Tuesday, 31 March 2015

WHAT DO YOU THINK OF – CHURCH? (Part 4)



WHAT DO YOU THINK OF...?



WHAT DO YOU THINK OF – CHURCH? (Part 4)
“Apa yang Anda Pikirkan Tentang – Gereja?”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 29 Maret 2015)


Intro:
Sebagian orang berpikir:
Gereja itu: membatasi orang hidup (tidak boleh gini gitu)
Gereja itu: membosankan
Gereja: tempat masalah
Gereja: mau uangmu saja
Gereja: tempat konflik
Tapi apakah itu benar?

What does the Bible think about church? Apa yang Alkitab katakan tentang gereja?

1 Timotius 4: 8 - Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Latihan jasmani sedikit saja gunanya, tetapi latihan rohani berguna dalam segala hal, sebab mengandung janji untuk hidup pada masa kini dan masa yang akan datang (BIS).

Ibadah: eusebeia = gaya hidup kesalehan, hidup saleh, perbuatan-perbuatan benar. Jadi, ibadah = latihan gaya hidup rohani.

Ibrani 10:25 - Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukan menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Ibadah: episunagoge = perhimpunan / gathering. Kita diajar: jangan tidak hadir kebaktian / perhimpunan; karena itu latihan kita. Jadi, artinya: saat Anda berhimpun, Anda beribadah, Anda latihan gaya hidup rohani.

Latihan apa saja yang terbangun di dalam diri kita saat kita rajin beribadah?
1.  Latihan Disiplin
Contoh:
-Disiplin waktu: saling menghargai waktu sesama
-Disiplin Pelayanan
-Disiplin membina sesama
-Disiplin hidup

2 Tesalonika 3:11 & Kolose 2:5

2.  Latihan Mengasihi
Karunia tanpa latihan, karunia tidak berkembang”. Baca: Matius 22: 37 – 39.

Contoh:
Kenapa ada Janji Iman, Persembahan Khusus, tahun ini kita berdoa untuk renov areal gereja yang sudah 30 tahun? Untuk project-project yang memberkati kota, bangsa, dan kehidupan. Melatih kita, tidak hanya mengasihi diri sendiri, tapi mengasihi orang lain, mengasihi generasi di belakang kita dan Tuhan.

Story: Ketika generasi sebelum kita berdoa dan membangun gedung ini, mereka tidak hanya memikirkan diri mereka, mereka sedang memikirkan generasi Anda sekalian. Ketika kita melajutkan apa yang sudah mereka kerjakan buat kita, kita juga sedang melatih diri mengasihi manusia-manusia yang ada di belakang kita (kita tidak hanya meninggalkan “sisa sejarah”, tapi kita meninggalkan “kegerakan hebat”).

- Lewat Komsel kita latihan mengasihi.
- Orang cenderung suka sejenisnya saja. Tapi lewat “gathering” kita belajar mengasihi orang yang berbeda-beda.
- Lewat LOVING and CARING (bulan lalu kita belajar mengasihi 114 jiwa, dengan mengajak mereka ketemu anugerah Yesus di AOC). Bulan APRIL kita adakan lagi, ayo, belajar dan latihan mengundang kawan ketemu Yesus, sebagai latihan kita mengasihi Tuhan dan sesama.
- One2One – mudah kita buka kelas-kelas seperti dulu? Tapi tahu akibatnya? Tidak semua orang latihan mengasihi orang lain. Tidak semua orang jadi mahir mengajar. Hanya orang-orang tertentu. Kenapa kita rubah dengan gaya One2One? Supaya semua orang, tidak terkecuali, makin bertumbuh dalam mengasihi Tuhan dan membina sesama.

3.  Latihan Fokus
Di Gereja, Anda diajar, punya tujuan hidup yang jelas, melalui profesi hidup Anda. Baca: Matius 6: 24. Contoh: Leader Gathering… helps everyone focus on God’s calling in your life, God’s vision for the church, the culture of the church, the heart beat of the church. Latihan fokus, dengan tujuan hidup kita: mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, dan berdampak di tengah dunia.




4.  Latihan Berdampak
Baca: Matius 5: 14.

Berdampak artinya:
Yang pesimis, bisa diubahkan jadi optimis.
Yang negatif, bisa diubahkan jadi positif.
Yang punya bad habit, bisa diubahkan jadi good habit.
Yang jauh dari Tuhan, bisa jadi dekat.
Yang terhilang, bisa ditemukan kembali.

Ketika church is house for sinners (tidak sempurna), maka gereja akan berdampak, dan gereja menjadi the place of Hope!!!!

Latihan jasmani sedikit saja gunanya, tetapi latihan rohani berguna dalam segala hal, sebab mengandung janji untuk hidup pada masa kini dan masa yang akan datang (BIS).

Janji masa kini: hidup Anda terbangun, hidup Anda maksimal, hidup Anda menemukan arti, hidup Anda diberkati oleh Tuhan.
Janji masa yang akan datang: Di masa yang akan datang (kekekalan).

WHAT SHOULD I DO?
A.  Rajinlah beribadah
B.  Rajinlah terlibat dengan program program yang ada
C.  Kartu doa serentak, invest serentak, invite serentak…

WHAT DO YOU THINK OF – HOLY SPIRIT? (Part 3)



WHAT DO YOU THINK OF...?



 
WHAT DO YOU THINK OF – HOLY SPIRIT?
(Part 3)
“Apa yang Anda Pikirkan Tentang – Roh Kudus?”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 22 Maret 2015)


Intro:
Mungkin sebagian dari kita berpikir, “Lho, di gereja kok ngomong tentang roh-roh?” Apalagi di Indonesia yang kalau berbicara tentang roh, langsung tendensinya alam gelap… Gimana kok roh bisa kudus?

Penjelasan paling simple adalah ini:
The Holy Spirit is: Jesus living in us.
Roh Kudus adalah: Yesus hidup di dalam kita.

Yohanes 14:15-17
Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu. Aku akan minta kepada Bapa (remember God is our Father), dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.

Penolong yang lain = someone exactly just like Me in substance, in makeup, in personality—someone just like Jesus! Perhatikan bahwa Roh Kudus adalah sebuah Pribadi. Bukan barang, bukan benda, tapi Roh Kudus adalah sebuah Pribadi. Sebuah Pribadi yang sama seperti Yesus, baik kepribadiannya, karakternya, nilai-nilai nya – sebuah Pribadi yang persis seperti Yesus.  Dalam wujud roh, tinggal di dalam setiap hidup kita.
Penolong yang lain = “parakletos”, Sebuah pribadi yang diutus untuk mendampingi kita, untuk menolong kita. Pelindung, Penasehat, Perantara.

Saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, Roh Kudus diutus untuk masuk dalam hidup kita mendampingi kita semua.

APA YANG ROH KUDUS LAKUKAN DALAM HIDUP SAYA?
1.  Memberi damai untuk kehidupan kita
Baca: Yohanes 14:27. Dalam menghadapi situasi kehidupan yang seringkali tidak pasti, tidak menentu, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, Yesus kirimkan Roh Kudus dan DAMAI-Nya untuk setiap kehidupan kita. Mazmur 23 yang terkenal berkata: “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.”

“Sekalipun aku berjalan” – saat Anda sedang menghadapi kesulitan atau persoalan dalam hidup, Anda bukan sedang tinggal diam dalam lembah, tapi anda BERJALAN. Yang artinya, you’re not gonna be in the valley forever!!! Anda nggak akan selalu berada di dalam lembah. Kita sedang berjalan.

“Your present situation is not your final situation” (Situasi kita saat ini, bukanlah situasi akhir kita).

Kita sedang berjalan! There is hope!! Dan saat kita berjalan, kita bisa punya keyakinan bahwa Tuhan beserta kita (“Engkau besertaku”). Dan adanya Roh Kudus berarti kita bisa menghadapi apapun yang terjadi dalam hidup kita, dan keluar sebagai pemenang, berdiri dengan teguh. Bukan karena kita yang kuat, tapi karena DIA (Roh Kudus) yang kuat di dalam kita.

2.  Roh Kudus memberikan kita petunjuk/arahan kepada kita
Roh Kudus dan firman Tuhan bekerja bersama-sama untuk menunjukkan kepada kita, jalan yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, sampai Dia yang tunjukkan kepada kita.

Yohanes 14:25-26

Ilustrasi lampu jalanan (street light). Tujuan utamanya adalah: supaya kita tidak mengemudi dalam kegelapan, berkendara dengan aman, bahkan menikmati perjalanan kita. Kalau ada tempat-tempat  yang bagus, akan makin terlihat dengan adanya lampu jalanan ini.

Peran lampu jalanan itu mirip dengan peranan Roh Kudus dalam kehidupan kita. Roh Kudus seperti berdiri di belakang kita, dan menunjukkan jalan yang Tuhan sediakan bagi setiap kehidupan kita. Supaya kita tidak berjalan dalam kegelapan dan kebingungan, tapi kita bisa menjalani hidup dengan rasa aman, bahkan menikmati perjalanan kita.

Roh Kudus memfokuskan kita pada Yesus “Pandang Yesus, lihat kemuliaanNya, dengar suaraNya, dengar firmanNya; datang kepada Yesus dan jalani kehidupan yang sejati; bangun hubungan dengan Yesus, rasakan pemberianNya, sukacita, dan damai yang dariNya”.


Roh Kudus dan firman Tuhan bekerja bersama-sama. Sehingga, HARUS ADA KEDUA-DUANYA.
Roh Kudus + Firman Tuhan.

Only Spirit – Word of God = Blow Up (Roh Kudus – Firman Tuhan = Blow Up).
Word of God – Spirit = Dry Up (Firman Tuhan – Roh Kudus = Kering).
Spirit + Word of God = Grow Up (Roh Kudus + Firman = Pertumbuhan).

3.  Roh Kudus bekerja dengan “Perhatian Kita”
Roh Kudus mengambil perhatian kita, dan melakukan 2 hal dengan perhatian kita:
(1)   Mengarahkan perhatian kita kepada Yesus
(2)   Mengarahkan perhatian kita pada sesama / orang lain

4.  Roh Kudus menjadikan kita saksi
Perhatikan…
Lebih dari semua hal, saat Yesus menjelaskan tentang Roh Kudus, Yesus selalu berbicara bahwa Roh Kudus akan memberi kesaksian tentang diriNya. Yang artinya, saat kita memiliki Roh Kudus, kita harus menjadi saksi-saksi Tuhan.

Kisah 1:8 
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi.”



Yohanes 15:26-27
“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan aku.”

What do you think of The Holy Spirit? Apa yang kita percayai tentang Roh Kudus?
The Holy Spirit is: Jesus living in us.
Roh Kudus adalah: Yesus hidup di dalam kita.

WHAT DO YOU THINK OF – Eternal Life? (Part 2)



WHAT DO YOU THINK OF...?




WHAT DO YOU THINK OF – Eternal Life? (Part 2)
“Apa yang Anda Pikirkan Tentang – Hidup Kekal?”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 15 Maret 2015)


SEMUA PASTI MATI
Problemnya mau masuk surga: Anda harus mati supaya bisa masuk surga. Semua orang setuju bahwa kematian nggak bisa dihindari. Semua orang tahu bahwa dirinya ini tidak kekal. Dan siapapun orangnya, kita pasti ingin kepastian dan jaminan. “Kepastian Hidup yang Kekal membuat kita punya tujuan hidup yang jelas.” Sehingga apa saja usaha dan karya kita sudah jelas. Pengorbanan dan berbagai usaha tidak akan menjadi sia-sia, sebab ada hidup yang kekal.

Maka muncullah sebuah “Asumsi Internasional”, yang bisa membuat orang merasa pasti, yaitu: “ORANG BAIK MASUK SURGA”.

APA STANDARD/UKURAN BAIK?
Semua orang pada umumnya percaya, bahwa seseorang akan hidup selamanya di sebuah tempat. Apapun beda pendapat dari semua agama, setiap agama memiliki kesamaan: BAGAIMANA ANDA HIDUP DI DUNIA MENENTUKAN APA YANG TERJADI DI KEKEKALAN.

Dengan adanya Asumsi Internasional seperti ini, pernahkah Anda berpikir: Kalau Tuhan bertanya: “KENAPA AKU HARUS IJINKAN KAMU MASUK SURGA?” Anda akan jawab apa? Kalau Anda seperti orang pada umumnya, jawabannya bisa:
-Saya sudah mencoba untuk selalu …………”
-Saya tidak pernah ………………”
-Saya melakukan yang terbaik ………………”
Entah Anda Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha, hampir semua jawaban rata-rata menjawab soal usaha kita menjadi orang baik. Kenapa? Karena semua orang berpikir bahwa orang baik masuk surga. Sehingga, punya tuhan dan nggak punya tuhan, yang penting kamu hidup baik, nggak usah terlalu bingung dengan hidup kekal, cukup. Kerja lagi, olahraga lagi, jalan-jalan lagi, dll.

Muncul pertanyaan: APA UKURAN BAIK? SEBERAPA CUKUP BAIK YANG DI BUTUHKAN? Apa batasannya? Apa standardnya? Dan posisi kita sekarang dimana? Apakah sudah cukup baik? Apakah waktu kita ini cukup untuk mengumpulkan semua perbuatan baik kita lagi agar tidak terlalu berat sebelah dengan perbuatan buruk kita??
Sambil Anda memikirkan, ada pertanyaan yang Anda pasti pernah pikirkan. “SIAPA YANG MENGONTROL ALAM SEMESTA INI? TUHAN? Kalau Tuhan, Dia pasti punya penjelasan tentang bagaimana hidup kekal dan keselamatan ini harusnya bisa terjadi.

-Contoh: di Matius 19:16-22. Ini cerita pemuda kaya, yang tanya pertanyaan seperti manusia pada umumnya dan tanyanya kepada Yesus yang punya konsep Hidup Kekal yang pasti, tapi tidak dari perbuatan baik. Orang muda ini tanya, di ayat 16, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” (lihat, dia tanyanya, perbuatan baik apa…). Lalu Yesus jawab, di ayat 17, “apa sebabnya engkau bertanya kepadaKu tentang apa yang baik? Hanya SATU yang baik!” Kata hanya satu ini yang tidak dimengerti dan tidak bisa dilakukan oleh orang muda ini. Karena perhatikan ini, bagi Yesus: “HIDUP KEKAL BUKAN HADIAH BAGI ORANG BAIK, TAPI PEMBERIAN TUHAN BAGI ORANG YANG DI AMPUNI”

-Contoh: Yohanes 3:1-16 (langsung jelaskan tanpa baca bisa). Yesus sedang berbincang dengan pemimpin Yahudi tentang Hidup yang Kekal. Seperti semua orang pada umumnya, pemimpin Yahudi ini juga ingin tahu Hidup kekal dan mencari kepastian. Dan besar kemungkinan, dia juga berpikir bahwa orang baik masuk surga. Dan darimana kita tahu ini? Karena, ketika Yesus coba jelaskan Hidup Kekal lewat kelahiran baru, logikanya orang ini nggak bisa menerima. Karena: Yesus sedang menjelaskan konsep beroleh Hidup Kekal lewat pengampunan dosa.

Masalahnya dari Asumsi Internasional ini (orang baik masuk surga):
A.    Tidak ada standard yang jelas untuk mengukur kita. Tapi Alkitab punya standard, dengan apa kita diukur: Roma 3:23-24 (baca!).
1.      Alkitab punya standard hidup baik yang sempurna! (disebut Hukum Taurat) Tapi tidak seorangpun bisa memenuhi standard sempurna ini.
2.      10 perintah Allah tidak diberikan untuk jadi jalan kita masuk surga. Tapi oleh kasih karunia kita dibenarkan karena percaya akan penebusan dalam Kristus Yesus!
B.     Tidak ada cara untuk mengukur progress kita
C.     Dan kalau Asumsi Internasional ini benar, maka percuma semua yang Yesus lakukan bagi manusia.

BAGAIMANA KITA TAHU KITA SELAMAT DAN PUNYA HIDUP KEKAL ?

Lukas 23:41-43
What do you think of eternal life? Apa yang Anda pikirkan tentang Hidup Kekal? Kita AOC percaya Hidup Kekal, sesuai yang Yesus katakan. Dan bagi Yesus: Hidup Kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang di ampuni!! Diampuni dosanya, oleh karena percaya pada Yesus yang sudah mati, dan bangkit untuk dosa manusia!!

Orang baik tidak masuk surga. Yohanes 5:24, “Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKU dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”
Roma 6:23, “sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
Bagi Yesus: Hidup kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang diampuni!!

Pertanyaanya, apakah mungkin bagi kita orang Kristen untuk mengetahui bahwa kita pasti memiliki hidup yang kekal? Jawabnya: YA!  Bagaimana caranya? 1 Yohanes 5:11-13 berkata: “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.” PERHATIKAN ayat 13, ini caranya Anda tahu kepastian kita punya hidup kekal: “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, TAHU, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.”

So, what do you think of eternal life? Hidup Kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang diampuni!