Saturday, 28 October 2017

28 Oktober 2017

BILLIONAIRE






Billionaire (21)
2 Korintus 9:7, “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Orang yang suka memberi pasti akan diberi. Amsal 11:25, “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” Amin. Tuhan sangat mengasihi orang yang memberi dengan sukacita, memberi seharusnya bukan didasarkan oleh perasaan bersalah atau tepaksa. Saat kita memberi dengan murah hati dan sukacita maka yang akan kita rasakan adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima! Tuhan terima kasih Engkau teladan dalam hal memberi bagi kami. Ampuni kami kalau seringkali kami tidak peka dengan semua hal yang Engkau nyatakan bagi kami. Tunjukkan kepada kami apa yang dapat kami lakukan saat kami memberi! Biarlah saat kami memberi, kami memberi dengan sukacita dan rela. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#BillionareSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 15-17
PB: Yohanes 1:29-51

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD

WM Stars
SUDAH DIBAYAR DENGAN SEGELAS SUSU. Galatia 6:9-10, “9Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik,karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. 10Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang.”
Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa di kantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya & dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air. Wanita tersebut melihat & berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat & kemudian bertanya, “Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?” Wanita itu menjawab: “Kamu tidak perlu membayar apapun. Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan,” kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya & berkata: “Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada Anda.” Setelah sekian tahun kemudian, wanita tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Horward Kelly (Johns Hopkins University) dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit & bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita tersebut. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi & memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan.... Wanita itu sembuh!! Dr. Kelly meminta bagian keuangan RS untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya & menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan & kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya. Akhirnya ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut & ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi: “Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu!!” tertanda, Dr Horward Kelly. Air mata kebahagiaan kehilangan membanjiri matanya. Ia berdoa: “Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati & tangan manusia.” Saudaraku... Jangan pernah kita menahan diri untuk memberi lebih atas orang yang butuh pertolongan darimu. Janganlah kita berdiam diri melihat orang lain kesusahan. Pertolongan kita dengan tulus iklhas tanpa adanya pamrih. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment