Sunday, 8 October 2017

8 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionare (1)
Matius 6:21, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Apa kunci sukses hidup seseorang? Apakah jika kita kaya itu berarti kita sukses? Dalam pengajaran dan teladan yang diberikan Yesus, DIA mengingatkan para pengikutNya/murid-murid-Nya/kita semua untuk tidak menimbun harta melainkan membagikan kepada yang miskin dan lebih menghargai harta surgawi yang tidak berkarat dan rusak! Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Ilustrasinya sebagai berikut: Apa sebenarnya yang paling kita hargai sementara kita ada didalam dunia ini? Ketika handphone kita hilang/rusak atau kehilangan barang berharga lainnya kita baru tersadar bahwa semuanya itu tidak kekal dan hanya disaat itulah akan terlihat keadaan “HATI” kita seperti apa? Kalau kita bisa merelakan sesuatu, “bisa hilang”/”bisa rusak” maka seperti itulah keadaan hati kita yang sebenarnya. Karena dimana hartamu berada disitu hati kita, amin. Cara kita menghargai sesuatu itu bisa dilihat dari keadaan HATI kita. Apa yang paling berharga dalam hidupmu saat ini? Handphone yang paling canggih atau.... Hubunganmu dengan Tuhan lebih berharga dari apapun juga? Amin

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 30-31
PB: Ibrani 10:1-18

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
#HappySunday
#HappyServingGod

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 8 Oktober 2017. PUJI TUHAN! Bacaan: Mazmur 150. Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya! (Mazmur 150:6). Coba kita memeriksa sejenak penyembahan kita kepada Tuhan selama ini! Apakah hanya ritual, tanpa penghayatan sama sekali, atau sekedar memenuhi kewajiban. Lebih parah lagi, bisa jadi hanya demi pemuasan kejiwaan kita yang membutuhkan kelepasan dari emosi-emosi negatif karena kerumitan hidup di dunia ini. Dengan mengangkat tangan, berteriak, menangis, kita mencoba menghibur diri dengan penyembahan yang hakikatnya berpusat pada diri sendiri! Kita lupa bahwa Dia yang bertakhta di tempat kudus-Nya, berhak menerima sembah kita tanpa embel-embel apa pun, tanpa motivasi sampingan apa pun. Mengapa Mazmur pungkasan ini mengajak umat untuk memuji Tuhan? Mazmur ini mau mengatakan bahwa memang Tuhan itu layak dipuji. Dia yang kudus, yang menguasai cakrawala, yang perkasa dengan segala kebesaran-Nya. Dengan apa memuji Tuhan? Tentunya dengan segala yang ada pada kita. Dengan tubuh kita, melalui harta kita, dengan sikap dan perbuatan kita. Melalui segala aspek kehidupan ini kita diminta untuk memuliakan Tuhan. Apa makna ajakan memuji Tuhan ini buat kita? Ajakan menyembah Tuhan merupakan kesempatan untuk menghayati ulang kebesaran dan kemuliaan-Nya, serta terkagum-kagum akan karya-Nya yang ajaib. Kalau motivasi kita keliru, atau penghayatan kita dangkal, atau kita ternyata sedang mendua hati dengan hal-hal dunia ini yang lebih menarik daripada dengan Tuhan, kita perlu bertobat! Lantunkan ulang Mazmur ini. Mari hayati kembali penyembahan kepada Tuhan secara segar dan buka hati untuk menerima berkat-Nya. BAIKLAH SEMUANYA MEMUJI NAMA TUHAN, SEBAB DIA MEMBERI PERINTAH, MAKA SEMUANYA TERCIPTA --MAZMUR 148:5. Selamat pagi. Selamat beribadah. Selamat menikmati berkat Firman Tuhan. #LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 30-31 dan Ibrani 10:1-18.

Ibu Caroline – Bandung
“MILIKILAH POLA PIKIR YANG SESUAI FIRMAN TUHAN”
Percakapan seorang anak laki-laki curhat kepada ayahnya tentang kebenciannya kepada seorang temannya.
Ayah: Maafkan aja hilangkan kebencianmu.
Anak: Nggak bisa dong Yah, apa yang dia lakukan padaku.
Ayah: Sekarang tidurlah. Besok pagi ada yang harus anak kerjakan.
Pagi hari ayahnya sudah menyiapkan sekarung kerikil yang di gantung di pintu pagar belakang,
Ayah: Coba kau bayangkan karung ini sebagai perwujudan temanmu. Kemudian pusatkan kebencianmu pada kepalan tanganmu. Tinjulah sekeras dan sebanyak mungkin karung ini.
Anaknya menuruti perintah ayahnya. Hanya 3X pukulan, anaknya merasa tangannya sakit.
Ayah: Apakah teman yang kau benci di sana merasakan sakit seperti yang kau derita saat ini ?
Anak: Tentu tidak Yah.
Ayah: Begitulah yang terjadi pada hatimu anakku.

KEBENCIAN HANYA MENYAKITI HATImu SENDIRI.
Ayah: Teman yang kau benci tak akan menderita melebihi deritamu, bahkan bila pun kau memukulnya, derita yang dia rasakan tak akan melebihi derita hatimu. Dia luka oleh pukulanmu, namun luka luarnya akan cepat sembuh, sedangkan kebencianmu tak akan berkurang, bahkan semakin besar menguasai hatimu. Itulah juga yang terjadi saat ada seseorang membencimu. Kebenciannya tak akan membuatmu menderita melebihi penderitaannya.

Tiada guna menyimpan KEBENCIAN di hati, karena KEBENCIAN hanya akan MENYAKITI diri sendiri. BERSYUKURLAH ketika hati kita DI SAKITI DAN TERSAKITI serta DOAKANLAH Orang yang MENYAKITI kita. Walaupun SULIT, tapi BELAJARLAH untuk MENGASIHI DENGAN TULUS. Jangan biarkan BENIH YANG JAHAT bertumbuh di hati kita. Karena ketika benih itu tumbuh subur, suatu saat dia akan MENGHANCURKAN HIDUP kita. KASIHANILAH orang yang membenci kita dan Bebaskan diri dari rasa KEBENCIAN, maka hidup kita menjadi TENANG, DAMAI SEJAHTERA, SUKACITA dalam tuntunan Roh Kudus dan Terang Firman TUHAN. Mat 6:14-15, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Jbu.

Xavier Quentin Pranata
“Ibadah sejati muncul dari panggilan hati.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment