PEMURIDAN
Memuridkan dan Dimuridkan
Billionaire
2017 Part 1
Alfa Omega Church Sunday
Service
Preacher:
Ps. Elisa Soetopo
October 1st 2017
Intro:
Anda pernah dengar kata-kata: Life Style (Gaya Hidup)?
Contoh:
Ada orang yang suka kaos hitam (beli kaos, beli hem,
kebanyakan hitam). Itu gayanya. Ada orang yang suka sepatu sneakers, bukan
fantofel. Itu gayanya.
TIAP
ORANG PASTI ADA GAYANYA.
Menarik sekali bicara soal gaya. Tuhan pernah
memberikan sebuah ayat, yang harapannya dari Tuhan, ini jadi GAYA HIDUPnya
pengikut Yesus! Sebab ini merupakan Gaya Hidupnya Tuhan Yesus sendiri.
TEXT:
Mat 28:19-20
Perintah untuk menginjil dan memuridkan!!
“Memang
kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan
itu GAYA HIDUP.”
Contoh: Pemuridan – bungkusnya mungkin Komsel. Steps
of spiritual journey (Victorious Life, Glorious Life). Itu bungkusnya. Tapi
dalamnya adalah gaya hidup!
PEMURIDAN
DIMULAI, DIPELIHARA, DIAKHIRI dengan sebuah HUBUNGAN. Contoh: di
departemen-departemen pelayanan yang ada. Oleh karena itu cara pandangnya harus
berubah:
- Gereja/Rumah Tuhan bukan hanya organisasi. Di rumah
Tuhan, bungkusnya bisa organisasi. Tapi esensi dari sebuah gereja adalah RUMAH!
Kenapa
cara pandang ini penting?
Sebab Pemuridan bukan bertumbuh di akar sebuah
organisasi. Esensinya adalah saudara seiman. Keluarga rohani. Makanya, perlu
sekali: Lihat gereja sebagai Rumah, Keluarga Rohani.
Bicara soal RUMAH. Ada 2 cara pandang orang soal
rumah.
Kita bisa lihat rumah secara fisikal: HOUSE
(luas tanah, luas bangunan, jenis tanah, interior, kolam renang, dekorasi,
desain interior).
Kita bisa lihat rumah dari segi: HOME. Home tidak bicara
yang fisikal, tapi bicara yang emosional, relational, spiritual. Home itu
bicara apa waktu kamu masuk ke rumah itu ada kenyataan, kebiasaan, kesatuan,
kekompakan, bahkan kehangatan.
A bigger house doesn’t make a better home!!
Home: Tergantung Anda orang-orang yang ada di
dalamnya!
Apa hubungannya semua tadi dengan Pemuridan? Jadi,
pemuridan esensinya bukan dari program.
“Memang
kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan
itu GAYA HIDUP.” Pemuridan selalu dimulai, dipelihara dan diakhiri dengan
hubungan.
DALAM
KONTEKS PEMURIDAN, GEREJA BUKAN DILIHAT SEPERTI HOTEL, GEREJA ITU RUMAH.
Apa
bedanya Hotel dengan Gereja?
Hotel, kita pilih fasilitasnya. Kita ambil keuntungan
sebanyak-banyaknya. Gereja bukan hotel. Di
rumah Anda harus kasih sesuatu, bukan ambil sesuatu. Kalau rumah, Anda
lakukan dengan cinta karena ini rumah. Sesederhana apapun rumahnya, sekecil
apapun rumahnya, karena itu rumah sendiri, semua dilakukan dengan cinta. Anda
tidak masuk rumah dengan mentalitas ambil sesuatu, tetapi kasih sesuatu.
Pemuridan (memuridkan dan dimuridkan) adalah hal yang
natural yang bisa kita berikan!! Tidak ada yang bisa gantikan hadirat Tuhan di
dalam RUMAH TUHAN!!
“Memang
kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan
itu GAYA HIDUP.”
Ilustrasi:
Lidah ini luka karena tergigit bukan karena terinjak
kaki.
APA
YANG HARUS KITA LAKUKAN?
1) Jadikan Pemuridan dan Penginjilan GAYA HIDUP
Bukan hanya
sebagai perintah Tuhan tapi sebagai Gaya Hidup. Sebab pemuridan itu kita,
penginjilan itu kita.
2) Minta Tuhan ajari kita untuk jadikan gereja lokal kita
sebagai rumah rohani kita
Datang untuk
member kontribusi terlibat, jadi bagian keluarga dan berfungsi.
3)
Jadi murid Yesus yang memuridkan orang lain
Apa bedanya
murid dan pengikut? Bedanya: murid bisa dibentuk. Pengikut itu mau dibentuk
berdasar syarat dan ketentuan yang berlaku. Pengikut itu: seperti orang baca
Alkitab, yang bagus di-highlight, yang nggak suka dibiarkan. Murid: komitmennya
beda, hatinya mau dibentuk.
Konklusi:
Doa sama Tuhan supaya kita mau dimuridkan dan mau
memuridkan.
Doa sama Tuhan supaya kita bisa berfungsi jadi bagian
dari keluarga rohani di sini.
No comments:
Post a Comment