CULTURAL
Ulangan 9:6a, “Jadi
ketahuilah, bahwa bukan karena jasa-jasamu TUHAN, Allahmu, memberikan kepadamu
negeri yang baik itu untuk diduduki...” Ingatlah semua yang kita miliki,
semua yang kita lakukan itu adalah BERKAT Tuhan bukan karena kebaikan
kita, kuat gagah kita. ONLY BY HIS GRACE J. Amin.
Respon 1
Roma 8:31b – Jika
ALLAH di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Bersama YESUS tidak ada
yang perlu kita takutkan, kita pasti ditolong dan diberkati! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
Tak perlu menyesali
apa yang telah terjadi. Jika itu baik, jadikan pengalaman. Dan jika itu buruk,
jadikan pelajaran. Zao An. GBU always. (Dewi – Surabaya)
Respon 3
Happy Monday. “To
be a leader, you have to make people want to follow you, and nobody wants to
follow someone who doesn't know where he is going” - Joe Namath. (Suwandi
Taruna)
Respon 4
Jika mau jujur,
sepanjang peradaban manusia, bilangan orang-orang Kristen yang benar-benar mau
hidup seturut firman Tuhan -dengan memegangnya sebagai pedoman hidup &
melakukannya dengan setia- masih jauh lebih sedikit daripada yang tidak. Sebab
jika tidak demikian, tentunya dunia tidak sampai berkali-kali dirundung
masa-masa kegelapan rohani yang dalam. Namun mendekati akhir dari akhir zaman,
ini semua akan berubah. Faktanya, mereka yang mengaku pengikut-pengikut Kristus
sering meremehkan firman -khususnya dalam penerapannya. Padahal tidak menjadi
pelaku firman sama saja dengan orang-orang yang memang bukan Kristen. Bedanya,
mereka memang tak bersedia mendengar firman. Tidak heran kekristenan hampir
tidak memiliki dampak sebab banyak terdiri dari pribadi-pribadi yang suka
'mendengar & mempertimbangkan' firman; yang pelaksanaannya disesuaikan
syarat & kondisi yang berlaku di hidupnya alias sesuka hati saja. Tidak
kurang-kurangnya Alkitab sendiri memberikan banyak peringatan agar kita tidak
lalai hidup dalam kebenaran firman. Dalam perumpamaan benih, mereka yang abai
akan firman akan: 1) ada dalam pengaruh-pengaruh iblis (tanah tepi jalan); 2) tidak
akan berbuah-buah (tanah bersemak duri); 3) kehilangan iman & murtad (tanah
berbatu-batu). Kitab-kitab taurat pun mengandung janji berkat bagi yang hidup
sesuai ketetapan Tuhan & kutuk bagi yang tidak mau melakukan
petunjuk-petunjuk Tuhan (Ul. 11:26-28; Ul. 28; Im. 26). Yesus sendiri menutup
pengajaran-Nya di atas bukit dengan peringatan yang keras: siapa yang mendengar
firman tapi tidak melakukannya akan mengalami kerugian & kehancuran yang
besar bagai rumah berpondasi rapuh yang ditelan banjir (Mat. 7:24-27). Setiap
kita yang telah mendengar kebenaran sudah semestinya memiliki niat hati bahkan
tekat untuk melakukannya. Tidak menunda-nundanya atau menyepelekannya.
Mendengar & melaksanakan kehendak Tuhan tidak pernah boleh menjadi pilihan.
Itulah hal terbaik yang bisa kita perbuat bagi hidup kita & semua.
Sebagaimana yang Tuhan rancangkan & tetapkan bagi seluruh ciptaan-Nya.
Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)
Respon 5
Setiap hari akan
menjadi nikmat, bila kita tetap bersyukur pada Tuhan. Bahkan broadcast bilang
sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak bersyukur padaNya. Apapun yang bisa
kita nikmati dan miliki, that is just because of His grace. So keep look after
ourselves dan berkarya terus untuk kemuliaan Tuhan since we all love Him so much.
(Ibu Caroline – Bandung)

No comments:
Post a Comment