Saturday, 31 May 2014

The Power Of Negative Words


The Power Of
Negative Words
 (Diambil dari Khotbah Ps. Elisa Soetopo,
Alfa Omega Church,
13 Juli 2014)

Semua orang menjalani kehidupan ini, kita mendengar, mengamati, menerima, bahkan mengucapkan, hal yang bagi banyak orang sepele, tapi berbahaya, yaitu NEGATIVE WORDS (Kata Negatif). Negative Words bisa tular menular, sambung menyambung, merusak kehidupan kita secara total.

KARENA:
Kata-kata yang kita gunakan akan menjadi kebiasaan dan kata-kata yang menjadi kebiasaan akan mempengaruhi apa yang kita lakukan.

Oleh  sebab  itu  Kehidupan seseorang mencerminkan karakternya. Karakter orang itu berasal dari kebiasaan serta tindakannya. Dan tindakannya berasal dari pikiran dan perasaannya. Sehingga, mengubah pikiran dan kebiasaan kita, sama dengan perubahan hidup kita!


Pernahkah Anda menyadari:
- Mengapa saya begitu mudah menjadi tidak bersemangat?
- Mengapa saya menunda-nunda pekerjaan dan pelayanan?
- Mengapa saya makan ketika saya tidak lapar?
- Mengapa saya diam-diam berharap orang lain akan gagal?
- Mengapa saya sendirian bahkan ketika dikelilingi orang?
- Mengapa saya selalu mengeluh, mencela, dan melihat sisi negative dari segala sesuatu?
- Mengapa saya tidak mau menaati firman Tuhan?

- Mengapa saya selalu merasa frustasi, sendiri, gagal?
- Hasil kerja dan hasrat untuk mencapai sesuatu menjadi lemah?
- Tidak mampu bersosialisasi dan cenderung senang menyendiri?
- Mengapa saya melahirkan sifat ragu, emosional, dengki, dan benci?

Banyak dampak negatif yang terjadi dalam hidup kita, yang dimulai dari 1 hal sepele, yaitu KATA NEGATIF (NEGATIVE WORDS).

ELEANOR ROOSEVELT:
“Manusia mungkin berbuat salah tetapi yang tidak dibenarkan adalah mempertahankan sesuatu yang negatif dan mengulanginya hingga menjadi kebiasaan.”

Kata kebiasaan dalam bahasa Inggrisnya adalah habit yang berasal dari bahasa Latin yaitu to hold or live in.
To hold artinya: Memegangi, menahan, menyimpan – sehingga kita live in (tinggal, hidup) dalam sebuah kebiasaan (entah itu kebiasaan baik atau kebiasaan buruk). Kebiasaan adalah sesuatu yang terjadi berulang-ulang, sehingga secara alami menjadi bagian hidup kita.

Pada kenyataannya, penting sekali bagi kita untuk membentuk kebiasaan yang baik, agar kita bisa lebih bahagia, bahkan lebih bertumbuh dan berbuah secara pribadi dan juga dalam perjalanan kita bersama Tuhan.

Kata negatif yang muncul dalam pikiran kita, di perasaan kita, di mulut kita, menghasilkan akibat internal (internal consequences) dalam hidup kita, sebelum akhirnya keluar dari diri kita dan merambat ke area-area hidup kita, termasuk kepada orang lain.

Compton’s Encyclopedia melakukan research  linguistic kepada Bahasa Inggris:
Dijelaskan, total jumlah kata-kata dalam Bahasa Inggris ada 750.000. Dari jumlah tersebut, kata yang kita pakai sebagai kebiasaan kita: 500-2.000 kata. (Yes, semua kita kata-katanya dan bahasa-bahasanya seputar itu-itu saja, sampai kita belajar bahasa yang baru) Dilanjutkan oleh Roger’s Thesaurus, ada 3.000 kata yang mengekspresikan emosi yang berbeda-beda. Dari jumlah tersebut, ada 1.051 kata untuk mengekspresikan perasaan positif dan 2.286 untuk mengekspresikan perasaan negatif. Bayangkan dampaknya dalam hidup kita!

Mazmur 39:2 berkata: “…Aku hendak menjaga diri, supaya jangan aku berdosa dengan lidahku; aku hendak menahan mulutku dengan kekang…”

Amsal 21:23, “Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.”
 


  1. Dari kata negatif: KAPASITAS HATI KITA JADI SEMPIT.
Kalau kapasitas hati sempit, Anda jadi orang yang sukar. Sukar bergaul, sukar berada dalam hubungan yang sehat, tidak percaya, sukar belajar, sukar berhasil, sukar melayani, dsb. Efesus 4:29, Paulus mengingatkan: “…pakailah perkataan yang baik untuk membangun…”

  1. Dari kata negatif: VISI KITA JADI SEMPIT.
Ketika orang lain tanpa sengaja merendahkan kita, menekan kita sampai visi misi kita tentang keluarga, pekerjaan, pelayanan, komsel mengecil karena kata-kata negatif.

Apa yang harus Anda lakukan?
Tinggalkan kata-kata negatif di belakang Anda dan terus maju dalam perjalanan hidup Anda!

  1. Dari kata negatif: PERSPECTIVE KITA JADI SEMPIT.
Menjaga perspective Anda tentang keluarga, pekerjaan, pelayanan, gereja, Tuhan dan komsel! Adalah salah satu senjata untuk tetap kuat dalam perjalanan hidup ini!

Konklusi: Mau memelihara hidup Anda dari kesukaran?
Do yourself a favor (tolonglah diri Anda): Jagalah diri kita dari kata-kata negatif. God wants you to have a good life. Mulai membangun kebiasaan yang baik, ganti kata-kata negatif dengan kata-kata positif.