MY HONOUR
Seri My Honour:
Worship – Part 1 (Kis 16:24-26); Menyembah dengan Intim. Kita harus ‘secara
sengaja’ memlih untuk menyembah / memuji dalam Pujian & Penyembahan, justru
di saat kita sedang tidak ingin memuji/menyembah. Mengapa? Karena apa yang kita
lakukan secara fisik memberi dampak kepada hal-hal yang tidak kelihatan!
Contoh: Saat Paulus & Silas memuji. Kis 16:26, “Akan tetapi terjadilah
gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu
juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.” Sendi,
pintu & belenggu berbicara: Sendi = Hal-hal yang tidak kelihatan; Pintu
= Kesempatan untuk hidup kita akan terbuka; Belenggu = keterikatan
dilepaskan. Mari memuji DIA lebih intim lagi melalui lagu-lagu pujian yang kita
bisa nyanyikan, rasakan hadirat-Nya, rasakan kuasaNya bekerja atas hidup kita.
Amin.
Respon 1
Renungan Pagi.
Senin, 03 Agustus 2015. Bahan Bacaan: Bilangan 13. Nats: Kemudian Kaleb mencoba
menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju
dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (Bilangan
13:30). MENTAL BLOCK. Saat memutuskan menyeberangi Terusan St. Bernard di
Pegunungan Alpen yang terkenal menakutkan, Napoleon Bonaparte ditertawakan oleh
orang-orang Inggris dan Austria. Ia dicemooh karena membawa 60.000 tentara
lengkap dengan meriam, berpeti-peti peluru, dan barang bawaan melewati kawasan
itu, dianggap mustahil. Namun, Napoleon tidak terpengaruh. Ia memilih untuk
melakukan perjalanan yang dianggap mustahil itu. Dan ternyata ia berhasil! Ada
dua kegagalan besar dalam hidup kita. Pertama, ketika kita tidak tahan menghadapi
pandangan negatif, cemoohan, dan kritikan orang lain, lalu memilih mundur.
Kedua, ketika kita meyakinkan diri sendiri bahwa kita tidak akan sanggup
melakukan sesuatu. Konon dua kata yang paling banyak mendatangkan kegagalan
adalah: ‘Tidak bisa’. Sebab, ketika kita berkata ‘tidak bisa’, secara tidak
langsung sebetulnya kita sedang membangun tembok kegagalan. Mental block.
Ibarat atlet yang sudah kalah sebelum bertanding. Itulah juga yang terjadi
kepada sepuluh pengintai yang diutus Musa, dan yang ternyata lebih dituruti
oleh seluruh umat (Bilangan 14:1-4). Tanah Perjanjian sudah di depan mata,
tetapi mereka melihat tantangan yang ada teramat besar. “Negeri yang telah kami
lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua
orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi
perawakannya,” begitu mereka berkata (ayat 32). Namun, Yosua dan Kaleb, dua
pengintai yang lain, membuktikan bahwa pandangan kesepuluh rekan-nya itu salah!
JADIKAN KRITIKAN DAN CEMOOHAN SEBAGAI BATU LONCATAN BUKAN BATU SANDUNGAN.
Respon 2
Seorang PEMENANG
tidak pernah menyerah. 1 Korintus 9:24, ‘Tidak tahukah kamu, bahwa dalam
gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu
orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu
memperolehnya!’ (GNCC)
Respon 3
Maz 37:5 –
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-NYA dan IA akan
bertindak! Percayai YESUS mampu menolong dan memberkati kita. Mukjizat terjadi
sekarang! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Respon 4
Learn to pray not
because you need something, but because you ought to thank him for everything
»Oswald Chambers«. Belajarlah berdoa bukan karena Anda membutuhkan sesuatu,
tetapi karena anda harus bersyukur atas segala hal »Oswald Chambers«. Mazmur
23:2-3, ‘Ia membaringkan aku di padang rumput yang berumput hijau, Ia
membimbing aku ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku, Ia menuntun aku di
jalan yang benar oleh karena namaNya.’ Jangan berdoa seperti tukang
minta-minta, tapi berdoalah sebab kita rindu untuk mengobrol sama Bapa di
Surga. Sebab siapakah kita? Dari antara enam milyar manusia kita bisa terpilih
dan boleh mengenal Dia sebagai Tuhan dan Juruslamat kita. Dalam hadiratNya kita
nikmati kasih dan anugrahNya, Dia segarkan tubuh, jiwa dan roh kita, membuat
mata hati kita menjadi terang menyaksikan kebaikan dan pemeliharaanNya. Dalam
doa keintiman kita selalu ingin mempersembahkan yang terbaik, yaitu hidup benar
sesuai dengan tuntunanNya, semakin hari semakin diperbaharui mengubah hidup
kita semakin berkenan kepadaNya. Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Jesus
bless you all... J (Bp. Budi Hariono – PT. MPU)
Respon 5
Salah satu tanda
orang-orang akhir zaman yang disebutkan dalam 2 Timotius 3:7 adalah “selalu
ingin diajar namun tidak pernah mengenal kebenaran.” Dan ini akan semakin
bertam-bah mendekati kesudahan segala sesuatu. Dengan bertambah luas &
mudahnya akses informasi, pengajaran firman sudah tentu semakin marak melalui
berbagai media sosial & berbagai sarana komunikasi dimana kini
khotbah-khotbah tidak hanya dinikmati sesekali di hari Minggu atau melalui
kaset-kaset rekaman. Sayangnya, minat akan berbagai pengajaran rupanya tidak
selalu sebanding dengan pengenalan akan kebenaran. Bagaimana bisa banyak
menerima pengajaran namun tidak pernah sampai pada kebenaran sejati? -Karena
hanya terfokus & berhenti pada menikmati bahan-bahan & program-program
pengajaran firman saja. Dimanapun, pembicara-pembicara yang baik menarik minat
banyak orang. Menjadi pendengar dari pembicara hebat adalah keasyikan
tersendiri. Itu sebabnya seminar-seminar motivasi atau ibadah-ibadah dengan
pengkhotbah yang fasih dipenuhi pemirsa -namun tidak selalu yang disampaikan
lalu segera dapat dipahami begitu saja. Perenungan lebih lanjut selalu diperlukan;
-Sebab pengajaran yang disampaikan belum tentu sepenuhnya kebenaran. Separuh
kebenaran yang tercampur dusta & kelirunya pemahaman dari sang penyampai
firman akan 'menodai' kemurnian kebenaran firman sejati. Dan yang sebagian saja
yang benar bukan seluruh kebenaran itu sendiri; - Karena untuk benar-benar
dimengerti sepenuhnya, prinsip-prinsip firman Tuhan harus diterapkan dalam
hidup sehari-hari. Tidak ada seorangpun yang benar-benar ahli dalam suatu
bidang dengan hanya menguasai teorinya saja. Pengertian sebenar-benarnya
ditemukan dari perpaduan kuat antara teori & praktek. Itulah sebabnya kita
diperintahkan menjadi pelaku-pelaku firman, bukan pendengar saja. Menikmati
berbagai pelajaran Alkitab beserta penyingkapan-penyingkapan terbarunya hanya
membuang-buang waktu jika kebenaran tak pernah menjadi milik kita. Putuskan
hari ini untuk tidak membiarkan diri Anda termasuk dalam golongan mereka yang
sesat jalan di akhir zaman. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment