Tuesday, 24 October 2017

24 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionaire (17)
1 Timotius 6:10, “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Mengelola Uang = Mengelola Hati. Kita perlu memeriksa bagaimana sikap hati kita sesungguhnya kepada Tuhan? Kita perlu terus menjaga hati kita agar cinta kita kepada Tuhan tidak dikalahkan oleh cinta akan uang! Kita perlu terus dekat dengan Tuhan, giat dalam membaca FirmanNya agar kita memiliki kepekaan dan hikmat dalam mengelola keuangan kita. Uang memang penting dan uang memang bukan segalanya tetapi banyak hal dalam hidup ini butuh uang sehingga cara kita mengatur keuangan kita, menentukan hidup kita. Kita dapat menggunakan uang kita untuk hal-hal yang bernilai bagi kekekalan tetapi uang tidak bisa membeli hidup kekal bagi kita. Bagaimana dengan hati kita saat ini? Cinta akan Uang atau Cinta kepada Tuhan yang Utama??❤

#Bible Messages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 3-5
PB: 2 Petrus 1

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 24 Oktober 2017. RAJA YANG MENYAMAR. Bacaan: 2 Tawarikh 18:1-34. Raja Israel berkata kepada Yosafat: “Aku akan menyamar dan masuk pertempuran, tetapi engkau, pakailah pakaian kebesaranmu.” Lalu menyamarlah raja Israel, kemudian mereka masuk ke pertempuran (2 Tawarikh 18:29). Saat kecil, ketika saya batuk, Ibu melarang saya makan gorengan, termasuk kerupuk. Namun, diam-diam saya makan kerupuk. Rupanya Ibu mendapati kerupuk di kaleng berkurang, dan ia bertanya siapa yang makan. Agar tak ketahuan, bergegas saya mencuci mulut. Tetap saja ulah saya ketahuan karena di kaos saya menempel remah-remah kerupuk. Ahab sebetulnya tahu bahwa ucapan Mikha bin Yimla, yang menubuatkan malapetaka, adalah kebenaran (ay. 7). Karena itu, ia enggan mendengarkannya. Namun, berhubung Yosafat memintanya dan mereka berniat maju perang bersama, suka tak suka Ahab akhirnya memanggil Mikha (ay. 8). Saat Mikha menubuatkan kekalahan (ay. 16), Ahab sebetulnya percaya bahwa hal itu memang bakal terjadi. Ia pasti tewas dalam peperangan ini. Karena itu, ia berusaha mengakali Tuhan. Yosafat disuruhnya maju perang dengan pakaian kebesaran; Ahab maju perang dengan menyamar (ay. 29). Taktik ini memang bisa mengakali pasukan Aram, tetapi tidak bisa mengakali Tuhan yang Mahatahu. Ahab terbunuh dengan cara yang cukup unik, oleh panah yang ditembakkan asal-asalan dan tepat mengenai sambungan baju zirahnya (ay. 33). Kita mungkin bisa mengakali manusia saat jatuh dosa, tetapi kita tidak bisa mengakali Tuhan. Jangan berusaha lari dari Tuhan saat jatuh dosa, tetapi akuilah dan bereskan. Allah selalu menepati setiap firman-Nya. Karena itu, kerjakanlah hal-hal yang diperkenan Tuhan agar kita menuai hal-hal yang mendatangkan kebaikan dalam hidup. PENYAMARAN KITA BISA MENIPU MANUSIA, TETAPI TIDAK AKAN PERNAH BISA MENIPU TUHAN. Good morning. Penyertaan Tuhan Yesus senantiasa. #LoveTheBible – Bacaan: Yeremia 3-5 dan 2 Petrus 1.

GNCC
Amsal 14:12, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Kalau saja kita *MAU TAHU* ujungnya dimana maka kita akan berpikir berulang-ulang untuk ambil jalan itu. #gncc
#maturity

Taswin Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Selasa
Pembacaan Alkitab: Rm. 10:12-13
Doa baca: Rm. 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Tuhan yang sama adalah Tuhan dari semua orang dan bermurah hati kepada semua orang yang berseru kepada-Nya.

