BILLIONAIRE
I'M Loved (3) - Aku DIkasihi/Aku
DicintaiNya ❤
Discipleship: Gaya Hidup, Setiap Orang
Pasti Punya Gayanya
Demikian juga dengan murid Kristus! Pasti punya gaya hidup/lifestyle
yang bisa dilihat oleh orang lain. Dan Tuhan memanggil kita untuk memiliki gaya
hidupNya yaitu memuridkan! Selama hidupNya di dunia, Tuhan Yesus berjalan
dengan ke-12 murid-muridNya. DIA mengajarkan tentang arti memulai,
memelihara dan mengakhiri sebuah HUBUNGAN. Membangun hubungan itu sangat
penting! Ternyata kesuksesan adalah 80% pandai dalam membangun hubungan dan
20% adalah kecerdasan! Jadikan pemuridan sebagai GAYA HIDUP bukan sekedar
perintah. Matius 28:18-20, “18Yesus mendekati mereka dan berkata:
‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 19Karena
itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama
Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20dan ajarlah mereka melakukan segala
sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu
senantiasa sampai kepada akhir zaman.’” Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yesaya 17-19
PB: Ibrani 5
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 3 Oktober 2017. KETIKA SI SULUNG LAHIR.
Bacaan: Efesus 6:1-9. Dan kamu, Bapak-bapak, janganlah bangkitkan kemarahan di
dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat
Tuhan (Efesus 6:4). “Aku sekarang punya anak”, gumam Pak SWS sambil menatap
anak sulungnya yang baru lahir. “Apa yang harus aku lakukan untuk anakku?”
lanjutnya lirih dengan wajah serius. Tercekat hati saya mendengar pertanyaan
itu. Entah kepada siapa pertanyaan itu ditujukan. Namun jelas, itu adalah pertanyaan
yang sangat serius. Pertanyaan sangat serius yang juga “menghantui” saya ketika
anak sulung saya lahir. Dan, siapa tahu, itu pula pertanyaan banyak orangtua
baru yang lain. Jelas, itu bukan pertanyaan yang cukup dijawab dengan “Didiklah
anakmu di dalam Tuhan”. Itu justru pertanyaan “Jika aku ingin mendidik anakku
di dalam Tuhan, langkah konkret apa yang tepatnya harus aku ambil?” Efesus 6:4
mengisyaratkan bahwa meski untuk tujuan mulia “mendidik anak di dalam Tuhan”,
ada cara yang benar, dan ada juga cara yang salah. Efesus 6:4 jelas
mengisyaratkan bahwa Tuhan menghendaki agar para orangtua mendidik anak-anak
mereka dengan cara yang benar. Dan, tepat pada titik itulah Pak SWS bertanya:
Manakah cara yang benar itu? Maka, pertanyaan lain pun berdesakan muncul:
Adakah semua orangtua, juga kita, bertanya seperti itu? Jika tidak, bukan
masalah seriuskah itu? Pihak manakah yang secara prinsip berkewajiban dan
karenanya berwenang menunjukkan kepada para orangtua tentang apa yang secara
konkret harus mereka lakukan untuk mendidik anak-anak di dalam Tuhan? Sudahkah
upaya-upaya memadai dilakukan untuk menolong orangtua seperti Pak SWS? Atau,
akankah pertanyaan Pak SWS berlalu bersama angin? MENDIDIK ANAK DI DALAM TUHAN
ADALAH KEWAJIBAN ORANGTUA. TETAPI, SIAPAKAH YANG MEMPERSIAPKAN MEREKA UNTUK
MELAKUKANNYA? Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan:
Yesaya 17-19 dan Ibrani 5.

No comments:
Post a Comment