Sunday, 17 May 2015

17 Mei 2015



CULTURAL



Baca: Markus 12:13-17. Ayat 17: “Lalu kata Yesus kepada mereka: ‘Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!’” Jujur dalam memberi-kan Perpuluhan & jujur dalam membayar Pajak adalah 2 hal yang harus kita lakukan sebagai anak-anak Tuhan J. Nggak mudah tapi BISA J. Belajar setia dengan perkara yang kecil maka Tuhan akan berkati/percayakan dengan PERKARA BESAR. Salah satu kunci berkat bila kita SETIA dalam 2 hal yang Tuhan minta (ayat 17) adalah KEBERHASILAN & KEJAYAAN. Amin J.

Respon
Adakah sumber air yang mengeluarkan air yang berbeda? Sebagian tawar, sebagian pahit? Mata air di Mara (Kel. 15:23) yang pahit seluruhnya tak dapat diminum airnya. Demikian pula kita tak akan mungkin menghasilkan dua perkara dari perkataan-perkataan kita. Di saat-saat tertentu mulut kita mengucapkan yang baik, memuji Tuhan, melepaskan berkat. Tapi pada kesempatan yang berbeda, dengan mulut yang sama kita mengumpat, menyerang orang lain, mencaci maki, mengomel, bahkan mengutuki. Mungkinkah ada dua hal berbeda kita perkatakan dari satu 'mata air' hati kita? (lihat Yak. 3:9-12). Bahkan ditambahkan oleh Yakobus: mungkinkah pohon ara menghasilkan buah zaitun & pohon anggur menghasilkan buah ara? Jelas tak mungkin. Semustahil sumber air asin menghasilkan air tawar. Demikian pula di hadapan Tuhan setiap perkataan-perkataan kita saat sharing, berbagi firman atau berkhotbah; juga puji-pujian yang kita naikkan dalam ibadah-ibadah gereja. Jika hati kita bersih, tulus, penuh kasih kepada Dia maka sesuatu yang manis terasa di hati Tuhan. Namun, jika hati kita jauh dari-Nya, melupakan Dia dalam urusan kita sehari-hari, hanya mengingat Dia sesekali dalam beberapa jam kebaktian, bahkan sepanjang minggu ucapan kita suka menggerutu, berkeluh kesah, berkata-kata mengandung kebencian, kasar, penuh hinaan, suka mencela & memanipulasi orang untuk kepentingan kita sendiri -ketahuilah bahwa kata-kata yang terdengar manis itu tetap terasa pahit & kemunafikan saja di hati Sang Mahatahu yang mengenal & melihat segenap hati & hidup kita setiap hari! Oh kiranya kita tahu bagaimana menggunakan lidah kita untuk menyukakan hati-Nya! Jika kita percaya Dia baik, biarlah banyak & tak habis-habis puji-pujian & syukur keluar dari mulut kita. Setiap hari. Sepanjang hari. Seumur hidup kita. Selagi kita ada. Hari ini periksa hati & hidup kita. Cobalah mendengar kata-kata Anda sendiri. Jika masih banyak keluhan, ketidakpuasan atau umpatan walau dalam hati saja, Tuhan tahu & mendengar semuanya. Bertobat & minta lidah Anda dikuduskan-Nya. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment