Wednesday, 5 October 2016

5 Oktober 2016

BILLIONAIRE




Hidup ‘Berkelimpahan‘. Kepenuhan hidup ditemukan dalam hubungan pribadi dengan Yesus. Sejak awal Tuhan mendesain kita untuk mengalami ‘berkat berkelimpahan‘. Kejadian 1:29, “Berfirmanlah Allah: ‘Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.” Ayat 30: “‘Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.‘ Dan jadilah demikian.” Terima kasih Tuhan atas semua yang sudah Engkau berikan kepada kami, Tuhan tolong kami untuk selalu mensyukuri berkat-berkatMu yang melimpah yang sudah Engkau berikan kepada kami. Tuhan Engkau sumber segalanya, biarlah kami menyadari bahwa kami punya Tuhan yang sanggup melakukan perkara yang besar, yang sanggup memberkati kami dengan berkat-berkatNya yang melimpah sehingga kami menjadi orang-orang yang diberkati dan menjadi berkat juga buat orang lain. Amin .

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Rabu, 5 Oktober 2016. Bacaan: Yohanes 15:9-17. Setahun: Matius 12. Nas: Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya (Yohanes 15:10). Menuruti Perintah Yesus. Pendeta dan teolog Karl Rahner pernah berkata, “Jika ada penyebab utama orang-orang tidak percaya pada Kristus, penyebabnya tidak lain orang Kristen sendiri.” Ucapannya ini ada benarnya. Sebagian orang Kristen hebat sekali kalau berbicara tentang Tuhan dan kasih, namun tidak menjalankan ajaran Yesus dan mengasihi sesama. Banyak orang dunia kecewa melihat gaya hidup orang Kristen yang bertolak belakang dengan tindakan dan ajaran Yesus Kristus. Ada orang Kristen yang pendendam, padahal Yesus mengajarkan pengampunan. Ada yang dikenal sebagai tukang gosip, padahal Yesus mengajarkan kita mengatakan kebenaran dengan kasih. Ada yang tamak, padahal Yesus mengajarkan kita mencukupkan diri. Ada yang bermusuhan dengan saudaranya karena berebut harta warisan, padahal Yesus mengajarkan saling mengasihi. Kondisi ini dapat menjadi cermin bagi kita semua yang percaya pada Yesus, untuk melihat diri kita yang sesungguhnya. Jangan sampai orang dunia kecewa pada Kekristenan karena gaya hidup kita yang munafik. Kalau kita tidak mau mengasihi sesama, kita tidak menuruti perintah Yesus. Iman kita kepada Yesus Kristus tidak berbuah karena tidak disertai dengan perbuatan. Jika kita tinggal di dalam kasih Tuhan, kita pasti bisa saling mengasihi (Yoh. 13:35). Jadilah orang Kristen yang melakukan perintah Yesus, yaitu mengasihi seorang akan yang lain dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya setiap orang yang mengenal kita, baik orang Kristen maupun non-Kristen, merasakan kasih Tuhan melalui kehidupan kita. KITA TINGGAL DI DALAM KASIH TUHAN DENGAN MENGASIHI SEORANG AKAN YANG LAIN.

Tante Elisabeth – NTT
Amin! Mari kita mau berdoa apa yang Tuhan taruh di dalam hati kami. Berdoa dalam Roh, supaya Allah membuka mata kita. Yoh 16:13, setiap kata-kata yang dilepaskan oleh roh bagi bangsa kota-kota. Tuhan curahkan Roh dan kebenaran untuk melepaskan segala keduniawian, hidup dalam kebenaran dari segala penjuru daerah, kota, bangsa ini, dapat suatu kebenaran diselaraskan dengan firmanMu Tuhan. Amin...! Kasihilah Tuhan hai semua orang yang dikasihiNya...! Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjarNya dengan tidak tanggung-tanggung. Amin...! JBU all.

Xavier Quentin Pranata
Saat tiap orang merasa benar sendiri, tiba saatnya mereka merujuk ke kebenaran sejati yaitu Firman Tuhan.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment