BILLIONAIRE
Believe
+ Values = Culture and Attitude
-Billionaire Part 5-
Alfa Omega Church
Sunday Service
Preacher: Ps. Elijah
Soetopo
October
30th
2016
Apa
yang membentuk sebuah budaya seseorang, budaya sebuah keluarga,
budaya sebuah perusahaan, budaya sebuah gereja? The
believe system
(apa yang dipercayai) and
the value
(apa yang dihargai).
Budaya
adalah apa yang tidak selalu tertulis, tapi dilakukan dan
dipraktekkan. Budaya adalah sesuatu yang kita ijinkan terjadi atau
kita larang terjadi. Itu disebut budaya – baik itu budaya
seseorang, budaya keluarga, budaya perusahaan, budaya sebuah gereja.
Text:
Filipi
2:5, “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan
perasaan yang terdapat juga di dalam Kristus Yesus.”
BIS:
“Hendaklah kalian berjiwa seperti Kristus Yesus.”
MILT:
“Karena apa yang ada di dalam Kristus, biarlah itu dipikirkan
olehmu juga.”
Apa
itu pikiran dan perasaan dalam Kristus Yesus? Ini bicara soal APA
YANG YESUS PERCAYAI dan APA YANG MENJADI NILAI-NILAI YESUS (what
Jesus believes and what Jesus values).
Karena kehidupan Tuhan Yesus bukan hanya sekedar kehidupan yang
dijalani apa adanya. Tapi Tuhan Yesus membangun Budaya (culture)
– sesuatu yang Tuhan mau itu terjadi dan sesuatu yang Tuhan larang
itu terjadi. It's
culture!!
Budaya
keuangan yang Yesus ajarkan perlu menjadi Budaya Keuangan kita!
Karena kita tahu hati Tuhan adalah Dia ingin memberkati hidup kita
dan membuat hidup kita berjaya!!
- MENGAPA KITA HARUS MEMBANGUN BUDAYA KEUANGAN YANG SESUAI FIRMAN TUHAN?
- Memahami Budaya Keuangan yang Baik Menolong Pernikahan (Understanding Your Money Attitude Helps Your Marriage)
Believes
and Values
yang dibentuk oleh firman Tuhan dalam area uang, menghindarkan
rusaknya hubungan dalam pernikahan.
- Memahami Budaya Keuangan yang Baik Menolong Anak-Anak Kita (Understanding Your Money Attitude Helps Your Children)
Budaya keungan yang terbaik yang
bisa kita pelajari, selain daripada budaya keuangan firman Tuhan!
Yang Tuhan ajarkan, supaya kita menang atas uang dan hidup kita bukan
hanya berhasil tapi berjaya!
- Memahami Budaya Keuangan Menolong Diri Kita (Understanding Your Money Attitude Helps Yourself)
Kita
jadi lebih strategis dalam merencanakan. Lebih bijak dalam
mengeluarkan. Lebih cerdas dalam mendapat. Lebih berlimpah dalam
memberi. Kita harus menentukan apa yang tidak sesuai dengan firman
Tuhan, menyingkirkannya dan segera menggunakan budaya firman Tuhan
dalam hidup kita.
Budaya
keuangan yang Yesus ajarkan perlu menjadi Budaya Keuangan kita!
Karena kita tahu hati Tuhan adalah Dia ingin memberkati hidup kita
dan membuat hidup kita berjaya!
1
Yohanes 2:6
“Barangsiapa
mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti
Kristus telah hidup.” (Budaya Kristus yang kita pakai dalam hidup
kita!)
1
Korintus 11:1,
Paulus mengingatkan untuk menjadi “PENIRU KRISTUS” sebab itu yang
Paulus coba lakukan dalam hidupnya. Kita perlu membangun Budaya
Kristus dalam hidup kita, khususnya Budaya Tuhan dalam Budaya
Keuangan kita!
- APA NILAI TUHAN DALAM AREA KEUANGAN? (It shapes our values)
- Skillfull (mahir/terampil) dalam mendapat
- Wise (bijaksana) dalam menata (Income = God + Myself + Expenses Needed). Artinya: punya budget, berhati-hati dengan hutang, menabung, memberi. Kalau kita lakukan ini, otomatis margin akan terus bertambah dalam hidup kita!
- Abundant (berkelimpahan/berlimpah) dalam memberi (perpuluhan, persembahan khusus, dan persembahan janji iman). Karena Tuhan ingin kita jadi seperti Bapa yang di Surga, karena Tuhan ingin hubungan yang lebih dekat dengan kita, karena Tuhan ingin memberkati kita lebih lagi!
- APA YANG KITA PERCAYAI? (It shapes our beliefs)
Kita
adalah manager keuangan Tuhan (God's
money manager).
Dia yang mempercayakan kepada kita apa yang kita milki dan apa yang
kita punyai. Sebagai manager keuangan Tuhan kita harus tahu uang kita
milik siapa dan apa yang harus dilakukan dengan uang kita.
God
is Giver and a Source!
Tuhan adalah Sumber yang luar biasa! Sumber yang selalu MEMBERI!
Contoh: seperti gas bumi, selalu ada dan selalu mengeluarkan. Tuhan
juga selalu ada dan selalu memberi buat hidup kita!!
Conclusion:
Contoh:
Cerita Dave Ramsey.
No comments:
Post a Comment