BILLIONAIRE
Kisah
Rasul 9:36, “Di Yope ada
seorang murid perempuan bernama Tabita-- dalam bahasa Yunani Dorkas.
Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.”
Apakah maksud Alkitab ketika meminta kita untuk berbuat baik dan
memberi sedekah? Kebaikan
yang kita lakukan hari ini mungkin akan dilupakan keesokan harinya,
namun “TETAPlah BERBUAT
BAIK”. Kesempatan
berbuat baik bisa kita lakukan terutama kepada sesama saudara-saudara
yang seiman. Dengan berbuat baik kita memberikan persembahan yang
berkenan kepada Allah (Ibrani 13:16). Perbuatan baik apakah yang
dapat kita lakukan hari ini?
Xavier
Quentin Pranata
“Kehidupan
bersama Kristus membuat kita selalu ingin hidup kudus.” Xavier
Quentin Pranata.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
“Istri
Malaikat Penolong” bg 11. CHARLES DARROW seorang pemuda berusia 20
tahunan berkata pada sang pacar, bermimpi suatu hari nanti ia menjadi
seorang jutawan bersamanya. Ia tahu bahwa impian adalah sesuatu yang
mampu membangkitkan motivasi kehidupan. Namun setelah menikah,
perjalanan hidup tak semudah impian. 1932 Amerika dilanda krisis
ekonomi yang parah, tak terkecuali Charles dan istrinya Esther yang
lagi hamil terimbas kesulitan ekonomi yang parah. Mulai dari
kehilangan pekerjaan, mobil, rumah yang digadaikan hingga tabungan
yang kian menipis dari hari ke hari. Charles mengalami frustrasi luar
biasa. Ia kerap duduk termenung seorang diri. Ia bahkan menyarankan
agar istrinya meninggalkan dia. Yang luar biasa, sang istri justru
tidak kehilangan harapannya sedikit pun. Dengan tidak bosannya ia
memotivasi sang suami bahwa impian untuk menjadi jutawan itu belum
mati dan tak perlu menguburkannya. Sang istri tetap tidak mau percaya
bahwa situasi ini akan menghancurkan pernikahan mereka. Untuk tetap
menjaga kehidupan impian tersebut ia mengajak sang suami untuk
merancang apa yang akan mereka lakukan jika suatu saat nanti mereka
menjadi jutawan. Keduanya lalu mulai melakukan hal ini setiap kali
selesai makan malam. Semagat sang istri berbuah manis, suatu hari
sang suami mendapatkan sebuah ide brilian: menciptakan permainan
uang. Yakni barang-barang apa saja yang akan dibeli jika mereka
“kaya”, misalnya tanah, rumah, gedung, dsb. Gagasan ini terus
mereka matangkan. Mereka membuat papan permainan, dadu, kartu,
rumah-rumah kecil, hotel-hotel kecil, dsb. Sambil bermain mereka
berdua membayangkan menjadi seorang jutawan. Pernahkah Anda bermain
permainan “Monopoli”? Ya, itulah cerita bagaimana Charles Darrow
dan istrinya, Esther menciptakan permainan tersebut. Permainan ini
kemudian dijual kepada seorang pengusaha dengan harga 1 juta dolar
dan impian jadi jutawan pun terwujud! “Istri adalah seorang
penolong, ia harus mampu memotivasi saat sang suami berbaring di
lembah dan terlebih berdoa sungguh-sungguh saat suami berada
dipuncak”.
Tante
Elisabeth – NTT
Amin!
1 Korintus 10:1-21 – HATI KITA HARUS PENUH DENGAN UCAPAN SYUKUR.
Tuhan adalah gembala yang baik, Ia membaringkan kita di padang rumput
hijau, menuntun kita di jalanNya yang benar. Ia melindungi kita,
menghajar kita, tidak ada yang kita inginkan lagi di dunia ini. Kita
merindukan Tuhan lebih dari apapun. Ini adalah sikap hati dimana bila
kita dapat mengucap syukur untuk setiap perkara yang telah Tuhan
buat. Setiap hal yang telah Tuhan buat dalam hidup kita, keluarga
kita, kehidupan perkawinan, pekerjaan, pelayanan, anak-anak kita,
maka kita patut membawa korban syukur ke mezbahNYA kita tidak bisa
minum cawan Tuhan dan cawan-cawan dari roh jahat. Perjamuan Kudus
adalah lambang persekutuan kita dengan Tuhan. Cek apakah kita sudah
mengucap syukur atas kehidupan kita dengan hanya meminum dari cawan
Tuhan saja? Apakah kita sudah membawa korban syukur kita dihadapan
Tuhan? HATI KITA HARUS PERCAYA BAHWA PENCOBAAN yang KITA HADAPI
ADALAH BIASA KARENA ALLAH SUDAH MENYIAPKAN JALAN KELUAR DALAM SETIAP
MASALAH KITA. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan
karena itu Ia tidak membiarkan kamu dicobai melebihi kekuatanmu. Pada
waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga
kamu dapat menanggungnya.” Sungguh suatu janji yang luar biasa
dalam kehidupan kita. Betapa Allah begitu setia, sehingga bagi kita
tidak ada masalah yang tidak memiliki jalan keluar, kita tidak takut
menghadapi apapun dalam perjalanan rohani kita, dalam keadaan dan
kondisi kita tetap “TAAT”. Amin...! JBU All.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Jumat, 28 Oktober 2016. TAK GENTAR BERSAKSI. Sekarang, ya
Tuhan, lihatlah ancaman-ancaman mereka dan berikanlah kepada
hamba-hamba-Mu keberanian sepenuhnya untuk memberitakan firman-Mu
(Kisah Para Rasul 4:29). Olaf Latzel, seorang pendeta di Jerman,
menghadapi kritikan tajam karena berkhotbah tentang keselamatan di
dalam Yesus. Di luar Kristus, orang mengalami kebinasaan. “Jika
Anda berbicara keras dan jelas bahwa hanya ada satu jalan ke surga,
yaitu melalui Yesus Kristus, Anda akan memiliki masalah,” katanya.
Latzel menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah mundur dari
keyakinannya. Ia juga menganggap bahwa penderitaan yang dialaminya
karena Kristus sebagai kehormatan. Petrus dan Yohanes juga pernah
berhadapan dengan para pemimpin agama dan ahli Taurat karena
menyampaikan berita tentang Kristus. Mereka diancam agar tidak lagi
mengajar tentang Kristus. Ketika perkara ini disampaikan kepada
murid-murid lain, perkara itu pun dibawa ke dalam doa (ay. 24-30).
Perhatikan isi doa mereka, yang sama sekali tidak meminta keringanan
dalam tugas pemberitaan Injil. Sebaliknya, mereka berseru agar Allah
memberikan keberanian kepada mereka untuk memberitakan firman, seraya
meminta agar Allah meneguhkan dengan tanda-tanda ajaib. Urgensi
pemberitaan tentang Kristus semakin hari semakin tinggi. Perkembangan
zaman membuat keberadaan Yesus diragukan dan ilmu pengetahuan dalam
beberapa sisi menolak iman. Kebenaran bahwa Yesus adalah Tuhan dan
Juru selamat (Kis. 4:12) harus terus diberitakan. Tantangan dan
ancaman berpotensi menghadang, tetapi kiranya kondisi itu tidak
membuat kita khawatir, gentar, apalagi berpikir untuk berhenti
bersaksi tentang Kristus. Mari beritakan Kristus dengan berani!
SELAMA ALLAH MASIH MENYERTAI, TAK ADA ALASAN UNTUK GENTAR DALAM
MEMBERITAKAN INJIL. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment