Monday, 31 August 2015

MY HONOUR #3

MY HONOUR


 MY HONOUR #3
“Discipleship”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 16 Agustus 2015)


Bagi manusia, penting bagi kita untuk TIDAK HANYA mengalami Self-Development, TAPI juga SPIRITUAL-Development.

MENGAPA SPIRITUAL DEVELOPMENT? Karena orang yang mengalami Self Development belum tentu mengalami Spiritual Development. Tapi orang yang mengalami SPIRITUAL DEVELOPMENT, akan mengalami Self Development.

A)    Penjelasan WHY Spiritual Development
Manusia terdiri dari tiga bagian karena dia diciptakan dalam gambar dan rupa Tuhan. “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita” (Kejadian 1:26). Kita tahu bahwa Tuhan adalah Tritunggal.
Alkitab berikut ini jelas meneguhkan fakta manusia terdiri dari tiga bagian yaitu roh, jiwa, dan tubuh: Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita (1 Tesalonika 5:23) + Ibrani 4:12.

- “Tubuh” berhubungan dengan dunia materi melalui 5 cara yaitu “melihat,” “mencium,” “mendengar,” “merasa” dan “meraba.”
- Pintu masuk “Jiwa” adalah “imajinasi,” “kesadaran,” “Ingatan,” dan “perasaan.’
- “Roh” menerima kesan dari luar dan hal materi melalui jiwa. Indra dari “Roh” adalah “Iman,” “Pengharapan,” “Hormat,” “Doa” dan “Pujian”

Alkitab berkata: “Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian” (Job 32:8). Melalui rohnya orang Kristen melayani dan memuji Allah. Paulus bersaksi: “Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya” (Romans 1:9). Yesus berkata: “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran” (John 4:24).

Illustrasi:
Tubuh dan jiwa membutuhkan roh yang sehat dan kuat, sama seperti radio membutuhkan listrik.

Tantangan yang kita hadapi adalah Setan tahu bahwa dia tidak bisa mengusik orang yang rohnya sudah diisi dengan Roh Kudus. Tetapi setan bisa mempengaruhi area tubuh dan jiwa kita.
Oleh karena itu, SELF DEVELOPMENT saja tidaklah cukup. Self Development hanya menyentuh area tubuh dan jiwa kita. Self Development saja tidak cukup, karena Anda akan berperang sendiri melawan setan yang tiap hari, tiap waktu berusaha merusak kita.
Kita perlu SPIRITUAL DEVELOPMENT, sebab saat rohani kita kuat, itu akan mempengaruhi jiwa dan tubuh kita.

Tubuh, jiwa, dan roh tidak bisa dengan sendirinya membentuk manusia secara keseluruhan/utuh, tapi harus “roh dan jiwa dan tubuh” yang sehat dan yang seimbang.

B)    PEMURIDAN Aspek Pendorong SPIRITUAL DEVELOPMENT
Text: LUKAS 10:38-42 (perlu dibaca ulang di komsel).
Penjelasan: Di zaman itu, tidak semua orang punya kesempatan untuk bisa belajar. Tidak semua orang punya kesempatan untuk dimuridkan dan ditraining. Sebab, di zaman itu, untuk dimuridkan dan ditraining, hanya sedikit orang laki-laki saja yang bisa punya kehormatan dan kesempatan itu.
Ketika laki - laki terpilih untuk dimuridkan dan ditraining, mereka mendapat kehormatan untuk mengikuti Rabi itu dan meniru semua yang Rabi itu lakukan.
Perempuan, tidak pernah bisa menerima kesempatan dan kehormatan untuk dimuridkan. Sehingga, waktu Yesus menjadi sahabat bagi Martha dan Maria, mereka berdua sangat senang dan menyadari bahwa sebuah kehormatan kalau YESUS mau memuridkan mereka.

Pertanyaan bagi kita: masihkah kita merasa terhormat ketika YESUS mau memuridkan kita lewat gereja lokal kita?

Selama Yesus melayani di dunia, unsur yang sangat menjadi GAYA HIDUP YESUS sendiri adalah menyediakan RELATIONSHIP dan DISCIPLESHIP bagi orang yang ada di sekitarnya. Bagi Yesus, Relationship dan Discipleship sangat penting.
Yesus bukan hanya fokus kepada Self Development seseorang, tapi Yesus ingin melihat SPIRITUAL DEVELOPMENT orang terbangun. Karena dari SPIRITUAL DEVELOPMENT maka Self Development akan juga terbangun.

Martha reseprent - tentang pentingnya orang berbakat, bertalenta dan melayani.
Maria represent – tentang pentingnya orang menyediakan waktu dan hati untuk dimuridkan, didisiplin, dibina, dimentor, dan diajar. Mana yang lebih penting? Dua-duanya penting.

Tapi perhatikan prinsipnya:
Anda bisa melakukan kegiatan rohani tanpa mengalami pertumbuhan rohani; tapi Anda tidak bisa mengalami pertumbuhan rohani tanpa melayani secara rohani.
-Artinya: kita bisa melakukan aktivitas agama, tanpa mengalami pertumbuhan rohani, dan itu namanya aktivitas.
Tapi kalau orang bertumbuh secara rohani, mereka pasti akan melayani secara rohani, dan itu namanya SERVANTHOOD.
Kenapa Yesus sempat menegur Martha yang bertalenta, berkemampuan tinggi dan yang sibuk melayani? Karena YESUS concern dengan SPIRITUAL DEVELOPMENT seseorang! Dan PEMURIDAN ADALAH ASPEK PENDORONG SPIRITUAL DEVELOPMENT!

Kalau ada 1 hal yang membuat kita bisa mahir, bertumbuh, makin jago, makin skillful, makin berkarakter, makin berkembang, apa itu? 1 hal itu adalah pentingnya DISCIPLESHIP (PEMURIDAN). Apa itu artinya menjadi murid? Apa kualitas/karakteristik murid? Murid adalah menjadi orang yang mau: BELAJAR DI DISIPLIN & DITRAINING.

Tanpa kualitas Murid, seseorang tidak akan bisa mengalami Spiritual Development.



No comments:

Post a Comment