Monday, 30 September 2013

EJ Birthday







Ucapan dan Tanggapan



Ucapan Ultah untuk Sdr Samuel (3 Sep)
Selamat ulang tahun Samuel, yang terbaik di bumi di surga menjadi bagian hidupmu! 1Tim 4:12-16, kado dari keluarga rohani komsel CL 1-7, yestoya yess.

Tanggapan dari Sdr Samuel
Thank you for your attention & care. JESUS bless you all. Kadonya MANTAP J.

Ucapan Ultah untuk Ibu Lilik (9 Sep)
Shalom Cik Lilik selamat sore! Selamat ulang tahun ya Cik, kiranya berkat Tuhan melimpah diberi kekuatan kesehatan sukacita damai sejahtera! Keluarga yang rukun harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala! Amsal 31:10-31. Dari keluarga rohani CL 1-7 / komsel Yestoya J Salam kasih dan doa: Siu Siang & keluarga! Tadi saya telpon pakai Simpati tapi belum diangkat ya! Masih sibuk ya? Selamat berbahagia Cik di hari yang sudah Tuhan tambahkan 1 tahun ini! Tetap sukacita, tetap semangat dalam Tuhan Yesus ya! Amin J

Tanggapan dari Ibu Lilik
Terima kasih, Tuhan memberkati. Gbu.

Ucapan Ultah untuk Sdri Lisa (18 Sep)
Selama ulang tahun Lisa! Kiranya berkat Tuhan melimpah, diberi kekuatan, kesehatan, sukacita, damai sejahtera! Keluarga yang semakin rukun harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya dan cinta kepada Tuhan yang semakin menyala-nyala! Filipi 1:9-11 dari keluarga rohani CL 1-7 / komsel Yestoya J salam kasih dan doa: Siu Siang & keluarga.

Ucapan Ultah untuk Sdri Rita (25 Sep)
Selamat ulang tahun Rita Siok Mey, kiranya berkat Tuhan melimpah, diberi kekuatan, kesehatan, sukacita, damai sejahtera! Keluarga yang semakin rukun, harmonis, pekerjaan yang berhasil berjaya, dan cinta kepada Tuhan semakin menyala-nyala! Filipi 1:9-11 dari keluarga rohani CL 1-7 / komsel Yestoya J salam kasih & doa: Tjoek Handojo dan keluarga.

Tanggapan dari Sdri Rita
Terima kasih untuk doa dan berkatnya buat saya di hari ini. Ulang tahun saya ini saudara-saudara semua dari Citraland 1-7. Tuhan Yesus memberkati, terutama untuk Cik Siu Siang dan Pak Tjoek, terima kasih banyak berkatnya.


Nyaman di “Nggak Nyaman”



Nyaman di “Nggak Nyaman”
(Khotbah Ps. Elisa Soetopo, Gembala Gereja AOC)

Comfortable in UnComfortable
“Sacrifice is one of the purest and most selfless way to love something/someone. Practice it daily.”

Nggak Nyaman jadi Nyaman… Hal ini terjadi ketika LOVE IT, karena cinta. One Word, LOVE. Karena LOVE / CINTA kita bisa berani berkorban. Kita berani untuk merasa tidak nyaman, and get dirty. Kalau terhadap BARANG, orang berani tidak nyaman, dan berani sacrifice – menderita untuk itu.

Matius 20:28, “sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” Tuhan sangat mengasihi manusia, Dia tidak hanya ngomong saja tetapi BERTINDAK. Ternyata Tuhan mengajarkan kita sesuatu: kalau kamu sayang sesuatu, kamu pasti bertindak untuk hal yang kamu sayangi. Kamu bisa berkorban tanpa rasa sayang, tapi nggak mungkin kamu sayang tanpa berkorban.

Lukas 22:26, “Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.”

Orang yang di dapur (kitchen) adalah orang yang punya hubungan dekat (closer relationship) daripada hanya duduk di ruang tamu. Anda bisa berpindah dari ruang tamu ke ruang makan, kemudian ke dapur ketika Anda punya hubungan yang sangat dekat. The deeper relationship is, the dirtier it gets. You don’t have to just die for people you love, you need to live for them too.

Terkadang, kita bisa menjadi orang yang tidak berani repot. Terhadap keluarga, pasangan, papa mama, kakak adik, bahkan Tuhan. Itu mungkin adalah sebuah signal agar kita menenggelamkan diri kita lebih dalam. DEEPER in a relationship, with God and / or with others.

Bagaimana kalau memang kurang sayang?
1.      Pikirkan, apakah yang Anda cintai berharga atau tidak untuk kita meluangkan waktu untuk itu.
2.      Beradalah di antara orang-orang yang mengasihi yang benar.
3.      Melangkahlah untuk berani sedikit lebih kotor untuk hal yang Anda perlu lebih cintai.

30 September 2013



30 September 2013
Jenis Kontribusi dalam MISI. Matius 24:14, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Salah satu tanda kedatangan Kristus ke dua kalinya adalah jika KABAR BAIK telah disampaikan kepada SEGALA BANGSA dan hal ini bisa terwujud bilamana semua orang percaya BERKONTRIBUSI dalam hal:
  1. DAYA/memberi diri sebagai tenaga misi
  2. DANA
  3. DOA
Sudahkah kita terlibat dalam pekerjaan MISI-NYA? Yaitu “pemberitaan kabar baik” atau INJIL-NYA? Melalui daya, dana, dan doa? Ambillah bagian untuk terlibat dalam pekerjaan MISI-NYA.

Respon 1
1 Tes 5:18, “Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.” Berdoa bukan hanya karena engkau memerlukan sesuatu tetapi berdoalah karena ada banyak hal yang bisa kita syukuri. Have a blessed week.

Respon 2
-Cintailah setiap hal, sehingga tidak ada ruang sedikitpun untuk yang lain masuk dalam dirimu- RENUNGAN PAGI. Senin, 30 September 2013. Efesus 4:29, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” Hari ini mari kita awali dengan tekad berhati-hati dalam berkata-kata. Meskipun dalam situasi apapun tetap pergunakan kata-kata yang baik bukan yang kotor, bukan makian, bukan cacian. Yang untuk membangun, bukan untuk meruntuhkan supaya pendengar kita beroleh kasih karunia, bukan kepahitan. Tuhan Yesus memberkati. Happy day saudaraku, GBU.

Respon 3
Syalom. “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1:8) Selamat pagi Ibu Siu, selamat beraktivitas, TUHAN memberkati Ibu dan keluarga.

Respon 4
Shalom, pagi Siu, Roma 10:10 dengan mulut mengaku, dalam hati percaya, kita diselamatkan, amin.

Sunday, 29 September 2013

29 September 2013



29 September 2013
Ketika Pergumulan Datang (Kis 16:19-40). Mari belajar dari Kisah Rasul Paulus dan Silas yang pernah menghadapi pergumulan hidup yang sangat pelik, sekalipun menderita dalam penjara, bukan karena melakukan kejahatan tetapi karena memberitakan kabar baik! Seberat apapun kesusahan hidup yang sedang kita hadapi, TETAPlah PERCAYA kepada TUHAN, ketika kita TETAP MEMPERCAYAI-NYA dan selalu BERHARAP padaNYA maka kita sedang membuka pintu bagi KUASA & PERTOLONGAN TUHAN atas persoalan hidup kita.

Saturday, 28 September 2013

28 September 2013



28 September 2013
KERJA KERAS & ANDALKAN TUHAN. Amsal 17:22, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Amsal 23:18, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” Seorang pekerja keras tentu tidak akan mudah menyerah ya. Ketika mengalami kegagalan, seorang pekerja keras selalu berusaha berjuang dan mencoba untuk menjadi lebih baik lagi. Bukan hanya itu saja sebagai orang percaya kita harus memiliki nilai-nilai LEBIH dari orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Oleh sebab itu andalkan Tuhan dalam segala hal, maka IA akan membuka jalan untuk memberkati kita. Dan yakinlah jerih lelah kita tidak akan sia-sia, ketika kita mengejarkan segala sesuatu sesuatu seperti untuk Tuhan bukan kepada manusia. Kolose 3:23, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Respon 1
Syalom. “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.” (Yesaya 42:6) Selamat pagi Ibu Siu, selamat beraktivitas. TUHAN selalu memberkati Ibu dan keluarga.

Respon 2
MENANTI-NANTIKAN TUHAN (1 Samuel 22:1-5). Bagi banyak orang Kristen, hal “mengetahui kehendak Tuhan” adalah masalah yang sangat sulit. Saya mau taat, tapi… Taat melakukan apa? Bagaimana saya tahu kehendak Tuhan? Ada masa gelap dalam hidup orang percaya, di mana kita berusaha memahami apa yang Tuhan kehendaki, tetapi kita tetap tidak mengerti lalu bagaimana kita harus bersikap? Sikap yang baik adalah: Menanti-nantikan Tuhan sambil terus percaya bahwa Dia baik dan selalu baik. Kehendak Tuhan seperti lilin, lain dengan senter yang dapat menyorot beberapa meter ke depan, lilin menyala selalu dekat dengan kaki kita. Sinarnya menerangi setapak demi setapak, sehingga kita tidak terpelecok. Saat lilin berhenti, kita harus ikut stop, tapi terus menantikan Tuhan melalui doa. Saat lilin itu berjalan kembali, sambutlah dengan langkah yang riang dan penuh keyakinan bahwa Tuhan memimpin kita. Kenapa kehendak Tuhan seperti lilin? Karena Tuhan ingin kita bersandar kepadaNya sambil menantikan Tuhan, kita harus memelihara hati kita. Seorang teolog berkata titik temu antara kehendak Tuhan dan ketaatan saya untuk berjalan dalam kehendakNya terletak dalam hati kita. Amin. Have a nice day. GBU.