Monday, 31 August 2015

MY HONOUR #1

MY HONOUR



 MY HONOUR #1
“Worship I”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 02 Agustus 2015)


Saat Anda pergi ke gereja, pernahkah Anda bertanya:
- Kenapa di gereja sering ada nyanyi-nyanyi?
- Kenapa orang kalau nyanyi bisa nangis-nangis?
- Kenapa loncat-loncat? Kenapa tepuk tangan??
- Kenapa tidak langsung saja khotbah?
- Terus bahasa-bahasa aneh-aneh itu…

Atau excuse ini:
- Ah, tidak apa datang terlambat, toh mereka masih nyanyi-nyanyi
- Datangnya setelah mereka selesai menyanyi saja
- Aku tidak telat kok, mereka kan tadi masih nyanyi, belum khotbah

Kisah Para Rasul 16
Kisah 16:24-25 “tengah malam...”
Tengah malam seringkali menjadi waktu-waktu yang ‘gelap’ bagi kehidupan kita. Kadang saat kita menyelesaikan hari kita, kita physically lelah… Kita capek sekali, kemudian sebelum tidur, kita merenungkan semua yang terjadi selama satu hari (terutama hal-hal yang bikin jengkel, yang menyakiti hati kita, atau hal-hal yang sedang occupy pemikiran kita…). Kita bisa jadi negatif, makin jengkel…

Ini juga bisa diartikan sebagai momen-momen sulit kehidupan kita. Waktu kita melihat masalah dalam keluarga, pekerjaan, keuangan, dll… Apa yang harus kita lakukan di waktu-waktu yang seperti ini??? Ternyata WORSHIP!!! Menyembah!!!

Itu yang dilakukan Paulus & Silas.
Mereka sedang berada di sebuah situasi/circumstance yang sangat negatif. Penjara adalah lingkungan yang sangat negatif. Bahasa penjara negatif. Perilaku orang di sana negatif.

Paulus & Silas telah seharian dipukuli, masuk penjara!! They had every reason to be negative!!! (Mereka punya semua alasan untuk negatif. Tapi apa yang mereka lakukan? Berdoa, menyanyikan pujian, & menyembah!!)

Seringkali perasaan kita: “But I don't feel like it... I'm not in the mood...” (Aku lagi nggak mood. Situasiku lagi nggak enak. Orang mikir apa nanti kalau aku bertingkah aneh menyembah gitu?)

A)    Kita Harus MENYEMBAH (Walaupun Kita Sedang Tidak Ingin)

Worship costs something.
Markus 14:3-4 – Minyak narwastu adalah sebuah parfum yang biasanya diberikan kepada seorang anak perempuan untuk dibawa dia setelah dia menikah. Botolnya tidak bisa dibuka kemudian ditutup lagi. Untuk membuka minyak ini, botolnya harus dipecah dan digunakan semua. Tidak bisa ditutup kemudian di re-use lagi.

Kita mungkin akan berada dalam situasi-situasi yang sulit dalam hidup kita. Situasi dimana kita merasa kita terpenjara, kita sedang dibelenggu. Tapi justru momen dimana kita sedang low, down, penyembahan yang sesungguhnya keluar dari diri kita.
Kita punya pilihan – antara menyalahkan Tuhan (padahal aku sudah mau percaya Tuhan, padahal aku melayani, padahal…), atau kita berseru kepada Tuhan melalui doa, pujian, & penyembahan. 

(1 Tawarikh 21:24-26 , Kejadian 22:5)

Kita harus secara sengaja memilih untuk menyembah.

B)    Apa yang Kita Lakukan Secara Fisik, Memberi Dampak kepada Hal-Hal  yang Tidak Kelihatan

Apa yang kita percayai di hal yang tidak kelihatan, akan terpancar di fisik kita.

Kisah 16:25
“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.”

Kisah 16:26
“Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah, dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.”

Sendi, pintu, belenggu (rantai) - foundations, doors, chains.
Foundations/sendi penjara à hal-hal yang tidak kelihatan.
Doors/pintu à jalan/kesempatan-kesempatan untuk hidup kita.
Chains/rantai à hal-hal yang kelihatan, yang bersentuhan dengan hidup kita. Contoh: perubahan dalam hidup orang; mujizat yang bisa kita lihat.

What we do in the physical realm, does something to the unseen realm. What we believe in the unseen, will be reflected in the physical realm.
(Apa yang kita lakukan secara fisik, memberi dampak kepada hal-hal yang tidak kelihatan. Apa yang kita percayai di hal yang tidak kelihatan, akan terpancar di fisik kita).

“The first element in worship is adoration. The Hebrews expressed this by their posture & not alone by their word.”
Elemen pertama dalam penyembahan adalah pengagungan. Orang Ibrani mengekspresikannya melalui gerakan tubuh mereka, dan bukan hanya melalui kata-kata.

Kenapa nyanyi-nyanyi tiap minggu?
Kenapa ada Sound of Praise, dan keluarkan banyak uang untuk Sound of Praise?
Kenapa kalau kita nyanyi harus lompat-lompat, harus keluar suara yang keras?? Kenapa harus angkat-angkat tangan segala??

Karena ini!!!!
Karena kita ingin banyak orang merasakan kuasa pujian & penyembahan ini. Mujizat ini!!! Yang tidak mungkin menjadi mungkin!!

Kalau Anda baca lebih jauh, kepala penjara sekeluarga diselamatkan! Tidak ada khotbah, tidak ada KKR. Hanya pujian & penyembahan… Keselamatan terjadi!!!

SO NOW WHAT?
Let's worship. Let's be bolder in our worship. Mari menjadi lebih berani dalam penyembahan kita.
Ayo kita keluar suara yang lebih keras. Ayo kita ekspresif, belajar mengangkat tangan, belajar berekspresi dengan gerakan tubuh kita.

Yakobus 4:8 “mendekatlah kepada Allah dan ia akan mendekat kepadamu.”
Janji Tuhan hari ini: Mendekatlah kepada Tuhan dan Ia akan mendekat kepada kita. Dia tidak membiarkan kita. Dia akan mendekat kepada kita.

Bill Johnson - “if you have 5 minutes to pray, spend the first 3 minutes to worship, and see what your prayer would turn into.”
(Kalau Anda punya 5 menit untuk berdoa, luangkan waktu 3 menit untuk menyembah, dan lihatlah apa jadinya momen doa Anda”).



No comments:

Post a Comment