MY HONOUR
MY HONOUR #3
“Discipleship”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 16 Agustus 2015)
Bagi manusia,
penting bagi kita untuk TIDAK HANYA mengalami Self-Development, TAPI
juga SPIRITUAL-Development.
MENGAPA SPIRITUAL
DEVELOPMENT? Karena orang yang mengalami Self Development belum
tentu mengalami Spiritual Development. Tapi orang yang mengalami SPIRITUAL
DEVELOPMENT, akan mengalami Self Development.
A)
Penjelasan WHY
Spiritual Development
Manusia terdiri
dari tiga bagian karena dia diciptakan dalam gambar dan rupa Tuhan. “Baiklah
Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita” (Kejadian 1:26). Kita
tahu bahwa Tuhan adalah Tritunggal.
Alkitab berikut ini
jelas meneguhkan fakta manusia terdiri dari tiga bagian yaitu roh, jiwa, dan
tubuh: Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh,
jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus
Kristus, Tuhan kita (1 Tesalonika 5:23) + Ibrani 4:12.
- “Tubuh” berhubungan dengan dunia materi melalui 5 cara yaitu “melihat,” “mencium,” “mendengar,” “merasa” dan “meraba.”
- Pintu masuk
“Jiwa” adalah “imajinasi,” “kesadaran,” “Ingatan,” dan “perasaan.’
- “Roh” menerima
kesan dari luar dan hal materi melalui jiwa. Indra dari “Roh” adalah “Iman,”
“Pengharapan,” “Hormat,” “Doa” dan “Pujian”
Alkitab berkata:
“Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang
memberi kepadanya pengertian” (Job 32:8). Melalui rohnya orang Kristen melayani
dan memuji Allah. Paulus bersaksi: “Karena Allah, yang kulayani dengan segenap
hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya” (Romans 1:9). Yesus berkata: “Allah
itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan
kebenaran” (John 4:24).
Illustrasi:
Tubuh dan jiwa
membutuhkan roh yang sehat dan kuat, sama seperti radio membutuhkan listrik.
Tantangan yang kita
hadapi adalah Setan tahu bahwa dia tidak bisa mengusik orang yang rohnya sudah
diisi dengan Roh Kudus. Tetapi setan bisa mempengaruhi area tubuh dan jiwa
kita.
Oleh karena itu, SELF
DEVELOPMENT saja tidaklah cukup. Self Development hanya menyentuh
area tubuh dan jiwa kita. Self Development saja tidak cukup, karena Anda
akan berperang sendiri melawan setan yang tiap hari, tiap waktu berusaha
merusak kita.
Kita perlu SPIRITUAL
DEVELOPMENT, sebab saat rohani kita kuat, itu akan mempengaruhi jiwa dan
tubuh kita.
Tubuh, jiwa, dan
roh tidak bisa dengan sendirinya membentuk manusia secara keseluruhan/utuh,
tapi harus “roh dan jiwa dan tubuh” yang sehat dan yang seimbang.
B)
PEMURIDAN Aspek Pendorong
SPIRITUAL DEVELOPMENT
Text: LUKAS
10:38-42 (perlu dibaca ulang di komsel).
Penjelasan: Di
zaman itu, tidak semua orang punya kesempatan untuk bisa belajar. Tidak semua
orang punya kesempatan untuk dimuridkan dan ditraining. Sebab, di zaman itu,
untuk dimuridkan dan ditraining, hanya sedikit orang laki-laki saja yang bisa
punya kehormatan dan kesempatan itu.
Ketika laki - laki
terpilih untuk dimuridkan dan ditraining, mereka mendapat kehormatan untuk
mengikuti Rabi itu dan meniru semua yang Rabi itu lakukan.
Perempuan, tidak
pernah bisa menerima kesempatan dan kehormatan untuk dimuridkan. Sehingga,
waktu Yesus menjadi sahabat bagi Martha dan Maria, mereka berdua sangat senang
dan menyadari bahwa sebuah kehormatan kalau YESUS mau memuridkan mereka.
Pertanyaan bagi
kita: masihkah kita merasa terhormat ketika YESUS mau memuridkan kita lewat
gereja lokal kita?
Selama Yesus
melayani di dunia, unsur yang sangat menjadi GAYA HIDUP YESUS sendiri adalah
menyediakan RELATIONSHIP dan DISCIPLESHIP bagi orang yang ada di
sekitarnya. Bagi Yesus, Relationship dan Discipleship sangat
penting.
Yesus bukan hanya
fokus kepada Self Development seseorang, tapi Yesus ingin melihat SPIRITUAL
DEVELOPMENT orang terbangun. Karena dari SPIRITUAL DEVELOPMENT maka Self
Development akan juga terbangun.
Martha reseprent - tentang pentingnya orang berbakat, bertalenta dan melayani.
Maria represent – tentang pentingnya orang menyediakan waktu dan hati untuk
dimuridkan, didisiplin, dibina, dimentor, dan diajar. Mana yang lebih penting?
Dua-duanya penting.
Tapi perhatikan
prinsipnya:
Anda bisa melakukan
kegiatan rohani tanpa mengalami pertumbuhan rohani; tapi Anda tidak bisa
mengalami pertumbuhan rohani tanpa melayani secara rohani.
-Artinya: kita bisa
melakukan aktivitas agama, tanpa mengalami pertumbuhan rohani, dan itu namanya
aktivitas.
Tapi kalau orang
bertumbuh secara rohani, mereka pasti akan melayani secara rohani, dan itu
namanya SERVANTHOOD.
Kenapa Yesus sempat
menegur Martha yang bertalenta, berkemampuan tinggi dan yang sibuk melayani?
Karena YESUS concern dengan SPIRITUAL DEVELOPMENT seseorang! Dan
PEMURIDAN ADALAH ASPEK PENDORONG SPIRITUAL DEVELOPMENT!
Kalau ada 1 hal
yang membuat kita bisa mahir, bertumbuh, makin jago, makin skillful,
makin berkarakter, makin berkembang, apa itu? 1 hal itu adalah pentingnya DISCIPLESHIP
(PEMURIDAN). Apa itu artinya menjadi murid? Apa kualitas/karakteristik murid?
Murid adalah menjadi orang yang mau: BELAJAR DI DISIPLIN & DITRAINING.
Tanpa kualitas
Murid, seseorang tidak akan bisa mengalami Spiritual Development.
No comments:
Post a Comment