Monday, 31 December 2018

31 Desember 2018


WILD CHRISTMAS


Morning with Jesus
31 Desember 2018.

Kunci Utama :
TAAT
How bad do you want it?
2 Raja-Raja 5:1-14
"Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."
2 Raja-Raja 5:13
Alkitab menyatakan, "Apa yang tidak pernah dilihat mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."
1 Korintus 2:9
Ketika kita taat melakukan kehendak Tuhan dan berkat-berkat yang luar biasa yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, sebab Tuhan "...dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita" (Efesus 3:20).

Inilah yang juga dialami oleh Naaman, seorang panglima raja Aram, yang menderita penyakit kusta. Ia diperintahkan oleh nabi Tuhan, yaitu Elisa, agar menceburkan diri dan mandi sebanyak tujuh kali ke dalam sungai Yordan. Celakanya, perintah ini tidak disampaikan secara langsung oleh Elisa, melainkan melalui orang suruhannya (baca 2 Raja-Raja 5:10). Bagi Naaman hal ini merupakan sebuah penghinaan atau sikap tidak hormat kepadanya. Bagaimana mungkin Naaman mau mengerjakan apa yang disuruhkan Elisa kepadanya kalau semua perintah itu tidak masuk akal, terbilang aneh dan tidak sesuai dengan harapannya, apalagi Elisa dinilai tidak menghargai dia yang adalah panglima terpandang. Itulah reaksi pertama Naaman (baca 2 Raja-Raja 5:11-12). Namun atas saran dan Desember akan para pegawainya akhirnya Naaman mau melakukan apa yang diperintahkan nabi Allah itu, sekalipun tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan; dan ketika Naaman mau taat dan belajar merendahkan diri serta tidak bersandar pada pengertiannya sendiri, ia pun mengalami kesembuhan secara total. Dikatakan, "Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir." (2 Raja-Raja 5:14).

Bukankah kita sering bertindak seperti Naaman? Tidak mau taat dan lebih mengandalkan pikiran kita. Kita sering memilah-milah perintah Tuhan, mana yang akan ditaati dan mana yang tidak. Naaman mengalami mujizat kesembuhan ketika ia mau bertindak dalam ketaatan terlebih dahulu, sehingga kita dapat mengerti ada rencana Tuhan di balik itu semua. Memasuki tahun 2019, hanya satu hal yang Tuhan minta dari kita: apakah kita tetap taat atau kita masih sombong dengan ego kita? Sehingga Tuhan sepertinya tidak berbicara? Sambutlah tahun 2019 dengan ketaatan sepenuhnya kepada Dia di season yang baru akan kita hadapi bersama ALLAH IMMANUEL, sebab "I'M ALIFE".
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Wahyu 22

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored

Sunday, 30 December 2018

30 Desember 2018


WILD CHRISTMAS


Morning with Jesus
30 Desember 2018.

HOW BAD DO YOU WANT IT?
Intro: Punya keinginan di 2019? Semua orang tidak harus Kristen punya harapan dan keinginan untuk masa depan. Pertanyaannya: HOW BAD DO YOU WANT IT?
Karena jawaban dari pertanyaan tadi, Itu yang membedakan, orang lain mendapatkannya, dan yang lain tidak.

- Membahas pertanyaan: HOW BAD DO YOU WANT IT?
Ini bicara tentang fokus, disiplin, keinginan besar, iman percaya, dan keberanian
Baca: 2 Raja-Raja 5: 1–14
Perhatikan 2 Raja–Raja 5 : 10–14
5: 10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan , maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
5:11Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
5:12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
5:13Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."
5:14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.

- Kenapa kita Membahas hal ini?
Banyak harapan, banyak keinginan tapi yang mana yang “YOU WANT IT SO BAD?”
Contoh : Cerita ZARA
Jordan Belfot, The Wolf of Wall Street:
Let the consequences of failure become so dire and so unthinkable that you’ll have no choice but to do whatever it takes to succeed (Biarkan konsekuensi kegagalan menjadi begitu mengerikan dan tidak terpikirkan sehingga Anda tidak punya pilihan selain melakukan apa pun untuk sukses). Apa hikmahnya? Ini hikmahnya: Tidak ada yang bisa menjatuhkan kita kecuali PIKIRAN kita sendiri (egois kita sendiri, keserakahan kita sendiri, nafsu kita sendiri, negativity kita sendiri, pesimisme kita sendiri).
Work while THEY SLEEP (artinya extra mile, excellence)
Learn while THEY PARTY (artinya: don’t worry dengan life style orang lain)
Save while THEY SPEND (artinya: don’t worry dengan gaya hidup orang lain)
Then Live like THEY DREAM (Hidup seperti mereka yang bermimpi besar)

APLIKASI:
WHAT SHOULD WE DO?
1. Ask Yourself (Tanyakan pada diri Anda)
How bad do you want it? Jawaban Anda, itu aplikasi hidup Anda.
2. Clarify what is the ONE thing I want it so bad (Memperjelas satu hal yang membuat aAda sungguh- sungguh menginginkan hal tersebut)
3. Hidup bijak
Minta pertolongan Tuhan untuk membantu kita menjadi lebih bijak.
4. Minta kepada Tuhan

CONCLUSION:
Orang boleh punya banyak harapan di 2019. Boleh saja punya banyak keinginan di 2019. Pertanyaan “HOW BAD DO YOU WANT IT?”
Karena jawaban dari pertanyaan tersebut yang membedakan, orang lain mendapatkannya, dan yang lain tidak.
1. Ask Yourself that personal question: HOW BAD DO You WANT IT?
2. Perjelas ONE THING
3. Hidup Bijak
4. Minta kepada TUHAN
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Wahyu 19-20


#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored
#happysunday
#happyservinggod





Noted: bahan warta komsel 30 Desember 2018

Saturday, 29 December 2018

29 Desember 2018

WILD CHRISTMAS


Morning with Jesus
Sabtu, 29 Desember 2018.
Kilas balik tahun 2018.
#wildchristmaspart4
#wildobedience.

Yehezkiel 18:25-32.
Yehezkiel 18:31 (TB): "Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?"

Ketika Allah menciptakan manusia, Dia bukan menciptakan robot. Allah menjadikan kita menurut gambar-Nya, dan itu berarti kita dapat berpikir, mempunyai akal, dan membuat keputusan. Kita dapat memilih antara yang baik dan yang salah. Bahkan apabila kita sering gagal menaati Allah, kita dapat memutuskan untuk mengarahkan kembali hidup kita ke jalan yang benar. Ketika Allah mendapati bangsa Israel kuno terus-terusan menentang-Nya, Dia berbicara kepada mereka melalui Nabi Yehezkiel. Yehezkiel berkata,Bertobatlah dari dosa-dosamu. Jangan biarkan dosamu menghancurkan dirimu. . . . Biarlah hati dan pikiranmu menjadi baru” (Yeh. 18:30-31 BIS).

Taat juga dalam hal perubahan ya perubahan itu dapat dimulai cukup dengan satu keputusan, yakni dengan memilih untuk dikuasai Roh Kudus (Rm. 8:13). Mungkin itu berarti kita harus berani berkata tidak pada hal-hal tertentu dalam hidup kita . Tidak lagi bergosip, tidak lagi serakah, atau tidak lagi iri hati. Tidak lagi _______________(isi dengan hal-hal sering menjadi kebiasaan buruk kita). Jika kita mengenal Yesus, kita tidak lagi menjadi hamba dosa. Kita bisa memilih untuk berubah, dan dengan pertolongan Allah, revolusi diri kita dapat dimulai hari ini.yes

Doa:
Tuhan, tiada yang mustahil bagi-Mu. Dengan kuasa kebangkitan MU, tolonglah kami melangkah menuju
ketaatan yang makin teguh kepada-Mu.
Untuk memasuki tahun yang baru, beri kami hati yang baru, Roh yang baru. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Wahyu 16-18

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored
#happylongweekend
#happywithurfam

Friday, 28 December 2018

28 Desember 2018


WILD CHRISTMAS



Morning with Jesus  
Jumat, 28 Desember 2018
#wildchristmaspart4
#wwildobidience

Kilas balik tahun 2018.
2 Korintus 2:9: Sebab justru itulah maksudnya aku menulis surat kepada kamu, yaitu untuk menguji kamu, apakah kamu taat dalam segala sesuatu. Setiap hari kita menghadapi pencobaan yang berusaha mengalihkan, membingungkan, dan menjerat kita. Namun pada akhirnya, bukan usaha kita sendiri yang membuat kita dapat teguh berdiri/taat menjalani kehidupan ini. Ketika kita dapat bersikap tenang saat tergoda untuk marah, bersikap jujur daripada berbuat curang, memilih untuk mengasihi daripada membenci, atau memilih yang benar daripada yang salah, menjaga komitmen lebih dari sekedar "takut". Kita dapat meyakini bahwa kita sedang mengalami kuasa Allah yang menjaga kita agar tidak tersandung (Yud. 1:24). Kelak, ketika kita diperkenankan berdiri di hadapan Allah pada saat Kristus datang kembali, puji-pujian yang kita panjatkan sekarang atas anugerah-Nya yang menopang kita akan terus bergema sampai selama-lamanya (ay.25). Amin.

