Tuesday, 31 May 2016

Lonely No More – (Tak) Sendiri Lagi



I AM BLESSED




Lonely No More – (Tak) Sendiri Lagi
-I Am Blessed #5-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisheba Soetopo
May 29th 2016


            Perkembangan teknologi hari ini semakin membuat manusia “tidak apa-apa sendirian”. Karena kita punya HP, smartphone, gadget, yang akan setia “menemani” kita pada saat kita sendirian. Lewat gadget dan smartphone kita, kita bisa NGOBROL dengan kawan yang nun jauh di sana, di luar kota dll.
            TAPI, bukankah semuanya ini mengacu pada kebutuhan kita akan keberadaan individu lain di sekitar kita?? Semua ini menunjukkan kepada kita, bahwa: MANUSIA BUTUH INDIVIDU LAIN & KOMUNITAS DALAM HIDUPNYA. Mengapa komunitas? Apa yang aku dapat?
A.     MANUSIA TIDAK DICIPTKAN UNTUK SENDIRIAN
Kejadian 1:31, “Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik…” TAPI, di Kejadian 2:18, Tuhan berkata: Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia.”
Walaupun sudah sungguh amat baik, TAPI tidak baik bagi manusia itu sendirian. We are so blessed, Tuhan yang mendesain dan menciptakan kita, tahu bahwa kita tidak bisa sendirian.
Sehingga, ini yang perlu kita ingat: ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN.

B.      NO DRIVE THRU EXPERIENCE (HINDARI LAYANAN BERKENDARA)
McDonald’s drive-thru – instant, so fast, so good. Sayangnya banyak orang datang ke gereja, mengharapkan a drive-thru experience. Cepat saji. Tapi kenyataannya, tidak ada yang instan dalam pertumbuhan. Dan dibuktikan bahwa segala sesuatu yang instan, itu tidak baik dan tidak sehat bagi kita (baik makanan untuk fisik, maupun hal-hal tentang pertumbuhan hidup). Pertumbuhan bukan seperti drive-thru (layanan berkendara). Pertumbuhan adalah proses dan harus dilakukan dengan sengaja. We grow in community, not isolation (Kita bertumbuh dalam komunitas, bukan dalam kesendirian).

ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN.

C.      BELAJAR MENGAHADAPI ORANG LAIN
1 Yohanes 4:20-21. AOC tempatnya orang yang tidak sempurna. Yang tidak sempurna, ketemu dengan yang tidak sempurna, jadinya apa? Bisa beda pendapat? Sangat bisa. Bisa tersinggung? Sangat bisa. Salah paham? Apalagi. Beberapa orang mencoba menghindari konflik. Tidak mau terluka. Tapi menghindari konflik bukan berarti menyelesaikan konflik.
Tuhan mengajarkan kita cara untuk menghadapi orang lain, yaitu:  dengan mengasihi. Sehingga:
  • Kalau mau lebih mengasihi, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang menurut kita akan sulit dikasihi, membutuhkan usaha ekstra. Supaya apa? Supaya kita dilatih untuk lebih mengasihi.
  • Kalau mau jadi orang yang bisa memaafkan, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang melakukan sesuatu yang harus kita maafkan. Supaya apa? Dilatih untuk memaafkan.  Kalau tidak ada yang harus dimaafkan ya kita tidak akan kemana-mana dalam hidup.
  • Kalau mau jadi orang yang bisa menerima orang lain, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang beda dari kita. Beda cara pikir, beda latar belakang, beda kemauan, beda cara kerja, beda cara ngomong, dll… Supaya kita dilatih menerima mereka.
Dari belajar menghadapi orang lain dengan kasih, kita juga belajar bahwa ternyata bukan pemikiran kita satu-satunya yang paling benar. Bukan hanya ide kita saja yang paling bagus.
Tapi saat kita menghadapi orang lain dengan kasih, kita bisa lihat dan belajar dari hidup mereka, cara pandang mereka, dan hidup kita juga semakin diperluas. Ingat, ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN.

D.     SUPPORTER
Cerita marathon di Boston. Beberapa tidak bisa menyelesaikan. Tapi beberapa orang bisa, bahkan mereka hanya orang biasa. Mengapa? Karena ada supporternya, ada orang yang menyemangati.
Dalam hidup kadang terasa seperti perlombaan. Siapapun kita, pasti bisa capek, putus asa, kehabisan akal, kehabisan tenaga, kehabisan pulsa (hehe), bisa lemah… Kita semua perlu SEMANGAT. Kadang kita tidak selalu bisa menyemangati diri sendiri. Kita perlu orang lain untuk bisa MENYEMANGATI kita.
Liverpool Football Club punya semboyan “YNWA – You Never Walk Alone” (Kamu tidak pernah berjalan sendirian). Tuhan sangat baik, Dia tidak meninggalkan kita sendirian. Salah satu bentuknya adalah adanya komunitas dan keluarga rohani di sekitar kita. We are so blessed, Tuhan memberi kita itu.
“Sahabat adalah bukti Tuhan tidak ingin anda berjalan sendirian.” We are so blessed dengan SUPPORT yang seperti ini. Akankah ada tantangan di komsel?? Of course! Pasti! Tapi selain tantangan, juga ada SUPPORT yang luar biasa. We are so blessed.

ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN

Michael Jackson punya lagu yang berkata:
You are not alone, I am here with you
Though you’re far away, I am here to stay
You are not alone, I am here with you
Though we’re far apart, you’re always in my heart
You are not alone.

(Kamu tidak sendirian, aku di sini bersamamu
Walaupun kamu jauh, aku tetap di sini
Kamu tidak sendirian, aku di sini bersamamu
Walaupun kita terpisah, kamu selalu di hatiku
Kamu tidak sendirian)

Bayangkan, saat Anda mengerti bahwa :
(1) Kita tidak diciptakan untuk hidup sendirian
(2) Kita menghilangkan konsep drive-thru, dan membuka diri
(3) Kita belajar menghadapi orang lain dengan kasih
(4) Kita menerima support yang luar biasa

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN sekarang?
TERGABUNGLAH dalam KOMSEL.
Ibrani 10:24-25

ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN

I Am Blessed Part 4



I AM BLESSED




I Am Blessed Part 4
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
May 22nd 2016



Intro:
“Every one long for a warm family”. Setiap orang menginginkan sebuah keluarga. People need other to Sit together, Eat together, Talk together. Manusia memerlukan individu lainnya untuk duduk, makan , dan mengobrol bersama. “Every one long for a warm family”…where we can sit, eat and talk to one another.

POINT:
How BLESSED we are → God gives us this church as family…
Efesus 2:19 – Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.
KONFLIK dalam KELUARGA. Dalam keluarga argumen/ beda pendapat/ cekcok wajar terjadi, malah argumen yang teratasi membuat hubungan kita makin dekat. Rasa percaya terbangun dari argumen. Rasa aman terbangun dari argumen.

Kedewasaan hubungan terbangun dari argumen, cekcok, berbeda pendapat tapi diatasi… Saat ketegangan terjadi, tapi kita bisa duduk, makan dan membicarakan semua hal bersama dan itu  meredam ketegangan yang ada dan hubungan makin terbangun.

THE NEED OF THE WORLD
Ketika Tuhan menciptakan gereja sebagai keluarga, Tuhan tahu ini kebutuhan banyak orang khususnya di masa-masa sekarang.

WHAT KEEP US HEALTHY AND HAPPY? Ternyata bukan tentang kekayaan, menjadi terkenal dan bekerja keras. GOOD RELATIONSHIP keep us happier and healthier. Hubungan yang baik antar sesama membuat kita lebih bahagia dan sehat. WE ARE SOOO BLESSED! GOD GIVES US CHURCH AS FAMILY!

Di AOC – wujudnya KELUARGA adalah:
1. Sit Together – Keluarga di gereja lokal, komsel
2. Eat together – Kisah 5:42
Perhatikan kata: pengajaran. Yaitu pembahasan khotbah. Membahas firman. Bukan hanya makan secara jasmani, tapi firman Tuhan adalah makanan rohani.

Matius 4:4 Yesus berkata:
“Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap FIRMAN yang keluar dari mulut Allah.”

“Every one long for a warm family”. This is our opportunity to eat together as family in Christ. God gives us AOC family, so we can live healthy and happy.

3. Talk Together
Tim Gembala mengkomunikasikan banyak hal, kepada pemimpin dan pelayan melalui Leaders Gathering.

“Every one long for a warm family”
This is our opportunity to talk together as family in Christ. God gives us AOC family, so we can live healthy and happy.

We are BLESSED! God gives us this church as family so we can live healthy and happy.

WHAT CAN WE DO? Apa yang TUHAN mau bantu kita lakukan untuk maksimal dalam keluarga gereja?
  1. Make time(Menyediakan Waktu)

  1. Make no Excuse (Tidak Membuat Alasan)
Sebuah kutipan berkata: “excuses are the tools of weak and incompetent, used to build monument of nothingness. Those who excel in it seldom excel in anything else but excuses.” (Alasan adalah alat bagi yang lemah dan tidak ber kompeten, digunakan untuk membangun monument kesia-siaan. Orang yang hebat ber asalan biasanya tidak hebat dalam hal lain, kecuali hebat dalam alasan).
  1. Make Yourself At HOME (Membuat Diri Anda Nyaman di Rumah)
Bangun hubungan yang sehat dan kuat sebagai satu kesatuan  dalam Kristus supaya kita semua hidup berbahagian dan sehat.

CONCLUSSION:
Bayangkan, saat kita  menyediakan waktu, tidak membuat alasan, membuat diri Anda nyaman di keluarga, di gereja lokal AOC – Kita hidup bahagia dan sehat. Tidak kesepian, ada yang mendoakan, merayakan ultah kita, ada orang yang selalu ada di saat suka maupun duka dan hal tersebut makin membuat “KELUARGA” makin kuat.