MY HONOUR
“Worship
I”
(Diambil dari
Khotbah Alfa Omega Church, 02 Agustus 2015)
Saat Anda pergi ke
gereja, pernahkah Anda bertanya:
- Kenapa di gereja
sering ada nyanyi-nyanyi?
- Kenapa orang
kalau nyanyi bisa nangis-nangis?
- Kenapa
loncat-loncat? Kenapa tepuk tangan??
- Kenapa tidak
langsung saja khotbah?
- Terus
bahasa-bahasa aneh-aneh itu…
Atau excuse
ini:
- Ah, tidak apa
datang terlambat, toh mereka masih nyanyi-nyanyi
- Datangnya setelah
mereka selesai menyanyi saja
- Aku tidak telat
kok, mereka kan tadi masih nyanyi, belum khotbah
Kisah Para Rasul 16
Kisah 16:24-25
“tengah malam...”
Tengah malam
seringkali menjadi waktu-waktu yang ‘gelap’ bagi kehidupan kita. Kadang saat
kita menyelesaikan hari kita, kita physically lelah… Kita capek sekali,
kemudian sebelum tidur, kita merenungkan semua yang terjadi selama satu hari
(terutama hal-hal yang bikin jengkel, yang menyakiti hati kita, atau hal-hal
yang sedang occupy pemikiran kita…). Kita bisa jadi negatif, makin
jengkel…
Ini juga bisa
diartikan sebagai momen-momen sulit kehidupan kita. Waktu kita melihat masalah
dalam keluarga, pekerjaan, keuangan, dll… Apa yang harus kita lakukan di
waktu-waktu yang seperti ini??? Ternyata WORSHIP!!! Menyembah!!!
Itu yang dilakukan
Paulus & Silas.
Mereka sedang
berada di sebuah situasi/circumstance yang sangat negatif. Penjara
adalah lingkungan yang sangat negatif. Bahasa penjara negatif. Perilaku orang di
sana negatif.
Paulus & Silas
telah seharian dipukuli, masuk penjara!! They had every reason to be
negative!!! (Mereka punya semua alasan untuk negatif. Tapi apa yang mereka
lakukan? Berdoa, menyanyikan pujian, & menyembah!!)
Seringkali perasaan
kita: “But I don't feel like it... I'm not in the mood...” (Aku lagi
nggak mood. Situasiku lagi nggak enak. Orang mikir apa nanti kalau aku
bertingkah aneh menyembah gitu?)
A)
Kita Harus MENYEMBAH
(Walaupun Kita Sedang Tidak Ingin)
Worship costs
something.
Markus 14:3-4 –
Minyak narwastu adalah sebuah parfum yang biasanya diberikan kepada seorang
anak perempuan untuk dibawa dia setelah dia menikah. Botolnya tidak bisa dibuka
kemudian ditutup lagi. Untuk membuka minyak ini, botolnya harus dipecah dan
digunakan semua. Tidak bisa ditutup kemudian di re-use lagi.
Kita mungkin akan
berada dalam situasi-situasi yang sulit dalam hidup kita. Situasi dimana kita
merasa kita terpenjara, kita sedang dibelenggu. Tapi justru momen dimana kita
sedang low, down, penyembahan yang sesungguhnya keluar dari diri
kita.
Kita punya pilihan
– antara menyalahkan Tuhan (padahal aku sudah mau percaya Tuhan, padahal aku
melayani, padahal…), atau kita berseru kepada Tuhan melalui doa, pujian, &
penyembahan.
(1 Tawarikh
21:24-26 , Kejadian 22:5)
Kita harus secara
sengaja memilih untuk menyembah.
B)
Apa yang Kita Lakukan
Secara Fisik, Memberi Dampak kepada Hal-Hal
yang Tidak Kelihatan
Apa yang kita
percayai di hal yang tidak kelihatan, akan terpancar di fisik kita.
Kisah 16:25
“Tetapi kira-kira
tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah
dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.”
Kisah 16:26
“Akan tetapi
terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah, dan
seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka
semua.”
Sendi, pintu,
belenggu (rantai) - foundations, doors, chains.
Foundations/sendi
penjara à hal-hal yang tidak kelihatan.
Doors/pintu à
jalan/kesempatan-kesempatan untuk hidup kita.
Chains/rantai à
hal-hal yang kelihatan, yang bersentuhan dengan hidup kita. Contoh: perubahan
dalam hidup orang; mujizat yang bisa kita lihat.
What we do in
the physical realm, does something to the unseen realm. What we believe in the
unseen, will be reflected in the physical realm.
(Apa yang kita
lakukan secara fisik, memberi dampak kepada hal-hal yang tidak kelihatan. Apa
yang kita percayai di hal yang tidak kelihatan, akan terpancar di fisik kita).
“The first
element in worship is adoration. The Hebrews expressed this by their posture
& not alone by their word.”
Elemen pertama
dalam penyembahan adalah pengagungan. Orang Ibrani mengekspresikannya melalui
gerakan tubuh mereka, dan bukan hanya melalui kata-kata.
Kenapa
nyanyi-nyanyi tiap minggu?
Kenapa ada Sound of
Praise, dan keluarkan banyak uang untuk Sound of Praise?
Kenapa kalau kita
nyanyi harus lompat-lompat, harus keluar suara yang keras?? Kenapa harus
angkat-angkat tangan segala??
Karena ini!!!!
Karena kita ingin
banyak orang merasakan kuasa pujian & penyembahan ini. Mujizat ini!!! Yang
tidak mungkin menjadi mungkin!!
Kalau Anda baca
lebih jauh, kepala penjara sekeluarga diselamatkan! Tidak ada khotbah, tidak
ada KKR. Hanya pujian & penyembahan… Keselamatan terjadi!!!
SO NOW WHAT?
Let's worship.
Let's be bolder in our worship. Mari menjadi lebih
berani dalam penyembahan kita.
Ayo kita keluar
suara yang lebih keras. Ayo kita ekspresif, belajar mengangkat tangan, belajar
berekspresi dengan gerakan tubuh kita.
Yakobus 4:8
“mendekatlah kepada Allah dan ia akan mendekat kepadamu.”
Janji Tuhan hari
ini: Mendekatlah kepada Tuhan dan Ia akan mendekat kepada kita. Dia tidak
membiarkan kita. Dia akan mendekat kepada kita.
Bill Johnson - “if
you have 5 minutes to pray, spend the first 3 minutes to worship, and see what
your prayer would turn into.”
(Kalau Anda punya 5
menit untuk berdoa, luangkan waktu 3 menit untuk menyembah, dan lihatlah apa
jadinya momen doa Anda”).
No comments:
Post a Comment