Wednesday, 31 July 2013

Ucapan dan Tanggapan



Ucapan Ultah untuk Sdri Caroline (1 Juli)
Selamat ulang tahun Cie Caroline kiranya berkat Tuhan melimpah, diberi kekuatan kesehatan sukacita damai sejahtera senantiasa, keluarga yang semakin rukun harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala, dipakai menjadi berkat di manapun berada. Amsal 31:10-31 J salam kasih dan doa J Siu & fam.

Tanggapan dari Sdri Caroline
Thanks a lot for the beautiful prayer n wishes Siu. Gbu too.

Ucapan Ultah utk Sdr Darius (1 Juli)
Selamat ulang tahun Darius, kiranya berkat Tuhan melimpah, diberi kekuatan kesehatan sukacita damai sejahtera senantiasa, keluarga yang semakin harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala, dipakai menjadi berkat di manapun berada. Amsal 16:3: J salam kasih dan doa J Kelas Pemuridan AOC: Siu Siang & fam.

Tanggapan dari Sdr Darius
Thank u Ai Siu Siang.. Terima kasih buat doa-doanya…

Ucapan Ultah utk Sdri Siu Lie (1 Juli)
Selamat ulang tahun Siu Lie, kiranya berkat Tuhan melimpah, diberi kekuatan kesehatan sukacita damai sejahtera senantiasa, keluarga yang semakin harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala, dipakai menjadi berkat di manapun berada. Amsal 4:10 J Salam kasih & doa J Keluarga Rohani CL 1-7/Yestoya Yess.

Tanggapan dari Sdri Siu Lie
Makasi Tante, Jesus Loves you.

Ucapan Ultah utk Sdr Irvan (2 Juli)
Selamat ulang tahun buat Irvan ya, kiranya berkat Tuhan melimpah, diberkati dengan pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala, pelayanan yang semakin menyenangkan hatiNya. 1 Tim 4:12-16 J salam kasih & doa: Siu Siang & fam Sby.

KESAKSIAN DARI SARI (HK 15)



KESAKSIAN DARI SARI (HK 15)

      Awal saya mengenal Tuhan Yesus di tahun 2003. Saya diajak oleh teman untuk ke Gereja. Pada suatu ketika, ia berpesan kepada saya untuk datang main ke rumahnya untuk melihat Natal. Tetapi, di saat acara Natal mau mulai tiba-tiba  mati lampu dan saya melihat ada sinar di belakang pendeta yang khotbah. Melihat sinar itu membuat saya tiba-tiba menangis.
      Dan tibalah di tahun 2005, saya memutuskan untuk dibaptis dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat saya. Pada saat itu, saya menyembunyikan hal ini terhadap keluarga. Tidak lama sesudah itu, rahasia itu terbongkar sehingga saya harus mengaku ke Papa saya bahwa benar saya sudah masuk Kristen. Saat saya tiba di rumah, Papa saya ternyata sudah siap dengan pisau yang besar di atas meja dan Papa saya bertanya, “Kenapa kamu mau jadi orang Kristen dan siapa yang suruh kamu!?” Beliau bertanya hingga 2 kali, “Kamu pilih agama atau keluarga!?” Dengan hati yang tegar dan berani saya jawab: pilih GEREJA. Papa mengusir saya keluar rumah tanpa membawa apa-apa. Dan tiba saat kelulusan SMP, saya bertemu dengan teman saya yang menawari untuk tinggal di tempatnya dan diberi pekerjaan. Dengan senang hati saya menerima, saya bersyukur pada Tuhan Yesus.
      Setelah 2 tahun saya tidak pulang ke rumah, orang tua mulai mencari saya di tahun 2007. Mereka menyuruh saya pulang dan berkata akan menerima posisi saya. Saya pikir mereka berubah tapi ternyata tidak. Saya tidak diperbolehkan ke Gereja. Jadi terpaksa saya sembunyi-sembunyi keluar rumah, tapi ternyata ketahuan juga. Saya berdoa kepada Tuhan, sedih sekali rasanya. Puji Tuhan, Ia bukakan jalan. Tuhan sediakan pekerjaan untuk saya. Karena saya hanya lulusan SMP, saya bisa kerja toko saja. Apapun itu, saya bisa ke gereja, di mana di dekat toko itu ada gerejanya. Namun hal ini menjadi persoalan yang sangat besar karena Papa saya tahu saya masih bergereja. Papa saya emosi dan mengucapkan satu janji, dia bersumpah tidak mengakui saya sebagai anaknya lagi.
      Saya sangat sedih, Mama saya yang mendengarnya pun menangis. Tapi saya mengambil langkah tetap di toko dan menjalani ibadah seperti biasa. Saya berdoa kepada Tuhan, Tuhan ampuni saya, bukan berarti saya tidak tunduk pada orang tua, tetapi saya tidak mau kehilangan Tuhan dalam hidup saya. Tibalah di tahun 2008, saya mendengar Papa saya bangkrut usahanya. Tapi di balik itu semua Tuhan punya rencana yang sangat indah dalam kehidupan saya. Papa saya datang kepada saya dan minta maaf, ia menerima saya apa adanya. Puji Tuhan!
      Tapi belum berhenti di situ. Di tahun 2009, tepat hari Jumat pukul 9 pagi, saya bersama teman saya naik sepeda motor ke bukit. Di sana saya bersenang-senang dengan teman-teman saya. Mereka bertanya kepada saya, “kamu sekarang kok nggak ada waktu untuk teman?” Saya bilang ke mereka tanpa sadar, “gimana ada waktu pelayanan terus bosan aku.” Singkat cerita ketika mau pulang, teman saya mengendarai motor dalam kecepatan tinggi dan kami kecelakaan. Pada saat kecelakaan saya berdoa: DALAM NAMA TUHAN YESUS TOLONG SAYA TUHAN. Sepeda motornya hancur tapi saya selamat padahal kepala saya ada di atas batu yang runcing! Saudara, jangan pernah kecewakan Tuhan dalam hidup kita karena Tuhan tidak pernah mengecewakan kita.
      Masalah tidak berhenti begitu aja dan semakin ada, tapi TUHAN punya rencana yang INDAH.
      Di tahun 2010 saya memutuskan untuk kerja di Surabaya walaupun dengan lulusan rendah. Tapi puji Tuhan saya mendapatkan pekerjaan sebagai pemegang pembukuan dan bagi saya itu adalah berkat yang luar biasa dari Tuhan, karena saya lulusan yang nggak standard. Dalam waktu 1 bulan saya naik jabatan menjadi administrasi. Lalu tepat di tahun 2011 saya mengenal seseorang yang seiman dengan saya. Saya senang dan bahagia, setelah 4 bulan kami jadian. Bahkan kita saling mengenalkan ke orang tua masing-masing dan berencana untuk bertunangan.
      Tapi ternyata saya dengar dia sudah punya tunangan, namun saya tidak percaya begitu saja. Untuk membuktikan, tepat di tahun 2012 awal kita punya rencana untuk menikah nggak usah tunangan. Seiring berjalannya waktu, saya sering mendengar kabar dari teman-teman saya bahwa pasangan saya akan menikah dengan orang lain. Saya tidak tinggal diam, saya cari kebenarannya dan datang ke gereja lama saya. Di situ saya mencari waktu yang tepat untuk bertanya pada Ibu Gembala. Ibu Gembala mengajak saya untuk datang di pernikahan pacar saya dengan tunangannya. Saya syok dan sedih sekali rasanya.
      Di saat saya dipenuhi oleh kebencian terhadap mantan saya, ada seorang sahabat saya yang menasihati saya, lewat orang ini Tuhan mengetuk hati saya.
      Bulan November 2012 saya pindah tempat kerja oleh atasan saya dan Tuhan memberikan bonus bagi saya. Saya naik jabatan sebagai accounting. Wah itu berkat yang luar biasa!      Dan akhirnya tepat akhir November 2012 Tuhan membawa saya ke dalam ALFA OMEGA CHURCH. Walaupun awalnya saya canggung karena belum terlalu lama mengenal teman-teman satu dengan yang lain, tetapi yang membuat saya pertama kali masuk gereja adalah saya merasakan hadirat Tuhan yang luar biasa. Apalagi saat penyembahan saya meneteskan AIR MATA pada Tuhan. Saya mohon ampun atas kesalahan saya pada Tuhan karena dari kepahitan itu saya jauh dari Tuhan, tapi Tuhan begitu besar kasihnya, Dia tidak pernah tinggalkan saya.
      Pada saat tahun baru 2013, saya berdoa kepada Tuhan supaya Ia menghilangkan akar kepahitan di hati saya, dan juga perubahan-perubahan di keluarga, pekerjaan, pasangan hidup dan diri saya semakin dipakai Tuhan lebih dari pemenang. Di saat itulah di pertengahan Februari 2013 dibuka Kelas Victory Life. Saya ingin ikut karena saya ingin tahu bagaimana menjadi hidup berkemenangan yang sesungguhnya. Dan woooww ternyata sangat luar biasa, banyak orang-orang muda yang antusias dengan Tuhan di sana!
      Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan Yesus karena di Victory Life hidup saya semakin dipulihkan dan diubahkan. Dulu saya gampang sakit hati, marah, namun semua akar kepahitan itu sudah hilang. Setiap hari saya diingatkan dengan firmanNya, rajin berdoa, ingin dipakai Tuhan lebih lagi. Saya berharap bisa mengikuti Victory Life angkatan berikutnya.
      Saya merasa bangga punya Bapa YESUS yang sangat besar kuasanya karena DIA-lah saya bisa menjadi orang yang kuat nggak lemah seperti dahulu. Puji nama Tuhan, biarlah kesaksianku bisa menjadi berkat untuk saudara-saudara semua. Tetap semangat!! (HK SO PASTI BERSAMA YESUS, YES YES YESS)

Hati yang Mendua



Hati yang Mendua
Renungan Harian Memperbaharui Kehidupan Rohani Dalam 90 Hari
(Ps. Kong Hee)

“Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.”
--1 Samuel 15:22--

Yesus berkata, “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya…” (15:2). Saul adalah ranting yang tidak berbuah. Meskipun tersambung pada pokok anggur, tidak ada kehidupan Allah yang mengalir lewat nadinya. Bahkan, Allah harus mengambil kekuasaannya.  Apa masalah Saul?
Pertama, Saul mempunyai hati yang mendua. Tingkah lakunya sangat tidak konsisten. Satu hari, dia begitu berhasrat akan Tuhan. Di lain hari, dia hidup seperti seorang penyembah berhala tanpa pengetahuan akan Allah. Satu hari, dia bernubuat di bawah urapan Roh Kudus. Hari lainnya, dia bergerak karena pengaruh roh jahat. Hidupnya merupakan campuran yang buruk. Seorang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya (Yak. 1:8). Baiklah kita berdoa seperti Daud: “Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.” (Mzm. 86:11).
Kedua, Saul adalah seorang yang taat setengah-setengah. Peraturan pertama untuk berotoritas atas orang lain adalah berada di bawah otoritas itu sendiri. Saul merampas kuasa imam Samuel dengan mempersembahkan korban yang tidak sah di atas altar (1 Sam. 13:8-13). Dia tidak menaati Firman Allah dan melangkahi batasnya dalam bait penyembahan. Ketika Allah memerintahkan Saul untuk membunuh semua orang Amalek dan semua ternaknya, dia tidak menaatinya dan meninggalkan Raja Agag serta ternak-ternaknya (15:9, 19-20). Masalah Saul yang fatal adalah dia selalu menaati perintah setengah-setengah, tidak pernah sepenuhnya. Ketaatan setengah-tengah adalah pemberontakan. Ketaatan setengah-tengah akan membawa pada tipu muslihat. Bahkan, tipu muslihat Saul membawa dia pada sihir dan okultisme.
Ketiga, Saul mempunyai emosi kekanak-kanakan. Dia tidak punya kendali atas perasaan dan kemarahannya. Sewaktu-waktu dia dapat marah terhadap pasukannya dan bahkan Yonatan anaknya. Dia cemburu terhadap Daud. Bagi kita, Saul adalah gambaran orang percaya yang penuh kedagingan yang menolak ketuhanan  Kristus.
Allah mencari ketaatan sepenuhnya dalan hidup Anda. Allah tidak ingin Anda membawa persembahan basa basi dengan setengah hati setuju pada Firman-Nya dan tidak sepenuhnya menaati apa yang Dia katakan pada Anda. Allah menghendaki Anda untuk berjalan benar dan sepenuh hati bersama-Nya. Dia tidak ingin Anda menipu diri sendiri dengan berpikir karena anda pernah mengundang Dia ke dalam hidup Anda, sekarang Anda dapat hidup penuh kedagingan dan masih mewarisi kerajaan Allah. Allah ingin mengambil sikap Saul dari diri anda, dan menggantikannya dengan sikap Daud. Akankah anda mengizinkan-Nya?

31 Juli 2013



31 Juli
SUARA ILAHI (Ulangan 4:33-36). “Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kaudengar dari tengah-tengah api.” (Ulangan 4:36). Bagaimana kita dapat memiliki hati yang peka akan suaraa tuntutan Tuahn di dala hidup kita?? Baca Mazmur 130:5-6. Kita harus melatih diri kita untuk Belajar menantikan DIA dengan Kesabaran & Pengharapan yang penuh di dalam DOA. Kita tidak akan mendapatkan  Kepekaan hati hanya dengan doa yang tersendat-sendat, melainkan melalui DOA yang TEKUN. Mencari Wajah-Nya. Kita harus menjadikan DOA sebagai Waktu untuk Bertemu & Bercakap-cakap dengan Tuhan, & bukan juga DOA Darurat yang hanya dipanjatkan ketika dalam situasi sulit. Melainkan DOA yang menjadi Nafas HIDUP kita. Karena “kepekaan hati” hanya dapat lahir dari kehidupan DOA yang KONSISTEN! Ada banyak yang dapat dikerjakan oleh DOA di dalam hidup kita, lebih dari yang kit fikirkan. Amin jadikan DOA jembatan Pertemuan  dengan Tuhan untuk Mendengar SUARA-Nya & menjadi Tali Ukur kedekatan kita.

Respon 1
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? (Lukas 12:25-26). Berhentilah!!! Jangan buang-buang waktu untuk meladeni rasa kuatir mu. Mulai lah ambil waktu untuk berdoa, percaya kepada Tuhan & ijin kan Tuhan ambil kendali.

Respon 2
Yes, keep pray, keep on fire. Tq. Gbu.

Respon 3
Syalom. “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” Selamat berkarya TUHAN memberkati Ibu Siu & keluarga.

Tuesday, 30 July 2013

30 Juli 2013



30 Juli 2013
Mukjizat Tuhan. Yohanes 5:6-9, “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: Maukah engkau sembuh? Jawab orang sakit itu kepada-Nya: Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku. Kata Yesus kepadanya: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah. Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.” Sudah saatnya kita bangkit dan membuang segala keputusasaan dan bawalah kaki kita melangkah ke dalam baitNya. Semakin dalam KERINDUAN kita akan MUKJIZATNya, semakin SUNGGUH kita harus BERDOA melalui DOA-lah kita sedang membangun IMAN kita dan membuatnya berjalan dalam KUASA Tuhan, dengan demikian MUKJIZAT adalah bagian TERINDAH yang Tuhan sediakan bagi kita! Amin. DOA bukan sekedar menambah keROHANIan kita, tetapi sebagai PINTU MUKJIZAT TUHAN di dalam hidup kita.

Respon 1
“Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.” (Markus 4:39). Berhentilah mengeluh tentang keadaan sekitar mu. Tetap fokus kepada Tuhan yang sanggup mengatur keadaan sekitar mu

Respon 2
MORNING… SEBUAH MASAKAN menjadi SEDAP karena DIMASUKKAN bumbu-bumbu yang “dipilih” olrh KOKI yang memasaknya. Begitupun, SEBUAH KEHIDUPAN menjadi indah karena MASUKNYA ORANG-ORANG yang Tuhan “ijinkan” dalam kehidupan seseorang. Ada yang MASUK seperti KUNYIT, walau penampilannya jelek, tapi sanggup memberi “WARNA INDAH” yang sulit dilupakan. Ada yang MASUK seperti BAWANG MERAH yang semakin lama bersamanya, semakin banyak “AIRMATA” yang tertumpah. Ada yang MASUK, seperti CABE yang “menipu” dengan warnanya yang menarik tapi membuat “KERINGAT” bercucuran. JAGALAH dan JANGAN SIA-SIAKAN. Mereka yang MASUK member KEBAIKAN dalam hidup kita. Serta, SYUKURILAH dan JANGAN MEMBENCI. Mereka yang MASUK “menyakiti” hidup kita, karena, merekapun juga “berperan” menyedapkan pribadi kita. SEMUANYA ITU Tuhan ijinkan “MASUK”, untuk MERUBAH, segala yang “tidak baik” yang ada di dalam pribadi kita MENJADI BAIK.

Respon 3
Gembala yang baik selalu tahu akan domba-dombanya yang baik. Jadilah gembala yang bijak, meski tak mudah.

Respon 4
"Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini." (Matius 12:43-45). Mungkin kita sudah “bertobat”. Sudah tidak berbuat jahat lagi. Hidup pun mulai teratur. Tertata rapi. Namun. Siapakah yang mengisi hati ini? Siapakah yang pimpin hari-hari ini? Siapakah yang memimpin hidup ini? Adakah kita ijinkan Tuhan. Untuk menempatinya. Atau. Tetap kita biarkan kosong. Dan hanya kita sendiri yang mengatur hidup kita? Akankah kita biarkan. Dia yang lebih jahat. Kembali menguasai hidup kita? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 5
Mengapa seorang Wanita dapat disembuhkan oleh TUHAN YESUS dari sakit pendarahan yang telah dideritanya selama 12 tahun hanya dengan menjamah jubah TUHAN YESUS? Karena ia memiliki “Target” untuk kesembuhannya. Apakah kita memiliki target untuk Iman kita? Ataukah untuk hal-hal jasmani saja kita memiliki target-target yang wouw dan berusaha untuk mencapainya? Seberapa besar Target Kehidupan Rohani kita menunjukkan seberapa Besar IMAN kita. Markus 5:21-43. GBU.

Respon 6
Ya amin! “Saya merasakan” 1Korintus 12:12-27 jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita (1Korintus 12:26). Rasul Paulus mengatakan kepada kita bahwa semua orang percaya yang berada di dalam Kristus adalah bagian dari “satu tubuh” (1Korintus 12:13). Dan jika satu bagian tubuh merasakan penderitaan, maka “semua anggota turut menderita” (ayat 26). Apakah anda berduka ketika seorang saudara seiman mengalami masalah? Apakah anda terusik ketika seorang percaya terjerumus ke dalam dosa dan mengalami hukuman dari tangan Allah? Marilah kita menjadi orang yang dapat berbagi duka dengan sesama dan bersimpati dengan mereka. Amin. Jbu.

Respon 7
Oke besok kalo Irene pergi aku pasti datang. Makasih juga Cik tiap pagi dengan setia karena renungan, renungan yang sangat memberkati aku.

Respon 8
TUHAN ajari aku agar tidak jadikan “TUHAN” seperti obat yang hanya digunakan saat aku sakit. Jadi agar TIDAK jadikan “TUHAN” seperti segelas air yang dicari saat aku haus. Tapi biarlah aku jadikan “TUHAN” seperti oksigen yang setiap saat & setiap keadaan aku perlukan. Selamat pagi. Tuhan memberkati.