BILLIONAIRE
Hidup
‘Berkelimpahan‘.
Kepenuhan hidup ditemukan dalam hubungan pribadi dengan Yesus. Sejak
awal Tuhan mendesain kita untuk mengalami ‘berkat berkelimpahan‘.
Kejadian 1:29, “Berfirmanlah
Allah: ‘Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan
yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya
berbiji; itulah akan menjadi makananmu.”
Ayat 30: “‘Tetapi
kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala
yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan
hijau menjadi makanannya.‘ Dan jadilah demikian.”
Terima kasih Tuhan atas semua yang sudah Engkau berikan kepada kami,
Tuhan tolong kami untuk selalu mensyukuri berkat-berkatMu yang
melimpah yang sudah Engkau berikan kepada kami. Tuhan Engkau sumber
segalanya, biarlah kami menyadari bahwa kami punya Tuhan yang sanggup
melakukan perkara yang besar, yang sanggup memberkati kami dengan
berkat-berkatNya yang melimpah sehingga kami menjadi orang-orang yang
diberkati dan menjadi berkat juga buat orang lain. Amin .
Ibu
Caroline – Bandung
[RENUNGAN
HARIAN]. Rabu, 5 Oktober 2016. Bacaan: Yohanes 15:9-17. Setahun:
Matius 12. Nas: Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal
di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal
di dalam kasih-Nya (Yohanes 15:10). Menuruti Perintah Yesus. Pendeta
dan teolog Karl Rahner pernah berkata, “Jika ada penyebab utama
orang-orang tidak percaya pada Kristus, penyebabnya tidak lain orang
Kristen sendiri.” Ucapannya ini ada benarnya. Sebagian orang
Kristen hebat sekali kalau berbicara tentang Tuhan dan kasih, namun
tidak menjalankan ajaran Yesus dan mengasihi sesama. Banyak orang
dunia kecewa melihat gaya hidup orang Kristen yang bertolak belakang
dengan tindakan dan ajaran Yesus Kristus. Ada orang Kristen yang
pendendam, padahal Yesus mengajarkan pengampunan. Ada yang dikenal
sebagai tukang gosip, padahal Yesus mengajarkan kita mengatakan
kebenaran dengan kasih. Ada yang tamak, padahal Yesus mengajarkan
kita mencukupkan diri. Ada yang bermusuhan dengan saudaranya karena
berebut harta warisan, padahal Yesus mengajarkan saling mengasihi.
Kondisi ini dapat menjadi cermin bagi kita semua yang percaya pada
Yesus, untuk melihat diri kita yang sesungguhnya. Jangan sampai orang
dunia kecewa pada Kekristenan karena gaya hidup kita yang munafik.
Kalau kita tidak mau mengasihi sesama, kita tidak menuruti perintah
Yesus. Iman kita kepada Yesus Kristus tidak berbuah karena tidak
disertai dengan perbuatan. Jika kita tinggal di dalam kasih Tuhan,
kita pasti bisa saling mengasihi (Yoh. 13:35). Jadilah orang Kristen
yang melakukan perintah Yesus, yaitu mengasihi seorang akan yang lain
dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya setiap orang yang mengenal kita,
baik orang Kristen maupun non-Kristen, merasakan kasih Tuhan melalui
kehidupan kita. KITA TINGGAL DI DALAM KASIH TUHAN DENGAN MENGASIHI
SEORANG AKAN YANG LAIN.
Tante
Elisabeth – NTT
Amin!
Mari kita mau berdoa apa yang Tuhan taruh di dalam hati kami. Berdoa
dalam Roh, supaya Allah membuka mata kita. Yoh 16:13, setiap
kata-kata yang dilepaskan oleh roh bagi bangsa kota-kota. Tuhan
curahkan Roh dan kebenaran untuk melepaskan segala keduniawian, hidup
dalam kebenaran dari segala penjuru daerah, kota, bangsa ini, dapat
suatu kebenaran diselaraskan dengan firmanMu Tuhan. Amin...!
Kasihilah Tuhan hai semua orang yang dikasihiNya...! Tuhan menjaga
orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak
diganjarNya dengan tidak tanggung-tanggung. Amin...! JBU all.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
tiap orang merasa benar sendiri, tiba saatnya mereka merujuk ke
kebenaran sejati yaitu Firman Tuhan.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment