BILLIONAIRE
Getting Process
-Billionaire
Part 3-
Alfa Omega Church Sunday
Service
INTRO:
Salah satu kemampuan industri adalah: membaca bukan hanya kebutuhan market, tapi
juga keinginan market. Salah satu
keinginan Market, hampir di seluruh dunia adalah INGIN CEPAT. Termasuk: ingin
cepat kaya, ingin cepat berhasil, ingin cepat sukses. Sehingga, di musim
limpah, atau di musim resesi ekonomi, menjual Headline dengan judul: Bagaimana Menjadi Kaya; Rahasia Sukses; Cara Tercepat dan Terbaik Menjadi Sukses, itu tetap laku untuk dijual.
Mengapa? Bukan karena itu
kebutuhan market, tapi karena itu keinginan market. Sering muncul pertanyaan,
Apa anak Tuhan boleh berhasil? Jawabnya bukan cuma berhasil, tapi bila perlu
Berjaya!
“IT IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU
DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”
(Sangat boleh kita sukses, selama
kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri,
kesukses harus untuk tujuan Tuhan).
Salah satu pertanyaan penting yang
harus bisa kita jawab. Kenapa, kok Tuhan mau memberkati kita dengan
keberhasilan keuangan? Supaya uang kerja untuk Anda, dan Anda me-nuankan Tuhan! Ini yang dimaksud Higher Purpose! (tujuan yang lebih
tinggi dari diri kita)
Oleh karena itu, Alkitab
penekanannya bukan hanya memberi, sangat banyak tentang mengatur dan mengelola,
tapi juga, Alkitab membahas tentang proses mendapat dan proses berhasil secara keuangan!
Text:
Lukas 19:11-27 – Coba kita pahami
text ini dengan illustrasi berikut ini:
Story : Comic Scrooge McDuck
Ketika kita memahami apa yang
harus kita lakukan untuk mendapat keuangan, maka saat kita
lihat orang lain, kita nggak perlu iri akan apa yang mereka
punya atau apa yang mereka dapat. Tapi kita perlu ingat prinsip ini: “Be
envy with the process, not the result”. Perhatikan
benar-benar PROSES-nya, bukan hanya HASIL. Ketika Anda mengerjakan “Mina” Anda ada satu prinsip yang harus dipegang yaitu: Percayalah
kepada Tuhan… bukan pada musuh-musuhNya.
Amsal
3:5 (bimk) Percayalah kepada TUHAN dengan
sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri.
Apa
artinya Percaya kepada Tuhan?
1.
Menolak untuk ............. membuat .................... keuangan yang
terburu-buru
Janganlah terus berpikir atau
bahakan tergoda untuk menjadi kaya secara instan / cepat, atau bahkan membuat
keputusan investment atau langkah-langkah tanpa informasi yang lengkap. Rencana orang rajin membawa kelimpahan; tindakan tergesa-gesa mengakibatkan
kekurangan (Amsal 21:5 bimk)
“IT IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU
DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”
(Sangat boleh kita sukses, selama
kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri,
kesukses harus untuk tujuan Tuhan)
2.
Kejarlah ................. dalam segala yang Anda
lakukan
Pasanglah standard yang tinggi
untuk diri Anda dan tim Anda. Banyak orang salah persepsi, ketika mengerjakan pekerjaannya,
standardnya nggak mau tinggi, karena tidak mau direpotkan dengan hal-hal
detail. Kerendahan hati bukanlah berarti melakukan pekerjaan kelas 2 atau yang
lebih jelek.
1 Kor 10:31 apapun yang saudara
lakukan – saudara makan atau saudara minum, lakukanlah semuanya itu untuk
memuliakan Allah. (bimk)
3. Temukan ............. (kecukupan) melalui hubungan dengan Tuhan.
Kepuasan merupakan hasil dari
hubungan yang benar dengan Tuhan berdasarkan menerima gaya hidup yang Tuhan
kerjakan untuk saat ini dalam hidup Anda.
Filipi 4:11 Saya mengemukakan ini
bukan karena saya berkekurangan, sebab saya sudah belajar merasa puas dengan
apa yang ada. (bimk)
“IT
IS OKAY TO BE SUCCESSFULL, AS LONG AS YOU DO IT FOR A HIGHER PURPOSE. RATHER
THAN YOURSELF, IT SHOULD BE GOD’S PURPOSE”
(Sangat boleh kita sukses, selama
kita melakukannnya untuk tujuan yang lebih tinggi. Dari pada diri kita sendiri,
kesukses harus untuk tujuan Tuhan)
4. ............... kepada janji Tuhan bahwa Dia akan ..................kebutuhanmu.
Kadang Tuhan akan melakukan ini melalui
kelebihan orang lain: bagaimanapun, Dia tidak pernah berjanji untuk menyediakan
“sama rata” untuk semua orang. Sebagai seorang Kristen, kita perlu belajar
untuk menerima PENYEDIAAN Tuhan untuk kita (disaat ini), karena jelas banget
bahwa kita didesain untuk rencana Tuhan. Terimalah penyediaan Tuhan tanpa
penolakan atau membandingkan diri.
2 Kor 8:14 maka hendaklah sekarang
ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka
kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
Konklusi:
Tuhan menginginkan kita untuk
mengerjakan “MINA” yang Tuhan percayakan kepada kita. Mengerjakan dengan baik,
hati yang bersyukur, excellency, maka
Tuhan akan mengerjakan perkara Nya dalam waktuNya, sesuai dengan rencanaNya.
No comments:
Post a Comment