Monday, 9 October 2017

9 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionare (2)
Matius 6:21, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Ketika kita berfokus kepada Tuhan,dan segala yang kita miliki semuanya berasal dari DIA, apakah kita masih mengenggam erat semuanya itu? Ke mana fokus kita tertuju hari hari ini? Masihkah tertuju kepada “harta” yang semuanya hanya sementara? Bukankah kita semua hanya pengelola dan semua hanya titipan? Kekayaan materi hanya sementara tidak ada satupun yang bernilai kekal.
Harta kita sesungguhnya adalah segala sesuatu yang kita kumpulkan untuk kekekalan: yaitu memberikan waktu kita, mengunjungi sahabat yang sakit, menolong mereka yang membutuhkan adalah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk memgumpulkan harta di surga (Matius 6:20). Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Amin. Apakah kita sudah bertumbuh dalam area/aspek tersebut dalam hidup kita? Mengumpulkan harta untuk kekekalan? Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 32-33
PB: Ibrani 10:19-39

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 9 Oktober 2017. TETAP MEMUJI. Bacaan: Habakuk 3:17-19. ...sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan... namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN... (Habakuk 3:17-18). Lagu Even When It Hurts yang dinyanyikan oleh Hillsong United sangat menguatkan. Liriknya ada yang mengatakan, “Sekalipun keadaan begitu menyakitkan, aku akan memuji-Mu.” Lagu itu terinspirasi dari bacaan Alkitab hari ini, yaitu doa Nabi Habakuk pada pasal 3:17-19. Ketika berada dalam situasi sangat sulit yang digambarkan melalui pohon ara yang tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, bahkan ladang tidak menghasilkan makanan, Habakuk justru bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah, karena di dalam Dialah ada kekuatan. Di dalam kesulitan, Habakuk justru memuji Tuhan, bernyanyi dan bersorak-sorak karena Allah. Mengapa dalam menghadapi kesulitan Habakuk tetap bersorak memuji Tuhan? Sebab Habakuk melihat bahwa Allah tidak tinggal diam. Dia sedang bertindak menyelesaikan masalah walaupun tidak sesuai dengan cara yang dibayangkannya. Itulah tanda kedewasaan iman. Dalam perjalanan kehidupan kita, ada kalanya kita mengalami masa sulit. Masa ketika kita merasa tidak lagi memiliki kekuatan untuk melangkah maju dan segala kesulitan mengimpit kita seolah tidak ada jalan keluar. Marilah kita meresapi puji-pujian Nabi Habakuk: bahwa dalam kesulitan apa pun, kita akan tetap bersorak-sorak di dalam Allah, maka Dia akan memberi kekuatan kepada kita. Marilah kita tetap memuji Tuhan dan selalu percaya akan janji penyertaan-Nya, selalu menanti-nantikan Allah sumber kekuatan dan penghiburan kita. SEKALIPUN KEKUATANKU LENYAP, AKU AKAN MEMUJI-MU. SEKALIPUN AKU TIDAK MEMILIKI LAGU, AKU AKAN MEMUJI-MU --HILLSONG UNITED. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 32-33 dan Ibrani 10:19-39.

Ibu Caroline – Bandung
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari. Yang menarik..., semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita. Cobalah setiap hari, kita memeriksa hati kita. Karena setiap hal yang baik dan yang bisa kita lakukan, semua karena ANUGRAH TUHAN. Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap. Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam. Tuhan menentang orang sombong dan mengambil semua yang disombongkannya. BE HUMBLE! (I Petrus 5:5).
Thanks Jesus, for every grace that we have received from You, juga untuk setiap kebaikan yang akan kami terima sepanjang minggu ini. Holy Spirit, ajar dan bantu ingatkan setiap kami untuk tetap ucap syukur atas setiap kejadian yang kami alami, we just believe, ucapan syukur kami akan memdatangkan mujizat, bagiMu tidak ada yang mustahil. Berikan kami kemampuan, bisa tetap bersukacita saat menghadapi masalah dan tetap menjadi berkat dan kuat menjalani hidup ini. Sadari kami, Bapa, akan identitas setiap kami adalah a Son of God. Liching – Siusiang.
Tuhan, keberhasilan mengikuti keluarga, our business, ministry dan sgala aspek kehidupan bersama keluarga. Kemuliaan, pujian s'galanya hanya untukMu Bapa karena Kau adalah satu satuNya yang layak menerima semuanya and Holy Spirit, we all love You. Amin. We all are more than conquerers. Gbu sis.

Xavier Quentin Pranata
“Ketekunan membawa kita satu langkah lebih dekat ke kesuksesan.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
INDAHNYA RENCANA TUHAN. Lukas 5:1, “Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.” Lukas 5:5, “Simon menjawab: 'Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.'” Lukas 5:9, “Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap.” Lukas 5:10, “demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: 'Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.'”
Beberapa hikmat yang bisa pelajari dari Firman TUHAN dari injil Lukas, Simon menurut apa kata Yesus dan dia diberikan kelimpahan yang tidak pernah di sangka-dipikirkan, dan hal ini mempengaruhi semua orang disekelilingnya. hal kedua: Yesus lebih berkuasa atas kondisi apapun, ikan yang tidak bisa ditangkap di atur-Nya agar masuk jala Simon, mengandung arti hanya Dialah yang berkuasa atas segala hal didunia ini. Hal ketiga dan yang terpenting, TUHAN sudah menentukan pilihan kepada seseorang-Simon, untuk menjala manusia. TUHAN sudah memiliki rencana atas diri Simon, untuk mengikut dan menjadi murid-Nya. Bila kita menyadari dan mau berpikir sedikit lebih jauh, bukankah ketiga hal diatas juga berlaku bagi kita masing-masing saat ini. Bagaimana sejarah hidup kita, sampai kita bisa menjadi seperti saat ini? Dalam keluarga dengan beberapa anak, TUHAN sudah menentukan kehidupan dan nasib masing-masing anak dengan lika-liku hidupnya. Apapun kondisinya, ingatlah TUHAN memiliki rencana yang begitu indah dan yang penting kita lakukan adalah ‘Mendengar’ apa panggilan TUHAN atas diri kita, dan ‘Menuruti” perintah-Nya, niscaya hidup kita akan berkelimpahan, seperti Simon. Bapa di surga, terima kasih atas semua rencana-Mu pada hidup kami. Tuntun dan berbicaralah, kami siap mendengar dan menurutinya. Amin. Jesus Loves you. Bacaan Alkitab Setahun: Nahum 1-3.
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan #imandanpercaya
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, menabur benih - Share kepada teman

No comments:

Post a Comment