Friday, 8 May 2015

8 Mei 2015



CULTURAL


Roma 12:2, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Janganlah serupa dengan dunia ini = “Jangan biarkan dunia membentuk saudara sesuai kemauannya” J. “Berubahlah oleh pembaharuan budimu”. Akal budi orang percaya telah dibarui sehingga bisa mengenali & menyetujui kehendak Allah yang baik, berkenan & sempurna J. Orang percaya adalah manusia yang terus menerus diperbarui & mengalami proses perubahan menuju kesempurnaan. Bagaimana Saudara menjalani hidup saat ini? Sudahkah mengalami perubahan menjadi lebih baik lagi & menuju kesempurnaan??Amin.

Respon 1
SAAT TEDUH. Jumat, 8 April 2015. Balonku Ada Dimana? Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus (Galatia 6:2). Motivator meminta peserta seminar meniup balon, menuliskan nama, dan memasukkannya ke sebuah ruangan. Penuhlah ruangan itu dengan 50 balon bertuliskan nama peserta. Kemudian, dalam waktu 5 menit, setiap peserta diminta mencari balonnya sendiri. Hasilnya, semua kerepotan “berenang” di ruang penuh balon itu. Lalu, perintah diubah: peserta mengambil balon acak saja, lalu memberikannya pada orang yang namanya tertulis di balon itu. Hasilnya, dalam 5 menit, semua orang memegang balonnya masing-masing. Dalam surat Galatia, Paulus menerangkan pertentangan antara hidup sebelum dan sesudah mengenal Kristus. Hidup menurut hukum Taurat berbeda dari hidup menurut Roh. Masing-masing layaknya habitat bagi makhluk hidup. Penghuni sebuah habitat hidup menurut prinsip yang berlaku di situ. Siapa yang mengenal Kristus hidup dalam “habitat” Roh-Nya menurut prinsip atau hukum-Nya. Salah satu hukum Kristus ialah: saling tolong menanggung beban (ay. 2). Dengan cara itulah komunitas kristiani akan hadir dan berdampak. Jika dalam sebuah komunitas setiap orang hanya mengejar kepentingan, tujuan, dan kebahagiaannya sendiri, alhasil kekacauan diperoleh. Contoh ekstrim, ketika terjadi krisis ekonomi orang panik membeli bahan pangannya sendiri. Akibatnya kondisi kian buruk dan terpuruk. Sebenarnya hukum Kristus senantiasa berlaku: jika orang mulai memberi, pada gilirannya semua akan mendapat. Kenapa tidak memulainya dari diri sendiri dan menerapkannya dalam komunitas kita? —PAD. JIKA SEMUA HANYA MAU MENGAMBIL, YANG TERSISA IALAH KERIBUTAN. JIKA SEMUA INGIN MEMBERI, APA LAGI YANG DIPEREBUTKAN? Terima kasih Tuhan. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita. (Madam Ossy)

Respon 2
“Saat kita hampir keluar dari pertandingan iman, Tuhan memberi kita kemenangan.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 3
YOU WERE BORN TO MAKE AN IMPACT. Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (GNCC)

Respon 4
Maz 126:4-6 Percayalah bahwa dibalik tangisan ada sorak-sorai, tetaplah menabur walaupun dengan air mata, sebab yang menabur pasti menuai. Ayo layani TUHAN dengan SEMANGAT! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 5
Menurut data dunia, hingga kini tercatat kira-kira ada 4200 agama/kepercayaan di seluruh dunia. Tidak pernah diketahui jumlah pastinya sebab setiap suku bisa saja memiliki kepercayaan komunitasnya sendiri. Dari data di atas, dapatlah kita tarik kesimpulan ada ratusan atau ribuan figur yang dipandang & disembah sebagai tuhan. Inilah yang terkadang membuat manusia frustrasi. Banyaknya kemungkinan & ajaran tentang Tuhan melumpuhkan manusia untuk membedakan mana illah palsu dengan Tuhan yang sejati. Yang menarik, ada satu pernyataan -yang sesungguhnya ialah pujian yang akan dinaikkan di babak akhir dunia ini- dalam Wahyu 15:4, “...karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau...” Di ujung nasib dunia ini, nats ini akan terbukti & tergenapi: semua bangsa akan sujud menyembah kepada Tuhan, Allah kita yang kita sembah di dalam Yesus Kristus, sang Anak Domba. Dialah satu-satunya yang akan diakui, disembah & diagungkan sebagai Tuhan & Raja atas segala bangsa (15:3). Semua suku & bangsa akan datang bersujud karena hanya Dia yang terbukti sebagai Allah yang kudus, besar & ajaib pekerjaan-Nya, adil & benar segala jalan-Nya serta perbuatan-perbuatanNya yang benar telah nyata! Hari ini, milyaran orang masih beribadah & tersungkur di hadapan illah-illah mereka tanpa tahu siapakah Allah sejati itu. Kitalah yang termasuk bagian dari orang-orang yang beroleh kasih karunia mengenal Allah yang hidup & benar itu. Kitalah yang disebut oleh Yesus sebagai “orang-orang yang terdahulu” -marilah kita jangan menjadi “yang terkemudian”. Kita bagaikan anak yang beroleh hak kesulungan -jangan melepaskan & memandangnya rendah. Kita telah mendapat kesempatan menjadi bangsa pilihan, melayani Dia sebagai imam-imam Kerajaan, umat yang kudus, kepunyaan Allah sendiri -jangan kita sia-siakan hak istimewa ini. Kita telah berada di jalur yang tepat yang menuju sorga mulia -jangan berhenti, berbalik arah atau berpindah jalur. Berbangga & bersyukurlah memiliki Tuhan yang seperti Dia. Berbahagialah umat yang Allahnya YAHWEH! Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)


No comments:

Post a Comment