Thursday, 6 October 2016

6 Oktober 2016

BILLIONAIRE




Dimulai dengan DOA. Apa yang pertama kali kita lakukan saat bangun pagi? Sebagian kita ada yang langsung mandi agar badan terasa segar, sebagian lagi mereka langsung mencari kopi dan tentunya banyak yang langsung beraktivitas . Mari sebelum kita melakukan aktivitas, terlebih dahulu datanglah mencari hadiratNya, seperti yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus . Markus 1:35, “Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan BERDOA di sana.” Jangan pernah mengabaikan pentingnya sebuah DOA, segala sesuatu yang dimulai dengan BERDOA akan mendatangkan kebaikan dan berkat dari Tuhan. Sebab kekuatan mengalir saat kita berdoa. Doa minta pimpinan & tuntunan selalu selalu didasari oleh hubungan kita dengan Tuhan . Doa bukan hanya mencari kehendak Tuhan tetapi juga mencari wajahNya. Amin. Bagaimana dengan kita, sudahkah kita mengawali hari-hari kita dengan BERDOA terlebih dahulu?

Ibu Caroline – Bandung
Kita MEMBACA Firman Tuhan bukan karena HARUS tetapi karena HAUS dan LAPAR. Kita BERDOA bukan karena HARUS tetapi karena CINTA dan RINDU.

Xavier Quentin Pranata
Sebelum mencari jodoh lebih baik mencari Tuhan yang menciptakan lembaga pernikahan.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 6 Oktober 2016. YANG TERBAIK. Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23). Beberapa waktu yang lalu saya mengalami peristiwa yang cukup mengerikan di dalam lift. Lift tiba-tiba meluncur turun dengan kecepatan di luar normal, lalu berhenti di antara lantai 1 dan 2. Kami yang berada di dalamnya sempat panik. Tapi syukurlah, sesaat kemudian lift itu bergerak naik sendiri ke lantai 2. Kami semua segera keluar dan memilih tangga untuk turun ke lantai 1. Entah apa yang sesungguhnya terjadi dengan lift itu. Tetapi, peristiwa ini mengingatkan saya akan pentingnya mengerjakan segala sesuatu, dalam hal ini merancang lift, dengan benar. Keteledoran si perancang lift bisa mengakibatkan bencana. Sementara kesigapan si perancang bisa menyelamatkan nyawa banyak orang. Tak heran juga kalau Alkitab sering mengingatkan kita untuk memberikan yang terbaik dalam segala sesuatu yang kita kerjakan. Seakan kita mengerjakannya untuk Allah sendiri. Seperti ketika orang Israel membangun Bait Allah pada zaman Raja Salomo. Segala yang terbaik mereka berikan. Bait Allah yang terbangun pun berdiri begitu megah dan bertahan hingga hampir empat abad, sebelum akhirnya dihancurkan bangsa Babel. Kita memang tidak lagi membangun Bait Allah yang kelihatan. Tapi melalui kegiatan sehari-hari, sesungguhnya kita sedang mengambil bagian dalam membangun kerajaan-Nya di dunia ini. Baik itu di tempat kerja, keluarga, sekolah, dan sebagainya. Kita tentu ingin memberikan kualitas yang layak untuk kerajaan-Nya, bukan? Karena itu, berikanlah yang terbaik dalam segala apa pun yang kita kerjakan. BERIKAN YANG TERBAIK DALAM PEKERJAAN KITA, SEPERTI KALAU KITA MELAKUKANNYA UNTUK ALLAH SENDIRI. Selamat pagi. Selalu bersyukur ya. Tuhan Yesus memberkati.

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! Untuk kita menyingkapkan dan sekaligus mencabut 'akar dari berbagai masalah' yang ada, dibutuhkan pekerjaan Roh Kudus. Terkadang sebelum terjadinya manifestasi pekerjaan Roh yang mengekspos berbagai 'akar permasalahan' tersebut, kita harus memastikan adanya doa-doa yang terus dinaikkan di hadapan hadirat Tuhan. Melalui doa-doa yang kita naikkan dalam kesepakatan, dengan saudara-saudara lainnya, akan ada banyak terobosan dan perubahan hidup yang dialami oleh saudara-saudara seiman/keluarga, yang tanpa sadar masih terus membawa nature yang salah dalam hidupnya... Yaitu mengambil prioritas keputusan, bangun pagi, kita utamakan perjumpaan dengan Tuhan. Tapi ada yang salah mengambil keputusan: membaca koran, membuka TV dengar berita, kita harus konsisten, memilih mengutamakan Tuhan. Karena Dialah segala-galanya. Mulai hari ini, TEROBOS BANGKIT dalam keperkasaan Tuhan... Amin! Happy Thursday. JBU all.

No comments:

Post a Comment