BILLIONAIRE
I'M Loved (7) – Fellowship
Bagian terakhir dari seri pembahasan
kita: I'M LOVED – Fellowship/Bersekutu/Berkomunitas Sel
Efesus 4:11-12, “11Dan Ialah yang memberikan
baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun
gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12untuk memperlengkapi
orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.”
Amin. Kita semua diberi karunia rohani yang berbeda-beda untuk dipakai disaat
yang berbeda dan cara yang berbeda pula. Namun semua harus dipakai untuk
membangun tubuh Kristus. Demikian juga dengan kita saat berkomunitas, hendaknya
kita saling membangun, menguatkan bahkan saling melayani satu dengan yang lain.
Gunakan karunia rohani kita untuk memberi pelayanan bagi sesama. Sudahkah kita
terlibat dalam komunitas sel? Apakah kita sudah aktif untuk SALING melayani?
SALING menguatkan dan SALING mendoakan? Komsel BERDOA adalah bagian dari
sekolah kehidupan yang bila kita praktekkan bersama akan besar kuasaNya! Yak
5:16, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan,
supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat
besar kuasanya.” Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 28-29
PB: Ibrani 9
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 7 Oktober 2017. CARA TUHAN MENYELAMATKAN.
Bacaan: Kisah Para Rasul 16:19-34. Jawab mereka, “Percayalah kepada Tuhan Yesus
Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para Rasul
16:31). Ibu saya mengenal Yesus secara unik. Ketika masih gadis, ia berkunjung
ke rumah tetangga, seorang penjahit pemeluk Kristen. Ia melihat sebuah buku
nyanyian gereja, lalu terlibat dalam obrolan ringan. Entah bagaimana, sejak itu
muncul keinginan dalam dirinya untuk pergi ke gereja. Kebetulan orangtuanya
tidak melarangnya sekalipun berbeda keyakinan. Singkat cerita, ibu saya lalu
bergabung dengan salah satu gereja, dibaptis, dan menjadi Kristen hingga
sekarang. Pengalaman kepala penjara di Filipi juga unik. Semuanya berawal dari
gempa bumi yang diikuti dengan terbukanya semua pintu penjara dan belenggu para
tahanan. Dalam kondisi ketakutan-karena khawatir semua tahanan melarikan
diri-kepala penjara itu sempat ingin bunuh diri sebelum Paulus menenangkannya
(ay. 28-29). Setelah keadaan tenang, kepala penjara itu bertanya pada Paulus,
“Apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” (ay. 30). Paulus dan Silas
menasihatinya agar percaya kepada Kristus, maka ia dan seisi rumahnya akan
selamat. Akhirnya, kepala penjara menuruti nasihat Paulus dan Silas, dan ia
bersukacita. Di sekitar kita masih banyak orang belum percaya kepada Yesus
Kristus. Tugas kitalah untuk memberitakan Kabar Baik itu dan mendoakan agar Roh
Kudus menjamah hati mereka sehingga mereka datang dan percaya kepada Kristus.
Caranya? Serahkanlah kepada Tuhan karena Dia punya banyak cara untuk membawa
manusia agar percaya dan menerima keselamatan dari-Nya. TANPA KARYA ROH KUDUS,
TAK SEORANG PUN DAPAT DATANG KEPADA KRISTUS. Selamat pagi. Tuhan Yesus
memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yesaya 28-29 dan Ibrani 9.
Ibu Caroline – Bandung
https://youtu.be/4iZ6CQxXTFk
Thank You LORD... Setiap kali mendengar lagu-lagu dari Album
JPCC More Than Enough... Saya selalu berlinang air mata... Terkenang pada kasih
YESUS yang besar dan luar biasa untuk Brielle. Kuasa TUHAN yang besar dahsyat
amazing... Untuk Brielle, untuk kami semua. Thank You LORD, tak terungkapkan
rasa terima kasih kami padaMU TUHAN... KAU dahsyat dan luar biasa... KasihMU
menguatkan kami... KasihMU membalut setiap luka kami. Thank You LORD. Thank You
for YOUR love... More than enough. Great, is our GOD. YOUR love is powerful...
Knees shall bow. YOUR love is mighty, the earth will shake... YOUR grace
abounds in us, YOU're more than enough for me...
Xavier Quentin Pranata
“Pernikahan bukan akhir perjalanan namun justru awal proses
saling melengkapi untuk kebahagiaan bersama.” Xavier Quentin Pranata

No comments:
Post a Comment