Doa: Bapa, terima kasih karena Engkau senantiasa menjaga hati kami, sikap kami untuk taat senantiasa kepada-Mu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Wahyu 13-15

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible 
#I'mFavored


Thursday, 27 December 2018

27 Desember 2018


WILD CHRISTMAS



Morning with Jesus
Kamis, 27 Desember 2018.
#wildchristmaspart4
#wwildobidience

Kilas balik tahun 2018.
Apakah kita masih taat?
Apakah kita pelaku Firman?

Lukas 11:27-28 (TB): "Tetapi Ia berkata: Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya/menaatinya". Semua orang tanpa terkecuali pasti mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Tetapi berbicara tentang kebahagiaan, sebagian besar orang akan menilai dan mengukurnya dari sisi materi atau apa yang terlihat secara kasat mata. Kita berpikir jika seseorang bergelimang harta benda, memiliki rumah dan mobil mewah, terkenal seperti selebriti atau berpangkat tinggi, hari-hari yang dijalani pasti dipenuhi oleh gelak tawa dan kebahagiaan. Benarkah demikian? Faktanya tidaklah demikian. Banyak orang kaya dan terkenal hidupnya merana dan tidak bahagia. Ternyata kekayaan, harta benda, uang dan segala hal yang ada di dunia ini tidak mampu memberikan jaminan kebahagiaan yang sejati. Semuanya hanya bersifat semu belaka!

Suatu ketika Tuhan Yesus bertemu dengan orang yang sedang kerasukan setan, yang membuatnya tidak bisa berbicara (bisu). Lalu tergeraklah hati Tuhan Yesus untuk menjamah orang itu dan mengusir roh jahat tersebut. Mujizat pun terjadi! Melihat kejadian itu banyak orang menjadi takjub, tetapi ada pula yang tidak suka dan benci dengan tindakan Tuhan Yesus dengan mengatakan bahwa Ia melakukan itu dengan kuasa Beelzebub, atau penghulu setan. Tetapi ada seorang wanita yang datang kepada Tuhan dengan berkata, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau. Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Lukas 11:27-28). Tuhan Yesus dengan sangat jelas menyatakan bahwa kebahagiaan hidup seseorang tidak ditentukan oleh faktor materi. Sumber kebahagiaan hidup yang sejati adalah ketika seseorang "...mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Yaitu: Ketaatan melakukan firman Tuhan dan mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari itulah sumber kebahagiaan sejati. Yakobus menulis: "Tetapi barang siapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang”.

Ingat khotbah 25 Desember: Tuhan Yesus bukan hanya mengampuni tetapi Tuhan Yesus adalah pelepas yang membebaskan kita dari semua ikatan apa pun , dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya." (Yakobus 1:25). Ingin memiliki hidup yang penuh kebahagiaan? Jadilah pelaku firman. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Wahyu 10-12

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored

Wednesday, 26 December 2018

26 Desember 2018


WILD CHRISTMAS


Morning with Jesus.
Rabu, 26 Desember 2018.
#wildchristmaspart4.
#wildobedience.

Kilas balik tahun 2018.
Kata taat bila dibalik tetap taat, dalam kondisi apa pun seorang yang taat harus menjadi taat. taat itu ada dalam banyak hal, ada banyak orang menganggap "taat hanya kepada Tuhan", sesungguhnya taat kepada Tuhan, ya! tapi dalam arti yang luas karena Tuhan itu tidak terlihat secara kasat mata, maka orang-orang yang sudah di tetap kan Tuhan sebagai "wakil Tuhan" itulah yang harus kita taati. Mungkin pemimpin kita di kantor, pemimpin pemerintah kota di mana kiat tinggal, orang tua, perwakilan yang Tuhan pakai untuk mendidik dan merawat kita, mungkin juga pemimpin spiritual/pemimpin rohani di tempat pelayanan kita/gereja lokal kita. Itulah arti taat yang sesungguhnya.

Tidak terasa waktu sangat cepat berlalu, bila Bapak/ibu/saudara-saudaraku semua mengikuti pembacaan secara rutin setiap hari bahan renungan yang saya kirim setiap hari setiap pagi, sudah berjalan 7 (tujuh) tahun, dimulai dari pembahasan di gereja lokal kita dengan tema-tema yang sangat memberkati setiap tahunnya.
Tahun 2012: From here to the whole world.
Tahun 2013: Doubleship: Relationship & Discipleship.
Tahun 2014: UNO/ONE.
Tahun 2015: Building a better You.
Tahun 2016: Soaring higher rooting deeper .
Tahun 2017: I'm loved.
Tahun 2018: I'm Favored.

Bukan waktu yang singkat menurut saya. Suatu perjalanan yang sudah Tuhan tuntun begitu rupa. Saya bersyukur untuk semua yang sudah Tuhan kerjakan di dalam hidup saya, ada saat di mana saya juga mengalami naik turun dalam menuliskan semuanya ini. Mengapa saya melakukan apa yang saya lakukan, karena menurut saya inilah "panggilan Tuhan" buat saya pribadi karena mungkin berkhotbah di atas mimbar bukan passion saya. Pelayanan seperti inilah yang bisa saya kerjakan. Semuanya dikerjakan hanya dengan 1 alasan: "Belajar taat dengan apa yang Tuhan minta!" Amin.

Di tahun 2018 adalah tahun yang istimewa di mana Tuhan memberi kesempatan untuk bekerja secara mandiri, bekerja sebagai ibu RT full, juga belajar bekerja sebagai wirausaha. Justru sangat tidak mudah, ternyata mengatur waktu sendiri sedikit lebih sulit dibanding dengan bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Tidak mudah, tapi tetap menjadi taat dalam segala kondisi apa pun. Apakah kita masih "taat" dengan panggilan kita sampai saat ini dan seterusnya? Mungkin kita pelayan di belakang layar?Di atas mimbar? PKS? Kadepartemen? atau apa pun bentuk pelayanan kita, masihkah kita "taat " dengan panggilan Tuhan atas hidup kita ?

1 Petrus 1:2
Yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.
Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu. Amin.

Noted:
Bahan renungan setiap pagi yang saya kirimkan dapat dilihat di kadodariseorangsahabat.blogspot.com
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Mazmur 117
3 Yohanes

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible 
#I'mFavored

Tuesday, 25 December 2018

25 Desember 2018


WILD CHRISTMAS

Morning with Jesus
Selasa, 25 Desember 2018
#wildchristmaspart4
#wildobedience

Amsal 13:13 (TB)
Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.

Taat artinya: Melakukan tanpa perbantahan.
Yesaya 46: 12-13: “Dengarkanlah Aku hai orang-orang yang congkak, orang-orang yang jauh dari kebenaran: Keselamatan yang dari pada-Ku tidak jauh lagi, sebab Aku telah mendekatkannya dan kelepasan yang Kuberikan tidak bertangguh lagi; Aku akan memberikan kelepasan di Sion dan keagungan-Ku kepada Israel.

Ada 3 janji Tuhan bagi orang yang taat, yaitu:
Keselamatan - Kelepasan - Keagungan.
Namun orang yang congkak/keras hati/bandel/hati yang suka membantah = adalah orang yang lebih dari orang bodoh. Ulangan 21: 18-21: Jadilah seperti prajurit yang selalu siap melakukan perintah tanpa perbantahan!!!

Taat = melakukan sekalipun bertolak belakang dengan kehendak pribadi.
Abraham keluar dari Ur-Kasdim menuju tempat yang belum jelas lebih baik. Ke-taat-an teruji ketika kita melakukan apa yang tidak sesuai dengan kehendak pribadi kita. Ketika perjalanan hidup kita saat ini berbelok arah menuju ke posisi / jabatan / tempat yang tidak lebih baik dari sebelumnya, tetaplah taat berjalan pada kehendak Tuhan dan tetaplah hidup taat dalam kebenaran Firman Tuhan. Tuhan sedang menguji dan melihat mutu kualitas ketaatan kita.

Taat = Melakukan dengan sepenuhnya.
Yosua 6: Ketika bangsa Israel taat untuk melakukan mengelilingi tembok, Tembok Yeriko roboh.

Taat = Kemenangan.
Yosua 7: Ketika bangsa Israel taat kepada Tuhan, bangsa Israel selalu menang dalam perang.
Dan ketika bangsa Israel tidak taat. Kalah melawan Ai. Tidak Taat = Kekalahan. Tuhan Maha Tahu pemberontakan umat-Nya. Pemberontakan mendatangkan kekalahan. Tangan Tuhan sendiri yang menghancurkan bangsa Israel (Matius 6 : 33). Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Jangan bermimpi hal yang besar. Waktu kita tidak taat, hal kecil pun tidak akan pernah kita bisa hadapi. Ketaatan dan sepenuhnya melakukannya kepada Tuhan, tembok masalah seberat apa pun akan roboh.

Taat = Melakukan karena mengasihi Tuhan.
Yohanes 14 : 15: Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku (taat).
Contoh: Ketaatan dalam memberi perpuluhan oleh karena kita mengasihi Tuhan, bukan karena takut ataupun karena ada tuntutan-tuntutan imbal baliknya dari Tuhan. Tuhan lebih dahulu mengasihi kita. Wujud kasih kita kepada Tuhan adalah dengan menaati segala perintah Tuhan. Amin.

Sudahkah kita taat?
Amsal 13:13 (TB): Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan. Amin.
Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
1 Yohanes 1-5.

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored

Monday, 24 December 2018

24 Desember 2018


WILD CHRISTMAS

Morning with Jesus
Senin, 24 Desember 2018.
#wildchristmaspart4.
#wildobedience

Pemazmur mengungkapkan sudut pandang yang berbeda. Ia menuliskan, “Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta. . . . Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan” (Mzm. 119:14,16). Konsep harta rohani tersebut berfokus pada ketaatan kepada Allah dan berjalan “menurut petunjuk perintah-perintah-[Nya]” (ay.35).

Apakah yang terjadi apabila kita lebih senang dan bahagia untuk menuruti firman Tuhan daripada memenangi hadiah utama senilai jutaan rupiah? Marilah kita minta bersama sang pemazmur, “Berilah aku hasrat untuk menaati peraturan-Mu, melebihi keinginan menjadi kaya. Jagalah aku supaya jangan mengejar yang sia-sia, berilah aku hidup menurut kehendak-Mu” (ay. 36-37 BIS). Kekayaan sejati yang berupa ketaatan adalah milik semua orang yang berjalan bersama Tuhan.

Doa:
Tuhan, kami bertekad tiap hari untuk TAAT pada kebenaran firman-Mu yang tak berubah dan bertumbuh dalam intimacy dengan-Mu, satu-satunya ukuran keberhasilan dalam hidup kami adalah hidup kekal yang akan datang.

KETAATAN berarti mengenal dan mengasihi-Mu secara terus menerus apa pun situasinya. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Yohanes 21

#LodveGod
#LovePeople
#lovethebible
#I'mFavored

Sunday, 23 December 2018

23 Desember 2018


WILD CHRISTMAS
Morning with Jesus
Minggu, 23 Desember 2018
#WildChristmaspart4
#WildObedience.

INTRO:
Setiap orang punya rencana dalam hidup.

BODY:
Yusuf punya rencana: dia planning hidupnya, tunangan, berencana untuk menikah. Tapi di tengah-tengah rencananya, Tuhan intervensi:
- Tunangannya hamil. Dia pertama tidak percaya,
- Thanks God malaikat muncul di Matius 1:20 - 21

Moment malaikat ini sebagai moment “CRRRIIIING moment”

TASK = TRUST.
A task is given to the trusted person only. Apalagi kalau sebuah tugas yang berat dan unik. Nah kalau sampai Tuhan kasih kita tugas, berarti Tuhan mempercayakan sesuatu kepada kita. Pertanyaannya siapakah kita ini? Tuhan mau percaya kita sesuatu? Kita bukan orang yang hebat, tapi orang-orang yang favored (dispesialkan).

TASK = TRUST
TRUST = HONORED and FAVOURED.
Diberi tugas, berarti diberi kepercayaan, diberi kepercayaan berarti dihargai dan diistimewakan.

Oleh karena itu di cerita ketika Maria dijumpai Malaikat, dikatakan: “Hey, you are highly favored!” Orang yang di hargai itu di percaya, dipercaya, diberi tugas.
  • Tugas-kepercayaan-penghargaan ini sama Tuhan tidak diberikan hanya kepada orang-orang yang suci, ternyata banyak sekali di Alkitab, Tuhan berikan tugas-Nya kepada orang - orang yang menurut manusia tidak benar:
  • Rahab, pelacur, diberi tugas untuk menyelamatkan pengintai, kenapa? Karena Tuhan favor orang seperti Rahab sekalipun.
  • Yusuf di sebut sebagai anak Daud waktu malaikat menjumpai dia. Bukan karena langsung anak Daud, tapi keturunan Daud. 

Cerita seperti ini bisa terus berlanjut, karena begitu banyak di Alkitab Tuhan memberi tugas kepada orang – orang yang tidak sempurna. Dia mau percaya siapa saja. Anda yang merasa dosa Anda banyak, Tuhan bisa berbisik untuk sebuah tugas – tugas khusus dari Tuhan. Bentuk malaikat bicara jaman now.

Kalau kita dapat penglihatan dari malaikat, kita lihat momen malaikat muncul hari-hari ini dalam hidup orang normal sehari-hari. Tapi tidak jarang Tuhan membisikkan perintah-Nya untuk kita lakukan, baik lewat khotbah di gereja, pembacaan Alkitab, atau pun suara yang Dia bisikkan langsung ke kita, atau lewat orang lain. Pertanyaannya adalah bagaimana respons kita terhadap apa yang Tuhan bicarakan ini? 

Baca: Matius 1:24-25
Yusuf memilih taat, Meskipun pasti teman-temannya dan juga mungkin keluarganya juga tidak percaya dan tidak mens-support, tapi Yusuf memilih untuk menaati apa yang Tuhan bicarakan lewat malaikat-Nya. 

Tahukah Anda, sering kali ada pesan-pesan Tuhan dalam hidup kita untuk melakukan hal-hal yang mungkin Anda pikir, (entah itu melayani, memberi perpuluhan, baca Alkitab, doa, pelayanan jadi koordinator/kadep).

TASK = TRUST, TRUST = HONORED AND FAVOURED.
Jadi kalau ada pesan Tuhan yang berbisik kepada Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih dari orang lain, itu karena Tuhan menghargai Anda, Anda special (favored) dimata Tuhan. Kadang diperlukan keputusan kita pribadi sendiri untuk melangkah ke langkah yang benar meskipun menurut orang di sekitar kita belum tentu benar dan men-support kita. Taat adalah ketika kita tau apa yang benar dan dunia kita belum tentu men-support kita, tetapi kita memilih untuk menaati hal tersebut. 

Lukas 11:28
Akan tetapi, Yesus berkata, "Berbahagialah orang-orang yang mendengarkan firman Allah dan menaatinya." Tapi ketika Yusuf taat terhadap challenge Tuhan ini ada hal - hal yang unik yang dapat kita pelajari. Karena sering kali kita juga mau taat sama Tuhan kalau semuanya baik, tapi bagaimana kalau ada hal-hal yang di luar rencana kita yang Tuhan minta, lalu kemudian Tuhan tidak kerjakan semulus yang kita mau?

Ada beberapa hal yang kita perlu pelajari:
1.   Taat ketika meskipun menyakitkan
Mudah untuk taat ketika semua baik-baik saja. Tapi taat ketika situasi menyakitkan di situlah ketaatan kita diuji. Ada momentdalam hidup ini kita perlu taat meskipun menyakitkan. Taat jadi lebih berkelas ketika meskipun tidak sesuai yang kita harapkan tetapi taat.
2.   Taat meskipun ketika menghadapi ketakutan
Waktu Yesus mau lahir, keadaan kota itu semakin kacau, sensus, lalu bayi-bayi dibunuh. Sesuatu yang menyeramkan. Ketika Yusuf harus membawa bayi Yesus lari keluar kota, dikejar-kejar, sesuatu yang harusnya hal-hal jadi lebih mudah, tapi kenapa jadi lebih susah? Kita sering kali tidak mengerti, tapi itu yang harus terjadi.
3.   Taat dan percaya
Terhadap apa pun yang Tuhan perintahkan kepada kita, kalau kita taat, meskipun kita melewati masa-masa yang tidak mengenakkan, Tuhan akan memberi konfirmasi.

CONCLUSION
:
Saat kita taat sama Tuhan, selalu ingat, Tuhan tidak pernah memikirkan untuk menghancurkan hidup kita. Dia selalu punya rencana untuk membawa kita untuk perkara-perkara besar. Jadi waktu Tuhan mempercayakan hal untuk kita kerjakan, ingatlah bukan untuk merugikan kita, tapi untuk membawa kita kepada kemuliaannya yang hebat. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#WildChristmasSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
Yohanes 20

#LodveGod
#LovePeople
#lovethebible 
#I'mFavored
#HappySunday
#HappyservingGod

Noted: bahan warta komsel 23 Des 2018.