BILLIONAIRE
Dimulai
dengan DOA.
Apa yang pertama kali kita lakukan saat bangun pagi? Sebagian kita
ada yang langsung mandi agar badan terasa segar, sebagian lagi mereka
langsung mencari kopi
dan tentunya banyak yang langsung beraktivitas .
Mari sebelum kita melakukan aktivitas, terlebih dahulu datanglah
mencari hadiratNya, seperti yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus .
Markus 1:35, “Pagi-pagi
benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi
ke tempat yang sunyi dan BERDOA di sana.”
Jangan pernah mengabaikan pentingnya sebuah DOA, segala sesuatu yang
dimulai dengan BERDOA akan mendatangkan kebaikan dan berkat dari
Tuhan. Sebab kekuatan mengalir saat kita berdoa. Doa minta pimpinan &
tuntunan selalu selalu didasari oleh hubungan kita dengan Tuhan .
Doa bukan hanya mencari kehendak Tuhan tetapi juga mencari wajahNya.
Amin. Bagaimana dengan kita, sudahkah kita mengawali hari-hari kita
dengan BERDOA terlebih dahulu?
Ibu
Caroline – Bandung
Kita
MEMBACA Firman Tuhan bukan karena HARUS tetapi karena HAUS dan LAPAR.
Kita BERDOA bukan karena HARUS tetapi karena CINTA dan RINDU.
Xavier
Quentin Pranata
“Sebelum
mencari jodoh lebih baik mencari Tuhan yang menciptakan lembaga
pernikahan.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 6 Oktober 2016. YANG TERBAIK. Apa pun juga yang kamu
perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan
bukan untuk manusia (Kolose 3:23). Beberapa waktu yang lalu saya
mengalami peristiwa yang cukup mengerikan di dalam lift. Lift
tiba-tiba meluncur turun dengan kecepatan di luar normal, lalu
berhenti di antara lantai 1 dan 2. Kami yang berada di dalamnya
sempat panik. Tapi syukurlah, sesaat kemudian lift itu bergerak naik
sendiri ke lantai 2. Kami semua segera keluar dan memilih tangga
untuk turun ke lantai 1. Entah apa yang sesungguhnya terjadi dengan
lift itu. Tetapi, peristiwa ini mengingatkan saya akan pentingnya
mengerjakan segala sesuatu, dalam hal ini merancang lift, dengan
benar. Keteledoran si perancang lift bisa mengakibatkan bencana.
Sementara kesigapan si perancang bisa menyelamatkan nyawa banyak
orang. Tak heran juga kalau Alkitab sering mengingatkan kita untuk
memberikan yang terbaik dalam segala sesuatu yang kita kerjakan.
Seakan kita mengerjakannya untuk Allah sendiri. Seperti ketika orang
Israel membangun Bait Allah pada zaman Raja Salomo. Segala yang
terbaik mereka berikan. Bait Allah yang terbangun pun berdiri begitu
megah dan bertahan hingga hampir empat abad, sebelum akhirnya
dihancurkan bangsa Babel. Kita memang tidak lagi membangun Bait Allah
yang kelihatan. Tapi melalui kegiatan sehari-hari, sesungguhnya kita
sedang mengambil bagian dalam membangun kerajaan-Nya di dunia ini.
Baik itu di tempat kerja, keluarga, sekolah, dan sebagainya. Kita
tentu ingin memberikan kualitas yang layak untuk kerajaan-Nya, bukan?
Karena itu, berikanlah yang terbaik dalam segala apa pun yang kita
kerjakan. BERIKAN YANG TERBAIK DALAM PEKERJAAN KITA, SEPERTI KALAU
KITA MELAKUKANNYA UNTUK ALLAH SENDIRI. Selamat pagi. Selalu bersyukur
ya. Tuhan Yesus memberkati.
Tante
Elisabeth – NTT
Ya
amin! Untuk kita menyingkapkan dan sekaligus mencabut 'akar dari
berbagai masalah' yang ada, dibutuhkan pekerjaan Roh Kudus. Terkadang
sebelum terjadinya manifestasi pekerjaan Roh yang mengekspos berbagai
'akar permasalahan' tersebut, kita harus memastikan adanya doa-doa
yang terus dinaikkan di hadapan hadirat Tuhan. Melalui doa-doa yang
kita naikkan dalam kesepakatan, dengan saudara-saudara lainnya, akan
ada banyak terobosan dan perubahan hidup yang dialami oleh
saudara-saudara seiman/keluarga, yang tanpa sadar masih terus membawa
nature yang salah dalam hidupnya... Yaitu mengambil prioritas
keputusan, bangun pagi, kita utamakan perjumpaan dengan Tuhan. Tapi
ada yang salah mengambil keputusan: membaca koran, membuka TV dengar
berita, kita harus konsisten, memilih mengutamakan Tuhan. Karena
Dialah segala-galanya. Mulai hari ini, TEROBOS BANGKIT dalam
keperkasaan Tuhan... Amin! Happy Thursday. JBU all.

No comments:
Post a Comment