Tuesday, 17 October 2017

17 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionare (10)
Mengatur Kesimbangan Keuangan Kita

1) Hari ini kita belajar sesuatu yang membantu kita untuk mengatur keuangan kita. Jika kita ingin menyeimbangkan sesuatu, kita harus punya titik acuan seperti halnya dalam ilmu fisika: ada sebuah titik acuan yang harus diperhatikan. Demikian juga dengan kita anak-anak Tuhan, ada sebuah titik acuan yang harus jadi pedoman kita yaitu Firman Tuhan.
2) Penyesuaian terus menerus: dalam berusaha menyeimbangkan kita selalu memperbaiki posisi baik “tangan/kaki” kita agar tidak jatuh. Demikian juga dengan keuangan kita, lakukan penyesuaian terus menerus!
3) Punyai tujuan yang jelas: tahu apa yang sedang berusaha kita lakukan.
Saat kita masukkan 3 prinsip ini kedalam keuangan kita. Maka kita akan seimbang secara keuangan. Amin. Matius 6:21, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 50-52
PB: Yakobus 4

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 17 Oktober 2017. BERPIKIR POSITIF. Bacaan: Keluaran 14:1-31. Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu...” (Keluaran 14:13a). Seorang raja bersama rombongannya mengunjungi sebuah kampung. Selama beberapa hari ia mengamati keadaan kampung itu. Kemudian, utusan raja memanggil dua orang pemuda setempat untuk menghadap raja. Pemuda pertama berkata, “Aku pasti akan dihukum karena raja tidak berkenan atasku.” Sebaliknya, pemuda kedua berkata, “Ini kesempatan emas bagiku untuk bekerja melayani raja di istana.” Pada saat orang Mesir mengejar bangsa Israel dengan menggunakan kereta dan pasukan berkuda, bangsa Israel ketakutan. Mereka berpikir bahwa pada hari itu mereka pasti binasa oleh serangan orang Mesir (ay. 9-12). Berbeda dengan bangsa Israel, Musa berpikir sebaliknya. Bagi Musa, saat itu adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk menunjukkan kuasa-Nya dalam menyelamatkan bangsa Israel (ay. 13-14). Musa meyakini bahwa cara Tuhan menolong umat-Nya selalu unik, menakjubkan, dan tidak pernah sama. Pada hari itu, Tuhan membelah laut Teberau sehingga bangsa Israel dapat berjalan menyeberanginya. Sebaliknya, ketika orang-orang Mesir mencoba melakukan hal yang sama, mereka semua tenggelam dan mati (ay. 21-28). Seperti Musa, kita perlu berpikir positif dalam segala situasi dengan mengandalkan pertolongan Allah. Allah tidak pernah merancangkan hal buruk bagi kita. Pada saat kehidupan kita diperhadapkan pada suatu tantangan, saat itulah kita akan melihat bagaimana tangan kuasa-Nya bekerja. Semakin besar tantangan yang kita hadapi, semakin luar biasa mukjizat Allah yang akan kita saksikan. ORANG-ORANG YANG TANGGUH ADALAH ORANG-ORANG YANG MENJAGA DIRINYA AGAR SELALU MEMILIKI CARA PANDANG POSITIF TERHADAP ALLAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 50-52 dan Yakobus 4.

No comments:

Post a Comment