BILLIONAIRE
The Basic
Billionaire
Part 2
Alfa Omega Church Sunday
Service
Preacher:
Ps. Ezra Soetopo
October 29th 2017
Intro:
-Menurut Anda, 1 juta itu besar atau
kecil?
-Menurut Anda 10 juta itu besar atau
kecil?
-Menurut Anda 100 juta itu besar atau kecil?
Perbedaan besar atau kecilnya sebuah nilai, ternyata
disatupadukan oleh yang namanya persamaan, yaitu dalam hal: MENGATUR/MENGELOLA. Alkitab menunjukkan, serta
menuntun kita melihat, apa hal basic,
tapi powerful, membuat kita bukan
hanya berhasil, tapi bisa Berjaya!!
Text:
2 Raja Raja
17:7-16
“It’s not how much you make, it’s the money
you manage that will set you free. It is called the wisdom of stewardship!”
(Bukan soal berapa besar uang yang kita dapat, tetapi
uang yang kita kelola itu yang akan memerdekakan kita. Ini disebut hikmat
pengelolaan)
Cerita Yusuf – Kejadian 41:35
Apa prinsip yang bisa kita ambil:
“It’s not how
much you make, it’s the money you manage that will set you free. It is called
the wisdom of stewardship!”
(Bukan soal berapa besar uang yang kita dapat, tetapi
uang yang kita kelola itu yang akan memerdekakan kita. Ini disebut hikmat
pengelolaan)
Psalm 1 : 1 - 3 “Oh, the joys of
those who do not follow the advice of the wicked, or stand around with sinners,
or join in with mockers. But they delight in the law of the lord, meditating
on it day and night. They are like trees planted along the riverbank,
bearing fruit each season. Their leaves never wither, and they prosper in all
they do.”
Menunjukkan
ternyata, kalau pengelolaanya dengan values
yang baik, maka hidup kita bukan hanya berhasil, tapi bisa Berjaya!
(Bukan soal berapa besar uang yang kita dapat, tetapi
uang yang kita kelola itu yang akan memerdekakan kita. Ini disebut hikmat
pengelolaan)
Perhatikan
ini:
Bahkan Yesus sendiri, Yesus Kristus menjelaskan bahwa: Salah
satu tanda seseorang memiliki kehidupan rohani yang sehat adalah memiliki sikap
yang benar terhadap uang dan harta.
What
are the Basic ?
I.
MENGATUR
Perencanaan, entah itu buruk
atau baik, selalu berdasarkan Nilai dan Prinsip! Apa
List Pengaturan yang sesuai firman Tuhan?
Apa
yang harus kita lakukan?
1. Perpuluhan
Sikap
yang mengatakan: Engkau adalah Pusat dari segala-galanya.
2. Tabungan jangka panjang
Contoh: Rumah,
emas, tanah, dll.
3. Tabungan jangan pendek
Ini ketika Anda punya
keinginan untuk beli kendaraan, alat gadget, TV, dan barang-barang
sekunder.
4. Kebutuhan
Disini
pentingnya:
A.
Tahu
dan punya info tentang tempat-tempat
yang diskon, barang-barang
yang sale, kebutuhan-kebutuhan yang buy 1 get 1.
B.
Menghindari
tagihan-tagihan
mengagetkan
C.
Advice
dari Health Finance Consultant,
pemakaian kartu kredit hanya diijinkan untuk belanja kebutuhan hidup yang bisa
dapat diskon dan ada potongan. Serta: dalam batas (budget)! Ini guideline-nya!
Dan hanya untuk automatic payment (entah itu tagihan
air, listrik) yang bisa kasih point. Tetap, advice-nya: dalam batas (budget!)
5. Lain
lain.
Anda
yang mengisi sendiri lain-lain
bagi diri Anda
masing masing.
PERTANYAAN PENTING:
Kalau kita
mengikuti urutan 1 sampai 5. Apakah uang yang kita dapat akan habis?
Jawabnya
pasti: YA!
Pertanyaan
berikutnya. Kalau kita membalik urutan pengaturan keuangan ini. Dari 5 sampai
1. Apakah uang yang kita dapat akan habis?
Jawabnya
pasti: YA!
Kalau
pemasukannya 5 jt. 10jt. Atau 20 jt.
Akan sama-sama habis.
Tapi bedanya:
Pengaturan
keuangan dari 5 sampai 1. HABIS TIDAK JELAS! Karena anda akan keluarkan
untuk hal2 lain sangat banyak. Kebutuhan hidup. Dan di akhir bulan, kita susah
menabung. Sehingga, orang bilang, buat hidup aja ngga cukup. Jangankan
perpuluhan, nabung aja susah.
Di momen orang
berkata seperti itu. Berarti ada urutan pengaturan yang kurang tepat!
Sedangkan,
kalau orang menggunakan Pengaturan dari nomor 1 sampai nomor 5. Mungkin uang
bulan itu juga akan habis. Tapi habisnya adalah HABIS JELAS!! Anda tahu kemana uang pergi.
Anda tahu uang Anda
suatu hari akan jadi apa!
INGAT:
Bukan soal
berapa besar uang yang kita dapat, tetapi uang yang kita kelola itu yang akan
memerdekakan kita. Ini disebut hikmat pengelolaan!
“Untuk mencapai Keuangan yang Merdeka, Anda perlu menabung lebih
banyak dan membelanjakan lebih sedikit”- Clark Howard
Kalau Anda punya masalah dalam
membelanjakan uang, segala macam bentuk pengganti pembayaran uang cash adalah
hal yang berbahaya. Tidak pernah saya temukan hal yang lebih efektif daripada
mengontrol pengeluaran dan belanja kita, dan melakukan pembayaran kita dengan
uang cash, bukan uang hutang.
II. PINJAM
- MEMINJAM ?
Dalam hal mengatur, cepat
atau lambat pasti kita akan berjumpa dengan Pinjam – Meminjam.
Mengenai Pinjam-Meminjam
Prinsip Dasar:
Alkitab mengajarkan memberi
pinjaman daripada meminjam karena itu menghasilkan kebebasan keuangan (Ul.
15:5-6). Peminjaman
atau hutang yang tidak bijak bisa membuat kita diperbudak uang (Ams. 22:7). Gunakan kredit sebijak
mungkin dan hindari kredit sebisa mungkin. Mengenai kredit ada 2 alternatif
dasar: (a) Beli sekarang dengan kredit dan bayar bersama dengan bunga. (b)
Tabung sekarang dan beli kemudian dengan tunai dan simpan bunganya.
Kalau itu Prinsip Dasar
Pinjam Meminjam, maka prinsip apa yang harus di ketahui:
-Jaga Pinjaman Sekecil
Mungkin, -kalau kita berniat membayar-(sebab, kalau jauh di luar kapasitas dan
melebihi kapasitas, survey mengatakan ada kemungkinan (5% dalam benak
seseorang) kita berniat tidak membayar
Mengapa jaga pinjaman
sekecil mungkin?
1.
Bunga
pinjaman menambah biaya hidup dan mengurangi kemampuan kita untuk melayani
dengan baik. Jika kita harus meminjam, kita harus mencari bunga yang rendah dan
jangka pendek.
2.
Kredit
bisa berbahaya karena itu bisa memperbudak orang kepada kreditor dan keinginan
mereka daripada keinginan Tuhan.
3.
Kredit
bisa menjadi pengganti kepercayaan pada Tuhan dan mendapatkan apa yang kita
inginkan tanpa menunggu waktu Tuhan. (Ps. 37:7-9, 34; 147:11; Matt. 6:30-34;
Fil. 4:19).
4.
Kredit
mengurangi kemampuan kita memberi pada Tuhan dan mereka yang membutuhkan.
5.
Penggunaan kredit menunjukkan kegagalan untuk puas
dengan apa yang telah kita miliki.
No comments:
Post a Comment