Saturday, 1 October 2016

KATA PENGANTAR

BILLIONAIRE




KATA PENGANTAR


Amy Carmichael, misionaris yang bertugas di India, menulis, “segala sesuatu yang menjadi milik kita, selamanya adalah milik kita” (all that was ever ours is ours forever). Kita seringkali berkata bahwa apa yang kita punyai adalah milik Kristus. Namun pernahkah kita mengingat hal yang sebaliknya: bahwa apa yang Dia miliki adalah milik kita? Sewaktu saya membaca tulisan Amy Carmichael tersebut, saya belajar kebenaran yang luar biasa.

Sifat Allah kita adalah Pemberi. Dan ya, ada hal-hal yang Tuhan berikan untuk kita nikmati sementara. Benda-benda sementara hendaklah diperlakukan sebagai benda sementara – diterima, mengucap syukur atasnya, dipersembahkan kepada Allah, tetapi dinikmati. Mereka seharusnya tidak diperlakukan sebagai benda kekal. Yang tidak tepat adalah bila kita mengasihi benda-benda tersebut melebihi Tuhan.

Saya bersyukur AOC mengajarkan prinsip-prinsip dasar mengenai keuangan sehingga kita menjadi TUAN atas uang yang dipercayakan Allah dalam hidup kita. Dan saya berdoa supaya setiap Saudara yang mengikuti seri pengajaran BILLIONAIRE mengalami kemenagan di area ini.

“Everything is already yours as a gift – Paul, Apollos, Peter, the world, life, death, the present, the future – all of it is yours, and you are privileged to be in union with Christ, who is in union with God” (1 Korintus 3:22-23, The Message). “Segala sesuatunya adalah hadiah untukmu – Paulus, Apolos, Petrus, dunia, kehidupan, kematian, waktu sekarang, waktu yang akan datang – semuanya milikmu, dan kamu mendapatkan kehormatan untuk menjadi satu dengan Kristus, dan siapapun yang bersatu dengan Kristus adalah di dalam Allah.”

-- Kwee Siu Siang

No comments:

Post a Comment