Monday, 24 October 2016

24 Oktober 2016

BILLIONAIRE




2 Korintus 9:7, “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.” Belajar memberi akan menolong kita untuk bersyukur, bahwa pemilik segala sesuatu adalah Tuhan. Jadi sudah sepatutunya kita mengutamakan DIA dalam hidup kita. DIÀlah yang akan mencukupkan segala kebutuhan kita. Ya Tuhan, kiranya Engkau menolong kami untuk memiliki hati yang sungguh mencintaiMu dan mengandalkanMu. Biarlah pemberian kami mengalir dari hati yang tulus sukacita dan mempercayai serta mentaati firmanMu. Amin.

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Senin, 24 Oktober 2016. Bacaan: 1 Korintus 10:11-17. Setahun: Lukas 8-9. Nas: Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia (1 Korintus 10:13). Pasti Kuat. Saat mengunjungi kerabat yang terkena stroke, saya sangat terkesan oleh sikap istrinya. Selama lebih dari tiga tahun, ia merawat sendiri suami yang tidak dapat berjalan itu. Ia membantu suami dalam setiap aktivitas, termasuk menyuapi makan. Saya memperhatikan, si istri terlihat bersukacita, sabar, dan antusias. Tidak terdengar keluhannya; tidak tampak kelelahannya. Saat saya mau pulang, ia berbisik sambil tersenyum, “Tuhan tahu, saya kuat. Karena itu, saya diberi seperti ini.” Semua orang di dunia pasti pernah mengalami pencobaan. Dari pernyataan Rasul Paulus dalam nas hari ini, kita dapat mengenali tiga karakteristik pencobaan. Pertama, pencobaan yang kita alami itu biasa. Kedua, pencobaan itu tidak melebihi kekuatan kita. Ketiga, Tuhan menyediakan jalan ke luar dari pencobaan. Seorang bapak tidak mungkin meminta anaknya yang masih balita untuk membawa sekarung beras karena ia tahu anaknya tidak akan kuat mengangkatnya. Terlebih lagi dengan Bapa kita yang di surga. Apakah saat ini Anda sedang menghadapi pencobaan? Walaupun terasa berat dan menyakitkan, tetaplah bertahan. Ada ganjaran bagi orang yang bertahan dalam pencobaan. Apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia (Yak. 1:12). Kitab Ibrani mengatakan bahwa Yesus pun telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Oleh karena Dia sendiri telah menderita karena pencobaan, Dia dapat menolong mereka yang dicobai (Ibr. 4:15, Ibr. 2:18) –IN. SELALU ADA KEKUATAN TUHAN UNTUK MENANGGUNG PENCOBAAN YANG KITA ALAMI!

Xavier Quentin Pranata
Saat kita mengajar sebenarnya kita mengajar diri kita sendiri.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment