Sunday, 31 May 2015

CULTURAL (Part 1)



 CULTURAL




CULTURAL (Part 1)
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 17 Mei 2015)


Intro:
“Apa hubungannya pekerjaanku dengan gereja, dengan agama, dan prinsip-prinsip yang diajarkan gereja?” Seringkali orang juga berpikir “kerjaan ya kerjaan; Tuhan ya Tuhan. Jangan dicampur-campurkan.” “Kerjaan ya kerjaan, gereja ya gereja. Jangan dicampur-campur.”

But is it really like that? Apakah memang benar harus gitu?

Kejadian 1:1 – Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Frase “Allah menciptakan” ini menggambarkan nama Tuhan yang disebut ELOHIM, yang artinya God the Creator – Allah Sang Pencipta.

Waktu Tuhan menciptakan manusia, Dia berikan manusia mandat: KEJADIAN 1:28.

Kemudian masuk di Kejadian 4 – Kain dan anak-anaknya.
Ayat 16-17 membangun kota;
Ayat 20 memberi lapangan pekerjaan dalam pertanian dan peternakan;
Ayat 21 membawa masuk musik, entertainment (hiburan) dan seni;
Ayat 22 memulai usaha pembangunan.

Manusia di-desain oleh Tuhan dengan potensi yang sangat besar!!! Walaupun manusia jatuh ke dalam dosa, Tuhan tidak mengambil potensi besar dalam diri manusia. Apapun kita, siapapun kita, Tuhan tidak mengambil kemampuan-kemampuan kita. Tapi yang terjadi adalah, semua hal-hal itu jadi terkorupsi.

Tuhan tempatkan kita di masyarakat, untuk bekerja dan berperan dalam masyarakat.
Setiap masyarakat memiliki 7 pilar:
1. Keluarga
2. Agama
3. Bisnis
4. Pendidikan
5. Pemerintahan
6. Seni & Hiburan
7. Media
Pilar nomor 3-7 biasa disebut dengan “MARKETPLACE” atau Dunia Market.

Tuhan menciptakan manusia dengan maksud ini:
KEJADIAN 1:26-28
“menurut gambar dan rupa Kita”Imago Dei – kita adalah cerminan Tuhan di dunia!

Tuhan adalah Allah ELOHIM – God the Creator.
Allah yang kreatif! Allah yang menciptakan.
Demikian juga kita! Kita Imago Dei Tuhan, yang artinya kita juga diciptakan kreatif!

“penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, BERKUASALAH”
Hanya manusia yang diberi mandat ini! Coba bandingkan di ayat 22 – binatang disuruh bertambah banyak. Manusia juga. Tapi hanya manusia yang diberi mandat “TAKLUKKANLAH bumi; BERKUASALAH.” Artinya: Tuhan ingin kita MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas ke-7 pilar dalam masyarakat ini tadi, terutama nomor 3-7 (bisnis, pendidikan, pemerintahan, seni & hiburan, media).


Ini panggilan Tuhan buat manusia & culture di sekitarnya: MATIUS 5:13-14.

TUHAN memanggil setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).

Orang sering berpikir bahwa pekerjaan & gereja/Tuhan itu terpisah. Bisnis dan urusan gereja/Tuhan itu terpisah. Tapi tidak! Tuhan ingin Anda bergerak melalui bisnis Anda. Karena apa? Saat kita menguasai market, kita bisa mengubah market itu untuk tujuan asli Tuhan.

LUKAS 18 & 19 – Bartimeus vs Zakheus
Lukas 18:35-43
Bartimeus: buta, pengemis. Miskin.
Reaksi orang: ayat 43 – memuliakan Allah.

Lukas 19:1-10
Zakheus: kaya!!!
Reaksi orang: ayat 7 – bersungut-sungut!!

Karena apa? Pertobatan Zakheus mengubah keadaan perekonomian!!!

Ayat 9 “rumah” – oikos – ekonomi (oikos & nomos) – BISNIS!!!!
Perekonomian berubah karena 1 orang ikut Yesus!!!!
Dan ini yang Tuhan ingin terjadi lewat hidup kita!!

TUHAN memanggil setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).

Baca: Mazmur 8:1

- 500 tahun lalu, Martin Luther bilang “kenapa hanya iblis yang bisa punya musik bagus?”
“I have no use for cranks who despise music, because it is a gift of God. Next after theology, I give to music the highest place and the greatest honor.”Martin Luther.

- John Newton dulunya pelaut, suka mabuk-mabukan, kemudian bertobat. Dia nggak tahu lagu gereja. Jadi dia pakai tune/nada dari lagu yang biasanya dipakai orang waktu mabuk-mabukan, liriknya diganti, untuk memuliakan Tuhan! – JOHN NEWTON & lagu “Amazing Grace”

Jadi Tuhan pakai metode popular dunia, untuk ajari umatNya menyembah Dia – MUSA & Kemah Suci Tabernakel.

-   YUSUF
- ESTHER. Menyelamatkan satu bangsa. Padahal nama Esther, adalah dari dewi Babylon yang namanya “Ishtar” artinya “star”, “bintang”.
- PRITTA. Diberi Tuhan kesempatan untuk masuk dunia entertainment, untuk menyiarkan Yesus dan value mencintai gereja lokal di panggung musik Indonesia.
ARTINYA:
TUHAN memanggil setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).


Mari jadi dampak di marketplace. Melayani Tuhan nggak harus selalu di gereja. Pekerjaan kita & Tuhan TIDAK terpisah.

Malahan, ARTINYA:
TUHAN memanggil setiap kita untuk bergerak MENAKLUKKAN dan BERKUASA atas 7 pilar ini, untuk mengembalikannya ke tujuan asli Tuhan (untuk kemuliaanNya).

No comments:

Post a Comment