BILLIONAIRE
Billionaire (17)
1 Timotius 6:10, “Karena akar segala kejahatan ialah
cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari
iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”
Mengelola Uang = Mengelola Hati. Kita perlu memeriksa
bagaimana sikap hati kita sesungguhnya kepada Tuhan? Kita perlu terus menjaga
hati kita agar cinta kita kepada Tuhan tidak dikalahkan oleh cinta akan uang!
Kita perlu terus dekat dengan Tuhan, giat dalam membaca FirmanNya agar kita
memiliki kepekaan dan hikmat dalam mengelola keuangan kita. Uang memang penting
dan uang memang bukan segalanya tetapi banyak hal dalam hidup ini butuh uang
sehingga cara kita mengatur keuangan kita, menentukan hidup kita. Kita dapat
menggunakan uang kita untuk hal-hal yang bernilai bagi kekekalan tetapi uang
tidak bisa membeli hidup kekal bagi kita. Bagaimana dengan hati kita saat ini?
Cinta akan Uang atau Cinta kepada Tuhan yang Utama??❤
#Bible Messages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 3-5
PB: 2 Petrus 1
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 24 Oktober 2017. RAJA YANG MENYAMAR.
Bacaan: 2 Tawarikh 18:1-34. Raja Israel berkata kepada Yosafat: “Aku akan
menyamar dan masuk pertempuran, tetapi engkau, pakailah pakaian kebesaranmu.”
Lalu menyamarlah raja Israel, kemudian mereka masuk ke pertempuran (2 Tawarikh
18:29). Saat kecil, ketika saya batuk, Ibu melarang saya makan gorengan,
termasuk kerupuk. Namun, diam-diam saya makan kerupuk. Rupanya Ibu mendapati
kerupuk di kaleng berkurang, dan ia bertanya siapa yang makan. Agar tak
ketahuan, bergegas saya mencuci mulut. Tetap saja ulah saya ketahuan karena di
kaos saya menempel remah-remah kerupuk. Ahab sebetulnya tahu bahwa ucapan Mikha
bin Yimla, yang menubuatkan malapetaka, adalah kebenaran (ay. 7). Karena itu,
ia enggan mendengarkannya. Namun, berhubung Yosafat memintanya dan mereka
berniat maju perang bersama, suka tak suka Ahab akhirnya memanggil Mikha (ay.
8). Saat Mikha menubuatkan kekalahan (ay. 16), Ahab sebetulnya percaya bahwa
hal itu memang bakal terjadi. Ia pasti tewas dalam peperangan ini. Karena itu,
ia berusaha mengakali Tuhan. Yosafat disuruhnya maju perang dengan pakaian
kebesaran; Ahab maju perang dengan menyamar (ay. 29). Taktik ini memang bisa
mengakali pasukan Aram, tetapi tidak bisa mengakali Tuhan yang Mahatahu. Ahab
terbunuh dengan cara yang cukup unik, oleh panah yang ditembakkan asal-asalan
dan tepat mengenai sambungan baju zirahnya (ay. 33). Kita mungkin bisa
mengakali manusia saat jatuh dosa, tetapi kita tidak bisa mengakali Tuhan.
Jangan berusaha lari dari Tuhan saat jatuh dosa, tetapi akuilah dan bereskan.
Allah selalu menepati setiap firman-Nya. Karena itu, kerjakanlah hal-hal yang
diperkenan Tuhan agar kita menuai hal-hal yang mendatangkan kebaikan dalam
hidup. PENYAMARAN KITA BISA MENIPU MANUSIA, TETAPI TIDAK AKAN PERNAH BISA
MENIPU TUHAN. Good morning. Penyertaan Tuhan Yesus senantiasa. #LoveTheBible –
Bacaan: Yeremia 3-5 dan 2 Petrus 1.
GNCC
Amsal 14:12, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi
ujungnya menuju maut.” Kalau saja kita *MAU TAHU* ujungnya dimana maka kita
akan berpikir berulang-ulang untuk ambil jalan itu. #gncc
#maturity
Taswin Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Selasa
Pembacaan Alkitab: Rm. 10:12-13
Doa baca: Rm. 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang
Yunani. Karena, Tuhan yang sama adalah Tuhan dari semua orang dan bermurah hati
kepada semua orang yang berseru kepada-Nya.
Nama Yesus telah diberikan kepada kita sehingga kita dapat
dibasuh, dikuduskan, dan dibenarkan (1 Kor. 6:11). Sebagai orang yang tadinya
cemar, kita telah dibasuh, dikuduskan, dan dibenarkan di dalam nama Yesus dan
oleh Roh Allah. Nama bersangkut-paut erat sekali dengan persona dan Roh itu.
Roh itulah persona nama itu dan realitas nama itu. Karena itu, nama itu dapat
membasuh kita, menguduskan kita, dan membenarkan kita. Roh itu adalah satu
dengan nama Yesus. Nama Yesus berkaitan dengan persona yang membasuh kita,
menguduskan kita, dan membenarkan kita. Ini bukan hanya doktrin atau teori,
melainkan realitas. Ketika kita percaya ke dalam nama Yesus dan dimasukkan ke
dalam nama Yesus, kita ditaruh ke dalam satu persona yang hidup, yaitu dalam
Roh Kudus. Roh Kudus ini membasuh kita, menguduskan kita, dan membenarkan kita.
Nama Yesus adalah untuk kita seru (Rm. 10:13; 1 Kor. 1:2).
Setelah saya menjadi orang Kristen paling tidak tiga puluh lima tahun lamanya,
saya baru menemukan rahasia berseru kepada nama Yesus. Tadinya saya mengira
berseru kepada nama Yesus sama dengan berdoa. Akhirnya, dari catatan Alkitab
saya nampak bahwa berdoa adalah satu hal, dan menyeru nama Tuhan adalah hal
yang lain lagi.
Kita juga boleh berdoa dalam nama Yesus (Yoh. 14:13-14;
15:16; 16:24). Ini bukan berarti setelah kita berdoa panjang lebar lalu
mengakhiri dengan kata-kata “dalam nama Yesus”. Demikian terlalu formal. Tetapi
sebaliknya, saya akan mengatakan bahwa dalam doa kita, baik sekali menyeru nama
Yesus dan menyatakan, “Oh Yesus! Yesus! Aku datang berdoa!” Dalam nama Yesus,
Anda akan mempunyai beban riil untuk berdoa dan Anda akan beroleh jaminan bahwa
doa Anda telah didengar dan dijawab. Kalau kita menyeru nama Yesus, kita akan
beroleh jaminan terkabulnya permintaan kita.
Nama Yesus juga adalah untuk kita dihimpunkan ke dalam (Mat.
18:20). Setiap kali kita datang bersidang bersama, kita harus dihimpunkan ke
dalam nama Yesus. Setiap kali Anda datang ke perhimpunan orang Kristen, Anda
harus menyadari bahwa sekali lagi Anda dihimpunkan ke dalam Nama-Nya. Memang
kita telah dimasukkan ke dalam nama Yesus, tetapi kita belum masuk dengan
mendalam. Sebab itu, kita perlu berulang-ulang datang kembali dihimpunkan ke
dalam nama-Nya.
Nama Yesus juga sanggup untuk mengusir setan (Kis. 16:18).
Untuk mengetahui kuasa nama Yesus, gunakanlah untuk mengusir setan. Setan lebih
mengetahui kuasa nama Yesus daripada kita. Ketika kami mengusir setan, kami
harus memberi tahu setan-setan itu bahwa Yesus ini bukan Yesus yang biasa,
melainkan Ia adalah Yesus yang telah diangkat sebagai Raja. Dengan segera,
setan akan pergi. Bila Anda mengusir setan, tidak perlu berdoa banyak-banyak,
tetapi cukup mengatakan, “Aku datang dalam nama Yesus yang telah terangkat dan
kamu harus pergi.” Ketika Yesus datang, setan pasti lari.
Melalui semua perkara yang dapat dilakukan dalam nama Yesus,
kita nampak bahwa apa pun yang kita lakukan dan apa pun adanya kita harus dalam
nama Yesus. Jangan pernah lupa nama Yesus. Nama-Nya adalah nama yang manis,
nama yang kaya, nama yang penuh kuasa, nama yang menyelamatkan, nama yang
memberi kesembuhan, nama yang menghibur, dan nama yang setiap saat tersedia
bagi kita. Inilah nama yang dijunjung tinggi, dihormati, dan diindahkan,
terlebih pula nama yang ditakuti oleh musuh.
Sumber: Pelajaran-Hayat Matius, Buku 1, Berita 6.
WM Stars
KERIKIL KEHIDUPAN. Hosea 14:9, “Siapa yang bijaksana,
biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya;
sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi
pemberontak tergelincir di situ.”
Batu-batu kecil kebanyakan orang jawa menyebutnya kerikil,
yaitu kepanjangan dari “kerinè ning sikil” yang artinya geli / sakit di kaki
(khususnya dibagian telapak kaki). Batu kerikil kecil kadang tidak memiliki
arti apa2 dalam kehidupan kita, namun jika kerikil kecil itu ada di dalam
sepatu dan kita memakainya, maka akan ada rasa sakit di sana,sehingga kalau di
biarkan rasa sakit itu akan menjadi-jadi dan membuat tidak nyaman seluruh tubuh
kita, maka kerikil kecil itu harus dibuang dari dalam sepatu, agar kita bisa
merasa nyaman dalam menjalani hidup ini. Demikian juga dengan pornografi, rasa
amarah, kekesalan dan dendam dalam diri kita, pertama-tama tak akan begitu
berpengaruh, namun jika di biarkan akan sangat membuat tidak nyaman, bahkan
kita akan sakit karenanya.Buang pornografi, dendam, amarah dan kekesalan dalam
hidup kita. Jangan biarkan kerikil kecil itu berpengaruh dalam diri kita. Buka
sepatu dan buang kerikil hidup yang seringkali ada di sana, arahkan orang ke
jalan yang baik disetiap kesempatan, jauhi membicarakan aib orang lain disetiap
waktu.Kalau sifat buruk susah di atur hindari pikiran kotor, negatif dan jangan
membenci orang lain, “karena indahnya hidup bukan berapa banyak orang mengenal
kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita”. Siapa yang
bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia
mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar
menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment