Friday, 31 July 2015

GROWTH #4

GROWTH



 GROWTH #4
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 26 Juli 2015)


INTRO: Gelang karet ini, tidak akan dapat maksimal, kalau dia tidak ditarik.

Untuk mengalami “GROWTH” perlu KELENTURAN.
-Novelist bernama Arnold Bennett berkata: tragedi yang sebenarnya adalah tragedi dimana seseorang tidak pernah mengalami hal yang paling maksimal dalam hidupnya, alias orang yang tidak di tarik/stretch sampai pada kapasitas maksimalnya.

POINT:
Apa yang Alkitab ajarkan kepada kita mengenai prinsip ini?

2 Raja-Raja 13:14 – 17
Ayat 15 busur dan anak-anak panah… bicara tentang potensi.

Salomo gunakan kiasan anak panah untuk gambarkan manusia dengan potensinya… Mazmur 127:4, “seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak anak pada masa muda.”

Ayat 16 kata Elisa: TARIKLAH busurmu… Kata TARIKLAH dari kata: “rakab” = tunggangi, kendarai, naiki, bawa, ibaratnya horseback riding. Terjemahan Alkitab BIS: Kenakanlah tanganmu pada busurmu… Artinya ayat ini: Kenakan potensimu sampai maksimal, tunggangi potensimu pada kemampuan maksimalnya, …stretch it/renggangkan!
Berarti: KELENTURAN kita berhubungan dengan KESEMPATAN KITA UNTUK LEBIH BERTUMBUH lagi dan lagi dan lagi!

Beberapa alasan kenapa kita mau direnggangkan:

  1. SAYA MAU DIRENGGANGKAN LAGI karena: yang lebih baik Tuhan sediakan di depan saya
Anak panah selalu berhubungan dengan pahlawan dalam medan pertempuran.  Dan seringkali, tujuan orang menarik anak panah karena mereka mau menang, karena mereka percaya tentang sesuatu yang lebih baik di depan mereka.

Mereka tidak tarik anak panah supaya kalah, tapi rata-rata, anak panah ditarik karena mereka berharap ada kemenangan di depan mereka, mereka bisa kalahkan musuh mereka, sesuatu yang lebih baik ada di depan mereka. Demikian kita mau memperlebar kapasitas kita lebih lagi, karena yang lebih baik Tuhan sediakan di depan kita.

Dalam 2 Raja-Raja 13:17 “…kepada raja Yoas, Elisa berkata: itulah anak panah kemenangan dari Tuhan.” Artinya: tariklah/renggangkan… karena yang lebih baik Tuhan sediakan di depan.

-Paulus suatu hari pernah menulis kepada orang-orang di Korintus…
1 Kor 2: 9 – Tetapi seperti ada tertulis:  Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia; semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Saya tidak bisa membayangkan apa yang Tuhan sediakan buat kita di depan kita. Don’t stop STRETCHING YOURSELF!
  1. SAYA MAU DIRENGGANGKAN LAGI karena: saya mau maksimalkan diri saya
Sebuah fakta menarik, dikatakan: 1/3 lulusan SMA tidak pernah baca buku lagi setelah mereka lulus dan 42% lulusan universitas tidak baca buku lagi setelah universitas. Seorang publisher bernama David Godline mengatakan, di Amerika, hanya 32% penduduk Amerika yang pergi ke toko buku. Fakta ini mengungkapkan… bahwa banyak orang tidak mau belajar lagi, tidak mau dilebarkan lagi kapasitas hati dan pikirannya – tapi berharap bisa makin TUMBUH.

Mari kita buat komitment lagi hari ini: SAYA MAU DIRENGGANGKAN LAGI… karena: saya mau maksimalkan diri saya.

  1. SAYA MAU DIRENGGANGKAN LAGI karena: saya mau terus bertumbuh
Contoh: bayangkan perbedaan antara pulau “GOOD” dengan pulau “GREAT”.
Orang-orang di sisi “good” hidup di pulau yang berbeda. Mereka mengijinkan yang rata-rata untuk terjadi.  Sudah cukup baik, sangat ditoleransi. Sudah oke, ditoleransi. Orang-orang good, mereka hidup in the land of “just ok”.
Orang-orang di sisi “great” mereka hidup di pulau yang berbeda dari orang-orang di sisi “good”. Di pulau ini… mereka fokus terhadap STRETCHING selanjutnya, STRETCHING selanjutnya dan STRETCHING selanjutnya. Filosofer kenamaan bernama Kierkegaard berkata: Kemungkinan itu adalah petunjuk dari Tuhan. Manusia harus mengikutinya.

Masih percayakah kita bahwa ada kemungkinan besar buat kita untuk TUMBUH LEBIH LAGI? SAYA MAU DI RENGGANGKAN LAGI karena: saya mau terus bertumbuh.

Do not aim for success, AIM FOR GROWTH! Then, success is the side effect of GROWTH!

No comments:

Post a Comment