BILLIONAIRE
Memberi
tidak menunggu saat kita sudah kaya atau saat kita sudah
berkelimpahan tetapi justru disaat kita “berkekurangan”
itulah pemberian kita akan lebih bermakna :). Dan orang yang
menerimapun lebih berbahagia. Bagaimana dengan kita? Pernahkah kita
memberi disaat kita sendiri sangat membutuhkan? :) Belajar memberi
dengan HATI. Kis 20:35b, “adalah
lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”
Amin.
Xavier
Quentin Pranata
“Kado
yang terbaik adalah kehadiran kita.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 27 Oktober 2016. SETIA SAMPAI AKHIR. Tetapi aku tidak
menghiraukan nyawaku sedikit pun, asalkan aku dapat mencapai garis
akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus
kepadaku untuk bersaksi tentang Injil anugerah Allah (Kisah Para
Rasul 20:24). Pada masa Perang Dunia I, untuk menyampaikan pesan
digunakan burung merpati. Menurut catatan, ada sekitar 250.000 ekor
merpati yang digunakan selama itu. Salah satu merpati yang berjasa
menyelamatkan banyak tentara Perancis adalah Cher Ami. Suatu ketika,
saat sedang terbang membawa pesan, Cher Ami tertembak di dadanya dan
kakinya nyaris putus. Namun, ia tetap terbang selama 25 menit
melintasi desingan peluru dan gas beracun. Atas kepahlawanan dan
kesetiaannya, Cher Ami dianugerahi Croix de Guerre oleh pemerintah
Prancis. Rasul Paulus juga mengalami banyak tantangan dalam
memberitakan Injil. Dera, sesah, dan penjara sudah menjadi bagian
pelayanannya. Meskipun demikian, Paulus tetap taat mengajarkan firman
Tuhan baik di muka umum maupun di rumah jemaat (ay. 20). Ia juga
setia bersaksi tentang Injil kepada orang Yahudi dan Yunani (ay. 21).
Dalam menunaikan tugas pelayanannya, ia tidak gentar meskipun harus
mempertaruhkan nyawanya (ay. 22-24). Yang terpenting baginya adalah
bisa mencapai garis akhir tugas pelayanan yang dipercayakan Tuhan
Yesus kepadanya. Ada harga yang harus dibayar bagi seorang pengikut
Tuhan dalam menyelesaikan misi yang Dia percayakan kepada kita. Kita
dipanggil untuk setia menunaikan tugas itu selama kita masih hidup.
Seperti Cher Ami turut berperan bagi terciptanya perdamaian, kiranya
kesetiaan kita dalam melayani dan memberitakan Injil dipakai untuk
membuat banyak orang mengenal kasih karunia Allah. YESUS KRISTUS,
YANG TELAH LEBIH DULU SETIA SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN, AKAN
MEMAMPUKAN KITA UNTUK TETAP SETIA SAMPAI AKHIR PELAYANAN. Selamat
Pagi. Berdoa dan percaya MujizatNYA. Tuhan Yesus memberkati.
Tante
Elisabeth – NTT
Ya
amin! SUKACITA ORANG PERCAYA. Mungkin kita berpikir bahwa gampang
untuk mengatakan harus senantiasa bersukacita dalam Tuhan karena
dalam prakteknya susah untuk mengimplementasikannya. Kita harus
belajar dari Rasul Paulus yang juga mengajak jemaat di Filipi untuk
terus senantiasa bersukacita dalam Tuhan (Filipi 4:4). Paulus
mengatakan ini justru ketika dia sedang dipenjara di Filipi oleh
karena Injil Kristus. Paulus mengajarkan kepada jemaat bahwa sukacita
itu bukan semata-mata ditentukan oleh keadaan yang sedang terjadi di
sekitar kita. Dan Nehemia juga mengatakan bahwa justru sukacita
karena Tuhan, maka benteng perlindungan akan terwujud dalam kehidupan
orang percaya (Nehemia 8:1b). Karena itu mari kita umat Tuhan,
hidulah senantiasa memiliki sukacita dalam hidup ini. Saya percaya
kehidupan kita akan lebih baik bahkan kita akan melihat karya Tuhan
semakin nyata dalam hidup kita. Haleluya! JBU All.

No comments:
Post a Comment