Tuesday, 10 October 2017

10 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionare (3)
Matius 6:24, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Dalam khotbahNya di bukit, Tuhan Yesus mencurahkan sebagian besar waktuNya untuk berbicara tentang uang dan kesukaan kita tentang uang. IA mengajarkan agar kita tidak menyimpan harta di dunia dan meminta kita untuk melihat burung dan bunga sebagai bukti bahwa Allah sangat mempedullikan makhluk ciptaanNya (ayat 19-31). Bahkan IA meminta kita didalam Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Uang memang penting, tetapi janganlah kita dikendalikan oleh uang. Justru dimasa-masa sulit itulah kita diproses untuk bertumbuh semakin mempercayaiNya. Percayalah Bapa kita adalah Bapa yang memelihara hidup kita sepenuhnya. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 34-36
PB: Ibrani 11:1-19

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 10 Oktober 2017. KENYATAAN MENGEJUTKAN! Bacaan: 2 Raja-raja 6:24-7:20. Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: “Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja...” (2 Raja-raja 7:9). Marcus, seorang tunawisma, mendatangi Abi's Cafe di Minnesota, US. Abi, pemilik kafe, menanyainya: “Mengapa kamu tidak bekerja? Kamu tahu kan, tak ada yang gratis?” Marcus mau bekerja, namun sebagai mantan napi kelas berat, tak seorang pun mau memercayainya, sebab ia sudah bersalah di masa lalu. Abi pun paham dan mempekerjakannya. Dengan semangat Marcus mencuci piring, membuang sampah, membersihkan kafe, dan tak pernah terlambat. Dari gaji pertamanya, Marcus membeli sandwich dari kafe dan membaginya dengan seorang wanita gelandangan. Abi mengajak orang-orang bersimpati serta memberi orang lain kesempatan kedua, demi kemanusiaan dan kebersamaan. Ketika terjadi kelaparan dahsyat di Samaria, ibu kota Israel- karena dikepung Benhadad Raja Aram-kepala keledai dan kotoran merpati, menjadi makanan mahal (ay. 25). Bahkan, penduduk saling membantai anak mereka untuk dimakan (ay. 29). Terjadilah mukjizat: Tuhan mengacaukan tentara Aram. Mereka saling membunuh dan lari tunggang-langgang. Lalu empat orang kusta dari Israel memasuki kemah tentara Aram dan mendapati banyak makanan di sana. Karena merasa tak pantas menikmati makanan di tengah penduduk Samaria yang kelaparan, mereka masuk ke kota dan memberi tahu raja serta penduduk Samaria. Padahal, biasanya mereka diusir sebagai pendosa yang terkutuk. Jangan tergesa memvonis seseorang yang bernasib buruk seumur hidupnya, tanpa memberi kesempatan. Sebab, Allah sanggup mengubah hati dan memakai hidup mereka menjadi berkat bagi orang lain. SEMUA ORANG TANPA KECUALI BERHAK MENDAPAT KESEMPATAN KEDUA DARI ANUGERAH ALLAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 34-36 dan Ibrani 11:1-19.

No comments:

Post a Comment