CULTURAL
Kolose 3:23, “Apapun
juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan
dan bukan untuk manusia.” Melalui sosial media yang ada saat ini apapun
profesi kita baik Ibu Rumah Tangga, profesional, pebisnis, berdampaklah positif
atau menjadi berkat untuk kemuliaan Tuhan, dengan cara: pergunakanlah kata-kata
yang baik, menginspirasi, membangun bahkan menguatkan setiap orang yang membacanya.
Amin.
Respon 1
“Seperti roller
coaster, saat menurun dengan drastis dan kecepatan tinggi, kita seperti
'hilang'. Saat seperti itu kita benar-benar menyadari tanpa Tuhan kita
'nothing'.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
Jumat, 29 Mei 2015.
Bacaan: Ibrani 6:9-20. Setahun: 2 Tawarikh 28-30. Nats : Sebab Allah bukan
tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasih yang kamu tunjukkan
demi nama-Nya dengan melayani orang-orang kudus, seperti yang terus kamu
lakukan (Ibrani 6:10). KURANG HURUF 'N'. Dalam ulangan di sekolah, ada
pertanyaan tentang sebutan bagi seseorang yang memberikan pengaruh bagi banyak
orang. Entah karena buru-buru atau menggampangkan, walaupun saya tahu
jawabannya 'pemimpin', ternyata saya hanya menulis "pemimpi". Saat
ulangan selesai dan langsung dikoreksi, saya jadi bahan tertawaan teman yang
mengoreksi pekerjaan saya. Kurang huruf 'n' sudah menyebabkan perbedaan arti
yang sangat besar! Sebagai seorang Kristen yang berinteraksi di keluarga,
masyarakat, gereja, kantor, dan sebagainya, setiap kita memiliki peran yang
berbeda-beda. Tidak dapat dipungkiri, ada beberapa peran yang kelihatannya
tidak penting, terutama kalau kita bekerja di belakang layar. Namun, bukan
berarti Tuhan tak adil. Sebaliknya, Dia tidak akan melupakan pekerjaan dan
kasih kita terhadap nama-Nya oleh pelayanan kita (ay. 10). Tuhan mau kita
selalu memiliki pengharapan pada-Nya (ay. 11) agar kita tidak menjadi lamban,
tetapi menjadi penurut-penurut Tuhan yang oleh iman dan kesabaran mendapat
bagian dalam apa yang dijanjikan Tuhan (ay. 12). Kita harus belajar menjadi
seperti Abraham yang menanti dengan sabar dan, dengan demikian. ia memperoleh
apa yang dijanjikan padanya (ay. 15). Apakah saat ini Anda bernasib seperti
huruf 'N' dalam pengalaman saya? Peran Anda disepelekan dan dilupakan orang?
Tetaplah berharap pada Tuhan dan ketahuilah peran Anda sangat penting. Tanpa
Anda, satu pekerjaan atau pelayanan tak akan maksimal. Lakukan peran Anda, apa
pun itu, sebaik mungkin --Richard Try. PERAN ANDA DI MANA PUN SANGAT PENTING
SAAT ANDA MELAKUKANNYA DEMI KEMULIAAN TUHAN. (Ibu Caroline – Bandung)
Respon 3
Selalu ada jalan
keluar dalam setiap masalah yang dihadapi. Jalan keluar nya selalu dimulai
dengan Firman Tuhan. Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang
bagi jalanku.” (GNCC)
Respon 4
Malam itu sesuatu
terjadi di ruang dimana Paulus ditahan. Kisah Rasul 23:11 menuliskan bahwa
malam itu Tuhan datang berdiri di sisi Paulus & berkata, “Kuatkan hatimu,
Paulus. Sebab sebagaimana engkau telah bersaksi dengan berani di Yerusalem,
kamu akan bersaksi bagi Aku di Roma.” Paulus yang seorang diri, yang hari-hari
sebelumnya hampir menjadi korban huru hara yang besar, yang beberapa jam lagi
akan dibunuh oleh komplotan tokoh-tokoh agama Yahudi yang sudah sepakat berpuasa
demi kematian sang rasul. Paulus seharusnya putus asa & menyerah dalam
pelayanan. Tapi orang yang tahu bahwa penjara & sengsara telah menunggunya
kemanapun ia pergi ini tak menampakkan tanda-tanda menyerah atau melambatkan
langkah. Kehadiran & kenyataan penyertaan Tuhanlah yang menjadikannya kuat
& setia sampai akhir. Bukan hanya sebagai orang percaya, tapi juga sebagai
hamba Tuhan. Bukan saja sebagai pelayan Tuhan tapi seorang rasul yang
menyelesaikan tugas sesuai panggilan yang diterimanya dari Tuhan. Kehadiran
Tuhan (dalam penglihatan supranatural) telah menjadi PENGHIBURAN bagi sang
rasul. Bahwa di sel yang dingin & kosong itu, ia tahu dirinya tak pernah
sendiri. Tuhan yang ia layani ada bersamanya. Memegang tangannya, meneduhkan
hatinya. Meyakinkannya bahwa Dia yang memberikan tugas suci itu tak pernah
membiarkannya hamba-Nya berjuang sendiri. Sosok iilahi itupun menjadi
KEKUATANNYA, malam itu. Fisik yang babak belur kesekian kalinya, hati yang
letih dikuatkan kembali oleh Tuhannya. Tak hanya itu, Kristus juga hadir
memberikan JAMINAN akan nasibnya ke depan: Paulus belum tamat karena akan
menjadi alat Tuhan di Roma. Dan demikianlah yang memang terjadi. Kehadiran
Tuhan membuat perbedaan besar dalam hidup manusia. Tidak ada yang lebih
menenteramkan & memberikan jaminan daripada kenyataan bahwa sang pemilik
alam semesta berjalan bersama dirinya setiap waktu. Rumah mewah menjadi neraka
-tanpa Yesus. Penjara menjadi tempat pengharapan -bersama Yesus. Pastikan Anda
tahu Yesus selalu mendampingi Anda. Salam revival! GBU. (Worship Center
Surabaya)

No comments:
Post a Comment