Thursday, 31 August 2017

Berkomunikasi

MY NEIGHBOUR






Berkomunikasi
My Neighbour #4
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elijah Soetopo
August 27th 2017


Intro:
Kerjasama dengan sesama (orang di sekitar kita), baik atasan, pegawai, saudara, orang tua, apalagi dalam kerjasama keluarga. Misalnya: seorang atasan usianya muda menegur pegawai yang lebih tua, kadang bisa disalah mengerti sama pegawainya. Tidak jarang level kerjasama dengan sesama bisa sampai di level: “Sungkan nggak enak mau negur.” “Sungkan wes daripada rame.”

Apa yang ALKITAB tuliskan untuk menolong kita dalam area ini?
1 Timotius 5:1-2
1 Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu,
2 perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian.
Kata “tegor” : parakaleo, punya makna komunikasi yang baik – sifatnya: mengasehati, menguatkan, meminta, dan menjawab dengan ramah. Kalau bisa disimpulkan 1 kata: RESPECT.

Ada 2 hal yang kita pelajari dari pesan PAULUS, yang menolong kita komunikasi lebih baik.

  1. Kepada orang lebih TUA, RESPECT over RELUCTANT (Hormat dan Menghargai lebih dari rasa SUNGKAN)
Contoh: Anak yang kerja dalam perusahaan keluarga. Papa mamanya masih dominan, anaknya ditempatkan jadi leader, tapi papa mamanya masih dominan, menjadikan kreativitas anak karena tidak paham ditentang, dilarang, dipotong. Kunci rasa hormat dan menghargai lebih daripada sungkan.
  1. Kepada orang MUDA, RESPECT over RANKING
Contoh: orang tua sebagai founder perusahaan, menegur anaknya tanpa skill yang sehat. Akhirnya anaknya merasa tidak pernah bisa mencapai standard mamanya, makin takut ambil keputusan, makin menyerah dalam berkreasi, dsb.

APLIKASI:
BAGAIMANA RESPECT over SUNGKAN terhadap orang yang lebih dewasa?
·         Tunjukkan Prestasi. Kamu tunjukkan prestasimu, bahwa kamu dapat dipercayai.
·         Invest waktu. Sering-sering datang, ajak ngobrol (tukar pikiran, saling paham isi hati)
·         Invest hubungan. Mengetahui apa yang disuka.

BAGAIMANA RESPECT OVER RANKING terhadap orang yang lebih muda?
·         Tunjukkan Peduli. Bahwa kita peduli pada potensi mereka.
·         Invest waktu (main bareng, makan bareng, makin paham).
·         Beri ruang untuk membangun TRUST (kepercayaan) – melalui kata-kata kita, perilaku kita, dll.

KONKLUSI:
Respect membuka pintu kepada hidup orang lain.
Paulus mengajarkan: Terhadap orang tua, respect sebagai Bapa. Terhadap orang muda respect sebagai saudara. Terhadap perempuan tua respect sebagai ibu. Terhadap perempuan muda respect sebagai adik.

Pattern Mengasihi

MY NEIGHBOUR






Pattern Mengasihi
My Neighbour # 3
Alfa Omega Church Sunday Service
August 20th 2017


INTRO:
Dunia kita ini dunia yang seringkali jahat. Di banyak kondisi orang hidup dengan konsep: pembalasan lebih kejam daripada perbuatan. Dan ini bukan hanya jadi slogan semata, banyak dari kita mungkin malah tidak mengatakannya tapi memikirkannya dan melakukannya secara perlahan. Sebagian orang mungkin menunjukkan kasih yang sebenarnya dan peduli terhadap orang lain, tetapi banyak irang yang hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Ini kondisi dunia kita. Alkitab jelas mengajarkan kepada kita bahwa kita perlu punya gaya mengasihi berbeda dengan kebanyakan orang dunia.

Yohanes 13:35 mengajarkan kepada kita tentang mengasihi. Tahukah kita bahwa kasih yang sesungguhnya itu yang menolong kita untuk memenuhi perintah Tuhan.

Matius 22:37-40
Ayat ini menjelaskan kepada kita bagaimana pattern mengasihi sesama. 1 Yohanes 3:11 BIMK, “Sejak semula sudah disampaikan berita ini kepadamu: Kita harus mengasihi satu sama lain.”

Makin kita mengasihi, makin kita hidup
The more we love, the more we live

Ayat 11, “Sejak semula sudah disampaikan berita ini kepadamu: Kita harus mengasihi satu sama lain.” Ayat 12, janganlah kita seperti Kain, yang menjadi anak iblis dan membunuh saudaranya sendiri. Apa sebab Kain membunuh saudaranya? Sebab hal yang dilakukannya adalah salah, tetapi hal-hal yang dilakukan saudaranya adalah benar

1 Yohanes 3:16
Kita akan belajar bersama bagaimana kasih yang Tuhan ajarkan kepada kita. 3 karakter kasih yang akan menolong kita tentang bagaimana mengasihi sesama.

BODY:
1 Yohanes 3:16-19

  1. Mengasihi sesama itu sesuatu yang luas
Ayat 16, “Kristus sudah menyerahkan hidup-Nya untuk kita. Sebab itu, kita juga harus menyerahkan hidup kita untuk saudara-saudara kita!” Kejadian 4:8, Tuhan Yesus memberikan standard tentang mengasihi orang lain. Dia mengasihi kita begitu luar biasa. Bahkan dikatakan Tuhan itu sayang sama kita, bahkan ketika kita ini masih musuhNya, artinya masih menjengkelkan. Yohanes 15:13.
Contoh: #1 Cerita Pak Rochim; #2 Cerita Pak Alex

  1. Mengasihi sesama itu mahal
Ayat 17, “Kalau seorang yang berkecukupan melihat saudaranya berkekurangan, tetapi tidak mau menolong saudaranya itu, bagaimana orang itu dapat mengatakan bahwa ia mengasihi Allah?” Ayat ini tidak hanya berbicara tentang finance saja, tetapi juga berkecukupan dan berkekurangan dalam hal:
a)      Firman Tuhan
b)      Cukup iman dan kurang iman
c)      Cukup kasih sayang dari Tuhan dan kurang kasih sayang dari Tuhan, dst. Kalau kita berkecukupan dan lihat orang lain berkekurangan kita tidak boleh diam saja.
MUJIZAT TERBESAR BUKANLAH KETIKA PERMINTAANKU DIJAWAB, TETAPI KETIKA DOSA-DOSAKU DIAMPUNI.
Yakobus 2:16-17 – Makin kita mengasihi, makin kita hidup (the more we love, the more we live).

  1. Mengasihi sesama itu terekspresikan
Ayat 18, “Anak-anakKu! Janganlah kita mengasihi hanya di mulut atau hanya dengan perkataan saja. Hendaklah kita mengasihi dengan kasih yang sejati, yang dibuktikan dengan perbuatan kita.” Kasih yang sejati itu bukan cuma ngomong saja tapi dilakukan. Tanpa Yesus disalib, Yohanes 3:16 itu omong kosong. Orang yang hanya ngomong saja tanpa melakukan tindakan kasih sebenarnya tidak mengasihi. Orang yang mungkin perhatian mungkin berbicara tentang menolong, tetapi orang yang benar-benar mengasihi seperti Tuhan akan melangkah menolong orang lain.

Kasih yang nyata itu dapat diwujudkan dalam bentuk:
a)      Menolong kebutuhan secara material. Tapi juga dapat diwujudkan mungkin dengan:
b)      Mendengarkan orang lain
c)      Memberikan uluran tangan
d)     Berbicara bahasa mereka, ada begitu banyak cara
e)      Tak terhingga untuk mewujudkan mengasihi sesama
Yang penting, kalau benar-benar mengasihi itu melangkah, mewujudkan. Makin kita mengasihi, makin kita hidup. The more we love, the more we live.

CONCLUSION:
#4 Contoh cerita Akong berbagi sama pendeta-pendeta.
Ayat 17, “Kalau seorang yang berkecukupan melihat saudaranya berkekurangan, tetapi tidak mau menolong saudaranya itu, bagaimana orang itu dapat mengatakan bahwa ia mengasihi Allah?”
Leonard Nimoy dari Startrek berkata: “The miracle is this: ‘The more we share, the more we have.’”
Anda makin berbagi kasih Tuhan, Anda akan makin mengerti kasih Tuhan ternyata begitu dalam, begitu panjang, begitu lebar, begitu tinggi.
Makin berbagi iman, iman Anda akan makin bertambah.
Makin berbagi keuangan, Anda akan melihat keuangan Anda diberkati.
Makin berbagi sukacita, Tuhan bisa tambah-tambahkan sukacita.
Makin berbagi firman, Tuhan bisa tambah-tambahkan firman dalam diri kita.

Lakukan 2 hal ini:
1.      Temukan bahwa Anda dicintai Tuhan. Ini dasarnya, ini kekuatannya. Dari situ Anda dapat melakukan berikutnya.
2.      Berbagi kasih itu kepada sesama.

Influence to DO

MY NEIGHBOUR









Influence to DO
My Neighbour # 2
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisha Soetopo
August 13rd 2017


Intro: Cerita Hellen Kelller
“The only thing worst than being blind is having sight with no vision” (Hal yang lebih buruk dari menjadi buta adalah punya mata melihat tapi tidak punya visi) –Hellen Keller.
“The eyes in our head gives us sight, but the eyes in our hearts gives us vision” (Mata di kepala kita membuat kita melihat, tapi mata di hati kita memberi kita visi). Dan ada orang-orang yang bisa melihat dengan mata fisik tapi tidak bisa melihat dengan mata hati.

Text: Yohanes 9:1-7
Ilustrasi: MOBIL
Tuhan bisa bantu kita melihat dengan clarity banyak hal. Tapi satu hal yang Tuhan mau kita lihat adalah melihat sesuatu yang tidak boleh bingung. TUHAN MAU BANTU KITA MELIHAT APA YANG HARUS KITA LAKUKAN DENGAN HIDUP KITA.

Ilustrasi:
“Adalah sebuah kecelakaan kalau kita menapaki tangga kesuksesan, sampai ke puncak, dan menyadari bahwa kita bersandar di tembok yang salah.”

Penjelasan, yang lain:
Passion is what I like to do. Talent is what I am able to do. But Purpose is what I am supposed to do (passion adalah hal yang kita sukai. Talenta adalah kemampuan yang kita miliki. Tapi TUJUAN adalah apa yang seharusnya kita lakukan).

Dan Yesus ingin membantu kita, menolong kita, MELIHAT DENGAN JELAS APA YANG HARUS KITA LAKUKAN.

TUHAN INGIN KITA MELIHAT DENGAN JELAS APA YANG HARUS KITA LAKUKAN.
Artinya: TUHAN MAU KITA TAHU TUJUAN KITA!
PURPOSE IS ALWAYS AN ANSWER TO A PROBLEM! (TUJUAN ADALAH JAWABAN DARI MASALAH)
Oleh karena itu PURPOSE (TUJUAN) adalah JAWABAN DARI SEBUAH MASALAH!

Contoh 2: Penciptaan Dunia.
PURPOSE IS ALWAYS AN ANSWER TO A PROBLEM!! YESYS MAU KITA LIHAT APA YANG HARUS KITA LAKUKAN DENGAN HIDUP KITA!
BAGAIMANA KITA MELIHAT APA YANG KITA LIHAT?
BAGAIMANA KITA MELIHAT APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
BAGAIMANA KITA MELIHAT TUJUAN HIDUP KITA?

Tujuan hidup Anda perlu dilihat dari kacamata ini:
Lihat hidup kita dari kacamata Pizza hidup ini
  1. Spiritually (Rohani)
  2. Personally (Pribadi)
  3. Financially (Keuangan)
  4. Vocationally (Pekerjaan)
  5. Relationally (Hubungan)
  6. Evangelically (Penjangkauan)
Tuhan menaruh kepedulian yang sama terhadap tiap area kehidupan kita. Semua area hidup kita penting di mata Tuhan!!

Tanpa menyadari ini, hidup kita jadi tidak seimbang. Dan seringkali, orang menaruh seluruh fokus dan perhatiannya hanya kepada 1 area tapi mengabaikan, meremehkan area yang lain.

Ilustrasi: ban mobil yang tidak seimbang, bikin ban mobil itu habis tidak rata dan tidak sama. Jalannya mobil jadi tidak nyaman.

APA YANG HARUS DILAKUKAN?
A)    Realize God is more concerned with who I am than what we do! (Sadari Tuhan lebih peduli dengan siapa saya daripada apa yang saya lakukan)
B)    Realize a better you, so you can be a better influencer! (Sadari untuk jadi kita yang lebih baik supaya bisa berpengaruh lebih baik)

Don't just aim to be big! But aim to be better! Selalu ingat prinsip ini, di AOC: Better sebelum Bigger. Semua orang ingin Bigger, padahal step sebelum jadi Bigger adalah to be better! Bahkan: to love your neighbour, you must first love who you are!!
Tanpa bisa mengasihi diri Anda sendiri, Anda akan kesulitan mengasihi orang lain. Mengasihi diri Anda, Anda perlu perhatikan tiap area hidup Anda!! Dan pastikan tiap area bertumbuh!!

Love your neighbour as yourself!

KONKLUSI:
CHURCH is the only place that can tell you who you are! GEREJA LOKAL adalah tempatnya kita diTRANSFUSI harapan, visi, iman, sukacita, damai sejahtera!

This place is the sent place! To raise people like you and me. To bless others! To turn the world UP SIDE DOWN!!

GEREJA YANG SEHAT ITU BUKAN HANYA BICARA TENTANG BERKAT DAN PERTUMBUHAN PRIBADI, TAPI YANG BICARA SOAL MENJANGKAU KAWAN-KAWAN KITA SAMA HALNYA DENGAN ORANG KRISTEN YANG SEHAT!
Bukan hanya tahu berkat buat dirinya, bertumbuh untuk dirinya sendiri, tapi orang Kristen yang sehat yang memikirkan berbuah dengan menjangkau orang lain untuk ketemu YESUS!!

Story: Cerita Emas dan Tanah.

TUHAN MAU KITA MEMIKIRKAN KESELAMATAN DARIPADA KEEGOISAN KITA SAJA
(GOD wants you to think Salvation over Selfishness! Salvation over Selfishness!!)

Semauku Sendiri

MY NEIGHBOUR





Semauku Sendiri
My Neighbour #1
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
August 06th 2017


Intro:
Budaya hari ini semakin bergeser & berkembang, semakin canggihnya teknologi dan kehidupan, orang jadi semakin terfokus hanya kepada dunianya sendiri. Hidup itu tentang kita dan kenyamanan kita, kepentingan kita, sukses kita… Tapi pertanyaannya, is this the only way to live…? Apakah ini yang Tuhan desainkan buat kita? Karena sebenarnya, hidup ini jauh lebih luas dari hanya sekedar kotak nyaman hidup kita yang sempit.

Lukas 10:25-28
Ayat ini menggambarkan karakteristik ahli Taurat di zaman itu. “Apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” It’s all about me, me, me. Tapi dia tidak sendirian… Karena kalau mau jujur di lubuk hati kita paling dalam, kita semua juga bisa punya kecenderungan seperti itu…

29Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus:
“Dan siapakah sesamaku manusia?”

“Siapakah sesamaku manusia?
Ini pertanyaan kita untuk mengawali seri ini, “Siapakah sesama kita manusia?”
Sebagai manusia normal, kita akan lebih suka hangout sama orang yang punya kesamaan dengan kita.

Lukas 10:30-37
3 orang yang lewat dan melihat orang yang hampir mati itu:
(1) Imam
Seorang imam bisa sibuk mengerjakan semua upacara agama, memimpin ibadah, menjalankan yang kelihatannya “sakral, kudus”, tapi ternyata hanya menjalankan ritual, dan LUPA ACTING OUT LOVE! LUPA MELAKUKAN TINDAKAN NYATA KASIH. Ternyata, kita semua juga bisa gitu…
-- Kita bisa sibuk dengan kegiatan agama, kita bisa sibuk pelayanan, pekerjaan, karir, panggilan hidup kita, sampai kita tidak punya waktu untuk hal lain, dan LUPA ACTING OUT LOVE! LUPA MELAKUKAN TINDAKAN NYATA KASIH.
1 Yohanes 4:20

“THERE IS SO MUCH MORE TO LIFE THAN OUR LITTLE BUBBLE”
(Hidup ini jauh lebih luas dari hanya sekedar kotak nyaman hidup kita yang sempit)

(2) Orang Lewi
1 Korintus 13:2-3
Wow, ternyata, semua reputasi yang berusaha kita bangun, semua hal yang kita usahakan, semua pelayanan yang kita lakukan, semua waktu yang kita curahkan. Kalau semuanya itu tidak diwujudkan dalam kasih kepada orang lain, maka semuanya itu sia-sia! Karena, Tuhan ingin kita mengerti, bahwa hidup ini jauh lebih luas dari hanya sekedar kotak kecil hidup kita.

(3) Orang Samaria
Di zaman itu, orang Yahudi & orang Samaria saling tidak suka satu sama lain. Mereka merasa, mereka beda ras, terutama orang Yahudi menganggap orang Samaria itu orang ras campuran, dan tidak se-“murni” mereka. Mereka tidak akan mau nyapa, tidak akan mau melihat, tidak akan mau ngobrol, apalagi megang satu sama lain. Tapi di hari itu, the least expected person (orang yang tidak terpikirkan sama sekali), malah datang menolong orang yang hampir mati ini.

AOC, demikian juga hidup kita. Siapa sesama kita manusia? Who is our neighbor? Sebagai manusia normal, kita akan lebih suka hangout sama orang yang punya kesamaan dengan kita. Tapi hari ini, contoh ini jelas sekali menunjukkan kepada kita. Bahkan orang yang nggak suka sama kita sekalipun, orang yang menjelek-jelekkan kita, orang yang pernah menyakiti kita, orang yang mengecewakan kita, itu semua tetap SESAMA KITA! They are MY NEIGHBOR!!

Yohanes 13:34-35

Ada alasannya kenapa Tuhan memberi perintah kepada kita, “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”. Karena Tuhan tahu, kita ini manusia yang cenderung egois, semaunya sendiri.

Contoh: Kita sering bilang “Duh, orang ini kok semaunya sendiri ya?!”
Nah karena itu, Yesus beri kita perintah: Kasihilah sesamamu manusia SAK-KAREPMU DEWE! (SEMAUMU SENDIRI!)

Sebagaimana kita ingin diperlakukan, perlakukan orang lain seperti itu.
Sebagaimana kita ingin diampuni, ampuni orang lain seperti itu.
Sebagaimana kita ingin dilayani, layani orang lain seperti itu.
Sebagaimana kita ingin dibantu, bantu orang lain seperti itu.
Sebagaimana kita nggak ingin orang lain perhitungan, kita juga tidak perhitungan.
Sebagaimana kita sudah diselamatkan, ayo jangkau orang lain seperti itu.
Sebagaimana kita sudah mengalami anugerah Tuhan, ajak orang lain mengalami anugerah Tuhan seperti itu.
Kasihilah sesamamu manusia SEMAUMU SENDIRI!

Di sekitar kita, di lingkaran pertemanan kita, banyak orang yang tersiksa batinnya; banyak teman kita yang terampok jiwanya; terampok cara berpikirnya; sekarat rohani; tidak mengerti anugerah Tuhan… 
Mungkin bukan secara fisik, tapi secara batin, secara rohani, secara jiwa, mereka tersiksa, mereka sekarat… Entah mereka sama atau tidak cara berpikirnya, kepentingannya, kebiasaannya, kesukaannya… Di sinilah Yesus ingin beritahu kita, bahwa hidup ini lebih luas dari kotak nyaman kita, dan mengajak kita untuk Mengasihi sesamamu manusia SEMAUMU SENDIRI! 

Apa bentuk nyata MENGASIHI SEMAUNYA SENDIRI yang bisa kita lakukan?

1. Melihat Nilai Lebih Seseorang
Mengasihi bukan sekadar perasaan. Tapi menurut Alkitab, mengasihi adalah: Tindakan aktif yang mementingkan well-being/keuntungan orang lain.
Orang Samaria ini, “belas kasihan” (compassion) yang membuat dia memilih melihat nilai lebih dalam diri sesamanya, dan mendorong dia melakukan sesuatu.

Orang akan berpikir: “Emangnya aku dapat apa dari mengasihi orang lain?” Tuhan mengasihi kita bukan karena Dia bisa dapat sesuatu dari kita. Tapi Dia tetap MEMILIH untuk mengasihi kita, malah karena Dia ingin MEMBERI kita sesuatu. Kita yang dapat sesuatu dari kasih Tuhan.

2. Membuka Diri untuk Orang Lain
Orang Samaria tadi bisa saja merasa dia sibuk, dia sedang di perjalanan, tidak ada waktu. Repot, harus antar-antar lagi ke tempat penginapan. Belum lagi, keledainya dipakai. Tapi dia menyingkirkan semuanya itu. Dia membuka diri untuk korban ini. Mengasihi itu bukan hanya sekedar perasaan sentimental. Mengasihi membuka hidup kita untuk orang lain. Mengasihi menghancurkan tembok pembatas.

3. MENGASIHI itu Bayar Harga
Lukas 10:33-35
Kasih itu bayar harga. Kasih itu mau tetap terjun walaupun situasinya berantakan. It gets its hands dirty, it does the unexpected, surprising, and stirring. “Kita bisa memberi tanpa mengasihi, tapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi”. Saat kita mengasihi, kita pasti terdorong untuk memberi.

Di sekitar kita, di lingkaran pertemanan kita, banyak orang yang tersiksa batinnya; banyak teman kita yang terampok jiwanya; terampok cara berpikirnya; sekarat rohani; tidak mengerti anugerah Tuhan… 
Mungkin bukan secara fisik, tapi secara batin, secara rohani, secara jiwa, mereka tersiksa, mereka sekarat… Entah mereka sama atau tidak cara berpikirnya, kepentingannya, kebiasaannya, kesukaannya…

Di sinilah Yesus ingin beritahu kita, bahwa hidup ini lebih luas dari kotak nyaman kita, dan mengajak kita untuk mengasihi sesamamu manusia SEMAUMU SENDIRI!

Kadang yang bisa kita lakukan untuk orang di sekitar kita adalah:
- Spend WAKTU dengan mereka. Menyediakan waktu untuk makan bersama kawan-kawan kita, ngobrol dengan mereka… Memberi mereka kesempatan untuk sharing cerita hidupnya dengan kita.

AOC selalu mengajarkan untuk INVEST sebelum INVITE. Invest waktu, tenaga, perhatian kita terhadap orang sekitar kita. Sehingga, kasihilah sesamamu SEMAUMU SENDIRI. Sebagaimana kita ingin & butuh didengarkan, bayar harga untuk mendengarkan orang lain. Sebagaimana kita ingin & butuh diperhatikan, bayar harga untuk memperhatikan orang lain.

“The greatest gift you can give someone is your time. Because you give your time, you are giving a portion of your life that you will never get back” (Pemberian terbaik yang Anda bisa berikan adalah waktu Anda. Karena saat Anda memberikan waktu, anda memberikan bagian hidup Anda yang tidak bisa diambil kembali).