BILLIONAIRE
Billionare (3)
Matius 6:24, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua
tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang
lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.
Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
Dalam khotbahNya di bukit, Tuhan Yesus mencurahkan sebagian
besar waktuNya untuk berbicara tentang uang dan kesukaan kita tentang uang. IA
mengajarkan agar kita tidak menyimpan harta di dunia dan meminta kita untuk
melihat burung dan bunga sebagai bukti bahwa Allah sangat mempedullikan makhluk
ciptaanNya (ayat 19-31). Bahkan IA meminta kita didalam Matius 6:33, “Tetapi
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan
ditambahkan kepadamu.” Uang memang penting, tetapi janganlah kita
dikendalikan oleh uang. Justru dimasa-masa sulit itulah kita diproses untuk
bertumbuh semakin mempercayaiNya. Percayalah Bapa kita adalah Bapa yang
memelihara hidup kita sepenuhnya. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 34-36
PB: Ibrani 11:1-19
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 10 Oktober 2017. KENYATAAN MENGEJUTKAN!
Bacaan: 2 Raja-raja 6:24-7:20. Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain:
“Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita
ini tinggal diam saja...” (2 Raja-raja 7:9). Marcus, seorang tunawisma,
mendatangi Abi's Cafe di Minnesota, US. Abi, pemilik kafe, menanyainya:
“Mengapa kamu tidak bekerja? Kamu tahu kan, tak ada yang gratis?” Marcus mau
bekerja, namun sebagai mantan napi kelas berat, tak seorang pun mau
memercayainya, sebab ia sudah bersalah di masa lalu. Abi pun paham dan
mempekerjakannya. Dengan semangat Marcus mencuci piring, membuang sampah,
membersihkan kafe, dan tak pernah terlambat. Dari gaji pertamanya, Marcus
membeli sandwich dari kafe dan membaginya dengan seorang wanita gelandangan.
Abi mengajak orang-orang bersimpati serta memberi orang lain kesempatan kedua,
demi kemanusiaan dan kebersamaan. Ketika terjadi kelaparan dahsyat di Samaria,
ibu kota Israel- karena dikepung Benhadad Raja Aram-kepala keledai dan kotoran
merpati, menjadi makanan mahal (ay. 25). Bahkan, penduduk saling membantai anak
mereka untuk dimakan (ay. 29). Terjadilah mukjizat: Tuhan mengacaukan tentara
Aram. Mereka saling membunuh dan lari tunggang-langgang. Lalu empat orang kusta
dari Israel memasuki kemah tentara Aram dan mendapati banyak makanan di sana.
Karena merasa tak pantas menikmati makanan di tengah penduduk Samaria yang
kelaparan, mereka masuk ke kota dan memberi tahu raja serta penduduk Samaria.
Padahal, biasanya mereka diusir sebagai pendosa yang terkutuk. Jangan tergesa
memvonis seseorang yang bernasib buruk seumur hidupnya, tanpa memberi
kesempatan. Sebab, Allah sanggup mengubah hati dan memakai hidup mereka menjadi
berkat bagi orang lain. SEMUA ORANG TANPA KECUALI BERHAK MENDAPAT KESEMPATAN
KEDUA DARI ANUGERAH ALLAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible
– Bacaan: Yesaya 34-36 dan Ibrani 11:1-19.

No comments:
Post a Comment