek sang Khalik.” Xavier Quentin Pranata.