BILLIONAIRE
The
Church Just Wants Your Money, Really?
-Billionaire Part 4-
Alfa Omega Church
Sunday Service
October
23rd
2016
Intro:
Sebuah
prinsip yang bagus berkata: “Cara
untuk menang dalam hal keuangan adalah: memiliki gaya hidup memberi”.
Tapi, prinsip yang benar ini banyak disalah-artikan sampai membuat
banyak orang berpikir bahwa gereja hanya ingin uang kita. Karena
pemikiran yang keliru ini, akhirnya orang tidak memberi – entah
karena malas, atau kecewa, atau bahkan mungkin tidak tahu bahwa
memberi itu salah satu kunci – sehingga tidak pernah melihat
mujizat, terobosan, dan kemajuan dalam hal keuangan.
Tapi,
apakah benar gereja hanya ingin
uang Anda? Apa sebenarnya kehendak Tuhan untuk keuangan Anda? Apa
sebenarnya prinsip memberi? Mengapa kita harus memberi? Bagaimana
kita harus memberi?
MENGAPA
MEMBERI?
Yohanes
3:16 (BIS)
“Karena
Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, sehingga Ia memberikan
Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
tidak binasa, melainkan mendapat hidup sejati dan kekal.”
(1)
God is a Giver
– Tuhan adalah Pemberi
Bahkan
sebelum kita tahu apa yang baik, Dia telah
terlebih dahulu memberikan Anak-Nya. Bukan hanya itu, setiap hari,
udara yang kita hirup, otak kita masih bekerja, tubuh kita masih
berfungsi, kita masih bernapas, kita masih bisa bergerak, planet di
sekitar kita tidak
saling bertabrakan atau menyerang bumi ini – semuanya itu adalah
karena Tuhan MEMBERI kepada kita (Lukas
6:36).
(2)
Tuhan ingin membangun
hubungan
dengan kita
Matius
6:20-21
(3)
Tuhan PERLU
untuk memberkati
kita
Salah
kalau kita berpikir,
Tuhan perlu uang kita. Gereja perlu uang kita. Yohanes 10:10, “Aku
datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala
kelimpahan.”
APA
SAJA JENIS PERSEMBAHAN/PEMBERIAN?
Kata-kata
persembahan berasal dari kata-kata bahasa Ibrani “Karbanot”
— (ing) “sacrifices”,
“offerings”.
Asal mula
kata-kata “Karbanot”
ini artinya “to draw
near” – untuk
mendekat. Jadi, persembahan membawa kita lebih mendekat kepada Tuhan.
Ada
5 jenis persembahan yang bisa kita lakukan:
1.
PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN
Persembahan
persepuluhan adalah 10% dari pemasukan kita setiap bulannya (Maleakhi
3:10, 11). Saat kita memberi perpuluhan, artinya: Kita berbicara
kepada Tuhan, “Tuhan
yang aku punya adalah milikMu”.
Story:
William Colgate
Tuhan
butuh kita hidup dalam kelimpahan. Karena itu, kita perlu memberi.
2.
PERSEMBAHAN SUKARELA
Lukas
6:38
“Persembahan
sukarela adalah persembahan lain yang kita berikan, di luar
persembahan perpuluhan kita.”
2
Korintus 7:9
Sukarela
bukan berarti “se-sesukanya, se-relanya, sak welase”. Sukarela
bicara tentang attitude
(sikap) hati kita saat memberi. Ingat, Tuhan bukan pengemis sampai
kita memberi “se-sesukanya, se-relanya, sak welase”. Dia tetap
layak mendapat kualitas yang baik dari hidup kita.
Tuhan
bukan butuh uang kita. Tuhan butuh HATI kita, dan Ia mau memberkati
kita. “Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan
kepadamu.” Berilah dengan ukuran iman yang besar!
3.
PERSEMBAHAN BUAH
SULUNG
Amsal
3:9-10. Buah sulung
adalah hasil pertama dari pendapatan kita. Antara lain seperti:
-
gaji pertama yang diterima saat bekerja
-
gaji pertama dalam tahun itu
Saat
kita mengambil langkah iman melakukan ini, Tuhan berjanji
“maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah,
dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”
Tuhan
perlu memberkati kita. Maukah kita men-stretch
iman kita untuk melihat mujizat lebih lagi?
4.
PERSEMBAHAN JANJI
IMAN
2
Korintus 9:6, 10-11.
Persembahan janji iman adalah persembahan khusus (di luar persembahan
persepuluhan dan lainnya), yang kita berikan. Biasanya
untuk investasi gereja, pembangunan gedung gereja, program pelayanan
yang ada (Sound of Praise, Natal, dll).
Sekarang
setelah ladang kita dilindungi, ladang ini perlu ditaburi benih.
Perlu ditanami. Kalau tidak, tidak
akan menghasilkan. Persembahan persepuluhan itu ibarat pagar untuk
ladang Anda. Persembahan khusus/janji iman, ibarat benih yang kita
tabur pada lahan yang sudah dipagari & dilindungi. Bukan kita
berpikir
“Nanti Tuhan, kalau keuangan sudah lebih stabil, sudah mulai
lancar.” Justru
saat kita berkebutuhan, kita di posisi yang paling pas untuk menerima
mujizat!!!
Sehingga, saat gereja mengumumkan kesempatan untuk kita terlibat
secara keuangan, terlibatlah.
Justru
saat kita berkebutuhan, kita di posisi yang paling pas untuk menerima
mujizat!!!
Conclusion:
Bayangkan…
-
Kita punya Tuhan yang nggak butuh duit kita. Tapi justru dia PERLU
untuk memberkati kita!!!
-
Tuhan perlu hidup kita berlimpah
-
Bayangkan Anda melangkah dengan berani, belajar memberi. Yang sudah
setia memberi, terus memberi, bahkan meningkatkan level &
persentase pemberian Anda. Yang belum, Anda belajar melangkah.
-
Bayangkan semua kebutuhan hidup Anda, semua hal yang mungkin masih
kurang… Tapi juga bayangkan justru
saat kita berkebutuhan, kita di posisi yang paling pas untuk menerima
mujizat!!!
Kita
punya Tuhan yang PERLU MEMBERKATI kita dan MELIMPAHI kita semua.
No comments:
Post a Comment