Nama Yesus telah diberikan kepada kita sehingga kita dapat dibasuh, dikuduskan, dan dibenarkan (1 Kor. 6:11). Sebagai orang yang tadinya cemar, kita telah dibasuh, dikuduskan, dan dibenarkan di dalam nama Yesus dan oleh Roh Allah. Nama bersangkut-paut erat sekali dengan persona dan Roh itu. Roh itulah persona nama itu dan realitas nama itu. Karena itu, nama itu dapat membasuh kita, menguduskan kita, dan membenarkan kita. Roh itu adalah satu dengan nama Yesus. Nama Yesus berkaitan dengan persona yang membasuh kita, menguduskan kita, dan membenarkan kita. Ini bukan hanya doktrin atau teori, melainkan realitas. Ketika kita percaya ke dalam nama Yesus dan dimasukkan ke dalam nama Yesus, kita ditaruh ke dalam satu persona yang hidup, yaitu dalam Roh Kudus. Roh Kudus ini membasuh kita, menguduskan kita, dan membenarkan kita.
Nama Yesus adalah untuk kita seru (Rm. 10:13; 1 Kor. 1:2). Setelah saya menjadi orang Kristen paling tidak tiga puluh lima tahun lamanya, saya baru menemukan rahasia berseru kepada nama Yesus. Tadinya saya mengira berseru kepada nama Yesus sama dengan berdoa. Akhirnya, dari catatan Alkitab saya nampak bahwa berdoa adalah satu hal, dan menyeru nama Tuhan adalah hal yang lain lagi.
Kita juga boleh berdoa dalam nama Yesus (Yoh. 14:13-14; 15:16; 16:24). Ini bukan berarti setelah kita berdoa panjang lebar lalu mengakhiri dengan kata-kata “dalam nama Yesus”. Demikian terlalu formal. Tetapi sebaliknya, saya akan mengatakan bahwa dalam doa kita, baik sekali menyeru nama Yesus dan menyatakan, “Oh Yesus! Yesus! Aku datang berdoa!” Dalam nama Yesus, Anda akan mempunyai beban riil untuk berdoa dan Anda akan beroleh jaminan bahwa doa Anda telah didengar dan dijawab. Kalau kita menyeru nama Yesus, kita akan beroleh jaminan terkabulnya permintaan kita.
Nama Yesus juga adalah untuk kita dihimpunkan ke dalam (Mat. 18:20). Setiap kali kita datang bersidang bersama, kita harus dihimpunkan ke dalam nama Yesus. Setiap kali Anda datang ke perhimpunan orang Kristen, Anda harus menyadari bahwa sekali lagi Anda dihimpunkan ke dalam Nama-Nya. Memang kita telah dimasukkan ke dalam nama Yesus, tetapi kita belum masuk dengan mendalam. Sebab itu, kita perlu berulang-ulang datang kembali dihimpunkan ke dalam nama-Nya.
Nama Yesus juga sanggup untuk mengusir setan (Kis. 16:18). Untuk mengetahui kuasa nama Yesus, gunakanlah untuk mengusir setan. Setan lebih mengetahui kuasa nama Yesus daripada kita. Ketika kami mengusir setan, kami harus memberi tahu setan-setan itu bahwa Yesus ini bukan Yesus yang biasa, melainkan Ia adalah Yesus yang telah diangkat sebagai Raja. Dengan segera, setan akan pergi. Bila Anda mengusir setan, tidak perlu berdoa banyak-banyak, tetapi cukup mengatakan, “Aku datang dalam nama Yesus yang telah terangkat dan kamu harus pergi.” Ketika Yesus datang, setan pasti lari.
Melalui semua perkara yang dapat dilakukan dalam nama Yesus, kita nampak bahwa apa pun yang kita lakukan dan apa pun adanya kita harus dalam nama Yesus. Jangan pernah lupa nama Yesus. Nama-Nya adalah nama yang manis, nama yang kaya, nama yang penuh kuasa, nama yang menyelamatkan, nama yang memberi kesembuhan, nama yang menghibur, dan nama yang setiap saat tersedia bagi kita. Inilah nama yang dijunjung tinggi, dihormati, dan diindahkan, terlebih pula nama yang ditakuti oleh musuh.
Sumber: Pelajaran-Hayat Matius, Buku 1, Berita 6.

WM Stars
KERIKIL KEHIDUPAN. Hosea 14:9, “Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.”
Batu-batu kecil kebanyakan orang jawa menyebutnya kerikil, yaitu kepanjangan dari “kerinè ning sikil” yang artinya geli / sakit di kaki (khususnya dibagian telapak kaki). Batu kerikil kecil kadang tidak memiliki arti apa2 dalam kehidupan kita, namun jika kerikil kecil itu ada di dalam sepatu dan kita memakainya, maka akan ada rasa sakit di sana,sehingga kalau di biarkan rasa sakit itu akan menjadi-jadi dan membuat tidak nyaman seluruh tubuh kita, maka kerikil kecil itu harus dibuang dari dalam sepatu, agar kita bisa merasa nyaman dalam menjalani hidup ini. Demikian juga dengan pornografi, rasa amarah, kekesalan dan dendam dalam diri kita, pertama-tama tak akan begitu berpengaruh, namun jika di biarkan akan sangat membuat tidak nyaman, bahkan kita akan sakit karenanya.Buang pornografi, dendam, amarah dan kekesalan dalam hidup kita. Jangan biarkan kerikil kecil itu berpengaruh dalam diri kita. Buka sepatu dan buang kerikil hidup yang seringkali ada di sana, arahkan orang ke jalan yang baik disetiap kesempatan, jauhi membicarakan aib orang lain disetiap waktu.Kalau sifat buruk susah di atur hindari pikiran kotor, negatif dan jangan membenci orang lain, “karena indahnya hidup bukan berapa banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita”. Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment