GROWTH
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 26
Juli 2015)
INTRO: Gelang karet ini, tidak akan dapat
maksimal, kalau dia tidak ditarik.
Untuk mengalami “GROWTH” perlu KELENTURAN.
-Novelist bernama Arnold Bennett berkata: tragedi yang sebenarnya
adalah tragedi dimana seseorang tidak pernah mengalami hal yang paling maksimal
dalam hidupnya, alias orang yang tidak di tarik/stretch sampai pada
kapasitas maksimalnya.
POINT:
Apa yang Alkitab ajarkan kepada kita mengenai prinsip ini?
2 Raja-Raja 13:14 – 17
Ayat 15 busur dan anak-anak panah… bicara
tentang potensi.
Salomo gunakan kiasan anak panah untuk gambarkan manusia dengan
potensinya… Mazmur 127:4, “seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,
demikianlah anak anak pada masa muda.”
Ayat 16 kata Elisa: TARIKLAH busurmu… Kata
TARIKLAH dari kata: “rakab” = tunggangi, kendarai, naiki, bawa,
ibaratnya horseback riding. Terjemahan Alkitab BIS: Kenakanlah tanganmu pada
busurmu… Artinya ayat ini: Kenakan potensimu sampai maksimal, tunggangi
potensimu pada kemampuan maksimalnya, …stretch it/renggangkan!
Berarti: KELENTURAN kita berhubungan dengan KESEMPATAN KITA UNTUK
LEBIH BERTUMBUH lagi dan lagi dan lagi!
Beberapa alasan kenapa kita mau direnggangkan:
- SAYA MAU
DIRENGGANGKAN LAGI karena: yang lebih baik Tuhan sediakan di depan saya
Anak panah selalu berhubungan dengan pahlawan dalam medan
pertempuran. Dan seringkali, tujuan
orang menarik anak panah karena mereka mau menang, karena mereka percaya
tentang sesuatu yang lebih baik di depan mereka.
Mereka tidak tarik anak panah supaya kalah, tapi rata-rata, anak panah
ditarik karena mereka berharap ada kemenangan di depan mereka, mereka bisa
kalahkan musuh mereka, sesuatu yang lebih baik ada di depan mereka. Demikian
kita mau memperlebar kapasitas kita lebih lagi, karena yang lebih baik Tuhan
sediakan di depan kita.
Dalam 2 Raja-Raja 13:17 “…kepada raja Yoas, Elisa berkata: itulah anak
panah kemenangan dari Tuhan.” Artinya: tariklah/renggangkan… karena yang
lebih baik Tuhan sediakan di depan.
-Paulus suatu hari pernah menulis kepada orang-orang di Korintus…
1 Kor 2: 9 – Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan
tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati
manusia; semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.
Saya tidak bisa membayangkan apa yang Tuhan sediakan buat kita di depan kita. Don’t stop STRETCHING YOURSELF!
- SAYA MAU DIRENGGANGKAN
LAGI karena: saya mau maksimalkan diri saya
Sebuah fakta menarik, dikatakan: 1/3 lulusan SMA tidak pernah baca buku
lagi setelah mereka lulus dan 42% lulusan universitas tidak baca buku lagi
setelah universitas. Seorang publisher bernama David Godline mengatakan, di
Amerika, hanya 32% penduduk Amerika yang pergi ke toko buku. Fakta ini
mengungkapkan… bahwa banyak orang tidak mau belajar lagi, tidak mau dilebarkan
lagi kapasitas hati dan pikirannya – tapi berharap bisa makin TUMBUH.
Mari kita buat komitment lagi hari ini: SAYA MAU DIRENGGANGKAN LAGI…
karena: saya mau maksimalkan diri saya.
- SAYA MAU
DIRENGGANGKAN LAGI karena: saya mau terus bertumbuh
Contoh: bayangkan perbedaan antara pulau
“GOOD” dengan pulau “GREAT”.
Orang-orang di sisi “good” hidup di pulau yang berbeda. Mereka
mengijinkan yang rata-rata untuk terjadi.
Sudah cukup baik, sangat ditoleransi. Sudah oke, ditoleransi.
Orang-orang good, mereka hidup in the land of “just ok”.
Orang-orang di sisi “great” mereka hidup di pulau yang berbeda
dari orang-orang di sisi “good”. Di pulau ini… mereka fokus terhadap STRETCHING
selanjutnya, STRETCHING selanjutnya dan STRETCHING selanjutnya.
Filosofer kenamaan bernama Kierkegaard berkata: Kemungkinan itu adalah petunjuk
dari Tuhan. Manusia harus mengikutinya.
Masih percayakah kita bahwa ada kemungkinan besar buat kita untuk
TUMBUH LEBIH LAGI? SAYA MAU DI RENGGANGKAN LAGI karena: saya mau terus
bertumbuh.
Do not aim for success, AIM FOR GROWTH! Then, success is the side
effect of GROWTH!






