CULTURAL
Respon 1
SAAT TEDUH. Jumat, 8 April 2015. Balonku Ada Dimana? Bertolong-tolonganlah
menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus (Galatia 6:2).
Motivator meminta peserta seminar meniup balon, menuliskan nama, dan
memasukkannya ke sebuah ruangan. Penuhlah ruangan itu dengan 50 balon
bertuliskan nama peserta. Kemudian, dalam waktu 5 menit, setiap peserta diminta
mencari balonnya sendiri. Hasilnya, semua kerepotan “berenang” di ruang penuh
balon itu. Lalu, perintah diubah: peserta mengambil balon acak saja, lalu
memberikannya pada orang yang namanya tertulis di balon itu. Hasilnya, dalam 5
menit, semua orang memegang balonnya masing-masing. Dalam surat Galatia, Paulus
menerangkan pertentangan antara hidup sebelum dan sesudah mengenal Kristus.
Hidup menurut hukum Taurat berbeda dari hidup menurut Roh. Masing-masing layaknya
habitat bagi makhluk hidup. Penghuni sebuah habitat hidup menurut prinsip yang
berlaku di situ. Siapa yang mengenal Kristus hidup dalam “habitat” Roh-Nya
menurut prinsip atau hukum-Nya. Salah satu hukum Kristus ialah: saling tolong
menanggung beban (ay. 2). Dengan cara itulah komunitas kristiani akan hadir dan
berdampak. Jika dalam sebuah komunitas setiap orang hanya mengejar kepentingan,
tujuan, dan kebahagiaannya sendiri, alhasil kekacauan diperoleh. Contoh
ekstrim, ketika terjadi krisis ekonomi orang panik membeli bahan pangannya
sendiri. Akibatnya kondisi kian buruk dan terpuruk. Sebenarnya hukum Kristus
senantiasa berlaku: jika orang mulai memberi, pada gilirannya semua akan
mendapat. Kenapa tidak memulainya dari diri sendiri dan menerapkannya dalam
komunitas kita? —PAD. JIKA SEMUA HANYA MAU MENGAMBIL, YANG TERSISA IALAH
KERIBUTAN. JIKA SEMUA INGIN MEMBERI, APA LAGI YANG DIPEREBUTKAN? Terima kasih
Tuhan. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita. (Madam Ossy)
Respon 2
“Saat kita hampir keluar dari pertandingan iman, Tuhan memberi kita
kemenangan.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 3
YOU WERE BORN TO MAKE AN IMPACT. Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu
akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi
saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung
bumi.” (GNCC)
Respon 4
Maz 126:4-6 Percayalah bahwa dibalik tangisan ada sorak-sorai, tetaplah
menabur walaupun dengan air mata, sebab yang menabur pasti menuai. Ayo layani
TUHAN dengan SEMANGAT! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 5
Menurut data dunia, hingga kini tercatat kira-kira ada 4200
agama/kepercayaan di seluruh dunia. Tidak pernah diketahui jumlah pastinya
sebab setiap suku bisa saja memiliki kepercayaan komunitasnya sendiri. Dari
data di atas, dapatlah kita tarik kesimpulan ada ratusan atau ribuan figur yang
dipandang & disembah sebagai tuhan. Inilah yang terkadang membuat manusia
frustrasi. Banyaknya kemungkinan & ajaran tentang Tuhan melumpuhkan manusia
untuk membedakan mana illah palsu dengan Tuhan yang sejati. Yang menarik, ada
satu pernyataan -yang sesungguhnya ialah pujian yang akan dinaikkan di babak
akhir dunia ini- dalam Wahyu 15:4, “...karena semua bangsa akan datang dan
sujud menyembah Engkau...” Di ujung nasib dunia ini, nats ini akan terbukti
& tergenapi: semua bangsa akan sujud menyembah kepada Tuhan, Allah kita
yang kita sembah di dalam Yesus Kristus, sang Anak Domba. Dialah satu-satunya
yang akan diakui, disembah & diagungkan sebagai Tuhan & Raja atas
segala bangsa (15:3). Semua suku & bangsa akan datang bersujud karena hanya
Dia yang terbukti sebagai Allah yang kudus, besar & ajaib pekerjaan-Nya,
adil & benar segala jalan-Nya serta perbuatan-perbuatanNya yang benar telah
nyata! Hari ini, milyaran orang masih beribadah & tersungkur di hadapan
illah-illah mereka tanpa tahu siapakah Allah sejati itu. Kitalah yang termasuk
bagian dari orang-orang yang beroleh kasih karunia mengenal Allah yang hidup
& benar itu. Kitalah yang disebut oleh Yesus sebagai “orang-orang yang terdahulu”
-marilah kita jangan menjadi “yang terkemudian”. Kita bagaikan anak yang
beroleh hak kesulungan -jangan melepaskan & memandangnya rendah. Kita telah
mendapat kesempatan menjadi bangsa pilihan, melayani Dia sebagai imam-imam
Kerajaan, umat yang kudus, kepunyaan Allah sendiri -jangan kita sia-siakan hak
istimewa ini. Kita telah berada di jalur yang tepat yang menuju sorga mulia
-jangan berhenti, berbalik arah atau berpindah jalur. Berbangga &
bersyukurlah memiliki Tuhan yang seperti Dia. Berbahagialah umat yang Allahnya
YAHWEH! Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment