BILLIONAIRE
Billionare (1)
Matius 6:21, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga
hatimu berada.”
Apa kunci sukses hidup seseorang? Apakah jika kita kaya itu
berarti kita sukses? Dalam pengajaran dan teladan yang diberikan Yesus, DIA
mengingatkan para pengikutNya/murid-murid-Nya/kita semua untuk tidak menimbun
harta melainkan membagikan kepada yang miskin dan lebih menghargai harta
surgawi yang tidak berkarat dan rusak! Karena di mana hartamu berada, di situ
juga hatimu berada. Ilustrasinya sebagai berikut: Apa sebenarnya yang paling
kita hargai sementara kita ada didalam dunia ini? Ketika handphone kita
hilang/rusak atau kehilangan barang berharga lainnya kita baru tersadar bahwa
semuanya itu tidak kekal dan hanya disaat itulah akan terlihat keadaan “HATI”
kita seperti apa? Kalau kita bisa merelakan sesuatu, “bisa hilang”/”bisa rusak”
maka seperti itulah keadaan hati kita yang sebenarnya. Karena dimana hartamu
berada disitu hati kita, amin. Cara kita menghargai sesuatu itu bisa dilihat
dari keadaan HATI kita. Apa yang paling berharga dalam hidupmu saat ini?
Handphone yang paling canggih atau.... Hubunganmu dengan Tuhan lebih berharga
dari apapun juga? Amin
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 30-31
PB: Ibrani 10:1-18
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
#HappySunday
#HappyServingGod
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 8 Oktober 2017. PUJI TUHAN! Bacaan:
Mazmur 150. Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya! (Mazmur
150:6). Coba kita memeriksa sejenak penyembahan kita kepada Tuhan selama ini!
Apakah hanya ritual, tanpa penghayatan sama sekali, atau sekedar memenuhi
kewajiban. Lebih parah lagi, bisa jadi hanya demi pemuasan kejiwaan kita yang
membutuhkan kelepasan dari emosi-emosi negatif karena kerumitan hidup di dunia
ini. Dengan mengangkat tangan, berteriak, menangis, kita mencoba menghibur diri
dengan penyembahan yang hakikatnya berpusat pada diri sendiri! Kita lupa bahwa
Dia yang bertakhta di tempat kudus-Nya, berhak menerima sembah kita tanpa
embel-embel apa pun, tanpa motivasi sampingan apa pun. Mengapa Mazmur pungkasan
ini mengajak umat untuk memuji Tuhan? Mazmur ini mau mengatakan bahwa memang
Tuhan itu layak dipuji. Dia yang kudus, yang menguasai cakrawala, yang perkasa
dengan segala kebesaran-Nya. Dengan apa memuji Tuhan? Tentunya dengan segala
yang ada pada kita. Dengan tubuh kita, melalui harta kita, dengan sikap dan
perbuatan kita. Melalui segala aspek kehidupan ini kita diminta untuk
memuliakan Tuhan. Apa makna ajakan memuji Tuhan ini buat kita? Ajakan menyembah
Tuhan merupakan kesempatan untuk menghayati ulang kebesaran dan kemuliaan-Nya,
serta terkagum-kagum akan karya-Nya yang ajaib. Kalau motivasi kita keliru,
atau penghayatan kita dangkal, atau kita ternyata sedang mendua hati dengan
hal-hal dunia ini yang lebih menarik daripada dengan Tuhan, kita perlu
bertobat! Lantunkan ulang Mazmur ini. Mari hayati kembali penyembahan kepada
Tuhan secara segar dan buka hati untuk menerima berkat-Nya. BAIKLAH SEMUANYA
MEMUJI NAMA TUHAN, SEBAB DIA MEMBERI PERINTAH, MAKA SEMUANYA TERCIPTA --MAZMUR
148:5. Selamat pagi. Selamat beribadah. Selamat menikmati berkat Firman Tuhan.
#LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 30-31 dan Ibrani 10:1-18.
Ibu Caroline – Bandung
“MILIKILAH POLA PIKIR YANG SESUAI FIRMAN TUHAN”
Percakapan seorang anak laki-laki curhat kepada ayahnya
tentang kebenciannya kepada seorang temannya.
Ayah: Maafkan aja hilangkan kebencianmu.
Anak: Nggak bisa dong Yah, apa yang dia lakukan padaku.
Ayah: Sekarang tidurlah. Besok pagi ada yang harus anak
kerjakan.
Pagi hari ayahnya sudah menyiapkan sekarung kerikil yang di
gantung di pintu pagar belakang,
Ayah: Coba kau bayangkan karung ini sebagai perwujudan
temanmu. Kemudian pusatkan kebencianmu pada kepalan tanganmu. Tinjulah sekeras
dan sebanyak mungkin karung ini.
Anaknya menuruti perintah ayahnya. Hanya 3X pukulan, anaknya
merasa tangannya sakit.
Ayah: Apakah teman yang kau benci di sana merasakan sakit
seperti yang kau derita saat ini ?
Anak: Tentu tidak Yah.
Ayah: Begitulah yang terjadi pada hatimu anakku.
KEBENCIAN HANYA MENYAKITI HATImu SENDIRI.
Ayah: Teman yang kau benci tak akan menderita melebihi
deritamu, bahkan bila pun kau memukulnya, derita yang dia rasakan tak akan
melebihi derita hatimu. Dia luka oleh pukulanmu, namun luka luarnya akan cepat
sembuh, sedangkan kebencianmu tak akan berkurang, bahkan semakin besar
menguasai hatimu. Itulah juga yang terjadi saat ada seseorang membencimu.
Kebenciannya tak akan membuatmu menderita melebihi penderitaannya.
Tiada guna menyimpan KEBENCIAN di hati, karena KEBENCIAN
hanya akan MENYAKITI diri sendiri. BERSYUKURLAH ketika hati kita DI SAKITI DAN
TERSAKITI serta DOAKANLAH Orang yang MENYAKITI kita. Walaupun SULIT, tapi
BELAJARLAH untuk MENGASIHI DENGAN TULUS. Jangan biarkan BENIH YANG JAHAT
bertumbuh di hati kita. Karena ketika benih itu tumbuh subur, suatu saat dia
akan MENGHANCURKAN HIDUP kita. KASIHANILAH orang yang membenci kita dan
Bebaskan diri dari rasa KEBENCIAN, maka hidup kita menjadi TENANG, DAMAI
SEJAHTERA, SUKACITA dalam tuntunan Roh Kudus dan Terang Firman TUHAN. Mat
6:14-15, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga
akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu
juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Jbu.
Xavier Quentin Pranata
“Ibadah sejati muncul dari panggilan hati.” Xavier Quentin
Pranata.

No comments:
Post a Comment