CULTURAL
Baca: Matius
5:13-16. Ayat 16: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan
orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang
di sorga.” Menjadi TERANG = Berkarya maksimal di marketplace kita
masing-masing, menjadi berkat melalui kehidupan kita sehari-hari dimanapun
berada. Sudahkah TERANG Kristus bersinar dari dalam hidup kita? Sudahkah
melalui TERANG itu nama Tuhan kita dimuliakan? J Amin.
Respon 1
Bagi semua yang sedang letih lesu dan berbeban berat, Yesus berkata
supaya kita datang kepada Dia. Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang
letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (GNCC)
Respon 2
Galatia 3:29, ‘Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga
adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.’ TUHAN YESUS tolong
kami untuk tetap mengejar apa yang benar dan terus mencari TUHAN. TUHAN rindu
mengubah padang belantara yang tengah kita alami menjadi taman eden.tamannya
TUHAN yang pnh dengan kegirangan dan suka cita dan nyanyian syukur. Kami yang
menerima janjiMU: Susanti dan Caroline bersama keluarga kami. Thank You JESUS.
In JESUS name we pray. Amen. (Ibu Caroline – Bandung)
Respon 3
Maz 44:8 – TUHANlah yang memberi KEMENANGAN terhadap para lawan kita
dan orang-orang yang membenci kita, TUHAN beri malu! Wooow... Didalam DIA ada
kemenangan, ada pembelaan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
SAAT TEDUH. Rabu, 6 Mei 2015. Semua Orang Berdosa. Jika kita mengaku
dosa kita, maka Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita
dan menyucikan kita dari segala kejahatan (1 Yohanes 1:9). Ketika saya kelas 5
SD, sekolah kami mempunyai peternakan ayam petelur. Suatu pagi yang sepi, saya
melihat sebutir telur berada di depan sebuah kandang. Saya mengambilnya dan
menyembunyikan di dalam tas. Pulang sekolah, saya menunjukkan telur tersebut
dengan bangga kepada ayah yang menjemput. “Tadi nemu di kandang,” jawab saya
ketika ayah menanyakan asal telur tersebut. Ayah memegang pundak saya dan
berkata, “Itu bukan nemu, tapi mencuri. Itu bukan milikmu.” Saya
mengembalikannya dengan tersipu malu. Tidak ada seorang pun manusia yang layak
mengatakan dirinya adalah manusia yang tidak berdosa. Itulah inti dari surat
Yohanes. Bahkan pernyataan “bayi yang tak berdosa” bertentangan dengan Roma
5:19, yang menyatakan bahwa ketidaktaatan satu orang telah menjadikan semua
orang berdosa. Tetapi, Yohanes juga menulis tentang karunia keselamatan dari
Allah. Melalui pengurbanan Yesus, bagi setiap orang yang mengakui dosanya,
Allah akan mengampuni dan menyucikannya dari segala kejahatan (ay. 9). Roh
Kudus menginsyafkan kita akan dosa dan, setelah kita menjadi orang percaya,
menuntun kita untuk hidup memuliakan Tuhan. Dalam belajar berjalan dipimpin Roh
Kudus, tentu kita masih dapat terjatuh. Syukurlah, Roh Kudus sabar untuk
menuntun kita pada pertobatan, memperbarui pikiran kita agar sesuai dengan
kebenaran Tuhan, dan memampukan kita menerapkan kebenaran itu. Hari demi hari
kita diubahkan--dalam anugerah demi anugerah, dalam iman kepada iman, dalam
kemuliaan yang semakin besar —WAN. DOSA MEMBUAT KITA TERTUNDUK MALU, TAPI
PENGAMPUNAN ALLAH MENGANGKAT KEPALA KITA UNTUK TERUS MAJU. Selamat pagi. Tetap
Semangat. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

No comments:
Post a Comment