BILLIONAIRE
1
Yoh 3:16-18, “16Demikianlah
kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan
nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk
saudara-saudara kita. 17Barangsiapa
mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan
tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah
kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? 18Anak-anakku,
marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah,
tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”
Sebagai anak-anak Tuhan, kita percaya Tuhan pasti mencukupkan semua
kebutuhan kita dan menjamin masa depan kita. Kita tidak perlu takut
saat kita “memberi”. Memberi tidak hanya pada saat kelimpahan
tetapi juga pada masa “kekurangan”. “Memberi” adalah tanda
kasih kita dalam “perbuatan” & dalam “kebenaran”/tanda
iman percaya kita. Amin.
GNCC
SEMAKIN
KENAL SESEORANG - *Semakin tahu KELEMAHAN dan KEKURANGAN*. SEMAKIN
KENAL TUHAN - *Semakin tahu KASIH dan ANUGERAHNYA*. _*Have a blessed
week*_ #gncc #greatweek
Xavier
Quentin Pranata
“Gengsi
membuat pengeluaran tambah tinggi.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Senin, 31 Oktober 2016. SOLA FIDE. Karena tidak ada seorang
pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah
diletakkan, yaitu Yesus Kristus (1 Korintus 3:11). Hari ini kita
memperingati Hari Reformasi Gereja. Pada 31 Oktober 1517 Martin
Luther menempelkan 95 dalil di pintu gereja Wittenberg, Jerman. Ada 3
kata kunci yang melekat pada tindakan reformasi ini: Sola Fide (Hanya
melalui Iman), Sola Gratia (Hanya oleh Anugerah) dan Sola Scriptura
(Hanya Alkitab): “Manusia diselamatkan oleh iman akan anugerah
Allah yang diproklamasikan dalam Alkitab.” Berdasarkan perenungan
atas Roma 1:16-17, Luther menemukan saripati teologi Paulus bahwa
yang menghadirkan keselamatan bukanlah segala macam perbuatan baik
dan ritus gereja, melainkan iman akan anugerah Allah yang membenarkan
kita. Orang berdosa yang percaya akan Injil menjadi orang benar
karena dijadikan benar. Manusia adalah simul justus et peccator:
orang yang berdosa, namun sekaligus dibenarkan. Benar bukan karena
usaha sendiri, melainkan karena rahmat, gratia. Tak sepatutnya kita
hidup berleha-leha, manja, dan tak waspada, apalagi meremehkan kasih
Allah yang membenarkan tadi. Dari pihak manusia diperlukan iman yang
merespons anugerah pembenaran itu. Iman bukan sekadar percaya, namun
“mempercayakan diri seutuhnya kepada”. Iman adalah hati yang
bulat menyambut anugerah Allah dan memasrahkan segenap diri pada
kasih setia Allah. Ada orang yang mengaku beriman, namun hatinya
dingin, bahkan beku. Beku pada Allah, beku pada Firman, dan beku pada
janji anugerah. Hatinya bagai es. Kita perlu waspada, agar hati kita
senantiasa terbuka untuk digenangi rahmat dan giat menyambutnya.
Betapa hangat! ANUGERAH ALLAH SELALU CUKUP BAGI KITA YANG LEMAH.
Selamat pagi. Tetap berpikir Positif. Selamat berkarya. Tuhan Yesus
memberkati.
Tante
Elisabeth – NTT
Amin!
Yoh 21-22. Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu!
Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus
kamu.” Tuhan Yesus mengadakan mujizat 5 roti 2 ekor ikan memberi
makan lima ribu orang. Spirit rasulih itu adalah hidup kita berada
bersama Dia, kita memposisikan diri seperti Dia. Maz 127:3-5 ada
kaitan dengan Tuhan ketika kita tahu posisi kita, kami tidak jadi
terpuruk lagi ,tapi kami tahu memposisikan diri kami untuk
keselamatan kami. Amin. Morning. JBU All.

No comments:
Post a Comment