BILLIONAIRE
Bacaan:
Matius
6:24-34.
Matius 6:33, “Tetapi
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditambahkan kepadamu.”
Poin utama dari ayat 24-34 ini adalah: Tuhan Yesus tidak menghendaki
kita para pengikutNya hidup dalam “kekuatiran” ataupun hidup
dengan kondisi tertentu, sebaliknya menurut ayat 33: “Ketika hidup
kita makin berpusat pada kerajaanNya. Kekuatiran kita akan makin
berkurang .”
DIA telah datang hidup mati dan bangkit dari kematian, supaya DIA
dapat memerintah sebagai Raja atas kita yang bebas dari kekuatiran.
Jadi datanglah kepada Yesus, “tinggalkan segala hal lain” yang
selama ini menjadi “raja” dalam hidupmu. Jadikan DIA sepenuhnya
“Raja” atas segala raja dalam hidup kita. Maka “semuanya”
akan ditambahkan kepadamu. Carilah dahulu
dalam segala sesuatu yang kamu lakukan, dengan menunjukkan bahwa
Allah adalah Raja yang menguasai hidup kita maka SEMUANYA akan
ditambahkan kepadamu. Amin.
Tante
Elisabeth – NTT
Amin!
Disalah satu session doa pagi, tiba-tiba ada terlintas satu
pertanyaan-yang berasal dari Roh Kudus-dan pertanyaan yang muncul
dalam batin tsb adalah: seperti apakah kehidupan sehari-hari,
kesibukan dan rutinitas dari orang-orang percaya di jaman para rasul
dahulu? Sejak munculnya pertanyaan tersebut dalam hati saya, ada
suatu penggalian firman yang saya coba lakukan. Dan secara singkat,
dapat saya katakan bahwa orang percaya pada jaman para rasul dahulu
betul-betul memanifestasikan standart hidup, tujuan, prioritas serta
fokus hidup yang sangat berbeda dibandingkan kehidupan sehari-hari
orang-orang sejamannya (termasuk di jaman ini). Mereka sepenuhnya
menfokuskan seluruh kehidupan mereka pada hal-hal yang bernilai kekal
tapi bukan agamawi. Mari kita memastikan dengan doa-doa agar terus
memastikan kehidupan sehari-hari mereka selaras dengan firman &
memperkenan hati Tuhan (Roma 8:1-2, 12:9-21, 1 Kor 6:1-11) untuk
terus memastikan untuk dapat hidup didalam Dia, terus melekat
kepadaNya, hidup dalam ketergantungan penuh hidup, Tuhan memiliki
perasaan kepribadian dengan Tuhan yang sehat dan bertambah kuat (Yoh
15:1-8). Amin...! Happy weekend. JBU all.
Ibu
Caroline – Bandung
[RENUNGAN
HARIAN]. Sabtu, 8 Oktober 2016. Bacaan: Efesus 5:15-21. Setahun:
Matius 18-20. Nas: Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari
ini adalah jahat (Efesus 5:16). Waktu adalah Pemberian. Hidup di kota
besar dengan kegiatan dan pekerjaan yang padat membuat saya
menyadari, betapa berharga dan berartinya waktu itu. Bahkan bagi
sebagian orang, 24 jam dalam sehari dirasa masih kurang untuk
menjalani semua aktivitas yang harus dilakukan. Karena itu kerap kali
kita mendengar slogan “waktu adalah uang” sebagai gambaran betapa
berharganya waktu itu. Senada dengan slogan itu, saya ingat sebuah
lagu semasa Sekolah Minggu, yang berbunyi demikian, “Apa yang
dicari orang? Uang! Apa yang dicari orang, pagi, siang, sore, malam?
Uang, uang, uang, bukan Tuhan Yesus!” Lirik lagu sederhana ini
dengan tajam menusuk hati saya saat merenungkannya. Betapa banyak
waktu yang saya habiskan hanya untuk bekerja, lalu terlarut dalam
berbagai aktivitas dan acap kali melupakan Tuhan. Saya menyadari
sebagian besar waktu dari 24 jam yang Tuhan karuniakan itu saya
habiskan untuk tidur, bekerja, dalam perjalanan, bertemu teman-teman,
dan aktivitas lainnya. Hanya tersisa sedikit waktu untuk secara
khusus saya luangkan bersama dengan Tuhan. Firman Tuhan mengingatkan
kita, agar kita tidak terjerembab di dalam aktivitas dunia yang
kemudian membuat kita jauh dari-Nya. Memiliki waktu yang berkualitas
bersama dengan Tuhan akan memberi kita kekuatan, kasih, dan buah Roh
lainnya (Gal. 5:22-23) kala menjalani hari-hari yang jahat ini. Waktu
bersama Tuhan memberi kedamaian di tengah kegelisahan. Selanjutnya,
biarlah kita meminta hikmat untuk menggunakan waktu pemberian-Nya
itu. WAKTU ADA PEMBERIAN; KITA MENSYUKURI PEMBERIAN ITU DENGAN
MENGGUNAKANNYA SECARA BIJAKSANA.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
melihat daun luruh di musim gugur, kita seharusnya menyadari bahwa
kita pun bisa gugur pada waktunya.” Xavier Quentin Pranata.
GNCC
Rasa
TAKUT tidak akan membawa kita kemanapun bahkan sulit untuk kita
melakukan suatu terobosan. #gncc #happyweekend #Godblessyou.

No comments:
Post a Comment