CULTURAL
CULTURAL (Part 1)
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 17 Mei 2015)
Intro:
“Apa hubungannya
pekerjaanku dengan gereja, dengan agama, dan prinsip-prinsip yang diajarkan
gereja?” Seringkali orang juga berpikir “kerjaan ya kerjaan; Tuhan ya Tuhan.
Jangan dicampur-campurkan.” “Kerjaan ya kerjaan, gereja ya gereja. Jangan
dicampur-campur.”
But is it really
like that? Apakah memang benar harus gitu?
Kejadian 1:1 – Pada
mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Frase “Allah
menciptakan” ini menggambarkan nama Tuhan yang disebut ELOHIM, yang artinya God
the Creator – Allah Sang Pencipta.
Waktu Tuhan
menciptakan manusia, Dia berikan manusia mandat: KEJADIAN 1:28.
Kemudian masuk di
Kejadian 4 – Kain dan anak-anaknya.
Ayat 16-17 membangun kota;
Ayat 20 memberi lapangan pekerjaan dalam pertanian dan peternakan;
Ayat 21 membawa masuk musik, entertainment (hiburan) dan seni;
Ayat 22 memulai usaha pembangunan.
Manusia di-desain
oleh Tuhan dengan potensi yang sangat besar!!! Walaupun manusia jatuh ke dalam
dosa, Tuhan tidak mengambil potensi besar dalam diri manusia. Apapun kita,
siapapun kita, Tuhan tidak mengambil kemampuan-kemampuan kita. Tapi yang
terjadi adalah, semua hal-hal itu jadi terkorupsi.
Tuhan tempatkan
kita di masyarakat, untuk bekerja dan berperan dalam masyarakat.
Setiap masyarakat
memiliki 7 pilar:
1. Keluarga
2. Agama
3. Bisnis
4. Pendidikan
5. Pemerintahan
6. Seni &
Hiburan
7. Media
Pilar nomor 3-7
biasa disebut dengan “MARKETPLACE” atau Dunia Market.
Tuhan menciptakan
manusia dengan maksud ini:
KEJADIAN 1:26-28
“menurut gambar
dan rupa Kita” – Imago Dei – kita adalah
cerminan Tuhan di dunia!
Tuhan adalah Allah
ELOHIM – God the Creator.
Allah yang kreatif!
Allah yang menciptakan.
Demikian juga kita!
Kita Imago Dei Tuhan, yang artinya kita juga diciptakan kreatif!
“penuhilah bumi
dan taklukkanlah itu, BERKUASALAH”
Hanya manusia yang
diberi mandat ini! Coba bandingkan di ayat 22 – binatang disuruh bertambah banyak.
Manusia juga. Tapi hanya manusia yang diberi mandat “TAKLUKKANLAH bumi;
BERKUASALAH.” Artinya: Tuhan ingin kita MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas ke-7
pilar dalam masyarakat ini tadi, terutama nomor 3-7 (bisnis, pendidikan,
pemerintahan, seni & hiburan, media).
Ini panggilan Tuhan
buat manusia & culture di sekitarnya: MATIUS 5:13-14.
TUHAN memanggil
setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk
mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).
Orang sering berpikir
bahwa pekerjaan & gereja/Tuhan itu terpisah. Bisnis dan urusan gereja/Tuhan
itu terpisah. Tapi tidak! Tuhan ingin Anda bergerak melalui bisnis Anda. Karena
apa? Saat kita menguasai market, kita bisa mengubah market itu
untuk tujuan asli Tuhan.
LUKAS 18 &
19 – Bartimeus vs Zakheus
Lukas 18:35-43
Bartimeus: buta, pengemis. Miskin.
Reaksi orang: ayat
43 – memuliakan Allah.
Lukas 19:1-10
Zakheus: kaya!!!
Reaksi orang: ayat
7 – bersungut-sungut!!
Karena apa?
Pertobatan Zakheus mengubah keadaan perekonomian!!!
Ayat 9 “rumah” –
oikos – ekonomi (oikos & nomos) – BISNIS!!!!
Perekonomian
berubah karena 1 orang ikut Yesus!!!!
Dan ini yang Tuhan
ingin terjadi lewat hidup kita!!
TUHAN memanggil
setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk
mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).
Baca: Mazmur 8:1
- 500 tahun lalu,
Martin Luther bilang “kenapa hanya iblis yang bisa punya musik bagus?”
“I have no use
for cranks who despise music, because it is a gift of God. Next after theology,
I give to music the highest place and the greatest honor.” – Martin Luther.
- John Newton
dulunya pelaut, suka mabuk-mabukan, kemudian bertobat. Dia nggak tahu lagu
gereja. Jadi dia pakai tune/nada dari lagu yang biasanya dipakai orang
waktu mabuk-mabukan, liriknya diganti, untuk memuliakan Tuhan! – JOHN NEWTON & lagu
“Amazing Grace”
Jadi Tuhan pakai
metode popular dunia, untuk ajari umatNya menyembah Dia – MUSA & Kemah Suci Tabernakel.
- YUSUF
- ESTHER.
Menyelamatkan satu bangsa. Padahal nama Esther, adalah dari dewi Babylon yang
namanya “Ishtar” artinya “star”, “bintang”.
- PRITTA. Diberi
Tuhan kesempatan untuk masuk dunia entertainment, untuk menyiarkan Yesus dan value
mencintai gereja lokal di panggung musik Indonesia.
ARTINYA:
TUHAN memanggil
setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk
mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).
Mari jadi dampak di
marketplace. Melayani Tuhan nggak harus selalu di gereja. Pekerjaan kita
& Tuhan TIDAK terpisah.
Malahan, ARTINYA:
TUHAN memanggil
setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk
mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).
No comments:
Post a Comment