Tuesday, 31 October 2017

PEMURIDAN - Memuridkan dan Dimuridkan








PEMURIDAN
Memuridkan dan Dimuridkan
Billionaire 2017 Part 1
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisa Soetopo
October 1st 2017



Intro:
Anda pernah dengar kata-kata: Life Style (Gaya Hidup)?
Contoh:
Ada orang yang suka kaos hitam (beli kaos, beli hem, kebanyakan hitam). Itu gayanya. Ada orang yang suka sepatu sneakers, bukan fantofel. Itu gayanya.

TIAP ORANG PASTI ADA GAYANYA.

Menarik sekali bicara soal gaya. Tuhan pernah memberikan sebuah ayat, yang harapannya dari Tuhan, ini jadi GAYA HIDUPnya pengikut Yesus! Sebab ini merupakan Gaya Hidupnya Tuhan Yesus sendiri.

TEXT: Mat 28:19-20

Perintah untuk menginjil dan memuridkan!!

“Memang kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan itu GAYA HIDUP.”

Contoh: Pemuridan – bungkusnya mungkin Komsel. Steps of spiritual journey (Victorious Life, Glorious Life). Itu bungkusnya. Tapi dalamnya adalah gaya hidup!

PEMURIDAN DIMULAI, DIPELIHARA, DIAKHIRI dengan sebuah HUBUNGAN. Contoh: di departemen-departemen pelayanan yang ada. Oleh karena itu cara pandangnya harus berubah:
- Gereja/Rumah Tuhan bukan hanya organisasi. Di rumah Tuhan, bungkusnya bisa organisasi. Tapi esensi dari sebuah gereja adalah RUMAH!

Kenapa cara pandang ini penting?
Sebab Pemuridan bukan bertumbuh di akar sebuah organisasi. Esensinya adalah saudara seiman. Keluarga rohani. Makanya, perlu sekali: Lihat gereja sebagai Rumah, Keluarga Rohani.

Bicara soal RUMAH. Ada 2 cara pandang orang soal rumah.
Kita bisa lihat rumah secara fisikal: HOUSE (luas tanah, luas bangunan, jenis tanah, interior, kolam renang, dekorasi, desain interior).
Kita bisa lihat rumah dari segi: HOME. Home tidak bicara yang fisikal, tapi bicara yang emosional, relational, spiritual. Home itu bicara apa waktu kamu masuk ke rumah itu ada kenyataan, kebiasaan, kesatuan, kekompakan, bahkan kehangatan.

A bigger house doesn’t make a better home!!
Home: Tergantung Anda orang-orang yang ada di dalamnya!
Apa hubungannya semua tadi dengan Pemuridan? Jadi, pemuridan esensinya bukan dari program.

“Memang kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan itu GAYA HIDUP.” Pemuridan selalu dimulai, dipelihara dan diakhiri dengan hubungan.

DALAM KONTEKS PEMURIDAN, GEREJA BUKAN DILIHAT SEPERTI HOTEL, GEREJA ITU RUMAH.

Apa bedanya Hotel dengan Gereja?
Hotel, kita pilih fasilitasnya. Kita ambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Gereja bukan hotel. Di rumah Anda harus kasih sesuatu, bukan ambil sesuatu. Kalau rumah, Anda lakukan dengan cinta karena ini rumah. Sesederhana apapun rumahnya, sekecil apapun rumahnya, karena itu rumah sendiri, semua dilakukan dengan cinta. Anda tidak masuk rumah dengan mentalitas ambil sesuatu, tetapi kasih sesuatu.

Pemuridan (memuridkan dan dimuridkan) adalah hal yang natural yang bisa kita berikan!! Tidak ada yang bisa gantikan hadirat Tuhan di dalam RUMAH TUHAN!!

“Memang kemasannya seperti program, tapi Pemuridan itu bukan hanya program. Pemuridan itu GAYA HIDUP.”

Ilustrasi:
Lidah ini luka karena tergigit bukan karena terinjak kaki.

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
1)      Jadikan Pemuridan dan Penginjilan GAYA HIDUP
Bukan hanya sebagai perintah Tuhan tapi sebagai Gaya Hidup. Sebab pemuridan itu kita, penginjilan itu kita.
2)      Minta Tuhan ajari kita untuk jadikan gereja lokal kita sebagai rumah rohani kita
Datang untuk member kontribusi terlibat, jadi bagian keluarga dan berfungsi.
3)      Jadi murid Yesus yang memuridkan orang lain
Apa bedanya murid dan pengikut? Bedanya: murid bisa dibentuk. Pengikut itu mau dibentuk berdasar syarat dan ketentuan yang berlaku. Pengikut itu: seperti orang baca Alkitab, yang bagus di-highlight, yang nggak suka dibiarkan. Murid: komitmennya beda, hatinya mau dibentuk.

Konklusi:
Doa sama Tuhan supaya kita mau dimuridkan dan mau memuridkan.
Doa sama Tuhan supaya kita bisa berfungsi jadi bagian dari keluarga rohani di sini.

No comments:

Post a Comment