BILLIONAIRE
Billionare (10)
Mengatur Kesimbangan Keuangan Kita
1) Hari ini kita belajar sesuatu yang membantu kita untuk
mengatur keuangan kita. Jika kita ingin menyeimbangkan sesuatu, kita harus
punya titik acuan seperti halnya dalam ilmu fisika: ada sebuah titik acuan yang
harus diperhatikan. Demikian juga dengan kita anak-anak Tuhan, ada sebuah titik
acuan yang harus jadi pedoman kita yaitu Firman Tuhan.
2) Penyesuaian terus menerus: dalam berusaha menyeimbangkan
kita selalu memperbaiki posisi baik “tangan/kaki” kita agar tidak jatuh.
Demikian juga dengan keuangan kita, lakukan penyesuaian terus menerus!
3) Punyai tujuan yang jelas: tahu apa yang sedang berusaha
kita lakukan.
Saat kita masukkan 3 prinsip ini kedalam keuangan kita. Maka
kita akan seimbang secara keuangan. Amin. Matius 6:21, “Karena di mana hartamu
berada, di situ juga hatimu berada.” Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 50-52
PB: Yakobus 4
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 17 Oktober 2017. BERPIKIR POSITIF.
Bacaan: Keluaran 14:1-31. Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah
takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan
diberikan-Nya hari ini kepadamu...” (Keluaran 14:13a). Seorang raja bersama
rombongannya mengunjungi sebuah kampung. Selama beberapa hari ia mengamati
keadaan kampung itu. Kemudian, utusan raja memanggil dua orang pemuda setempat
untuk menghadap raja. Pemuda pertama berkata, “Aku pasti akan dihukum karena
raja tidak berkenan atasku.” Sebaliknya, pemuda kedua berkata, “Ini kesempatan
emas bagiku untuk bekerja melayani raja di istana.” Pada saat orang Mesir
mengejar bangsa Israel dengan menggunakan kereta dan pasukan berkuda, bangsa
Israel ketakutan. Mereka berpikir bahwa pada hari itu mereka pasti binasa oleh
serangan orang Mesir (ay. 9-12). Berbeda dengan bangsa Israel, Musa berpikir
sebaliknya. Bagi Musa, saat itu adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk
menunjukkan kuasa-Nya dalam menyelamatkan bangsa Israel (ay. 13-14). Musa
meyakini bahwa cara Tuhan menolong umat-Nya selalu unik, menakjubkan, dan tidak
pernah sama. Pada hari itu, Tuhan membelah laut Teberau sehingga bangsa Israel
dapat berjalan menyeberanginya. Sebaliknya, ketika orang-orang Mesir mencoba
melakukan hal yang sama, mereka semua tenggelam dan mati (ay. 21-28). Seperti
Musa, kita perlu berpikir positif dalam segala situasi dengan mengandalkan
pertolongan Allah. Allah tidak pernah merancangkan hal buruk bagi kita. Pada
saat kehidupan kita diperhadapkan pada suatu tantangan, saat itulah kita akan
melihat bagaimana tangan kuasa-Nya bekerja. Semakin besar tantangan yang kita
hadapi, semakin luar biasa mukjizat Allah yang akan kita saksikan. ORANG-ORANG
YANG TANGGUH ADALAH ORANG-ORANG YANG MENJAGA DIRINYA AGAR SELALU MEMILIKI CARA
PANDANG POSITIF TERHADAP ALLAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
#LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 50-52 dan Yakobus 4.

No comments:
Post a Comment