Friday, 31 May 2019

31 Mei 2019


WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus.
Jumat 31 Mei 2019.
#I'MALIVE

KENAIKAN TUHAN YESUS KE SURGA.
Mengapa Tuhan Yesus naik kesurga (kisah para rasul 1:1-9.

Alasan yang pertama : adalah Tuhan Yesus sedang menyediakan tempat buat kita semua, dan Dia akan segera datang kembali untuk menjemput kita semua."Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada." (Yohanes 14:1-3).

KE-2:
Tuhan Yesus di soranga menjadi Pengantara kita, artinya menjadi Pendoa Syafaat buat kita semua."Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka." (Ibrani 7:25).

Tuhan Yesus senantiasa berdoa buat kita, supaya kita mendapatkan keselamatan yang sempurna. Dia sanggup dengan doanya yang terus-menerus akan membuat kita diselamatkan secara sempurna. Kalau Dia berdoa buat kita, maka Tuhan minta kita juga menjadi pendoa-pendoa buat orang lain.

KE-3:
Tuhan Yesus naik ke soranga supaya Penghibur (Roh Kudus) bisa dicurahkan."Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur [Roh Kudus] itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (Yohanes 16:7). Peranan Roh Kudus adalah sebagai Penghibur

KE-4:
Tuhan Yesus naik ke soranga, karena Dia akan mengirimkan Kuasa itu kepada kita. Roh Kudus akan dicurahkan sebab Tuhan memberikan kepada kita kuasa untuk menjadi saksi Yesus. Menjelang naik ke soranga, Dia berkata: "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah Para Rasul 1:8)
Ini penting, sebab setiap kita adalah saksi-saksi Tuhan Yesus. Tidak ada yang namanya orang percaya itu biasa-biasa saja. Setiap kita adalah saksi Tuhan Yesus di Yerusalem , artinya menjadi saksi di keluarga, di Yudea artinya di antara Saudara-Saudara seiman,di Samaria artinya diantara orang-orang bukan seiman, dan sampai ke ujung bumi kita semua adalah saksi-saksi Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS

Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 1samuel 15
Mazmur 60
Roma 6

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I’M ALIVE
#happylongweekend
#happywithurfam

Thursday, 30 May 2019

30 Mei 2019


WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus.
Kamis, 30 mei 2019.
#I'M ALIVE.
#WHENJESUSEDITS.

#Sikap anak Raja,berhati hamba/Melayani.

Sama seperti Tuhan Yesus yang datang untuk melayani, kita sebagai orang percaya juga dipanggil untuk melayani. Kita melayani bukan untuk mendapatkan sesuatu, tetapi karena ingin memberikan sesuatu. Kita melayani karena menyadari betapa dalamnya, besarnya, dan luasnya kasih Tuhan dalam hidup kita. Sebagai ucapan syukur, kita bisa berbagi dengan orang lain melalui pelayanan kita.
Ambillah langkah untuk mulai melayani hari ini. Melayani bisa diawali dari sesuatu yang sederhana saja, misalnya dengan memberikan senyuman kepada orang-orang yang selama ini diabaikan. kita juga bisa mulai melayani keluarga terlebih dahulu; tunjukkanlah kasih dan perhatian khusus kepada suami/istri/anak/orang tua kita. Kalau kita mau peka, sebenarnya banyak sekali kesempatan yang Tuhan sediakan bagi kita untuk kita bisa melayani orang lain. Saat kita berkesempatan duduk bersama dikomsel, kita bisa memberikan kekuatan, bisa saling mendoakan satu dengan yang lain, bisa memberikan penghiburan dll kepada sdr yang mengalami kesedihan dsb-nya. Ingat, perbuatan kecil yang kita lakukan dengan hati yang tulus/hati hamba/adalah hati yang melayani, akan bisa menjadi berkat yang besar bagi kehidupan orang lain. Itulah arti melayani yang sesungguhnya. Kita dipanggil untuk melayani, bukan dilayani.

Merenungkan FirmanNya dan taat melakukannya adalah *langkah awal penyerahan hati/ memiliki hati hamba Tuhan sangat mengasihi kita, sebagai anak RAJA, sudahkah kita memiliki hati hamba/hati yang rela melayani satu dengan yang lain?
Matius 20:28 (TB) Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
 Tuhan Yesus memberkati. Amin. 

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS

Note:  jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 1samuel 14
Mazmur 59
Roma 5

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I'M ALIVE
#happylongweekend
#happywithurfam

Wednesday, 29 May 2019

29 Mei 2019


WHEN JESUS EDITS
Morning with Jesus.
Rabu 29 Mei 2019.
#I'M ALIVE
#WHENJESUSEDITS.

SIKAP YANG BAIK/ SEMANGAT.

LUKAS 19:1-10.
Banyak orang yang tidak peduli dengan sikap hati yang baik/ semangat /antusias, sehingga mereka mengabaikannya. Tapi, sebagian orang justru memanfaatkan sikap hati yang antusias untuk menarik hal-hal yang baik bagi diri sendiri dan keluarganya. Sikap hati yang antusias menarik perhatian manusia maupun Tuhan. Bila Tuhan melihat hati seseorang yang semangat/ antusias, Ia segera memberikan respon yang positif terhadap orang tersebut.

Dalam renungan Saat Teduh kita hari ini, kita melihat sikap hati yang semangat/ antusias dalam diri Zakheus, seorang pemungut pajak bangsa Yahudi. Bagi orang-orang Yahudi, pemungut pajak adalah orang berdosa yang paling dibenci. Namun, karena Zakheus memiliki hati yang semangat/antusias untuk bertemu dan melihat Yesus, maka Yesus segerameresponinya. Lukas menulis tentang Zakheus, “Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ,”(ayat 3-4).

Orang yang semangat/antusias tak akan kehilangan akal untuk mencapai tujuannya.
Zakheus tidak menyerah dengan tubuhnya yang pendek, asalkan ia bisa melihat Yesus. Walau harus malu karena dilihat orang lain, Zakheus nekad memanjat pohon untuk melihat Yesus. Jadi, Yesus menghampiri pohon itu, lalu IA memandang ke atas dan berkata, "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu,"(ayat 5). Bukan hanya itu, berkat berlipat ganda pun tercurah kepada Zakheus, karena Yesus berkata, "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham,"(ayat 9-10).

Apakah kita Rindu mengalami seperti apa yang dialami Zakheus? Milikilah hati yang semangat/ antusias.

Sikap semangat, saya dapatkan dari Pak Tjoek (Almarhum). Kita semua sekeluarga sangat terinspirasi dengan sikap baik /semangat dari Pak Tjoek, selalu disiplin dan semangat dengan bangun pagi pk 4.30. Pribadi yang jarang mengeluh/bahkan boleh dikatakan tidak pernah mengeluh, lebih mementingkan orang lain dari pada diri sendiri & banyak hal baik lainnya, yang sangat memberi contoh atau teladan buat saya dan anak-anak. Amin.

Jadikan tuhan yesus sebabg pusat di hidup kita/ dihati kita,itu yang akan menentukan apa yang terjadi dengan sikap hidup kita.SEMANGAT.
Amin.

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WhenJesusEDITS

Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Kitab 1 Samuel 13 
Roma 4

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I’M ALIVE